Indra Sugiarto adalah seorang anak desa yang lahir dari keluarga sederhana di Banyumas, Jawa Tengah.
Penulis mulai berkuliah di jurusan Kimia IPB (Institut Pertanian Bogor) dengan segala tantangan yang harus dia hadapi, karena bukan hanya kuliah yang harus dipikirkan tapi juga tentang bagaimana bertahan hidup di perantauan dengan uang kiriman sangat terbatas. Anak ke-3 dari 6 bersaudara ini ingin adik-adiknya juga sukses dan berkuliah, maka prinsipnya adalah dia harus sukses dulu.
Belajar banyak dari pengalaman berdagang sejak kecil hingga kuliah, dan pengalamannya mengajar les dan asisten praktikum di kampus akhirnya Kak Ugi (panggilan akrabnya) membuka bimbingan belajar Katalis Education (@kataliseducation). Dari modal memenangkan lomba business plan di kampus-nya. Dari Katalis inilah, selain mengajar les kimia, Indra Sugiarto sering bertemu langsung dengan adik-adik SMA yang akan berkuliah. Mendengarkan kendala yang harus mereka hadapi secara personal, selama bertahun-tahun membuatnya sadar bahwa ada yang anak SMA butuhkan selain akademik, tapi juga teman berjuang yang mengerti apa yang mereka rasakan. Maka dibuatlah @masukkampus sejak tahun 2016. Setiap kota yang didatangi selalu full house dihadiri ribuan anak SMA yang ingin mendengar langsung motivasi dari Indra Sugiarto.
Penulis bisa ditemui di akun sosial media: @indra.sugiarto
Setiap orang punya ceritanya masing-masing yang ingin mereka selesaikan bab demi bab... Jangan pandang aneh jalan yang mereka pilih, sebelum kamu menyimak seluruh cerita mereka. . 🖤 Teman Berjuang merupakan sebuah buku pengembangan diri yang memuat kalimat-kalimat yang lugas dan menurut saya cukup mendorong bahkan 'menampar' pembaca agar bersemangat dan bangkit lagi setelah menghadapi banyak kondisi yang mungkin tidak nyaman. Ilustrasi didalamnya ciamik dan membuat isi bukunya makin memanjakkan mata👍
🖤 Buku ini terdiri dari sembilan bab yang mana bagian yang membahas tentang orangtua berhasil membuat saya terharu
🖤 Walaupun demikian,buku self improvement ini memuat kalimat yang menurut saya begitu positif sehingga terkadang dalam proses membaca,saya merasa ruang yang diberikan untuk menyadari serta merengkuh perasaan tidak yang menyamankan menjadi kurang🙏
🖤 Karya kak Indra Sugiarto ini sepertinya cocok dengan teman-teman penyuka buku self improvement dengan kalimat yang memberi dorongan untuk kembali berjuang bersama diri sendiri untuk menghadapi berbagai persoalan dalam hidup🙏
Hai, pejuang ! Aku punya rekomendasi buku yang cocok buat kamu !
Buku ini sesuai judulnya, tepat sekali sebagai ‘teman berjuang.’ Teman yang akan menguatkan perjuangan kita, mengingatkan tujuan hidup kita, mengajak kita berdialog dengan jiwa kita yang mungkin selama ini terabaikan, dan menyadarkan kita untuk bersyukur atas apa yang sudah terjadi.
‘Teman Berjuang’ ditulis dengan bahasa yang bersahabat, menangkan dan penuh makna. Pesan-pesan yang ditulis bagaikan obat bagi sesal, kesal, gagal, luka, duka dan derita yang mungkin sedang kamu alami. Buku ini dibagi menjadi sembilan fase: luka dan kegagalan, sakit karena kehilangan, kecewa dan penyesalan, perencanaan dan keberanian, merantau dan perjalanan, lingkungan dan persahabatan, doa dan harapan, kegigihan dan perjuangan, kedamaian dan kesuksesan. Semua terasa lengkap merangkum perjalanan dari sebelum bermimpi sampai dihadapkan dengan realita, kemudian bangkit, bermimpi dan berjuang lagi.
Buku ini berisikan tulisan-tulisan pendek yang bisa memberikan semangat dan motivasi untuk yang membacanya. Terdiri dari beberapa bagian yang dibagi menjadi fase-fase kehidupan. Seperti Fase Merantau dan Perjalanan, Fase Lingkungan dan Persahabaran dan lain-lain.
Di bagian pertama, kesan yang didapat seperti membaca puisi-puisi. Kata-kata yang disampaikan tajam dan tegas. Seolah pembaca sedang disadarkan dengan kenyataan yang ada. Selain itu, kebanyakan dari tulisannya tidak lebih dari satu halaman makanya kesan puisi sangat terasa dengan jelas.
Namun setelah lanjut membaca, kesan tersebut mulai berubah. Cara penyampaiannya pun berbeda.
Mungkin karena topik yang sudah tidak relevan lagi jadi saya tidak terlalu mendapatkan ‘feels’ dari membaca hampir sebagian besar dari buku ini. Buku ini akan lebih cocok untuk yang saat ini sedang ada di bangku SMA atau kuliah.
Tulisan indra Sugiarto dalam buku ini berhasil membuatku menangis haru dna merasa ada yang senasib seperjuangan denganku melalui tulisannya. Bahasa yang ringan dan cenderung seperti obrolan, membuat suasana emosional dalam novel ini semakin kuat. Interpretasi setiap tulisan pasti akan beda pada setiap pembaca, tergantung kondisi yang dihadapi. Tapi ajaibnya, Indra dapat memahami betul perasaan yang sedang lemah dan butuh dikuatkan. Buku ini cocok dibaca bagi mereka yang sedang lack of motivation dalam perjalanannya karena Indra telah menyuguhkan tuiisan-tulisan yang memotivasi bagi berbagai keadaan.
Salah satu buku yang sampai saat ini selalu gue bawa kemana2, kadang pengen buka random terus baca. Kadang kalau butuh healing, gue baca bab2 tertentu. Buku yang kalimatnya ga menggurui, ga paling sok tau. Tapi, deep banget kek berasa dipahami banget. Suka banget sama buku ini sih, ga yang isinya motivasi bulsh*t doang. Tp, lebih ke cuman memahami aja. Ga yang menuntut, buku yang rasanya seakan memeluk gue, menepuk2 punggung gue. Entah mengapa, rasanya buku ini selain memahami juga kok rasanya buku ini kek pendengar isi hati gue.
Buku self improvement pertama aku, karena dulu aku beli pas aku gagal SBMPTN. Tapi belum sempet aku baca, dan sekarang aku baca lg karena sempet lupa punya buku ini.
Buku ini cocok buat adik-adik uang lagi ngalamin fase kegagalan, kehilangan, kekecewaan, dan juga penyesalah. Mungkin buku ini bakal related di kalian.
Buku keren yang bakalan rugi kalo sampai tahu truss ngelewatin gitu aja. Ditulis dari hati oleh penulis hebat. Dengan judul yang buat kita yakin bisa buat teman kita berjuang. Selamat membaca. dan semangat untuk Kak Indra
Ini buku healing pertama aku yang paling best sekali yg aku pernah ada 💯 sangat membantu untuk terus berjuang dalam hidup. kata2 motivasi yang sangat sangat membina dan mampu membangkitkan rasa kuat dalam diri. #Reccomended 💯✨ suka tulisan #Indrasugiarto
This book doesn't resonate too much with me. The author uses a lot of religion based words or beliefs that makes it not as relatable as how I perceive it.
Buat kamu yang ngga terlalu suka buku berat, kayanya tulisan buku ini cocok deh buat kamu, karena ngga terlalu panjang setiap bagiannya. Cuma tergantung juga sama kamu yang suka tipe bacaan seperti apa. Buku ini dibagi ke beberapa fase gitu dari yang gelap sampe cerah. Btw, ini buku self improvement, bukan cerpen atau apa gitu.
Nah, kalo ditanya bagian favoritku yang mana, hampir semua sih, kayanya emang pas aja suasananya lagi galau galau sendiri sama hidup wkwk. Karena emang kita suka banding-bandingin proses kita sama orang lain ya, terlalu ngga pas juga porsinya. Kaya misalnya bagian lalui prosesnya, "...lalui prosesnya, nikmati lelahnya, habiskan jatah gagalmu selagi masih muda."
Di buku ini juga ada tempat buat curahin isi hati, persis setelah fase ceritanya gitu deh. Intinya banget sih, kalo baca buku ini, kaya lebih sadar gitu kalo tiap orang pasti banget punya fase susah dan bahagia. Cuma yang ngebedain emang, gimana caranya kita bisa mesyukuri tiap prosesnya. Yep, yep, kita semua pernah gagal. Kita semua juga pernah sukses.
Di akhir buku, ada juga pesan penutup. Kalau berjuang ya ngga usah sendirian banget, paling ngga ya sama buku
Buku yang berisi kalimat kalimat motivasi yang siap jadi pegangan dalam berjuang untuk meraih mimpi terutama untuk generasi millenial yang sering overthinking😆, okey