Di suatu siang, Rayya dikejutkan pengakuan seorang wanita yang datang ke rumahnya, mengaku dia mengandung anak dari Gandhi, suaminya yang dulu player. Rayya begitu ingin percaya pada suaminya. Namun hatinya runtuh ketika suaminya mengiakan saat ditanya apakah kenal dengan wanita yang sedang hamil itu. Segera saja Rayya meminta cerai dari Gandhi. Gandhi setuju dengan syarat Rayya tetap tinggal dengannya sembari menunggu surat cerai. Tak hanya itu, Rayya juga harus bersikap baik. Selama dua tahun pernikahan ini Rayya memang tak terlalu memerhatikan suaminya. Tugasnya selama ini hanya membuatkan secangkir kopi di pagi hari sebelum Gandhi berangkat kerja. Rayya berusaha keras menjadi istri yang baik untuk memenuhi syarat dari Gandhi. Dia telah menyusun rencana apa yang akan dilakukannya setelah bercerai. Dia yakin kebahagiaannya akan datang bersama surat cerai di tangan. Apakah benar perceraianlah yang diinginkan Rayya? Apakah Gandhi juga menginginkannya?
Sukaaa sih... tapi ada bagian yang jadi seperti ini waktu aku baca 👉🏼🌹👉🏼🥀 gitu deh menurutku aja sih. Secara keseluruhan bagus kok 👍🏼👍🏼👍🏼. Aku tunggu tulisan lainnya.
Membangun sebuah rumahtangga memang tidak mudah. Di mana dua insan yang berbeda dipersatukan lewat sebuah pernikahan. Saling pengertian dan saling percaya merupakan kunci utama dalam menjalankan rumahtangga. Seperti cerita Rayya dan Gandhi yang di mana dua kunci utama tadi tidaklah mereka pergunakan dalam pernikahan mereka. Sehingga terjadi kesalahpahaman dan ego masing-masing pun menguasai. Melihat sampul bukunya yang berwarna biru sudah cukup untuk memikat mata untuk membacanya. Selain warnanya yang eye-catching, gambar pada sampulnya pun terkesan ringan, sederhana, dan menggemaskan. Di mana gambar seorang wanita yang sedang tertidur di ranjang sendirian sudah menggambarkan isi ceritanya. Perpaduan warna, gambar, dan judul buku menciptakan sebuah ilustrasi yang menghibur netra.
Cerita pernikahan yang ditulis oleh Malashantii kali ini adalah tentang perselingkuhan. Bagaimana sebuah pernikahan yang kurang pengertian dan kurang perhatian bisa memancing suami mencari kesenangan pada wanita lain. Alasan mengapa Gandhi berselingkuh dari Rayya terdengar masuk akal dan tidak berlebihan. Efek yang ditimbulkan dari perselingkuhan itu pun tergambarkan dengan baik dan penuh emosi. Saya menyukai cara penulis yang terlihat matang dalam mengangkat tema ini. Di mana penulis tidak hanya mengambil sudut pandang wanita, tapi juga bagaimana sudut pandang pria ketika melakukan perselingkuhan. Naluri pria yang memang selalu memcari kepuasan dengan egonya yang tinggi tersalurkan pada tokoh Gandhi. Di sini terlihat jika perselingkuhan terjadi bukan seratus persen karena kesalahan dari pihak pria, namun pihak wanita pun turut andil di dalamnya.
Dua tokoh utama dalam novel ini adalah Rayya dan Gandhi. Rayya merupakan seorang wanita muda yang telah menikah dan berprofesi sebagai penulis. Rayya memiliki karakter yang keras kepala dan cuek, tapi juga memiliki sisi yang rapuh di dalam dirinya. Sementara Gandhi digambarkan sebagai seorang pria dewasa yang bekerja sebagai aparat negara. Gandhi bersifat playboy, perhatian, dan sedikit dewasa sih menurut saya. Meskipun berselingkuh Gandhi tetap mengakuinya sebagai seorang pria dewasa. Sementara Rayya meskipun memang selingkuh itu menyakitkan, tapi terkadang ada sisi kekanakan yang saya lihat dari dirinya. Selain dua tokoh tersebut tidak banyak tokoh-tokoh pendamping lainnya, seperti Budhe Pur, Diara, Rendra, dan Han. Meskipun minim tokoh, tapi penulis cukup berhasil memperkuat ceritanya hanya melalui tokoh Rayya dan Gandhi. Kedua tokoh utamanya bisa dibilang cukup kuat, namun saya berharap tadinya jika penulis bisa lebih menggali latar belakang keluarga Rayya.
Kota Surabaya dan sekitarnya menjadi latar tempat yang digunakan dalam cerita cinta Rayya dan Gandhi. Menurut saya kota Surabaya sudah digambarkan dengan baik sehingga nuansanya terasa. Gaya bahasanya ringan dan mengalir. Tidak sulit untuk segera tersedot masuk dalam jalinan ceritanya. Alur cerita berjalan cepat dan langsung menyentuh inti utama cerita. Alur yang cepat ini akan memudahkan kita untuk segera menyelesaikannya dalam sekali duduk saja. Sudut pandang yang digunakan adalah sudut pandang orang ketiga lewat tokoh Rayya dan Gandhi. Penulis dengan cerdas sukses memberikan sudut pandang yang adil antara Rayya dan Gandhi. Sudut pandang yang adil ini juga akan memudahkan pembaca untuk memahami gejolak emosi dari masing-masing tokohnya.
Mungkin konflik yang terjadi dalam jalan ceritanya akan terdengar klise, yaitu seorang suami yang selingkuh akibat kurang perhatian dari istrinya sehingga menyebabkan ledakan dalam rumahtangga mereka. Dan inilah yang tepat terjadi pada pernikahan Rayya dan Gandhi. Di mana Gandhi merasa jika Rayya lebih mencurahkan perhatiannya kepada naskah novel daripada kepada dirinya. Maka sesuai insting laki-laki, Gandhi pun menemukan perhatian lain di luar sana. Dan terjadilah sebuah perpecahan dalam mahligai rumahtangga Rayya dan Gandhi. Walaupun terlihat klise dan biasa, tapi menurut saya penulis dengan baik memperlihatkan setiap aspek dan alasan dari mengapa konflik ini bisa terjadi. Penulis tidak menghakimi Rayya maupun Gandhi, tapi memerlihatkan jika keduanya memang salah. Di satu sisi Rayya terlalu cuek, tapi di sisi lain Gandhi terlalu berani. Kedua sisi ini diceritakan dengan cukup kuat dan beralasan.
Tema perselingkuhan sebenarnya adalah salah satu tema favorit saya dalam lini Le Mariage. Menurut saya ada sebuah faktor yang menarik dari tema ini. Bagaimana perselingkuhan bisa terjadi dan seperti apa pihak yang diselingkuhi bisa menghadapinya. Cloud Above My Bed cukup menggambarkan itu semua dengan baik. Meskipun singkat dan ringkas, tapi penulis tidak lupa memasukkan poin-poin penting dalam jalan ceritanya. Namun sayangnya menurut saya porsi perselingkuhan Gandhi ini masih terlalu sedikit dan kurang mendalam. Saya berharap jika chemistry Gandhi dan selingkuhannya ini bisa terjalin lebih kuat lagi. Atau bahkan mungkin perselingkuhan mereka bisa lebih ekstrim lagi. Satu hal lagi yang menurut saya nggak terlalu penting adalah kehadiran Han. Jika memang Han ini ingin di masukkan dalam cerita mungkin alangkah baiknya mendapatkan porsi cerita yang lebih banyak lagi. Saya merasa jika Han dan Diara ini hanya sekadar tempelan belaka. Secara keseluruhan Cloud Above My Bed memperlihatkan bagaimana perselingkuhan terjadi hanya bukan kesalahan dari satu pihak, tapi kedua belah pihak. Di mana perhatian dan kepercayaan merupakan modal utama dalam membangun sebuah hubungan.
Ini pertama kalinya aku baca tulisan kak Mala. Sejak pertama lihat di toko buku, aku langsung pegang begitu pandangan pertama. Aku tertarik judul dan ketipisannya hehehe.
Tapi, maafkan aku. Aku belum beli waktu itu. Begitu lihat blurb, aduhhh perselingkuhan. Oh nooo. Tema yang paling aku benci sejagat romance. Jadilah kutinggal buku itu di toko.
Lalu, aku malah nemu lagi di Gramedia Digital. Buku ini kayak punya magnet loh. Aku tetep aja penasaran dan download. Kucoba baca. Aku mikirnya, "Ah nanti kalau sebel sama perselingkuhannya kan bisa aku tutup ebook-nya." Ehh ternyataaa... aku keterusan bacanya. Tau-tau udah sekian ratus halaman. Tau-tau habis. LOL.
Bener ini mah. Buku ini punya magnet xD
Jadi, kesanku.... tulisannya asyik buat diikuti. Bikin betah bacanya. Aku belum sampai suka banget sama tokohnya, tapi mereka cukup buatku, cukup buat cerita ini. Cuma, kayaknya alurnya kecepetan deh. Agak kebanyakan telling, kurang showing. Menurutku yaaa.
Tapi, overall, aku seneng memberikan kesempatan diriku buat baca dan ngga keburu takut sama temanya karena ternyata buku ini asyik.
Baca sinopsisnya cukup menjanjikan. Tapi setelah membaca ceritanya, saya merasa ada beberapa bagian yang hilang atau dilompati. Proses rekonsiliasi antara Rayya dan Gandhi mungkin perlu digali lagi. Chemistry-nya masih kurang dapat.
“Perempuan, itu mbak, kalau buat kita yang orang Jawa, kalau sudah jadi istri, kodratnya melayani suami. Maksud Budhe bukan melayani seperti pembantu. Ya perhatikan kebutuhan suami. Maunya bagaimana, yang dia suka apa, yang dia nggak suka apa.”
“Setiap pilihan memiliki konsekuensi. Termasuk pilihanku mengikatkan diri seumur hidup kepadanya. Bukannya aku tak tahu dia pria macam apa. Namun, bukankah memang keputusan dalam hidup tak mesti selalu mengikuti apa kata logika? Sejauh ini alasanku sederhana saja. Aku mencintai dan mempercayai dia. Seutuhnya. Sepenuhnya.”
Berlabel Le Mariage, pasti sudah dapat dipastikan cerita dan konfliknya burpusat pada kehidupan rumah tangga.
Bercerita tentang kehidupan rumah tangga Rayya dan Gandhi. Di mana mereka menikah karena satu sama lain sudah saling mengenal dari kecil. Sebelum menikah mereka tidak pernah menjalin hubungan asmara.
Baik Rayya atau Gandhi hanya sekedar berteman dan mungkin bisa dibilang mereka seperti kakak adik. Karena kedekatan keluarga mereka membuat mereka hidup layaknya saudara.
Gandhi yang dikenal playboy, akhirnya memutuskan untuk menikahi Rayya. Dan Rayya pun setuju, tentunya Rayya juga sudah meminta pendapat dan persetujuan dari keluarganya. Berlandasakan rasa sayang yang tumbuh dari dulu sebagai kakak adik, akhirnya mereka menikah.
Tentu saja, menjalani kehidupan berumah taangga tidak lah mudah bagi mereka. Walau mereka sudah mengenal satu sama lain sejak kecil. Sama seperti pasangan lainnya, kehidupan rumah tangga mereka juga di uji.
Seperti apa kehidupan rumah tangga mereka? Ujian apa saja yang mereka lalui? Apakah mereka berhasil melalui ujian tersebut? Jawabannya bisa kalian temukan dengan membaca novel ini.
Aku kasih 4/5 🌟 untuk novel ‘Cloud Above My Bed’ karya Malashantii ini. Sempet baca beberapa review di Ipusnas, yang memberi rating rendah untuk novel ini. Karena menurutnya, si penulis kurang riset di lapangan, atau ada yang bilang kalau si istri di novel ini tipe istri wattpad yang terlalu banyak drama..
But, di luar dari itu semua, aku tetap memberikan rating baik untuk novel ini. Selalu ada pro/kontra dari setiap hasil karya, dan selalu ada kekurang dari setiap hasil karya. Buatku pribadi, aku bisa menikmati novel ini. Aku merasa dapet feel-nya saat baca. So, buat kalian yang mau cari bacaan ringan, novel ini cocok banget buat kalian nikmati..
⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️ #FuntoRead Cloud Above My Bed | Penulis : Malashantii | Romance Novel 18+ | 239 hlm
Marriage Life ✔️ Neighbor to lover ✔️
Aku rela begadang sampe jam 1 pagi, karena penasaran terus kelanjutan kisah mereka.
Meet Rayya, 24 tahun profesinya sebagai penulis yang belum lama berkarier, ambisius dan lagi nulis novel genre marriage life, nyambung lah sama dunia nyata dia yang sudah menikah 2 tahun.
Meet Gandhi, suami yang merasa kurang perhatian istri, hampirlah melakukan hubungan terlarang. (aku ngga bilang selingkuh karena definisi tiap orang beda, ada yang mendefinisikan selingkuh "kamu ngebandingin aku dengan wanita lain aja udah mendekati selingkuh")
Rayya sama Gandhi udah kenal dari kecil. Ibu Rayya meninggal ketika Rayya masih 6 tahun, dan Gandhi udah jadi support system Rayya. Apakah mereka bisa memperbaiki hubungan yang telah retak, ataukah Ghandi akan mengabulkan permohonan ceria Rayya?
Baca novel ini karena pengen baca cerita Le mariage. Belum pernah tau penulisnya, ternyata karya penulis sudah banyak.
Tertarik hanya karena judul novel dan blurb. Ngga nyangka cerita ini menarik untukku, karena NYESEK BANGETT, ngga sampe nangis tapi berhasil bikin sakit hati.
Aku suka storytelling penulis, hubungan tiap tokohnya juga lumayan kuat. Aku ngga bisa benci Gandhi karena dia udah jujur, tapi kekesalanku sudah diwakilin Kakaknya Raya.
Aku rekomendasiin buat yang suka genre romance terutama mariage life dan yang suka cerita bikin sesek hati. Happy nya ada cuma ketutupan nyeseknya.
"setiap pilihan memiliki konsekuensi. termasuk pilihanku mengikatkan diri seumur hidup kepadanya. bukannya aku tak tahu dia pria macam apa. namun, bukankah keputusan dalam hidup tak mesti sesederhana saja. aku mencintai dan mempercayai dia seutuhnya. selamanya."
novel ini manisss bangettt walau pas masuk ke dalam konflik cerita jadi deg-degan.
Cloud Above My Bed bercerita tentang Gandhi seorang player yang pada akhirnya menikah dengan teman masa kecilnya; Rayya. selama dua tahun rumah tangga yang mereka jalani, Gandhi merasa Rayya sangat lalai dalam mengurusnya sebagai seorang suami. tapi Gandhi berusaha sabar dengan tingkah Rayya. semakin hari Rayya masih saja bersikap seolah-olah tidak peduli dengan kehidupan rumah tangganya, seperti Rayya punya kehidupannya sendiri. akhirnya Gandhi merasa jengah dengan tingkah Rayya sampai ia memutuskan untuk tidak peduli dengan apa yang akan Rayya lakukan. tapi keputusan Gandhi mengabaikan Rayya menjadi peluang untuknya ketika dia di dekati oleh wanita lain. awalnya Gandhi hanya berteman dengan Diara, sampai tiba Gandhi khilaf dan melakukan satu kesalahan yang membuat rumah tangganya di ambang kehancuran.
iyaa, novel mengambil tema perselingkuhan. jujur, aku di buat kesal dengan apa yang di lakukan oleh Gandhi. dia terlalu terbawa emosi dalam mengambil suatu keputusan, selain itu aku juga kurang suka dengan tingkah Rayya yang sangat lalai dalam mengurus rumah tangganya.
ketika Rayya tau bahwa Gandhi sudah melakukan kesalahan yang nggak bisa ia terima akhirnya Rayya memutuskan untuk meminta cerai. Gandhi mengakui kesalahannya dan dia menyesal tapi Rayya sudah tak bisa lagi percaya kepadanya.
menuju di bagian akhir ketika Gandhi memberikan persyaratan kepada Rayya sebelum mereka bercerai untuk melayaninya sebagai seorang suami tapi saat itu terjadi Gandhi dan Rayya mulai tidak yakin dengan apa yang sudah mereka putuskan. dan untuk endingnya aku suka banget. setidaknya selalu ada kesempatan untuk memperbaiki kesalahan yakan? semoga apapun yang terjadi di antara Gandhi dan Rayya itulah yang terbaik bagi mereka.
Rayya dan Gandhi, sepasang suami istri yang menikah karena kenal sejak kecil, perasaan cinta diantaranya masing2 salig meragukan. Namun, kehidupan rumah tangganya yang sudah berjalan dua tahun membuat mereka salibg mengerti dan lebih memahami. Rayya yang belum sempurna jadi istri, dan Gandhi yg dulunua seorang player. Pernikahan mereka baik2 saja sebelum sebuah hal datang dan membuat Rayya ingin berpisah dari Gandhi. Yang kini dicintainya itu.
Cloud abovr my bed bertemakan pernikahan, keluarha kecil yang belum dikaruniai anak. Tp bukan itu konfliknya, melainkan lebih kepada kesetiaan dan saling bersyukur atas apa yg dimiliki.
Membaca cerita ini sedikit banyak membuat kita tahu apa yg harus dilakukan sebagai seorang istri sembari berkarier. Bagaimana suami seharusnya bersikap dan bagaimana sepasang suami istri harus saling mengimbangi.
Karakter Rayya dan Gandhi kuat banget. Novel yang 80% terfokus pada keduanya membuat pembaca nerasa sedang menonton film, tp bukan film yg penuh konflik dan drama. Ko flik sederhana namun kuat. Sosok Rayya membawa pembaca ke karakter dan apa yg dialaminya jadi terasa.
Emosi dalam setiap narasi terasa, emosi kesal, kecewa, dan tangis menggebu saat membacanya.
Namun yang jadi sedikit kelemahan yaitu ttg penyelesaian Gandhi dan Rayya atas apa yg dihelaskan Gandhi. Entah aku yg kurang memahami atau memang masih ambigu. Yang jelas, selesai membaca kubaca lagi karena ketagihan, karena tidak mau cerita ini habis.
Alur mengalir begiti saja. Narasi tidak gemuk, dialog pas sesuai porsinya. Rekomen untuk bacaan ringan dalam tema pernikahan.
Review lengkapnya bisa cek blog aku yaaa : phasafairyland.blogspot.com
Novel ini bercerita tentang Rayya-Gandhi, sepasang suami istri yang menikah karena terbiasa bersama sejak kecil, bukan karena mereka saling mencintai.
Selama 2 tahun pernikahannya, Rayya cukup lalai menjalankan tugasnya sebagai seorang istri karena kebanyakan perhatiannya ia berikan pada naskah-naskah novelnya.
Akhirnya, badai pun menerpa rumah tangga mereka berdua dengan hadirnya sosok orang ketiga bernama Diara. Dan ternyata, sosok Diara ini juga memiliki misi terselubung terhadap Rayya.
Jujur aku senang diakhir memberanikan diri membaca novel yang satu ini. Awalnya sempet ragu karena konflik perselingkuhan itu menurutku terlalu berat apalagi di dalam rumah tangga. Tapi ternyata, novel yang satu ini bikin aku hanyut ikutin alur ceritanya bahkan ngga sadar sampai dilembar terakhirnya.
Aku terharu saat Rayya akhirnya sadar dan mulai berubah menjadi seorang istri yang seharusnya, begitupun saat Gandhi menyesali perbuatannya dan mencoba mempertahankan rumah tangganya.
Kesalahan yang terjadi disini memang terjadi karena kedua belah pihak. Ada sebab-akibat yang membuat rumah tangga mereka diterpa badai.
Aku pikir harapan Kak Mala sebagai penulis disini terpenuhi yaa, sebagai pembaca aku pun memang berhasil memetik beberapa pelajaran setelah selesai membaca ini, diantaranya pentingnya sebuah komitmen dan perhatian kepada pasangan kita.
"Setiap pilihan memiliki konsekuensi. Termasuk pilihanku mengikatkan diri seumur hidup kepadanya. Bukannya aku tak tahu dia pria macam apa. Namun, bukankah memang keputusan dalam hidup tak mesti sederhana saja. Aku mencintai dan mempercayai dia seutuhnya. Sepenuhnya"
Rated 4,3 ⭐⭐⭐⭐ Total hlm. 239
This entire review has been hidden because of spoilers.
Cloud Above My Bed merupakan novel ke-5 Mba Malashantii yang kubaca. Sejak berkenalan dengan tulisannya #UnforgettableChemistry aku merasakan perkembangan tulisannya 😍
Ide ceritanya masih seputaran pasangan menikah. Kali ini Mba Malashantii mencoba bercerita suka duka pernikahan melalui kisah Rayya dan Gandhi. Bagaimana 2 orang yang menikah bukan karena cinta, namun karena terbiasa bareng sejak kecil memutuskan untuk menikah.
Semua berjalan baik (menurut Rayya), hingga di satu titik pernikahan mereka diterpa prahara. Prahara itu datang berupa orang ketiga. Isu tentang orang ketiga ini sendiri sudah sering diangkat di novel lainnya, tapi aku selalu percaya setiap penulis memiliki eksekusi berbeda.
Melalui novel ini, sebagai seseorang yang sudah berkeluarga kembali diingatkan tentang pentingnya komitmen, keterbukaan dan tentunya perhatian kepada pasangan. Karena perselingkuhan itu pasti ada sebab akibatnya, tidak mungkin tiba-tiba saja pasangan beralih ke orang lain tanpa alasan.
Walaupun memang aku masih menemukan beberapa kesalahan ketik dan konflik tentang orang ketiga disini terasa terlalu cepat berlalu, tidak terlalu dieksplor lebih jauh, aku cukup menikmati kisah Rayya dan Gandhi.
Ceritanya berkisah tentang pernikahan Rayya dan Ghandi yang menikah karena dijodohkan oleh keluarga Ghandi yang berhutang budi pada keluarga Rayya. Kebetulan, Ghandi dan Rayya sudah saling kenal sejak Rayya umur 6 tahun sehingga Ghandi tak pernah merasa ada perasaan cinta pada Rayya. Rayya pun yang sudah nyaman dengan Ghandi tak begitu paham juga dengan cara menjadi istri yang baik karena mereka dari dulu seperti kakak dan adik. Ghandi pun cukup kecewa dengan sikap Rayya yang cuek yang mengakibatkan dia berselingkuh dengan Diara. Ghandi akhirnya menyesal dan bersalah pada Rayya. Sementara, Rayya yang sudah tahu kesalahan dia mengacukan Ghandi mulai belajar jadi istri yang baik. Namun, setelah dia mengetahui perselingkuhan Ghandi, akhirnya dia terluka dan meminta cerai. Menurut aku, cerita ini menyimpan pesan moral yang bagus banget bahwa meskipun pasangan sudah mengenal dalam jangka waktu yang lama, mereka tetap harus mencoba belajar mengenal terus karena sifat dan kondisi pasangan terus berubah seiring pertambahan umur. Dari sini juga, aku belajar bahwa pernikahan itu sebenarnya "masalah" karena seperti yang dinyatakan Ibu Ghandi, pernikahan akan terus menciptakan masalah dan itu yang harus disesuaikan antara suami dan istri.
it's an easy read for sure. the conflict, and plot, i felt like, it's created that way for convenience so the resolution might not be as complicated. although the aspect of the conflict is a little bit soap-opera-ish. i initially want to give it a 3⭐ because how easy it is, and the setting (it set in Surabaya, very rare for an Indonesian novel to set there) but holyshit i hate the cheating part. i hate it so much i want to throw up. it's a big deal, because I read this when I'm in my 2nd day of my period, that usually brings up diarrhea, and instead of having a too stimulating bowel movement, instead i develop a nausea. hence, it's personal personal.
(and if i want to be more honest, i felt like again as i said, i felt the conflict is being created as a convenient, it's apparent at least for me that the author isn't really confident if the cheater is fully doing the thing they are being accused of. i mean, instead of doing it halfway, i wished that the cheater follow through with his intentions, it would make a more interesting story, instead of whatever this one foot behind and one food outside scenario that the writer decides)
This entire review has been hidden because of spoilers.
Buku ini sepertinya adalah bentuk "reborn" dari buku mbak Malashanti yang berjudul Rayya tetapi endingnya lebih masuk akal sih dari yang dulu, tetapi meski sudah baca 2x tetep aja yah sukses bikin mewek tipis-tipis karena kisah Rayya yang kehilangan ibunya bukan kisah cintanya. Ceritanya yang ringan tidak membuat maknanya juga ringan, dari kisah Rayya dan Gandhi mengingatkan kita bahwa sebuah keputusan akan selalu diikuti dengan resiko dan konsekwensi untuk menyelsaikannya sampai akhir. Siapapun yang mempengaruhi keputusan kita tetap kita yang menjalani dan kita yang membayar resiko-resiko keputusan tersebut. Bahasanya mengalir bikin terus buka aja. Tetapi menurutku sinopsis memang agak-agak terlalu "punchline" yang memaksa dan kesalahpahamannya jadi kurang klimaks duarr gituu terkesan maksa klo ini salah paham, hahah.. tp sofar menghibur dan ada hikmah yg bisa diambil hehe. selamat membaca
Kali pertama atau jangan2 kali kedua baca buku kak Mala(?) Setelah berbulan2 kemarin reading slump, aku nemu ini tuh kek happy banget. Bisa betah sekali duduk sampe setengah buku. Seringan dan enjoying full banget. Walaupun yahh, penuh emosi yah. Bikin naik darah dan gregetan
Perihal rumah tangga, tentang perasaan, memang rumit. Nggak dipungkiri sih, aku pun kalo di posisi Rayya keknya bakal bersikap sama.
Overall good. Ngebangun suasana awal hingga penyelesaiannya cukup mulus. Percikap2 api konflik pun dieksekusi baik. Perkembangan tokohnya juga cakeup. Realistis gitu. Engga kek negeri dongeng yang apa2 mulus kek jalan tol.
Sempet ikut patah hati kalo endingnya ga sesuai, uda mulai merelakan juga. Tapi syukur ada angin segar wkwk.
Pokoknya ini menarik. Bagus. Cocok buat kaum2 yg mau belajar dunia pernikahan. Dinamika yang digambarkan sedikit banyak suda mewakili.
Sebenarnya cerita ini bukan-aku banget, romance? marriage life? Plot tentang perselingkuhan? Urrgg. Tapi setelah berkali - kali liat sampul dan baca blurpnya akhirnya baca juga karna penasaran. Novelnya singkat banget, ringan, ternyata diangkat dari wattpad, as expected. Penyampaian ceritanya enak banget, cuma memang terasa dangkal dan kabur(?), banyak adegan - adegan klise ala ftv, tokoh pendukung bahkan masalah utamanya pun terkesan sekedar "numpang lewat" ga ada kesan apa - apa terus ceritanya udah selesai. Jujurly ini desainer sampulnya keren banget, bikin orang tertarik! Untuk cerita, mungkin aku bukan audiens yang tepat aja sih, penyampaian udah oke.
Sejujurnya aku kurang suka sama endingnya sih. Ya, walaupun Gandhi emang nggak melakukan apa-apa sama Dira, tapi mindset-nya tentang hubungan sama perempuan lain tuh agak-agak sih. Apalagi, sewaktu masa percobaan mau cerai, dan Rayya ketemuan sama editornya (lupa siapa namanya), dan Gandhi tantrum banget, itu udah kayak red flag banget. Iya sih, Rayya salah, tapi kesalahannya nggak fatal dan nggak bisa membenarkan perselingkuhan Gandhi. Satu hal yang aku suka dari buku ini adalah hubungan Rayya sama keluarga Gandhi, tapi sedih euy karena bapaknya Rayya nggak dimunculin.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Buku ini punya tema tentang pernikahan dan bagaimana seorang wanita harus dealing atau membuat keputusan atas hidupnya terhadap rumah tangga yang di ujung tanduk karena perselingkuhan.
Buku ini cukup ringan untuk diikuti walaupun sebenarnya bikin geregetan. Sulit untuk gak bersimpati atau marah terhadap kedua tokoh utama, alasan-alasan retaknya rumah tangga di sini sangat bisa diterima dan gak terlalu dibuat-buat. Karena memang alasan simpel bisa sangat mempengaruhi kehidupan rumah tangga seseorang.
Sebuah novel yang membahas tentang kehidupan rumah tangga.
The storyline is okay, tidak ada yang special menurutku, namun twistnya sewaktu si tokoh kedua wanita muncul itu gak ketebak sih😅sempat wahh ternyataa....gak nyangka ternyata dia begitu...
Overall, aku suka dengan ceritanya, penuh pesan-pesan tentang pernikahan yang bisa diambil dan direfleksikan dalam kehidupan kita sendiri. Recommended bagi yang suka baca romance atau yang bakal memasuki marriage life nih😁
Buku ini ringan tapi kalau direnungkan emang dalam sih maknanya. Suka aja ide dan eksekusinya. cuman agak kurang sreg pas di alur rekonsiliasinya. kurang diperdalam aja sih pembahasannya, terlalu light dan cepet. kurang greget aja buat konflik batin dalam pencarian makna memaafkan, tau tau udah punya conclusion, forgive is the best self cure. seandainya lebih diperdalam proses pencarian makna memaafkan, pasti makjleb deh. After all, bagus....
Cukup bikin betah sih ceritanya Penggambaran karakternya juga terasa cukup kuat dan konsisten, Rayya yang manja dan Gandhi yang....player 😂😂😂 Cukup suka juga sama konklusinya hehehe, ga diburu-buru dan ga dibikin gampang Wkwk Demen banget gue liat orang tersiksa ye :)) Tapi...itu si Gandhi jadi aparat apaan sih? 😂😂
Pembahasan konfliknya masih setengah-setengah dan eksekusinya kurang, proses rekonsiliasinya juga cepet banget. Tapi saya selalu suka gaya penulisannya kak Mala.
Sejauh ini cerita yang pernah saya baca tentang perselingkuhan yang bahasnya ngga setengah-setengah dan nanggung itu Sux Marriage by ayamkentaki di Wattpad.
"Mas tau nggak, di dunia ini ada dua kesalahan yang menurutku fatal. Satu, janji yang dilanggar. Dua, kepercayaan yang dikhianati. Kalau dua hal itu dilakukan secara bersamaan, menurutku ... nggak akan pernah bisa dimaafkan."
Terkadang juga, memang teman yang dekat dengan kita itu teman yang kita benci. Ceritanya ringan, dan menguras emosi.
More drama less research. Alur ceritanya mungkin banget terjadi di kehidupan nyata tapi ada beberapa potongan kisah yang rasanya 'ga gitu deh harusnya'. Apalagi di bagian tentang pengadilan, pengajuan permohonan gugat cerai atau pembatalan gugatan yang kayaknya 'hah, gitu aja?' Bukan buku yang menguras emosi karena terbawa perasaan tapi emosi karena kenapa tokohnya dibuat seperti ini. Haha.
7/10 kayak baca proses nulis novelnya sendiri, perpindahan pov agak mak jegagik tapi ngga yg bikin bingung. menurutku usaha gandhi buat rujuk tuh kek cuma ngasih ide terus yg ngejalanin rayya, abis tu kyk udh pasrah yaudah lah ayo cere.
Cerita yang sangat disajikan sebenarnya klise. Namun alur cerita yang ada, selalu membuat penasaran dan ingin membaca terus. Banyak plot twist yang bertebaran. Endingnya pun sangat memuaskan dan juga sangat relate dengan realitas yang ada atau sering terjadi di kehidupan.