Pertama, buku ini adalah buku master piece dari Kang Jalal untuk mahasiswa komunikasi. Buku apik yang ditulis dengan gaya bahasa lisan untuk menyampaikan materi dasar bagi mahasiswa Fikom. Tinjauan awalnya juga mengulas ilmu yang mendasari kajian ilmu komunikasi: Psikologi.
Begitulah, penstudi ilmu komunikasi yang baik tentunya secara tidak langsung adalah seorang psikolog. Demikian yang saya simpulkan dari cetusan dari Kang Jalal, "Saya kan juga termasuk psikolog." Begitu katanya sewaktu mengomentari pertanyaan dari seseorang di kelas diskusi Ramadhan di Kampus Muthohari, Kiara Condong, Bandung. Maksud ucapannya adalah ia tidak semata mencerna pertanyaan secara verbal namun seluruh pesan yang disampaikan penanya ketika menyampaikan pertanyaannya. Gestalt sekali kah? hehehehe *so toy mode on*
Kedua, buku ini mengingatkan awal mengapa saya membacanya. Ditawari oleh Ade S. Pepe, kawan saya yang mahasiswa Fikom. Ketika itu tampang saya kusut, persoalan perempuan kalau tidak salah. :D Entah, apa karena dia membaca karakter saya, sehingga menawari untuk membaca buku ini. Namun saya tidak pernah bermaksud terlalu akademis dalam menjawab persoalan yang sangat insaniah itu. Akhirnya bukan cuma bab yang ia bukakan yang saya baca, keseluruhan buku ini tuntas saya baca.
Ketiga, ini mungkin buku yang saya bingung ditaruh dimana. Karena cuma satu-satunya dari jenis buku saya yang lain yang sudah berkawan.
Buku ini adalah buku Wajib pada saat masa Kuliah saya di FISIP Universitas Indonesia untuk mata kuliah yang unsurprisingly punya Judul yang sama :P
Banyak sekali Insight yang bisa kita dapatkan dari buku ini. Insight yang sangat berbahaya apabila anda benar-benar mengertinya karena bisa menggoda Kita untuk mempraktekkannya not only for good purposes but for for all the wrong purposes too.
Buku inilah yang menjadi dasar pengetahuan setiap Pelaku Sihir abad modern kita ini. Yaitu kami para praktisi komunikasi (PR, Advertiser, Publicist, lobbyist), media massa dalam manufacturing consent target audience kita.
Walau Kang Jalal tidak memberikan hal baru dalam Ilmu komunikasi dalam buku ini, namum Kang Jalal berhasil merangkumnya dalam tulisan yang bisa kita cerna dengan mudah dan membangkitkan ketertarikan kita untuk mempelajari lebih dalam Studi komunikasi ini.
Kang Jalal buat saya benar-benar contoh Intellectual Syiah Islam yang patut dibanggakan di Indonesia
buku favorit di kampusku.... penulisnya dosen ku juga.... ahli sufi indonesia..... tokoh komunikasi indonesia... pokokna orangnya paling di hormati.... Psikologi komunikasi buku terkeren... yang pasti buku ini lahir... berdasarkan sejarah komunikasi yaitu bapak Komunikasi dunia Lasswell sebelum mendirikan pendidikan berbasis komunikasi.... Lasswell menyukai buku-buku Sigmund Freud(bapak Psikologi dunia)... Kang Jalal dosen ku ini memadukan ilmu psikologi dengan ilmu komunikasi....
Psikologi Komunikasi adalah salah satu buku favorit saya semasa kuliah. Mungkin sampai sekarang. Psikologi Komunikasi mengajarkan banyak hal. Tentang jiwa, komunikasi interpersonal, komunikasi intrapersonal, komunikasi massa, dan kelompok.
Saya berterima kasih untuk Kang Jalal, (hampir jadi) dosen saya di UNPAD atas karyanya ini.
a must have and must read book for those who learn communication studies. very descriptive and detailed book. also you will not feel boring while reading it because of the language used by jalaluddin rakhmat while writing this book is really amusing :)
perlu baca buku ini... karena mayoritas waktu kita seharinya dihabiskan untuk bertemu, berkomunikasi, dan berinteraksi dengan manusia lain, bukan hanya dengan komputer atau gadget yang ada di sakumu.
Perkenalan gw dengan kang Jalal, diawali dari buku ini. Lucu memang, karena ini bukan buku agama. Yang ditulis oleh kang Jalal yang terkenal sebagai tokoh agama. Juga karena gw bukan berasal dari background pendidikan di subyek komunikasi. Tetapi karena gw setuju dengan beliau, bahwa aktifitas yang paling banyak kita lakukan dalam keseharian... adalah berkomunikasi. Jadi gw harus memiliki kemampuan komunikasi yang bagus. Setidaknya baik.
Berawal dari buku inilah aku mulai 'jatuh cinta' sama psikologi. Khusus Psikologi Komunikasi, bayangkan saja dengan mengenal tanda-tanda, simbol-simbol dan gerakan tubuh, mata dan lainnya kita mampu menangkap suatu pesan. Meski banyak juga mempelajari teori-teori tapi tidak membosankan. Pembahasannya tidak bertele-tele.
pengantar yang komprehensif bagi yang tertarik di bidang ilmu komunikasi. tak heran bila menjadi buku pegangan mahasiswa komunikasi, bahkan sebagai kunci jawaban sidang komprehensif di kampus komunikasi suatu universitas negeri ternama di Indonesia.
Aku ingat dia menulis : orang yang pendidikannya lebih tinggi akanmemiliki perkiraan yang lebih akurat . Dan di halaman lain : komunikasi adalah 4 kotak yang memiliki wilayah wilayah : terbuka - tertutup
you'll not find the book withPhsycology Communication as literature in Indonesia, except this book. the one that student handbook for Pshycology Communiation lesson. Happy read it
text book yg seru. implementatif. Teoritis dgn bhs yg dinamis. sedikit cara u/ Membaca topeng menjawab kenapa ttg mahluk yg namanya manusia. Aahhh, jarang2 jatuh cinta sama textbook yg ceria :)
Komunikasi ada di mana-mana: di rumah, di kampus, di kantor, di mesjid, bahkan di bioskop. Komunikasi menyentuh segaia aspek kehidupan kita. Sebuah penelitian mengungkapkan 70% waktu bangun kita digunakan untuk berkomunikasi. Komunikasi menentukan kualitas hidup kita.
Kualitas hidup kita, hubungan kita dengan sesama manusia, dapat ditingkatkan dengan memahami dan memperbaiki komunikasi yang kita lakukan. Kita dapat mempelajari berbacai tinjauan tentang komunikasi, tetapi penghampiran psikologi adalah yang paling menarik. Psikologi menukik ke dalam proses yang mempengaruhi perilaku kita dalam komunikasi, mem-buka "topeng-topeng" kita dan menjawab pertanyaan "mengapa". Psikologi melihat komunikasi sebagai perilaku manusiawi, menarik dan melibatkan siapa saja dan di mana saja.
Karena disajikan dalam bahasa yang mudah dicerna, maka buku Psikologi Komunikasi ini tidak hanya perlu dimiliki oleh para mahasiswa fakultas ilmu komunikasi dan mahasiswa fakultas psikologi saja, tetapi juga oleh siapa saja yang berminat memahami dan memperbaiki komunikasi yang mereka lakukan.
Buku ini bukan sembarang buku kuliah dan diberi bintang lima saja. Buku ini menggunakan bahasa yang sangat mudah dimengerti. Kamu tidak perlu menjadi mahasiswa Ilmu Komunikasi untuk dapat membaca ini. Sejatinya buku ini memberikan pengetahuan singkat bagaimana psikologi bekerja lewat komunikasi. Percaya pada saya buku ini dapat membantu hidup Anda.