Jump to ratings and reviews
Rate this book

Circle Love

Rate this book
Dear Pembaca,

Novel ilustrasi Circle Love bertemakan hubungan cinta jarak jauh. Cerita ini mengisahkan percintaan antara Emily yang tinggal di New York dan Eddie yang tinggal di London. Circle Love memiliki dua bagian cerita, yaitu “Hati yang Berdebar” dan “Hati yang Bersedih”. Disarankan kalian membaca “Hati yang Berdebar” dulu baru dilanjutkan dengan ”Hati yang Bersedih”. Namun, tidak masalah juga jika kalian membacanya dengan cara yang berbeda, karena kalian akan mendapatkan akhir yang berbeda pula.

Melalui kisah ini, penulis dan illustrator ingin menyampaikan bahwa dalam suatu percintaan selalu ada dua sisi. Tidak peduli bagaimana akhirnya, kita harus menikmatikeindahan dalam prosesnya.

Selamat membaca.

Editor

278 pages, Paperback

Published November 1, 2019

2 people are currently reading
22 people want to read

About the author

Yang Yang

443 books1 follower

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
1 (7%)
4 stars
5 (38%)
3 stars
6 (46%)
2 stars
1 (7%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 4 of 4 reviews
Profile Image for Jessica.
1,220 reviews40 followers
June 26, 2021
3.5 rounded up.

"mungkin kau masih belum menemukan orang yang tepat, tapi harus tetap percaya pada cinta, benar, kan?"

tbh, suka banget sama inti cerita dari Circle Love ini.
ga sukanya karena buku ini tidak ada timeline yang benar! pusing saya baca buku ini karena ga jelas timeline-nya udah kapan, ini lagi kapan, tiba-tiba udah ke beberapa bulan kemudian atau hanya besok, bikin pusing saja. PoV Eddie dan Emily yang tiba-tiba nabrak, hanya dipisahkan satu spasi paragraf. flashback juga ga dikabari, dadakan udah flashback aja. kalau bagian tiba2 mereka ngomong hanya dengan berbeda tanda petiknya "..."."..." tidak masalah karena saya anggap seperti membaca komik.

ceritanya ini tentang 2 kekasih yang sedang menjalani LDR. Awal hubungan sangat manis, berbunga-bunga, dibumbui kecemburuan yang childish serta sikap manja. Akhirnya salah satu mengalah dan ikut pasangannya ke kota tinggalnya. Namun, dalam 1 tahun saja mereka sudah mengalami kejenuhan. Mungkin karena personalitas mereka yang sangat mirip, membuat mereka kembali dari saling menghormati, berkomunikasi dan saling memperhatikan ke alur hidup mereka sebelum bertemu, yaitu: gila kerja. jatuhlah mereka ke jurang kebosanan dan saling mempertanyakan dalam hati apakah pasangannya masih mencintai mereka. yang tak mereka ketahui adalah perlunya usaha dari kedua belah pihak untuk membuat hubungan tetap bertahan. at the end, they stop communicating and that what makes their relationship so unbearable.

Justru di saat jauh, mereka intens berkomunikasi, tapi di saat dekat, mereka malah menjauh.

aduh, saya sepertinya terlalu fokus di bagian Hati Yang Terluka. sebenarnya bagian Hati yang Berdebar juga sangat bagus. benar-benar cerita romance yang sangat manis seperti di novel-novel romance pada umumnya. Namun terkadang kita memang lebih fokus ke hal-hal yang menyakiti kita dibanding yang membuat kita bahagia. nah, di buku ini pesannya adalah meskipun sudah putus, namun kita harus mensyukuri bahwa orang tersebut pernah masuk di kehidupan kita, mengajarkan kita apa arti cinta dan kebahagiaan. Juga, dalam hubungan harus adanya komunikasi dan respect to each other. jangan ditahan-tahan. namun komunikasikanlah dengan baik, jangan berteriak ataupun dengan marah.
Profile Image for Stella_bee.
496 reviews18 followers
January 16, 2020
A bittersweet love story, kinda cute but not really my cup of tea.. however I'll give it 3.5 stars..
Profile Image for Sorrowka.
158 reviews
December 20, 2024
Ketika di sinopsis disebutkan "novel ilustrasi", hal pertama yang terlintas di kepalaku adalah seperti light novel ala jepang (terdapat beberapa gambar di beberapa chapter yang mewakili skenario tertentu). Setelah membaca catatan penulis, barulah jelas bahwa novel ini adalah adaptasi dari ilustrasi bercerita atau komik.

(-) Catatan di atas membuktikan gaya penulisan di novel ini, yang justru menjadi minus bagiku, yaitu penulisan dari 3rd PoV tapi pergantian PoV antar dua tokoh terlalu cepat, sampai seolah-olah pembaca harus mikir, "ini lagi di PoV siapa sih?". kurang ada sinyal-sinyal yang mengindikasikan transisi. Benar-benar terkesan membaca komik, cuma pakai full paragraf tanpa gambar. Aku menemukan komentar ini di pembaca yang lain sebelum membeli, tapi kupikir, "bisa jadi aku punya pendapat atau pengalaman berbeda". Ternyata sama saja.

(-) Lalu, saking PoV nya berjalan cepat, sampai-sampai sulit sekali skimming. Kalau skimming sedikit, tahu-tahu yang awalnya dia baru mau keluar jalan, malah sudah duduk di rumah.

(-) Penggunaan font atau tanda yang mengindikasikan lagi dalam percakapan telfon, SMS, dan sebagainya gak konsisten. Kadang pakai font berbeda, kadang pakai [...], kadang pakai "..". Semua dalam paragraf. padahal bisa dibuat per satu kalimat kalau ingin mengindikasikan sebuah SMS. Kesannya jadi kaya hmm... pelit space?
Pendapat di atas terkesan seperti teknis, yang bisa jadi sepele. Tapi penting juga diperhatikan karena mempengaruhi kenyamanan pembaca menyelami cerita.

(+) Sekarang plus nya adalah novel ini menawarkan hal yang jarang ada, yaitu kebebasan pembaca untuk memilih cara memaknai keseluruhan cerita (apakah mau dari hal yang berbunga-bunga kemudian putus, atau dimulai dari kehilangan hingga kemudian bernostalgia).

(+) quote atau cara karakter memaknai pengalaman tentang cinta. relate banget. Aku paling suka ketika mereka berpisah, karakter utama perempuannya Emily kurang lebih bilang, "di dalam memori aku masih mencintainya, tapi aku tidak dapat menemukan cinta tersebut di masa sekarang" karena berbagai konflik yang terus bergesekan seperti arang.

(+) konfliknya sendiri sepertinya karena Eddie agak patriarki (masa apa-apa harus disiapin, bahkan odol di sikat gigi?!! lalu baju kotor digeletakin di lantai depan kamar mandi seenaknya supaya nanti di ambil Emily). Lalu kesannya Eddie seperti memandang Emily tidak cekatan dalam melakukan semua pekerjaan rumah, padahal Emily sendiri sedang sibuk atau habis membereskan pekerjaan rumah yang lain. Di sisi lain, Emily sendiri wanita yang ingin mengasah autonomi dan kebebasan kreativitasnya.

(+) konflik batin Emily sebagai penulis buku dan influencer tentang percintaan tapi merasa munafik karena hubungan percintaannya yang terus menegang hingga kandas. Lalu juga ia sendiri berandai-andai dan bertanya, "padahal tinggal sedikit langkah lagi hubungan ini akan seperti hubungan sahabatnya, yaitu bertunangan"

(+) konflik batin karakter utama laki-laki, Eddie, ketika masih dihantui memori dari Emily. Walaupun sudah merelakan hubungannya, tapi tetap sulit jika melihat mantannya bersanding dengan laki-laki lain.

Kesimpulan: Apakah aku merekomendasikan buku ini?
Dengan harga yang normal, aku sangat tidak merekomendasikan karena membacanya akan membuat kamu merasa, "aku ingin mengakhiri semua ini segera, karena aku sudah membelinya!".
Waktu itu aku dapat diskon sangat miring saat sedang festival buku. Meski begitu, aku masih merasa hal yang sama, haha... Tapi hikmahnya adalah aku jadi lebih menghargai poin plusnya.
Jika kamu sedang patah hati dan kehabisan bahan bacaan, kamu bisa mengambil buku ini sebagai selingan.
Profile Image for Bekti Renggani.
22 reviews1 follower
January 9, 2021
Novel ini benar-benar good book to read when you’re in long distance relationship. Untuk yang sedang mengalami LDR, ceritanya related banget.

Yang bagus dari cerita ini karena ada dua bagian, yaitu “Hati yang Berdebar” dan “Hati yang Terluka”. Dibaca dari yang mana dulu pun bisa dan akan menemukan akhir cerita yang berbeda pula. Akhir cerita yang pertama mereka hidup bahagia, akhir cerita yang kedua mereka memutuskan untuk berpisah.

Seperti judulnya, Circle Love bahwa kisah percintaan itu dapat dilihat dari dua sisi. Tidak peduli bagaimana akhirnya, lebih baik kita menikmati prosesnya dan senang hati menerima hasil yang pasti terjadi.

Teman-teman dapat membaca review selanjutnya di blogku yaaa terima kasih :)

https://bektisiblogger.blogspot.com/2...
Displaying 1 - 4 of 4 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.