🗺Maps of the Soul: PERSONA🗺
Our Many Faces
💜 Akhirnya kesampaian juga untuk baca buku yang sempat viral ini. Ya, viral, karena apa lagi kalau bukan karena di dalam buku ini, album BTS dengan judul yang sama dikupas. Dijelaskan dari sudut pandang analisis Jungian, buku ini pasti akan bikin para Army 'ngebadut' karena mereka akhirnya semakin paham dengan makna apa yg tersimpan dari lagu-lagu yang diciptakan sekaligus dinyanyikan idol mereka.
🎭 Secara umum, Persona adalah topeng yang kita kenakan sepanjang hayat. Tidak hanya satu jenis persona, tetapi bermacam persona akan kita gunakan agar kita bisa senantiasa beradaptasi dalam kondisi yang berbeda.
🎨 Dengan persona, seseorang bisa menutupi bagian dari dirinya yang sangat 'aib' karena tak ingin diketahui orang lain. Tetapi, sekaligus juga menjadi wadah untuk seseorang mengekspresikan diri.
🎭 Saya pertama kali mendengar kata Persona, adalah saat saya PPL di awal tahun 2015. Saat itu, seorang teman menggunakan kata persona untuk nama akun media sosialnya. Saat itu, saya nggak terlalu tertarik mengetahui tentang persona, selain sebagai sebuah topeng. Namun, membaca buku ini, saya jadi semakin menyadari, bahwa seluruh hidup kita, terkadang memang kita serahkan pada Persona kita.
Ada beberapa bagian dalam buku ini, yang sebenarnya penjelasan yang dikemukakan cenderung berulang. Entah dengan maksud penekanan, atau hal lain yang membuatnya harus ditulis berkali-kali. Pada beberapa bagian, saya juga tidak sepenuhnya memahami isinya, tetapi ... ya, not bad lah! 😊
Di awal membuka buku ini, saya langsung dibuat takjub, bahwa buku ini benar-benar dibuat, dipersembahkan untuk BTS, juga Army. Mereka dinilai sebagai jembatan bagi psikologi Jungian dan generasi muda. Saya juga baru mendengar sih, tentang psikologi Jungian saat baca buku ini.
🎯 Aku cukup takjub bahwa ada idol yang concern dengan permasalahan diri, dari sudut pandang psikologi. Mungkin latar negara tempat mereka tinggal, mungkin latar sosial ekonomi mereka yang lebih keras dan menuntut mereka memiliki lebih banyak PERSONA dibanding orang lain. Selain isu sosial dan kerakyatan, isu ini adalah hal yg baik untuk disuarakan melalui lagu—