Jump to ratings and reviews
Rate this book

Deuce

Rate this book
NAMIRA sering banget bolos pelajaran olahraga. Alasannya, dia harus bekerja sampai malam sebagai pemungut bola di lapangan tenis. Pekerjaannya terasa semakin berat karena di sana ada cowok nyebelin yang bikin dia pengin menelan bola bulat-bulat!

KAFI, anak pemilik lapangan tenis tempat Namira bekerja, benar-benar kelimpungan menghadapi sikap cewek mungil itu. Cuek banget! Kafi punya satu alasan khusus sengaja bersikap arogan pada Namira.

AKSAN, ketua kelas X-5, sempat mengira Namira masih anak SD ketika pertama bertemu saat pendaftaran masuk SMA Nusantara. Demi satu alasan yang disimpannya sendiri, Aksan sengaja melontarkan omongan pedas pada cewek mungil itu.

Untung ada Pak Alan, guru olahraga baru sekaligus wali kelas X-5, yang punya cara jitu mengatasi masalah yang tengah dihadapi para murid.

Namun, ketika permusuhan Namira dengan Kafi mulai mencair dan sikap Aksan menjadi penuh perhatian, persaingan justru semakin sengit. Namira terjebak di antara dua cowok yang awalnya sama-sama nyebelin tapi diam-diam bikin jantungnya gubrak-gabruk-jeng-jeng-jeng. Dua cowok yang selisih poinnya hampir sama, dan saling mengejar dalam pertandingan merebut perhatian Namira. Deuce!

260 pages, Paperback

Published November 25, 2019

4 people are currently reading
29 people want to read

About the author

Netty Virgiantini

24 books47 followers
Fans berat Srimulat, Warkop DKI, Cak Kartolo dkk. Pengagum Arswendo Atmowiloto, Putu Wijaya, Andrea Hirata, J.K. Rowling, Cathy Hopkins. Hobi tertawa dan pengin membuat semua pembaca tertawa bersama. Suka terhanyut kalo dengerin Kitaro, Dave Koz, Idris Sardi. Gampang banget meneteskan air mata pas baca/lihat kisah-kisah sedih. Paling males nonton film yang sad ending. Nangisnya bisa sehari semalam. Gak tahan bau duren. Mending dikasih duit 1 milyar daripada disuruh makan duren....

Novel-novel Netty Virgiantini yang telah terbit: Mama Comblang (GagasMedia), The Kolor of My Life, Jodoh Terakhir. Ini Rahasia adalah novel keempatnya.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
4 (8%)
4 stars
12 (26%)
3 stars
25 (54%)
2 stars
5 (10%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 15 of 15 reviews
Profile Image for Pradnya Paramitha.
Author 19 books459 followers
February 4, 2023
Poin paling menarik dari buku-buku Mbak Netty Virgiantiny adalah kesederhanannya. Kalau penyanyi, mungkin dibilangnya "nyanyinya effortless". Alias nggak butuh konflik pelik atau karakter yang kompleks, udah enak diikutin.

Cerita ini berlatar di Kab. Magetan, yang lumayan jarang dipake yaa. Tokoh-tokohnya juga "manusia biasa aja", bukan cowok populer atau cewek baddass. Namira yang polos dan lugu, yah ... sebenernya semua tokoh di sini kelihatan lugu sih. Ya itu tadi. Sederhana. Menarik dalam kesederhanaannya.

Sukaaaa.
Profile Image for Indri Octa Safitry.
Author 1 book18 followers
July 10, 2020
Udah lama nggak baca teenlit, dan aku langsung jatuh cinta sama tulisan ka Netty ini. Memang konfliknya ala remaja banget. Ringan dan menyenangkan karena cukup ramai dan seru ceritanya. Konfliknya juga pas sesuai genre. Dan pengemasan juga celetukan ala remaja khas banget disini. Enjoy aku bacanya. Cucukup tipis buku nya. Tapi, aku suka sih. Nggak bertele-tele dan menghibur
Profile Image for Ichaaa ⭐.
22 reviews
August 31, 2023
5/5

Lucu, seru, ringan tapi ga recehan. Sayangnyaa open ending :' padahal kepo siapa yg bakal dipilih Namira antara lagi dan Aksan. Tapi kerennya dari buku ini, gaada tokoh yg bisa kubenci walaupun banyak yg ngeselin.
Profile Image for Eksa.
292 reviews25 followers
March 14, 2020
baca ini udah dari november 2019 waktu itu belom ada di GR, nah skrng udah ada ternyata.
satu aja buat buku ini: aku gak suka endingnya wkwk
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book265 followers
December 26, 2019
Namira bekerja sambilan sebagai pemungut bola di lapangan tenis. Kafi, teman sekelasnya, yang biasa berlatih di tempat yang sama selalu membuat Namira takut dan tidak bisa berkata-kata. Apalagi kalau Kafi meneriakinya dengan sebutan bocah, hanya karena badannya yang mungil. Selain Kafi, Aksan si ketua kelas juga sama menyebalkannya. Tapi dengan Aksan, Namira bisa membalas.

Namira yang polos dan lugu tidak menyadari kalau kedua cowok menyebalkan itu berusaha menarik perhatiannya. Tapi bagaimana kalau keduanya membuat jantung Namira selalu deg-degan?

Suka sekali dengan kisah Namira ini. Sederhana tapi mendalam. Gregetan dengan Namira yang agak lemot soal perasaan, tapi juga berkaca-kaca membaca interaksi Namira dan Bapaknya. Trus uniknya, karena Namira bekerja sebagai pemungut bola. Sedikit banyak ada tentang tenis. Juga pentingnya olahraga.
2 reviews
April 9, 2022
Deuce

Tentang kisah Nam, Kafi dan Aksan yang diwarnai banyak hal dari sifat menyebalkan dari Kafi dan Aksan pada sosok Nam, kisah perjuangan Nam di lapangan tenis dan keseharian mereka di sekolah.

Lucu. Dibuat dengan menyesuaikan bagaimana remaja khususnya SMA melewatkan waktu sehari-hari, jadi masalah-masalah umum yang seringkali dilakukan oleh siswa diselipkan juga.Ditambah juga dengan sosok guru baru, Pak Alan yang memberikan pandangan terkait pelajaran olahraga, bahwa, pelajaran olahraga itu satu hal yang penting juga untuk dipelajari, tidak hanya menyangkut tentang fisik tapi juga pembelajaran moral.

Seperti judulnya, Deuce, kisah asmara yang didalamnya juga masih deuce. Namun, jalan menuju bagaimana proses deuce yang disampaikan oleh Namira tentunya membuat keputusan itu bukan hanya sebuah keputusan tanpa alasan. Aksan dan Kafi yang dari awal bersikap menyebalkan dan kemudian disaat yang bersamaan mereka merubah sifat mereka dan memberikan perhatian ke Namira. Karena itu Namira merasakan hal yang sama pada Kafi dan Aksan dan berakhir dengan Deuce.

Sosok Namira di sini bisa dibilang berpendirian dan mencoba bersikap dewasa yang karena memang keadaan. Selain itu tokoh lain yaitu teman-temannya di sekolah juga sedikit disinggung dan tidak selalu berfokus pada Namira saja. Apalagi sosok Putra yang karakter nya mencuri hati karena tingkahnya.

Bisa dibaca sekali duduk dan tanpa ada konflik berat.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Cut Maqfirah.
45 reviews2 followers
October 13, 2020
Deuce! bercerita tentang cewek bernama Namira yang bekerja sebagai pemungut bola di lapangan tenis. Namira bekerja di sela-sela waktunya sebagai siswi SMA di kotanya. ia melakukan pekerjaan itu untuk meringankan beban ayahnya setelah kepergian sang ibu.

di lapangan tenis Namira bertemu dengan cowok yang menjadi pemain tenis bernama Kafi. ternyata Kafi adalah anak dari pemilik lapangan. pada hari pertama Namira bekerja ia sudah di buat terdiam dengan bentakan Kafi yang membuatnya akan terdiam tiap berhadapan dengan cowok itu.

lain lagi di sekolah, di kelasnya X.5 Namira mempunyai ketua kelas yang nggak kalah anehnya. Aksan selalu saja bisa menemukannya ketika ia berniat membolos kelas olahraga. serta kemunculan guru olahraga baru sekaligus menjadi wali kelas baru mereka.

konflik cerita ala remaja banget! dimana Namira akhirnya terjebak dengan dua cowok tersebut. manakah yang akan Namira jatuhkan hati? kepada Kafi atau Aksan? hihihi

aku gemes banget sama Namira ini. dia kecil-kecil cabe rawit, salut sama perjuangannya yang mungkin nggak mudah apalagi setelah di tinggal pergi oleh ibunya. dan juga persahabatan yang terjadi di antara Namira dan dua sahabatnya.

overall, aku suka cerita ini. walaupun agak gimana gitu sama endingnya yang terbuka.
Profile Image for Ossy Firstan.
Author 2 books102 followers
June 6, 2021
🎾🎾
Setelah kemarin membaca soal tenis meja, kulanjutkan membaca soal tenis lapangan. Aku suka covernya yang menipu. Namira bukanlah pemain tenis, tapi pengambil bola tenis di sebuah lapangan. Namira terpaksa bekerja untuk membantu ayahnya, karena Ibunya sudah meninggal dunia.
🎾
Cerita dibuka dengan Namira yang selalu bolos pelajaran olahraga. Alasannya adalah olahraga di hari Sabtu, dan tiap Jumat Namira harus lembur memunguti bola tenis hingga malam. Badannya remuk tiap Sabtu pagi, dan ia tak punya alasan untuk berolahraga karena merasa tiap hari sudah melakukannya lewat memungut bola. Namun, semua berubah ketika guru olahraga mereka diganti.
Pak Alan adalah guru olahraga baru yang memaksa Namira berkelompok dengan orang yang paling tidak dekat di sekolah, yaitu Kafi (anak pemilik lapangan tenis yang juga atlet tenis, sangat menyebalkan tapi naksir Namira diam-diam), Aksan (ketua kelas bermulut pedas dan tajam), Putra sang komandan (teman bolos Nam, pengen jadi tentara tapi kecelakaan membuatnya mengubur mimpinya) dan satu lagi yang aku sudah lupa namanya.
Suatu hari, Namira yang kesal melempar bola tenis ke mata Kafi hingga Namira dipecat. Bagaimana kelanjutan nasib pekerjaan Namira?

🎾
Secara keseluruhan aku menikmati membacanya, meskipun tidak banyak adegan-adegan bermain tenis di sini. Tapi aku suka bagaimana olahraga sebenarnya bisa diterapkan di berbagai aspek kehidupan. Pak Alan sebagai guru pun sangat perhatian, kurasa dia wali kelas yg menyayangi muridnya sekaligus punya banyak waktu hingga bisa mengunjungi orangtua murid-muridnya yang terlihat bermasalah. Aku juga suka bagaimana akhir cerita di mana Namira suka dengan semua temannya.
Jikalau ingin membaca teenlit seputar olahraga, kurasa cerita ini bisa menjadi salah satu pilihan.
Sukses untuk penulisnya!
Profile Image for Dety  Mutiara.
132 reviews6 followers
March 21, 2020
Udah lama gak baca TeenLit, pas baca ini beneran mesem-mesem sambil sesekali ngakak akutu. Ini nulis review ala-ala aja aku masih senyam senyum mau ngakak karena endingnya 😂

Ini karya kedua Kak Netty yang aku baca, gaya bahasanya emang Kak Netty banget. Simpel. Ringan. Mudah dipahami. Santuy.

Dari dua buku yang udah pernah aku baca pasti selalu ada unsur olahraga dan humornya. Dan yess itu kayaknya jadi ciri khas Kak Netty deh

Ceritanya emang klasik sih, kayak kisah cinta-cintaan anak SMA pada umumnya. Yang awalnya benci jadi timbul benih-benih cintah hahaha... Well, aku tetep menikmati cerita ini dari awal sampe akhir. Malah aku sampe penasaran siapa yang akirnya dipilih Namira 😂

BTW aku punya tokoh favorit di Deuce, dia adawlah Kumendan Putra wkwk Kocak banget tolong dia tuh 😭

Kalo butuh bacaan ringan dan seru kalian bisa coba baca ini sih. Lumayan mengisi waktu luang dan bisa nostalgia jaman SMA hehe
Profile Image for Dedul Faithful.
Author 7 books23 followers
March 21, 2020
Kalo bukan karena gaya bercerita Mbak Netty yang kocak abis, plus karakter-karakternya yang komikal, mungkin aku akan memberikan 3 bintang saja mengetahui ending ceritanya yang 😱. Tapi dari dulu aku suka gaya bercerita Mbak Netty yang sederhana tapi ngocol dan natural alias gak dibuat-buat or gak maksa, dari zaman baca teenlit Lho, Kembar Kok Beda, Kembar Dizigot, The Kolor of My Life, sampe bahkan naskah amore Cincin Separuh Hati. Dan satu lagi, karakter-karakternya membumi.
Profile Image for Chacha.
90 reviews6 followers
February 19, 2021
Aku kasih bintang 3, bukan karna karya ini jelek ya. Menurut ku novel ini termasuk lumayan dalam alur ceritanya. Hanya aja aku kurang suka dengan sudut pandang Namira dalam novel ini. Kayaknya kalo dibikin sudut pandang ketiga lebih baik. Cerita ini jg ngajarin kita untuk bisa bantu orang tua kita, sebisa kita. Seperti Namira yang rela jadi pemungut bola tenis untuk bantu ayahnya.
Profile Image for Ayn.
8 reviews
March 21, 2022
Bukunya seru. Ga hanya konflik cinta segitiga anak SMA tapi juga tentang keluarga, orang tua, kerja keras, sahabat, dan pencarian jati diri. Komedinya dapet, romance-nya juga dapet, dan dramanya juga dapet. Aku nyaris nangis waktu nyeritain latar belakang Sang Kumendan
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Finesta Biyantika.
353 reviews
September 25, 2023
"Nggak semua berita gembira harus dirayakan dan tidak semua kejadian nggak enak harus ditangisi."

Bacaan ringan dan menyenangkan, tingkah Namira dan teman-teman sekelasnya bikin terhibur, terutama Dodo tukang lawak dan si Putra yg hobi bolos pelajaran olahraga.
Profile Image for LEEFE LEEFE.
Author 5 books48 followers
January 23, 2021
Sempat build crush sama Kafi, tapi Aksan tiba-tiba muncul. Di awal, kentara sekali kalau tokoh utama itu Kafi dan Namira. Saya juga langsung berekspektasi mereka jadian. Sayangnya, plot twist Namira yang ternyata suka kedua-duanya bikin saya menghela napas kecewa. Plot twist-nya enggak ngena, menurut saya. Yah, walaupun saya jadi paham alasan novel ini diberi judul "Deuce".

Pengarakteran Namira sangat menonjol dan hampir menenggelamkan karakter lain. Porsinya jomplang. POV 1 sih POV 1, tapi enggak harus melulu berjibaku dengan si tokoh pertama kan? Selingan Pak Alan, Mey, Aden, Putra kurang menolong. But overall, cerita ringan ini cocok dibaca karena remaja banget meskipun ending-nya super gantung.
Displaying 1 - 15 of 15 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.