Jump to ratings and reviews
Rate this book

Ore no Imōto #1

俺の妹がこんなに可愛いわけがない [Ore no Imōto ga Konna ni Kawaii Wake ga Nai]

Rate this book
俺の妹・高坂桐乃は、茶髪にピアスのいわゆるイマドキの女子中学生で、身内の俺が言うのもなんだが、かなりの美人ときたもんだ。けれど、コイツは兄の俺を平気で見下してくるし、俺もそんな態度が気にくわないので、ここ数年まともに口なんか交わしちゃいない。よく男友達からは羨ましがられるが、キレイな妹がいても、いいことなんて一つもないと声を大にして言いたいね(少なくとも俺にとっては)!だが俺はある日、妹の秘密に関わる超特大の地雷を踏んでしまう。まさかあの妹から“人生相談”をされる羽目になるとは―。

271 pages, Paperback

First published August 10, 2008

5 people are currently reading
85 people want to read

About the author

Tsukasa Fushimi

77 books23 followers
Tsukasa Fushimi (伏見つかさ, Fushimi Tsukasa) is a Japanese-born light novel writer and the creator of the Ore no Imouto ga Konna ni Kawaii Wake ga Nai light novel series.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
63 (38%)
4 stars
50 (30%)
3 stars
37 (22%)
2 stars
11 (6%)
1 star
4 (2%)
Displaying 1 - 9 of 9 reviews
Profile Image for Tozuiyon.
8 reviews
October 30, 2022
The THING IS that I bought this when I was 9 as my first manga - even bought from a literal physical comic store. I had the choice between Black Butler and this.……i still carry that regret today 🗿
Profile Image for Greg Kerestan.
1,287 reviews19 followers
November 25, 2018
Evidently, even Japan has the concept (if not the word) of the weeaboo: the "gross antisocial otaku" whose love of anime or games, especially of the erotic and taboo-breaking kind, has rendered them a social untouchable. The "Oreimo" series asks the question: what if a perfectly average and socially functional young man discovered that his perfect, preppy sister was a closet weeaboo? An unusual comedy of manners unfolds, as our protagonist helps his sister build a double life as teen supermodel overachiever on one hand, and anime-obsessed porno game enthusiast on the other. The cast of characters develops quickly- if a little predictably- into something not unlike the harem of choices in one of those eroge games, though author Tsukasa Fushimi seems (thankfully) more intent on poking fun at the tropes of harem romance/erotica, and the stereotypes of the people who like it, than on actually creating one.
Profile Image for junyan.
685 reviews
January 15, 2023
0 stars. I read both fiction and manga when I was in middle school. What I was thinking at that time (and now as well): this is trash, disgusting and pedophilia. I’m outraged I couldn’t get my money back.
Profile Image for Ryby.
44 reviews3 followers
February 23, 2013
I got the English translated e-book from Baka-Tsuki.org

Opening: If some of you think that this is a novel about sibling's love aka incest, means you don't really read it. This novel, instead, will remind you to your sibling(s) if you guys might have cold relationship at home. This novel will remind you that no matter what, even until die, he/she is and will always be your sibling.

Cerita dimulai oleh tokoh Aku yang diperankan oleh seorang kakak laki-laki yang kehidupan, wajah, prestasinya sangat normal yang bernama Kyousuke Kosaka. He always said 'Viva normal life'.

Kyou punya adik perempuan who has good looks, excels on schoolwork, being a model, sport prodigy, bernama Kirino Kosaka.

Keduanya, walaupun tinggal dalam satu rumah, tapi ga pernah tegur sapa alias having a cold relationship.

Konflik di volume 1 ini adalah bagaimana ketika Kyou mengetahui kalau Kirino mempunyai hobi yang aneh, yaitu mengoleksi 'Stardust Witch Meruru', sebuah karakter anime yang menekankan pada loving your little sister. Game ini adalah visual novel, dan ada beberapa yang versi 18+ alias erotic game. Setelah membeberkan hobi rahasianya itu pada kakaknya, Kirino pun meminta life counseling pada Kyousuke setelahnya. Cerita berakhir di chapter ketika hobi rahasia Kirino ketahuan oleh keluarganya dan ditentang habis-habisan oleh ayahnya. Di sini, Kyou pun membela Kirino dan hobi adiknya yang aneh itu.

*****

Well then, so an so, let's review this.
Tsukasa berhasil membuatku masuk ke dalam cerita dan memahami benar kepribadian Kyou yang menjalani kehidupan yang normal tiba-tiba harus berhadapan adiknya yang flashy dengan hobinya yang aneh. Dengan narasi dari pikiran Kyou yang membenci adiknya, kita jadi seolah-olah ikut berpikir bagaimana perasaan seorang kakak ketika adiknya menyuruh ini itu dengan angkuh, tapi lagi-lagi harus membela adiknya, karena, well, dia adiknya, dia saudaranya.

Judulnya emang terkesan incest: Ore no Imoto ga Konna ni Kawaii Wake ga Nai (Adik perempuanku tidak mungkin semanis ini). Untuk Jepang sendiri sebenarnya ga heran kalau cerita-cerita berbau incest banyak ditemui di sekeliling mereka. Jadi, begitu baca judul novel ini, orang mungkin berpikir kalau ini adalah salah satu incest novel. Itu yang aku pikirkan waktu belum tahu novel maupun versi anime buku ini. Tapi ternyata, Tsukasa Fushimi hanya ingin menceritakan main plot tentang sepasang kakak adik yang keseluruhan hidupnya berbeda, dan bahkan saling membenci, perlahan-lahan mulai bisa berkomunikasi satu sama lain dengan cara yang ga terduga: hobi sang adik yang bermain erotic game.

Hobi Kirino di sini bisa dikategorikan apa yang disebut orang-orang Jepang sebagai otaku. Kyou tadinya menganggap otaku hanyalah sekumpulan orang yang suka dengan hal tertentu dan mendalaminya sampai jadi bodoh, dan menganggap otaku adalah sesuatu yang bersifat negatif. Tapi setelah ia mengantar Kirino ke salah satu offline meeting dengan teman-teman otaku, melihat mereka mengobrol hobi yang sama, bersenang-senang bersama, Kyou jadi punya pandangan lain terhadap otaku. Otaku tidak selamanya buruk. Memang banyak kasus di Jepang yang mana banyak korban kejahatan yang pelakunya ternyata terobsesi oleh salah satu anime, alias si pelaku adalah otaku. Tapi sisi negatif tersebut bukan pada hal yang disenanginya itu, melainkan orang itu sendiri.

Menjadi otaku bukan berarti menjadi sesuatu yang negatif, jadi ga bisa dinilai hanya karena seseorang menjadi otaku, dia lalu akan melakukan kejahatan hanya karena terobsesi. Hal itu relatif pada kepribadian tiap masing-masing orang itu sendiri. Kyou sadar akan hal ini. melihat adiknya yang akhirnya punya teman untuk berbagi hobi bersama dan semacamnya, Kyou menganggap tidak semua orang yang menjadi otaku adalah orang yang buruk. Di akhir cerita pun Kyou menyadarkan ayahnya dengan menjadi otaku tidak akan membuat prestasi Kirino dalam bidang apapun menurun.

Baca light novel version ternyata banyak yang beda bila dibandingkan dengan anime/manga. Ada banyak adegan yang hanya ada di versi light novel. Dan volume satu ini ternyata memuat hingga 3 episode versi animenya. Padahal bukunya sendiri terdiri dari part-part yang pendek. Bacaan yang sangat menghibur humoris, apalagi narasi pikiran Kyou yang sering sebal terhadap adiknya si Kirino.

Novel ini membuat kita ingat sama saudara. Kalau punya kakak atau adik yang padahal tinggal satu atap tapi hampir ga ada komunikasi atau malah hampir tiap hari bertengkar, coba deh untuk membuka diri dan mengerti mereka. Saudara kita, entah itu lebih muda atau tua, pasti punya masalahnya sendiri, dan hanya kita saudaranya yang dapat membantunya. Seperti Kyou dan Kirino di cerita ini. Masalahnya mungkin sederhana, yaitu hobi aneh Kirino yang suka bermain erotic game. Tapi berkat adanya masalah hobi anehnya itu, Kyou dan Kirino mulai bisa bercakap-cakap. Meskipun masih agak dingin, tapi lambat laun Kyou bisa mengerti tentang adiknya Kirino, dan bahkan membelanya ketika ada masalah. Karena well, dia adalah saudaranya. Itu satu fakta yang ga bisa dipungkiri meskipun sampai mati.

Well, I really liked this.
Profile Image for Heloiza Coelho.
92 reviews3 followers
March 9, 2022
cara é bom, mas eu não entendo a pira dos japoneses com garotas irritantes
Profile Image for #ReadAllTheBooks.
1,219 reviews93 followers
January 1, 2012
Not sure if this is for the light novel or manga, but I did read the scanlations from MangaFox.

In any case, this is an adorable manga. It's full of fanservice and definitely has a dollop of "love you more than I should a brother", so if either element bothers you, you should probably avoid this series.

To be honest, the fanservice didn't really bother me that much in this manga because of how well it was done. Some of it is very over the top, but most of the extreme fanservice was done as a parody of how fanservice is portrayed in manga. The rest of it was pretty tame by manga standards, so I didn't really care all that much.

The characters are cute and I liked the storyline, but then I generally like anything that deals with otakus and their lifestyle.
Profile Image for Scott.
107 reviews
May 23, 2017
A fun little light novel that explores relationship between siblings, as well as otaku themes and culture.
This series is firmly planted in the slice-of-life genre and is part of what made me pick it up. The first novel mainly introduces us to the main characters of the story as well as general 'life building' around the characters family and circumstances and such.
Definitely recommend this book from the title and synopsis.
Displaying 1 - 9 of 9 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.