Komikus shojo dan huru-hara kehidupan sekitar mereka 🤭. Hidup Nozaki tampaknya melulu hanya demi plot komik. Tidak hanya menjadikan sekitarnya sebagai inspirasi tokoh-tokoh komiknya dengan cara yang di luar nalar, tetapi juga membuat mereka terlibat dalam simulasi kecil-kecilan untuk riset plot komik yang digarapnya.
Demi memenuhi usulan editornya untuk tema horor, diajaknya mereka main game horor dan jurit malam. Meskipun ujungnya plot yang tercipta di benak Nozaki tidak jauh-jauh dari plot rasa sinetron sih 🤣. Lalu ketika ingin menggunakan plot bertema olahraga, dijajalnya pula posisi sebagai manajer cewek klub basket -- yes, manajer cewek, meski semua pembaca komiknya tahu si Nozaki ini laki 🤣 -- dan tentu saja semua berakhir dengan huru-hara.
Lantas sepertinya teman-teman Nozaki pun tertular dengan kebiasaan Nozaki dan simulasinya. Mikoshiba dan Kashima pun turut membuat simulasi kecil untuk menyelesaikan problem yang mendadak terjadi. Adik Nozaki pun muncul di jilid 6 ini. Darah memang lebih kental daripada air, Mayu si siswa SMP bongsor ini pun sama unik dengan abangnya. Dia sangat rajin untuk kegiatan favoritnya, selain itu mager parah 🥴. Dia juga tidak peka sama seperti abangnya, nyaris selalu bikin repot teman dekatnya yang jadi seperti sekretaris pribadinya 🤭. Tapi untungnya, Mayu menyadari Chiyo menyukai abangnya 😂.
Sementara itu rekan Nozaki sesama komikus pun tidak luput dari kehidupan sosial yang gonjang-ganjing 😂. Muncul gosip miring tentang Miyako di antara teman-teman mahasiswanya, dan salah satu korban kesalahpahaman ini adalah abangnya si Lorelei dari klub paduan suara. Mau ketawa...tapi kasihan juga....tapi kocak 🤣🤣🤣🤣🤣