Reason to Read: My colleague lent me this book to be read. She told me that this book can be read in one sitting. It then inspired me to read it. I found that my colleague was right; I can indeed complete reading this book in one sitting.
Personal Thoughts: This book provides us with the perspective of a preschool teacher who teaches children around the ages of 3 to 5 years old. In each chapter, the author introduces the readers to a single 'student' that she knows, or rather, she prefers to call this student a friend.
Personally, I love to see the teacher's perspective about her students. I love to see how the author can learn many things from these children and notice how pure they are. At some points, they can be tough and surprisingly mature compared to us, the adults.
For now, I will give this book 3 stars. Not because it's poorly written, but because I prefer to reserve higher ratings for more complex books.
Baca ini pertama kali akhir tahun lalu, sebelum bukunya terbit. Dan udah suka! Sayangnya baca belum semua cerita. Baru baca semua bukunya ga lama ini. Dan makin suka!
Buku ini nggak berisi kayak twit #CrazyRichSurabayan. Buku ini lebih tentang pelajaran kehidupan yang dipetik penulis ketika mengajari anak-anak #CrazyRichSurabayan. Mengingatkan saya pada Totto-chan dan kepolosan hidup. Bagus banget!
Layak banget dibaca kalau kamu butuh bacaan yang menghibur, membuat haru, dan tentu saja memperlihatkan sisi lain dari kehidupan orang kaya.
Awal beli, saya mikir buku ini cerita kocak soal orang-orang kaya di Surabaya, karena sampulnya mengarahkan demikian. Ternyata, buku ini bercerita soal guru TK dan anak-anak muridnya yang unik, meskipun settingnya adalah sekolah mahal.
Tidak menyesal membelinya, ringan dan menarik apalagi celoteh-celoteh anak yang kemudian menjadi refleksi buat sang guru lebih baik.
Jangan berharap buku ini berisikan cerita-cerita tentang #crazyrichsurabayan seperti yang ada di twitter. Buku ini justru memberikan lebih dari itu. Menyuguhkan narasi tentang bagaimana kehidupan anak-anak dapat menginspirasi orang dewasa. Tingkah laku polos mereka lah yang membuat kita berfikir ulang tentang hidup kita sendiri. Ditulis dengan bahasa yang ringan dan sederhana, dilengkapi dengan sedikit ilutrasi yang lucu. Buku ini akan membuatmu sering mengucap "ah iya juga ya"