Jump to ratings and reviews
Rate this book

Dari Blora ke Rusia

Rate this book
Memoar perjalanan seorang anak manusia dari sebuah kota kecil, menuju salah satu pusat peradaban dan ilmu pengetahuan dunia.

Saya menulis semua ini untuk memberi keyakinan pada orang-orang yang tidak percaya. Orang seperti saya, tampang kriminal, piara kumis dan cambang ala teroris, apa ya lulusan luar negeri. Satu-satunya orang Indonesia pada zamannya yang pernah ke Kutub Utara walau hanya sebagai kuli kontrak. Banyak orang tidak percaya, ragu, dan tidak yakin. Masak orang kayak begundal begitu punya ijazah beberapa buah.

232 pages, Paperback

Published February 1, 2019

3 people are currently reading
43 people want to read

About the author

Soesilo Toer

34 books23 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
6 (28%)
4 stars
9 (42%)
3 stars
6 (28%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 6 of 6 reviews
Profile Image for Ira Nadhirah.
601 reviews
September 12, 2025
Memoir Soesilo Toer ketika berhijrah ke Rusia untuk sambung belajar. Memoir yang agak tidak tersusun. I expected it to be dari lahir lepas tu sekolah mana then pergi Rusia kahwin ada anak begitulah. Tapi starting je dah terus diperkosa ibu kosan? The whole memoir adalah berkenaan beliau bersama all sort of girls sampaikan saya terpaksa flip ke belakang buku untuk melihat wajah Pak Soesilo ni ketika muda. Ternyata tidak mengecewakan.

Memoir ni sepertinya apa yang dia ingat, dia tulis dan terbitkan. Random random topic seperti kena food poisoning ketika belajar. Ataupun pergi lihat pusat sembelihan lembu dan ayam.

Saya boleh describe Pak Soesilo ni sebagai seorang yang whatever je lah life ni, jalani aja gitu. And saya merasakan betapa beliau menghormati dan proud of his brothers, terutamanya Pak Pram.

Saya amat kagum dengan penghijrahan beliau untuk belajar sambil bekerja. Paling suka part dia bekerja di perpustakaan terkemuka. Dia ceritakan like benda tu nothing to him.

Begitulah seharusnya orang terpelajar. Ilmu yang didapati dihasilkan buku buku untuk bacaan orang lain, kerja odd jobs to put food on the table, dan hidup bersyukur dengan apa sahaja yang dapat. Selebihnya, iya tu kan kerja Tuhan.

Cuma, saya mengalami kesukaran untuk membaca buku ini dan perlu banyak google perkataan sebab banyak perkataan saya tak faham and tak pernah jumpa di buku buku bahasa Indonesia sebelum ini. Tetapi, saya teringin nak membaca memoir yang ditulis Pak Soesilo tentang Pak Pram. Pasti seruuu.
Profile Image for Inggirwan.
14 reviews
March 12, 2022
Kisah perjalanan menarik dari seorang Soesilo Toer yang menempuh jenjang pendidikan tinggi di Rusia hingga akhirnya kembali ke tanah air dicap sebagai penghianat bangsa. Buku ini disusun berdasarkan ingatan penulis yang membuat alurnya tidak tertata dengan rapi, loncat sana loncat sini, cukup membingungkan pembaca yang kurang fokus terhadap ceritanya.
Profile Image for Yulia.
86 reviews2 followers
June 23, 2023
Sepertinya judulnya, buku ini mengisahkan perjalanan hidup Pak Soes saat beliau menempuh pendidikan di Rusia. Gaya Pak Soes yang blak-blakan & terkadang lugu dalam bercerita seolah kita para pembaca adalah seorang kawan lama memberi kesan unik tersendiri.
Profile Image for Suci.
11 reviews
December 16, 2022
Buku historical yang satu ini cukup menghibur, banyak humor-humor yang diselipkan di dalam cerita. Namun, alur yang terdapat dalam buku ini memang sesuai dengan berjalannya pikiran penulis saat menulis buku ini sehingga tidak begitu beraturan dan membuat saya pribadi cukup bingung saat membacanya. Konsep di beberapa bagian juga tidak dapat tersampaikan dengan jelas. Namun cara penulisan cukup mudah dimengerti.
Profile Image for Steven S.
697 reviews67 followers
April 21, 2019
Dari Blora ke Rusia dibuka dengan narasi yang sederhana namun tanpa tertutup mengisahkan pribadinya. Blak-blakan. Cenderung vulgar. Namun itulah yang membuat buku ini tidak bisa ditinggalkan.

Saya ingin punya pengalaman dan bisa menuliskan kembali seperti Pak Soesilo. Hormat untuk Bapak.
Displaying 1 - 6 of 6 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.