Jump to ratings and reviews
Rate this book

Nanti Kita Sambat tentang Hari ini

Rate this book
Kalau aku sambat, memangnya kenapa?

164 pages, Hardcover

First published May 1, 2019

29 people are currently reading
333 people want to read

About the author

Mas Aik

2 books1 follower

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
43 (23%)
4 stars
49 (27%)
3 stars
60 (33%)
2 stars
17 (9%)
1 star
11 (6%)
Displaying 1 - 30 of 45 reviews
Profile Image for Sintia Astarina.
Author 5 books359 followers
June 3, 2019
Nanti Kita Sambat tentang Hari Ini berisi keluhan manusia yang dikemas dalam bentuk tulisan, gambar, warna, serta tata letak yang cukup baik. Meski isinya kurang banyak dan kurang dalam, buku ini cukup menghibur. Malah, bisa bikin pembacanya ikutan sambat. :)

Ulasan lengkap bisa dibaca di sini: https://www.sintiaastarina.com/nanti-...
Profile Image for Murtyas Puspasari.
95 reviews7 followers
December 31, 2020
Kumpulan keluh kesah sehari hari yang sering kita lontarkan. Dibawakan dengan gambar yang menarik, ringan dan lucu.
Profile Image for Gracella.
260 reviews176 followers
June 5, 2019
Nggak tahu isi dan inti dari buku ini sebenarnya apa 😂 Aku nggak sengaja lihat buku ini dan iseng ambil karena covernya lucu dan mirip banget sama NKCTHI. Waktu aku buka dan baca, isinya jauh beda. Nanti Kita Sambat Tentang Hari Ini lebih menceritakan tentang keluh kesah gambaran hati manusia normal yang sebenernya sangat suka sambat dari lubuk hati yang paling dalam.

Tapi so far sih cukup menghibur.
Profile Image for Dion Sagirang.
Author 5 books56 followers
July 13, 2019
Berharap lebih, kayak udah baca buku ini tuh pikiran bakalan plong. Tapi ya gitu doang.
1 review
December 22, 2019
Aku menemukan buku ini di saat aku membutuhkannya. Di saat aku merasa lelah dengan hidup dan merasa hidupku garing dan ada kehampaan di dalamnya.

Apakah bikin plong? Buatku sih iya. Frasa-frasa sambatan dalam buku ini relatable. Bahasanya yang enteng dan blak-blakan juga membantu. Banyakan gambarnya daripada tulisannya, tapi itulah yang kubutuhkan karena bacanya nggak perlu make mikir. Setidaknya, buku ini membantuku untuk merasa lebih ringan karena buku ini membantu mewakiliku untuk sambat, untuk berkeluh kesah. Karena yang saat ini kubutuhkan bukan frasa-frasa yang menyuruhku untuk bersyukur dan berpikir positif.

Apakah mahal? Overpriced untuk buku full-colour 164 halaman dengan sampul hardcover yang habis dibaca dalam 10 menit? Balik ke masing-masing orang sih. Seperti yang sebelumnya aku bilang, aku menemukan buku ini di saat aku membutuhkannya, jadi ya nggak sayang aku beli dengan harga lebih mahal (karena belinya di luar Jawa hahahaha)
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book265 followers
June 7, 2019
Baca buku ini sehabis baca buku Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini. Sehabis diobati dengan energi positif, saatnya menghibur diri.
Beli buku ini gegara diskon dan gratis ongkir. Saya bisa bilang buku ini versi parodinya NKCTHI. Isinya ya sambatan (keluhan) dan 75% dalam bahasa Jawa. Ada sih catatan terjemahannya di depan.

Kenapa kamu merasa rugi
ketika aku mengeluh?
Sementara,
ketika tiba giliranmu bersyukur,
aku juga tidak merasa beruntung.

Jika Tuhan
selalu mengabulkan
keinginan kita,
lalu dari mana lagi
kita akan belajar sambat?


Karena mengeluh dengan mudah membuat ruang-ruang lega di antara ruang-ruang lelah.
Profile Image for Sylvia.
Author 10 books72 followers
November 1, 2019
Ya sudah, memang yang namanya manusia tidak bisa lepas dari sambat. Sudah tahu kok, kalau hidup itu perlu disyukuri, tapi baca sambatan orang lain yang 'ngena' juga di hati, bikin "ih, iya bener tuh," atau "wah, gue banget tuh." jadi bumbu kehidupan juga kan ya? :D

Jadi, gak perlu ceramah untuk mensyukuri hidup terus yaaa, ada saatnya membaca sambatan orang itu membuat kita bersyukur dengan kehidupan kita :)

Profile Image for Maisya Farhati.
Author 3 books16 followers
June 3, 2019
Menemukan 'Nanti Kita Sambat tentang Hari Ini' (NKSTHI) adalah sebuah ketidaksengajaan yang menghibur. Dari mana lagi kalau bukan dari media sosial Instagram. Ilustrasi yang menarik dan berwarna bersatu padu dengan kumpulan kutipan kata-kata yang tidak terlalu bijak, jujur, dan apa adanya. Kontennya seolah menyuarakan hati insan-insan di dunia yang sehari-harinya berusaha bersikap manis, tegar, bijak, dan penuh syukur, namun jauh di lubuk hati terdalam sering juga ingin mengeluh. Tidak mengherankan, karena 'sambat' (bahasa Jawa) memang berarti mengeluh.

Ketika tahu ada versi bukunya, saya langsung penasaran. Eits, jangan salah, walau judulnya mirip, ini bukan sequel dari buku 'Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini' (@nkcthi) yang sedang naik daun itu. Saya sekadar memperingatkan, takutnya Anda kecewa. Saya sendiri belum membaca NKCTHI. Namun, meskipun ada kemiripan judul atau ilustrasi, saya jamin kitab sambat ini berbeda, tidak mengandung kata indah dan petuah bijak. Yang saya ingat, waktu Mario Teguh dulu sedang naik daun, muncullah akun Mario Rapuh yang isinya justru demotivasi. Yaah.. kira-kira begitulah perumpamaan kedua buku tersebut.

NKSTHI dibagi ke dalam empat bagian utama, yaitu Sela-Sela Kelas, Sela-Sela Kerja, Sela-Sela Hati, dan Sela-Sela Hidup. Tidak ada tokoh atau jalan cerita tertentu, hanya potongan keluhan dari realita hidup yang kita hadapi sehari-hari. Hampir setiap halaman membuat tersenyum, tertawa, bahkan gumaman, "Iya banget!".

Tentu ada proses kreatif yang luar biasa di balik buku ini. Di tengah gempita media sosial di mana kita ingin sekali menampilkan sisi baik diri kita, tak bisa dipungkiri banyak kegetiran hidup yang kita hadapi. Tak ada salahnya berhenti sejenak dan menertawakan kegetiran itu. Walau buku ini sama sekali tak menawarkan solusi, cukuplah kita anggap sebagai hiburan sejenak. Hehe.

Saya tidak menemukan kesulitan yang berarti dalam mencerna dan menikmati buku ini. Namun, bagi yang tidak terlalu familier dengan bahasa Jawa, mungkin ada sedikit tantangan karena sebagian kutipannya merupakan bahasa Jawa atau campuran bahasa Indonesia dan Jawa. Untuk mengatasi hal tersebut, sang penulis telah menyediakan kamus singkat di halaman depan.

Kekurangan buku ini bagi saya adalah bukunya terlalu cepat selesai dibaca. Mengingat harganya yang cukup mahal (untung belinya pakai o*o jadi dapat cashback haha..), kok rasanya belum puas membacanya ya. Rencananya buku ini saya jadikan kawan perjalanan mudik besok. Tapi belum berangkat mudik, eh sudah khatam. Begitulaah.. harus ada sesuatu yang dikeluhkan, bukan?

"Jika ada bagian-bagian dari hidup yang pantas untuk disyukuri, bukankah ada juga bagian-bagian dari hidup yang patut untuk disambati?"

"Aku, yang gemar sekali menghirup oksigen dan menghembuskan 'hadeh'".

- NKSTHI
Profile Image for Jihan  Mawaddah .
34 reviews3 followers
June 7, 2019
Sudah lama sebenarnya baca buku ini, tapi baru berkesempatan untuk mereview hari ini.⁣⁣
Jadi gini lho ya, kenapa kunamakan buku ini buku sambat? Karena memang isinya tak lain dan tak bukan sambatan tok wis! Jangan tanya terjemahan dari bahasa jawanya ya karena dalam buku ini juga disertai kamus mini untuk menerjemahkan bahasa jawa ke bahasa indonesia. Jadi jangan khawatir buatmu yang tidak mengerti bahasa kami. ⁣⁣
⁣⁣
Meskipun isi bukunya sambataaaaaaan kabeh, tapi ada beberapa hal yang membuat saya tergelitik sendiri.⁣⁣
Contohnya pada sepertiga halaman terakhir buku ini, bahwa seseorang yang tengah sambat dan tidak meminta nasihatmu untuk ditenangkan atau sekedar dihibur lalu pada akhirnya kamu yang mengatakan, sabar positive thinking dong! Padahal yang mengatakan untuk selalu positive thinking tidak pernah merasakan hal yang sama seperti yang sedang dialami temannya itu. Uang akhir bulan untuk jatah makan tidak kembalikan teman misalnya. Tentu kesal bukan? Belum lagi kalau untuk makan saja kita harus banyak-banyak berhemat. Tidak seperti yang menasehati, punya ceruk emas berlimpah dan tidak pernah merasakan kelaparan di akhir bulan.⁣⁣
⁣⁣
Jadi konteks menasihati untuk bersikap positive itu juga ada porsinya lho menurut saya. Tidak semua harus ditanggapi dengan sekedar memberikan tanggapan, sabar dilihat positifnya aja. Hmmm⁣⁣
Padahal membayangkan hal negative itu mungkin saja bisa membuat seseorang lebih bahagia. Karena mungkin bagi kita, jika akhirnya semua hal buruk dibayangkan lalu ternyata tidak terjadi, kita akan merasa lebih bahagia dengan hari kita. Got it? ⁣⁣
Jadi ya usahlah bilang nyinyir sama orang kalau diri sendiri ternyata juga masih nyinyir pada orang-orang yang katanya sedang sambat. Biarkan mereka membayangkan hal negative yang akan terjadi sebagai sistem imun untuk mentalitasnya. Kalau terganggu karena khawatir ketularan aura negative ya jangan dibaca. ⁣⁣
Gitu aja kok repot 😏⁣⁣
⁣⁣
Nanti Kita Sambat Tentang Hari Ini⁣⁣
Author : mas Aik⁣⁣
164 hlm, cetakan pertama Maret 2019⁣⁣
Penerbit @bukumojok
⁣⁣
⁣⁣
#teamsambat⁣⁣
#30DJ2 #30DJ2_RepostDay11 #oneweekonebook ⁣⁣
⁣⁣
Profile Image for Marina.
2,042 reviews359 followers
August 20, 2019
** Books 90 - 2019 **

3 dari 5 bintang!

Sebenarnya aku sudah lama penasaran sama buku ini karena kedahsyatan marketingnya di Twitter. Tapi aku keinget pernah membeli buku Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini oleh Marchella FP yang menurutku isinya hanya menang ilustrasi dan hardcover makanya hanya kukasi paling tinggi 3 bintang XD

Eh waktunya tepat banget ya di Gramedia (gak kapok ya mar habis gempa kemarin masih mau aja nongkrong di Gramedia) dan benar prediksiku untungnya aku gak jadi membeli buku ini.. membaca buku ini sambil berdiri kurang dari 10 menit udah kelar sungguhan dong yah XD

Isi buku ini berupa kutipan-kutipan yang disertai ilustrasi cantik. kembali ke masing-masing orangnya lagi ya.. kalau aku sayang membeli buku yang hanya disertai ilustrasi dan kutipan 2-3 baris setiap halamannya

Terimakasih Toko buku Gramedia!
Profile Image for Retno.
59 reviews2 followers
December 2, 2019
diantara sela-sela hari ada saja sambat (keluhan) kita. kecil maupun besar.
diantara peristiwa-peristiwa dalam hidup, sambat kerap kali menjadi selingan diantaranya.

isi buku ini ya tentang sambat atau mengeluh dalam bahasa indonesianya. Kalau mas aik bilang "dibalik cangkem-mu yang ringan mengucap, "perbanyak bersyukur, ambil hikmahnya, dan cobalah berfikir positif" ada ak yang sedang memikul beban berat dalam tiap-tiap tutur sambat. kamu tidak akan pernah mengerti bagaimana aku berjuang melepaskannya..."

Karena sambat itu manusiawi. Karena sambat itu bagian dari hidup. Ada untuk kemudian membuat kita melihat bahwa diantara satu sambat ada karunia-karunia yang Tuhan berikan. Dan mengingatkan, jangan sampai karena kebanyakan sambat lalu jadi lupa dengan Tuhan.
Profile Image for Santi A.  Wigati.
10 reviews
February 7, 2020
Ada yang suka baca buku-buku berisi kutipan-kutipan? Kutipan yang seperti apa yang jadi favoritmu?⁣

Nah, berhubung kemarin sempet mabok baca Harry Potter 🤣 - kemarin aku sempetin baca buku "Nanti Kita Sambat tentang Hari ini" (NKSTHI). ⁣

Alih-alih memberikan motivasi tentang kehidupan, buku ini justru bikin ketawa nggak berhenti. Buku ini berisi sambatan. Ada yang tahu apa itu "sambat"? Sambat bisa diartikan mengaduh/mengeluh. Ada banyak kata dalam bahasa Jawa yang digunakan di buku NKSTHI. ⁣

Sambatan yang ada di buku ini adalah hal-hal yang sering kita jumpai dalam kehidupan kita loh. Ini dia yang bikin kita senyam senyum saat membacanya. Selain kutipan, NKSTHI juga dilengkapi ilustrasi menarik, warna warni halaman, dan covernya aku suka banget! Warna tosca & hard cover. ⁣
1 review
November 18, 2019
Memangnya kalau sambat kenapa?
Beli buku ini gara gara diskon besar plus gratis ongkir, warna covernya juga cantik. (ya ya ya prinsip "dont jugde a book by its cover" itu gak selamanya bisa diterapkan. Apalagi sama wanita) .

Dan begitu dibuka.... Jeng jeng jeng. Bahagia dengan full color. Tapi setelah dibuka halaman kedua, Isinya quotes sambatan. Dan rasa penyesalan mulai berkembang. Karena isinya semuanya betulan sambatan. Aku kira bakalan ada semacam motivasinya ternyata engga.

Tapii .....
Aprisasi banget buat para orang orang yang ngedesain buku ini.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Mawaddah Perabawana.
32 reviews1 follower
May 30, 2023
Bagaimana tidak? Buku ini lahap hanya dengan sekali duduk. Dia membawa pembacanya berenang dalam lautan 'sambatan'. Faktanya, memang sebagian orang terhambat dan menutup diri dari keluhan-keluhan diri sendiri. Benarkan itu sesuatu yang tabu bagi diri sendiri? Tentu tidak. Menjadi manusia merupakan anugrah yang harus disyukuri sebab kebolehan tidak stag pada satu rasa. Rasa lelah muncul bukan tanpa sebab. Jika dia datang, pun manusia boleh 'sambat'. Namun, berkeluhlah dengan sewajarnya dan semenarik mungkin.
Profile Image for Amaliya Khamdanah.
25 reviews
May 15, 2024
Bagian prolog NKSTHI ini berhasil membawaku pada pengalaman serupa, tapi tidak di Jogja, melainkan Semarang. Suatu hari yang cerah, jalanan macet, serta mencoba berpikir positif dan tidak jengkel. Singkat cerita dalam buku, tokoh aku berhenti tepat di belakang truk muatan, di tengah kemacetan yang panjang, ia melihat satu kalimat yang membuat lega ditengah puncak menahan jengkelnya, "Jika ada bagian-bagian dari hidup yang pantas disyukuri, bukankah ada juga bagian-bagian dari hidup yang patut disambati?" dan halaman berikutnya, "Macet teros! Hash! Ramashok!"
Profile Image for Nasa Tantra.
13 reviews
August 27, 2021
Desain gambar dan kata-kata sambatan (keluhan) kehidupan untuk setiap tema kehidupan dapat tersampaikan dengan apik dan epic.
Walau dapat diselesaikan dengan sekali duduk, nih buku punya keunikannya, yaitu menawi njenengan badhe sambat, bukak maneh buku iki. Ya intinya kalau seandainya di suatu momen di masa depan anda mau berkeluh kesah, buka aja buku ini. 🤣

Pokoke mashuk ramashok tetep ramashoook. 😅
Profile Image for Sunarko KasmiRa.
293 reviews6 followers
June 4, 2023
Sebuah buku yang berisi tentang sehimpunan "sambatan" (keluhan) yang kadang jadi mikir "Iya juga ya,," atau sesekali ikut mengumpat dan banyaknya jadi ikutan sambat. Dengan menggunakan padu padan bahasa jawa yang kekinian (buat saya yg orang jawa) menjadi guyonan tersendiri yang sangat relate.
Karena memang kata-katanya juga sedikit, buku ini cocok buat bacaan sekali duduk yang menghibur dan menemani sambat.
Profile Image for Januar Dhika Bagaskara.
26 reviews5 followers
October 19, 2020
bukunya berisi kalimat-kalimat sambat yang mungkin tak jarang kita ucapkan juga haha. quotes-quots sambat dibarengi dengan desain latar yang memanjakan mata, bikin bacanya nggak bosen dan cenderung terhibur, di bagian akhir buku nanti kita diajak menulis "sambatan kita" sendiri, sudah disediakan kolom sambat dengan desain yang bagus.
Profile Image for Puspithadew.
9 reviews
January 2, 2021
Buku yang unik. Mewakiliku menyampaikan beberapa keluhan 🤭. Ya sekalipun hari-hari menyenangkan tapi tidak dipungkiri mengeluh itu pasti pernah. Dan mengeluh itu adalah hal wajar. Hal yang dapar aku pelajari dari buku ini, sekalipun kita merasa lelah dan mengeluh, jangan lupa untuk bersyukur dan tetap memotivasi diri untuk hari esok yg baik.
Profile Image for Om Wawan.
43 reviews3 followers
January 25, 2024
pagi ini aku bangun kurang bergairah, coba masuk kamar kerja sambil pandangi jejeran koleksi buku, entah apa yang menggerakkan mata menunjukkan tangan untuk mengambil buku ini.., buka buka buku sederhana ini, dan memang sederhana saja tapi seketika itu juga memerdekakan aku dari perasaan tidak ingin sambat.., pagi yang indah

ya...aku sambat dengan penuh rasa syukur

Profile Image for Dethabun.
32 reviews4 followers
July 19, 2019
The point is SAMBAT , and why this book so light and easy to read but sometimes make us laugh because it happens all the time in our daily life. And why we need only less than 5minutes to read because it wants us SAMBAT in the end we finished it.
Profile Image for Karina Dewi.
42 reviews29 followers
August 8, 2019
Buku yang habis dibaca dalam waktu kurang lebih 10 menit saja. Itu pun karena pake berhenti dulu buat ketawa karena beberapa konten yang sangat relatable. Salut buat penulisnya yang sepertinya sudah malang melintang cukup lama di dunia persambatan.
Profile Image for riyang.
28 reviews
December 31, 2019
sambatan yang artinya ngeluh, akhirnya jadi bahasa daerah (jawa) yang dikenal semua kalangan. seru juga sih ya, dan seneng karena ada konten berbahasa daerah yang dikemas dengan baik dan semoga kedepannya akan muncul buku-buku berbahasa daerah yang bisa dinikmatin sama semua kalangan kayak buku ini
Profile Image for Kat.
170 reviews
Read
May 3, 2021
Aku nggak tahu ini buku apa, dikadoin, untung sih haha jadi aku baca aja kebetulan Goodreads Reading Challenge ku ketinggalan 2 buku jadi perlu ngejar cepet. Bukunya isi kata2 sambat, desainnya enak dilihat cuma memang kalo aku suruh beli sendiri sih eman2 juga kayanya gak murah.
Profile Image for Ratiehz Mp.
1 review
July 18, 2019
Buku tentang sambat yang bikin sambat
Bacanya ga sampe 5 menit.. selesaiii
Dengan harga yg lumayann pricey..
Profile Image for Tristanti Tri Wahyuni.
193 reviews6 followers
July 28, 2019
Apa-apaan ini!! Dari sekian sambatan, kok banyak yang related sama saya?! Haaasshh... ramashoookk!

🤣
Displaying 1 - 30 of 45 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.