MAHARANI Lucy Makaila. Mantan sahabat sekaligus mimpi burukku. Mantan kekasih suamiku. Aku tidak ingin dia kembali. Aku ingin dia lenyap dari muka bumi. Tidak bisakah sesederhana itu saja, seperti dalam novel romansa? Tokoh pria jatuh cinta kepada tokoh wanita? Mengapa selalu ada pihak ketiga?
DANU Lucy Makaila. Satu-satunya wanita yang pernah dan akan terus kucintai. Maharani. Istri dan ibu dari anakku. Wanita yang tidak memiliki tempat dalam hati maupun pikiranku. Lucy kembali dan aku harus meninggalkan Maharani. Sesederhana itu. Seharusnya.
AUTHOR OF ONLINE NOVELS: - Rose's Queen Anne (on going at Storial.co) - Here and Where You Are (on going at Storial.co) - (Un)Broken Wings (on going at Storial.co)
AUTHOR OF PUBLISHED NOVELS: - Friends with Bittersweet-Love (2020) - El Verano (2020) - Placebo (2019) - Little Secrets (E-Book) (2019) - Camera's Eye (Memento Series) (2018) - Afterword (2018) - Pendulum (2018) - Play with Fire (2018) - Never Too Far (2018) - Kohesi (2017) - The Whole Nine Yards (2017) - Pinocchio Husband (2017) - Roma (2016) - Dark Memories (2015) - Kata dalam Kotak Kaca (2015) - The Wedding Plan (2015) - Two Lost Souls (2015) - Weh (2014) - Deep Down Inside (2014) - Carrying Your Heart (2014) - Love Lock (2014) - Beautiful Sorrow (2014)
AUTHOR OF NOVELLA: - Violet's Heart (E-Book) (2016)
CONTRIBUTOR OF ANTHOLOGIES AND NOVELS: - My Beautiful World - Heartsick (Novel) - Senja yang Mendadak Bisu - Januari: Titik Balik (Novel) - Gadis 360 Hari yang Lalu - Curhatku untuk Semesta - Curhat LDR - True Love Stories
Danu menikah dengan Ara setelah Lucy kekasihnya meninggalkannya. Sebenarnya Danu masih mencintai Lucy, tapi dirinya dijodohkan dengan Ara oleh orangtuanya. Penyakit ibunya menambah beban bagi Danu untuk memenuhi keinginan orangtuanya. Setelah Danu dan Ara tinggal di London dan memiliki seorang anak bernama Adrien, rasa cinta Danu ke Lucy tetap ada dan tidak pudar. Danu sering mengacuhkan Ara dan juga anaknya.
Kabar bahwa ibunya jatuh sakit, membuat Danu memutuskan kembali ke Indonesia. Di rumah sakit dia bertemu kembali dengan Lucy. Lucy sebenarnya juga masih menyimpan perasaaannya pada Danu. Seandainya dahulu ibu Danu tidak memisahkan mereka, mungkin sekarang dirinya yang menjadi istri Danu. Danu sangat senang bisa bertemu kembali dengan Lucy, dan tentu saja Danu mengajak Lucy untuk kembali bersamanya.
Sementara itu Ara tahu Danu masih mencintai Lucy, dan kepulangan mereka ke Indonesia akan membuka peluang bagi Danu untuk bertemu kembali dengan Lucy. Ara tentu saja ingin mempertahankan keluarganya, tapi bagaimana jika Danu sendiri ingin bercerai darinya? Sementara Lucy sendiri terbagi antara ingin mendapatkan kembali hak-nya mencintai Danu atau memberikan hak Adrien agar bisa mendapatkan perhatian dan cinta ayahnya.
Alur ceritanya lambat dan berputar-putar di antara Ara selalu memergoki Danu bersama Lucy, tapi Danu juga gak mengambil tindakan tegas. Trus ketika Adrien jatuh sakit semuanya tiba-tiba berubah. Endingnya terkesan dipercepat. Saya sih berharapnya Danu dan Ara pisah saja.
Pertama kali baca karya penulis dan cukup suka dengan pilihan trope-nya.
Rumah tangga Maharani dan Danu sejak awal memang tidak pernah baik-baik saja. Meskipun sudah memiliki buah hati, perasaan Danu masih tetap sama; tidak bisa mencintai Maharani sepenuhnya. Bayang-bayang masa lalu masih belum mau menghilang setelah bertahun-tahun muncul bersama ketakutan bahwa Danu akan segera meninggalkan Maharani dan memilih memperjuangkan cintanya bersama Lucy.
Astaga, konflik orang ketiga memang nggak pernah bikin jantung tenang. Apalagi di sini karakternya di awal sama sekali nggak mengindahkan ajakan buat balikan. Yep, I talked about Lucy. Bagaimana respons kalian ketika dihadapkan dengan mantan pacar yang masih membayang dan tiba-tiba ngajak balikan?
Respons Lucy waktu Danu dengan gilanya menawarkan kesempatan kedua bagi kisah cinta mereka itu cukup wajar. Seharusnya. Yah, siapa yang nggak bingung diajak balikan, padahal dulu mereka putus karena ada campur tangan orang tua. Lagi pula Lucy ninggalin dengan kesadaran penuh, nggak kena hipnotis. Belum lagi mereka berpisah hampir 5 tahun. Bayangkan!
Kalau aku nggak bakal mau bayangkan, langsung kukatain gila. Even cowok ini masih bikin gamon dan enggan menjalin hubungan baru.
Sayangnya, karakterisasi semua tokoh di sini nggak begitu solid. Entah karena terhalang batasan jumlah kata atau ada faktor lain, yang pasti semuanya serba cepat. Alurnya bak lokomotif, kalau bergerak cepat, otomatis karakterisasinya mengikuti.
Sikap Lucy, Danu, maupun Maharani sama sekali nggak bisa ditangkap maupun disimpulkan dengan tepat. Sebenarnya apa yang mereka rasakan ketika Lucy muncul, lalu apa yang terlihat dari Danu ketika mulai melihat Maharani sebagai sosok yang selama ini menyandang status sebagai istrinya. Apa pula yang membuat karakter Maharani dapat digambarkan dalam tepat dalam satu kata.
Beberapa dialognya masuk kategori "nggak banget" karena kurasa kurang sesuai untuk menyikapi kondisi seperti tertentu. Lalu ending-nya di luar dugaan. Paham bakal menyuguhkan akhir yang manis, tapi kesan yang didapat malah tanda tanya besar dan sedikit rasa sayang dengan eksekusinya.
Mungkin buku ini bukan mangkukku saja dan berharap bisa bertemu karya penulis yang lebih masuk selera.
Gimana ya, aku tuh kesel tapi akuh hepi. Keknya aku gak akan bisa jadi pembaca yang berusaha kritis kalau baca romance, ya? Wkwkk.
Coba aku tarik napas dulu.
Begini coba aku mau mulai menata pikiran. Aku seneng ending buku ini tapi aku tuh kesel juga. Aku udah tahu endingnya bakalan gimana dan sepanjang baca tuh kayak why the ending should be like that? Tapi pas aku baca endingnya aky lega.
Mbak Pia nya bagus banget naik turunin emosi. Sepanjang baca aku emosi sama Danu. Kesel aja aku bawaanya. Dia tuh emang cowok pengecut pake banget. Aku juga gak benci Lucy karena yah, apa yang harus dibenci dari Lucy ketika dia juga sebenernya korban. Karakter favorit? Jelas Ara, dong! Aku seneng aja gitu dia ini bukan cewek yang lemah lemah rempeyek, tapi berani stand out. Good job Ara!
Sayangnyaaaaaaa... (Aku bingung ini harus disayangkan atau enggak). Penonjolan perasaan Danu ke Ara itu kurang. Terus pas di ending. "Boom!"
Kayak? Lho? Terus delapan tahun ini,kalian ini sebenernya hidupnya kayak gimana? Walaupun ada sih ditunjukkin juga ciri-ciri perasaan Danu ke Ara. Si Danu ini maruk ya emang.
Terus aku butuh extra part rasanya. Bukan extra part, sih, cuman butuh kejelasan sikap Danu ke Ara. Seenggaknya satu chapter lagi sebelum epilog gitu, kan?
This entire review has been hidden because of spoilers.
Sebenarnya rating 4 itu untuk karakter Ara 😄. Kisah mereka nih sepanjang masa konflik, banyak terjadi di dunia nyata. Si laki-laki nggak bermoral, sementara si perempuan berusaha mempertahankan keluarga utuh untuk anaknya.
Sebenarnya secara tersirat sering ditunjukkan bahwa Danu mencintai Ara juga. Kayak pas dia marah dan ngungkit-ungkit Aryo di perdebatan mereka, padahal Ara nggak ada hubungan apa-apa sama Aryo, beda sama dia dengan Lucy. Tapi dia berusaha nggak peduli itu, dia ngerasa dia cinta ke Lucy padahal udah nggak.
Character develoment Ara the best! Dia karakter favorit aku. Berusaha mempertahankan rumah tangganya, tapi demi Adrien dia rela melepaskan semuanya. Istri dan Ibu yang sempurna.
This entire review has been hidden because of spoilers.