“Kalau nyari kenyamanan mulu, nggak kawin-kawin lo nanti. Yang namanya hubungan emang berjalan fluktuatif.”
“Cinta itu sederhana. Yang bikin rumit ego manusia.”
4/5 🌟 untuk novel ‘Gincu’ karya LM Cendana ini. Novel ini, jadi salah satu novel incaranku dulu. Pas mau beli, waktu itu kosong di gramed. Akhirnya nggak kebeli sampai sekarang, he he he.. Tapi, syukur Alhamdulillah, di IPusnas ada, dan aku beruntung bisa pinjam. Karena novel ini masuk dalam antrian.
Novel ini menceritakan tentang seorang perempuan bernama Nuansa Swara Respati, dia seorang editor yang bekerja di salah satu perusahaan penerbitan buku. Orangnya kocak, kadang lucu tapi juga ngeselin, suka plin-plan. Tapi, kalau aku jadi Nuansa juga bakal bingung kalau dihadapan sama dua orang lelaki tampan, mapan, yang berpotensi menjadi suami, he he..
Sebenarnya tema novel ini sangat familiar, mengisahkan kehidupan seorang perempuan yang kerja kantoran, masih melajang, dan belum punya pacar. Dan, di novel ini, ada dua lelaki yang dekat dengan si tokoh utama, jadi semacam cinta segitiga gitu. Tema yang sangat umum, tapi jujur aku merasa terhibur baca novel ini. Penulis berhasil meramu cerita dengan apik, walau ada beberapa bagian yang menurutku plot hole ya.. Karena ada bagian yang tidak terjelaskan dengan detail, sehingga membuat pembaca bertanya-tanya. But, it's okay, keseruan cerita bisa menutupi kekurangan tersebut.
Jadi, ceritanya, si Nuansa ini jatuh cinta sama tetangganya yang merupakan seorang Psikiater, namanya Sabda. Sayangnya, si Sabda ini masih terjebak di masa lalu. Di sisi lain, ada seorang penulis bernama Ilalang/Iota, yang jatuh cinta dengan Nuansa. Nah, kalian udah bisa bayangin kan.. gimana drama yang terjadi pada kisah percintaan Nuansa?
Yang jelas, menuturku novel ini menarik, sangat bisa dinikmati buat kalian yang cari penghiburan. Apalagi yang suka genre metropop, kalian harus baca novel ini. So, buat kalian yang penasaran dengan kisah cinta Nuansa, Sabda dana Ilalang, kalian kudu baca novel ini.. Dijamin seru..