Jump to ratings and reviews
Rate this book

Our Little Chance

Rate this book
Aruna Cahaya Millen menghindari pergaulan di sekolah. Itu bentuk pelarian dari berbagai tuntutan sebagai putri tunggal pengusaha top Indonesia. Runa merasa hidupnya tak seindah matahari pagi yang selalu ditunggunya setiap hari.

Lain hal dengan Samudra Banyu Diwangga. Cowok itu punya banyak teman, penggemar, dan pacar yang begitu mengaguminya. Namun, bagi Sam semua hal gemerlap tersebut hanyalah kamuflase. Persis setelah kasus korupsi yang melibatkan ayahnya terbongkar, seketika hidup Sam gelap dan senyap.

Sama-sama terasing di sekolah justru memberikan kesempatan untuk Runa dan Sam bertemu. Dan jatuh cinta. Padahal, ada takdir yang terbentuk di antara mereka berdua. Takdir yang hadir bahkan sebelum mereka lahir. Takdir yang menempatkan mereka pada keadaan untuk saling membenci tanpa memberi kesempatan sekecil apa pun untuk cinta tumbuh.

256 pages, Paperback

Published May 14, 2019

6 people are currently reading
16 people want to read

About the author

Pricillia A.W.

10 books85 followers
Penggagum angka 22 yang selalu menganggap sebagai angka keberuntungan. Menyukai beragam cerita sejak kecil. Sangat suka ditemani anjing-anjing kesayangannya waktu menulis. Berharap dapat produktif menulis setiap tahun.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
1 (4%)
4 stars
6 (27%)
3 stars
15 (68%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 8 of 8 reviews
Profile Image for Lelita P..
633 reviews58 followers
February 25, 2020
Ceritanya ... suram. Nuansanya beda banget sama teenlit-teenlit lain yang pernah saya baca. Meski ada manis-manisnya, tetap aja dominan suram. Dari awal juga udah kerasa atmosfer suramnya; baik dari karakter tokoh utamanya, alur ceritanya, maupun hal-hal lainnya dari novel ini. Tapi suramnya bukan suram yang gelap banget sampai bikin perasaan jadi berat. Suramnya itu lebih ke ... suram tragis yang bikin pembaca jadi merasa kasihan sama tokoh-tokohnya.

Secara umum saya suka ceritanya karena "nggak biasa", soalnya teenlit yang suram biasanya suram karena isu mental health, sicklit, kenakalan remaja, atau semacamnya. Kayaknya ini pertama kalinya saya baca teenlit suram yang suramnya tuh ala-ala Romeo & Juliet--tepatnya mengangkat tema konflik keluarga antara kedua keluarga tokoh utamanya. Kisah mengenai kedua keluarga tersebut diceritakan dengan sangat detail di sini, jadi pembaca nggak bingung dengan asal mula bad blood mereka. Waktu baca blurb-nya, saya nggak nyangka bahwa "takdir" yang dimaksud adalah takdir kedua keluarga itu.

Gaya penulisannya lumayan enak dibaca; banyak tell karena situasinya mengharuskan seperti itu. Banyak sekip adegan yang hanya diceritakan sekilas, tapi kalau dipikir-pikir lagi, jika adegan-adegan yang disekip itu ditulis rinci semua, pasti novel ini bakal luar biasa tebalnya dan kehilangan poin-poin inti yang mau disampaikan.

Ada tiga POV di sini--Runa, Sam, dan Bastian. Bagi saya semua POV tersebut nggak benar-benar memberikan "suara" yang berbeda dan cenderung unisex untuk setiap POV, dan kurang emosional sehingga terasa berjarak. Setidaknya, seluruh jalinan POV itu bisa menggerakkan cerita dengan cukup baik dan saya nggak bingung ketika baca, ini lagi POV siapa. Namun, saya nggak terlalu simpati sama karakter-karakternya. Iya memang saya kasihan sama mereka, sebagaimana yang sudah saya tulis di atas. Tapi kadar kasihannya sebatas gitu doang. Mungkin karena saya nggak benar-benar bisa relate dengan segala konflik keluarga Diwangga dan Millen. Yah, meskipun saya cukup suka dengan karakter Runa yang menurut saya beda dari protagonis novel remaja kebanyakan.

Yang saya sukai lagi dari novel ini adalah detail-detailnya yang terasa cukup riil, terutama seputar keluarga Diwangga dan Millen. Barangkali karena risetnya dari hasil wawancara beneran ya, sebagaimana yang dituliskan Mbak Pricil di kata pengantar. Selain itu, detail kehidupan sekolahnya juga nggak menyimpang dari kurikulum sungguhan. Ada ujian ini, ujian itu. Senang saya kalau baca high school novel yang tidak melupakan aktivitas belajar yang disesuaikan dengan kurikulum dunia nyata. :))))

Pada akhirnya keunikan cerita novel inilah yang bikin saya bertahan, juga bikin novel ini jadi membekas di ingatan. Sebelum baca, saya sudah tahu bahwa novel ini ada lanjutannya ... tapi waktu itu saya nggak berniat membaca lanjutannya, pengin yang ini aja. Kirain udah cukup. Etapi ... setelah menamatkan ini, kok ya rasanya masih penasaran. Apalagi memang ending yang ini sengaja menyisakan banyak pertanyaan. Kapan-kapan saya akan nyari sekuelnya.
Profile Image for Amaya.
760 reviews58 followers
December 9, 2021
Actual rate: 3.8

Buku ini memang masuk kategori Teenlit, tapi konflik di dalamnya benar-benar kompleks. Pantas saja beberapa review yang aku baca sebelum mengetahui sendiri berkata jika kisah Aruna dan Samudra ini cukup kelam.

Awalnya kukira hanya masalah keluarga yang membuat cerita ini sedikit lebih berat dari kebanyakan teenlit yang kubaca, tapi ternyata lebih dari itu. Kalimat-kalimat "sihir" (begitulah yang tertulis di halaman profil penulis) Kak Pricillia membuat kisah Nona Sinis dan Tuan Pesimis menjadi begitu dalam. Well, yah, memang ada beberapa bagian yang malah membuat bingung saking "kaku" kata-katanya.

Sebenarnya masih belum bisa lega walaupun tahu bakal ada buku lanjutannya. Rasanya ending di buku ini agak ... terlalu diburu. Yah, sebenarnya aku mau banget menjelaskan, tapi nanti bakal spoiler haha.
Profile Image for Pretty Angelia.
Author 7 books56 followers
January 14, 2020
Akhirnya kelar juga baca novel ini. Agak lama bacanya karena aku barengin baca novel lain. Di awal-awal aku bertanya-tanya ini novel sebenarnya mau dibawa ke mana. Penjelasannya juga kadang lompat-lompat, ceritanya lagi menjelaskan ini, tiba-tiba berikutnya menjelaskan hal lain.

Di pertengahan baru mulai ada konflik grengnya. Dan aku menyelesaikan novel ini masih dengan pertanyaan, mau dibawa ke mana novel ini. Jadi, aku bakal baca novel lanjutannya.
Profile Image for Dedul Faithful.
Author 7 books23 followers
March 20, 2020
Bagus, in term of storyline plus tone ceritanya yang bukan tipikal teenlit haha-hihi or lovey-dovey, but it's gloomy, dark, cold, gitu lah... Drama banget tapi epic sih, haduh karakter Aruna emang strong banget👍👍👍
Profile Image for Jeon Dani.
132 reviews64 followers
February 17, 2020
Not bad lah. Dan seperti biasa, gue terserang second lead syndrome. Duh! Jadi mikir-mikir buat baca lanjutannya. 😫
Profile Image for cipi.
32 reviews
July 5, 2023
HERE FOR BASTIAN 🔫🔫🔫🔫 BASTIAN SUPREMACY🔫🔫🔫🔫🔫🔫
1 review
December 30, 2020
wahh suka nih novel yang endingnya nanggung dan nyesek 👁💧👄💧👁
Profile Image for nasya.
845 reviews
October 7, 2024
walau ceritanya teenlit, tapi temanya cukup berat sih. sempet susah juga membedakan nama-nama dari silsilahnya. cuma bagi aku, hubungan romancenya runa sama sam agak kurang ngena, jadi akunya tidak baper dengan kedekatan mereka selama cerita
Displaying 1 - 8 of 8 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.