Jump to ratings and reviews
Rate this book

To Heal is To Accept

Rate this book
Untuk menyembuhkan hati yang terluka, kau harus belajar menerima dan memahami bahwa di dunia ini ada hal-hal yang memang tidak mungkin dihindari. Masalah dan ketidakbahagiaan adalah salah satu bagian dari hidup yang harus dijalani, baik kau menyukainya atau tidak. Dengan belajar untuk menerima, berarti kau menyembuhkan dirimu sendiri.

“To Heal is To Accept” adalah buku self-motivation untuk remaja hingga dewasa yang sedang dilanda masalah dan kehilangan rasa percaya diri. Dengan nasihat-nasihat yang pendek dan tidak bertele-tele, buku ini dapat menjadi inspirasi di zaman yang serba instan ini.

192 pages, Hardcover

First published January 13, 2020

18 people are currently reading
184 people want to read

About the author

Adi K.

27 books20 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
51 (26%)
4 stars
86 (45%)
3 stars
44 (23%)
2 stars
10 (5%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 30 of 45 reviews
Profile Image for Ratna Juwita.
68 reviews18 followers
February 4, 2020
Quote-quote salam buku ini pendek-pendek, sederhana, dan yang penting menenangkan. Bukunya engga tebel, tapi ilustrasinya bikin adem.

Hal yang paling aku suka dari buku-bukunya kak Adi K itu ilustrasinya yang ngena di setiap halaman baru. Engga rumit dan gampang banget ditangkap maksudnya.

Seperti buku-buku self-help lain, buku ini mendorong kita untuk "menerima": menerima keadaan, menerima situasi yang ada di luar kontrol kita. Menerima adalah satu-satunya obat untuk semua penyakit hati seperti kecewa, gelisah, marah, dengki, dan sebagainya.

Buku kayak gini bukan yang pertama kalinya ada dan sebelum-sebelumnya aku juga sudah membaca buku-buku karya Haemin Sunim yang juga menulis buku sejenis, tapi ciri khas dari tulisan Kak Adi K ini adalah ilustrasinya yang sederhana, tapi langsung masuk ke intinya. Bukan yang termasuk indah, tapi terasa lugu.

Aku dibuat banyak berpikir tentang kehidupan dan penerimaan. Bahwa, meskipun kita tidak menerimanya, hidup masih akan terus memberi kita lebih banyak lagi kejutan. Dan, satu-satunya cara untuk melaluinya adalah dengan perjuangan dan penerimaan.

Heal is to Accept.

❛ Learn to accept the inevitable.

Ada hal-hal yang tidak bisa dihindari dalam kehidupan ini. Menjadi Tua. Sakit. Kekecewaan. Kesedihan. Kehilangan. Kematian.

Melawan atau menyangkal hal-hal yang tak terelakkan akan membuah hidupmu menjadi semakin menderita. Walaupun sulit, cobalah berdamai dengan hal-hal yang sudah pasti akan terjadi di hidupmu. ❜ [hlm. 168]


Aku rekomendasikan buku ini buat kalian yang mencari buku self-help, berbahasa Indonesia, bisa dibaca hingga selesai dalam sekali duduk, dan tidak akan menjenuhkan. Buku ini cocok untuk siapa pun yang mencari `penyembuhan` sekalipun bukan orang yang suka membaca karena buku ini didesain bahkan untuk para pemilik short attention span.
Profile Image for Ridha Amalia Nur.
131 reviews25 followers
October 28, 2020
Actual Rate : 2.7✨

Bukunya ada 208 halaman. Di tiap lembarnya berisi kalimat motivasi pendek-pendek. Tapi karena udah sering liat ginian, jadi udah agak tidak mempan. Isinya juga bukan sesuatu yang new lagi, udah sering kita liat/baca di tempat lain.
Walaupun tidak cukup memotivasi untuk ku, tetap saja ada beberapa kutipan yang kusuka karena relatable. Contohnya bab : avoiding happiness doesn't make you happy, why does everyone who does nothing gets everything, satisfy your mind not your needs, alone or not you are happy, impress yourself and yourself only, you don't always win, we are all heroes and villains.
Overall, meski isinya bukan sesuatu yg baru lagi, tetap worth buat dibaca kok. Memang agak sedikit terkesan menggurui, namun bisa bikin adem juga. 👌✨
Profile Image for Nur Reti Jiwani.
109 reviews27 followers
March 22, 2024
Buku kesembilan di tahun 2020...
Jalan hidupmu berbeda dengan jalan hidup orang lain. Begitu juga "jam" yang berdetak di dalam tubuhmu. Jangan samakan waktumu dengan waktu orang lain. Mungkin ada yang lebih dahulu sukses, ada yang lebih dahulu menikah, ada yang lebih dahulu kaya. Nikmatilah apapun kondisi yang sedang kau jalani sekarang. Jangan membandingkan proses perjalananmu dengan perjalanan orang lain. Temukanlah waktumu sendiri.
Butuh rekomendasi bacaan selingan atau buku untuk mengisi waktu senggang? Kalau iya, coba deh baca buku ini.

Buku ini berisi sajak-sajak singkat (seperti yang kutulis diatas), yang isinya tentang pelbagai hal dalam kehidupan. Cenderungnya mengajak kita untuk menerima. Ikhlas, lepas dan mengasihi diri.
Kau tidak bisa mengatur segalanya. Kau tidak bisa membaca pikiran orang lain. Kau tidak bisa meramalkan masa depan. Berpikir berlebihan dapat membuatmu terlalu khawatir akan semua hal yang sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan. Kau juga akan melahirkan masalah yang sebenarnya tidak ada. Pikiran-pikiran yang berlebihan dapat melukai dirimu sendiri.
Bagaimana? apakah kamu suka diksinya? penyampaiannya? isi pesannya? suka?

Kalau aku suka sekali. Kalimatnya jelas, tidak multitafsir dan mudah dipahami. Merasuuuuuuk sampai ke hati deh pokoknya. Huwaaah, memang ya, kalau kita tidak bisa menerima realita, sulit dan berat rasanya untuk bisa 'sembuh' secara paripurna. Mari dibaca :D

Tinggal atau pergi. Mengingat atau melupakan. Marah atau memaafkan. Terus bersedih atau berbahagia. Dalam setiap situasi, SELALU ada pilihan. Dan pilihan itu ada padamu.
Profile Image for Pradnya Paramitha.
Author 19 books461 followers
January 30, 2021
Sebenarnya aku lagi dalam edisi baca ulang buku-buku Adi K. Yang satu ini cukup menginspirasi, tapi aku nggak menemukan sesuatu yang spesial seperti buku Cermin Dua Arah, Sesunyi Cahaya, dan A Poem I Wrote for You. Apa karena kebetulan aku terbiasa nulis konten-konten motivatif serupa di sebuah media online ya? :D Jadi pas baca ya rasanya B aja 😅

Aku suka desain dan pemilihan warnanya, btw. Terasa segar dan ilustrasi di dalamnya memanjakan mata.

Ada satu bagian yang paling aku suka:

"Kau hidup di dunia nyata yang tidak hitam-putih dan tidak sempurna. Di dunia ini, kau bisa menjadi pahlawan yang punya banyak dosa, atau penjahat yang selalu berbuat baik. Di dunia ini, kau bisa menjadi pahlawan dan penjahat sekaligus." Hlm. 172.
Profile Image for Andita.
308 reviews4 followers
February 23, 2023
Quiet enjoyed this one. I really like reading part -Life will bring you to the people you might not like- and -Time will reward you-.
Profile Image for AhyaBee.
151 reviews3 followers
March 12, 2023
Ini buku kedua dari Kak Adi K, aku iseng buka ipusnas niatnya mau selesaikan bacaan fiksi, tetapi menemukan buku ini. Secara impulsif aku pun mendownloadnya. Motivasi dalam buku ini bukan hal yang baru, tetapi selesai membaca dalam waktu 40 menit ada kesan hangat dan seperti terlahir kembali. Terlahir dengan semangat dan harapan yang baru.

Setelah membaca dua buku Kak Adi aku paling menyukai gaya bahasanya yang ringan. Cocok banget buat aku yang sedang belajar konsisten baca non-fiksi. Pembahasannya tajam, fokus kepada tujuan membuat aku sama sekali nggak menskip sedikit pun.

Aku merekomendasikan buku ini buat kamu yang sedang down, merasa dalam kondisi terlemah dan seakan berada dititik terendah To Heal is to Accept akan membantumu~

Ini dia kutipan favorit aku.

Dalam hidup, kadang kamu harus mampu berkompromi dengan kekalahan, dengan kesedihan, atau dengan rasa sakit. Menerima hal-hal yang mengecewakan adalah bagian terpenting dalam hidup. Menerima buat berarti kamu lemah, tapi malah akan membuatmu lebih dewasa, membuatmu kuat, dan membuatmu berlapang dada--halaman 139
Profile Image for Descartesius.
58 reviews1 follower
December 30, 2023
"Semua orang ingin meraih kemenangan dalam waktu singkat. Namun, banyak orang yang tidak menyadari bahwa kemenangan akan terasa lebih manis jika didahului oleh perjuangan yang berat."
- Struggling is a pleasure

"Kekalahan dapat melecutmu menjadi lebih baik. Sementara dengan mengalah, kau belajar mengikhlaskan untuk meraih kemenangan yang lebih besar."
- You don't always win

"Kau ingin segalanya sempurna, tetapi kau lupa bahwa dirimu sendiri tidak sempurna. Ini tidak adil bagi dirimu sendiri."
- You are imperfect like everyone else

~ו°~

Kesan pertama setelah selesai baca buku ini? "KENAPA BARU TAU SEKARANG HUHUUU?!" T-T

Sumpah nyesel banget baru tau ada buku sebagus ini! Aku emang belum terlalu banyak baca buku self-healing/self-improvement/self apa lah(!), tapi aku tau buku ini tetap bisa dikategorikan sebagai buku-buku penyemangat yang nyentil banget! Very recommended!

Secara garis besar buku ini cocok buat yang butuh motivasi, reminder, maupun penyemangat, atau buat seseorang yang lagi nggak butuh apa pun.

Berdasarkan pengalamanku, buku ini cocoknya dibaca ketika kamu merasa ada yang salah dengan dirimu, tapi kamu sendiri gak tau apa sesuatu yang salah itu--aku sendiri bacanya ketika masa-masa ujian kenaikan, jadi setelah baca ini berasa lebih slow and relax, berasa lebih "hidup" juga. Dalam buku ini banyak banget reminder yang aku suka. Baca buku ini berasa lagi dinasihatin, tapi bukan dengan cara yang menggurui. Baca buku ini berasa disemangatin, tapi bukan dengan cara yang berlebihan. Sederhana? Ya, tapi berbobot. Berbobot? Ya, tapi seimbang.

Aku pas baca buku ini selesai cuma dalam sekali duduk doang wkwkwk, saking enjoy-nyaa. Kata-katanya ngalirr, sederhana, tapi memikat, bikin aku gak sabaran buat buka lembar-lembar selanjutnya. Bagian favoritku itu "Sometimes what we complain about is what other people want". Habis baca bagian itu berasa dosa banget karena hampir gak pernah bersyukur. Selalu melihat ke orang-orang yang dengan agungnya berada langit, dan melupakan bahwa masih ada orang di bawah sana yang terperangkap di kerak bumi, kepanasan, namun terus berjuang untuk bebas. Mereka tidak pernah memandang ke atas, memandang langit berisi orang-orang yang lebih tinggi dari mereka. Tapi mereka fokus pada diri mereka sendiri, mensyukuri apa yang sudah mereka miliki. Bukannya mengeluh atas apa yang belum mereka punya. Astaga, hiks, bikin tertegun banget!
Profile Image for Anisa Ningtias.
88 reviews
May 9, 2021
 📍To Heal is To Accept
📝 Adi K @adimodel_
📚 Elex Media Komputindo @elexmedia
📖 192 hal.
.
.
“Jangan pernah menebak-nebak apa yang ada di pikiran orang lain karena kau akan selalu salah."
.
.
First, makasih buat @nousconsulting_id yang udah ngadain giveaway dan dapet hadiah ini 😭 I have no regret to read this actually.

Ini literally buku pertama yang kubaca penuh dari Adi K. Sebelumnya aku pernah baca sekilas bukunya yg judulnya A Poem With Your Name. Dan, aku mikir lama banget waktu di toko buku buat beli, karena mahal tapi aku suka, wkwjw jadinya masih masuk wishlist sampe sekarang 😅

Blurbnya kayak gini: Untuk menyembuhkan hati yang terluka, kau harus belajar menerima dan memahami bahwa di dunia ini ada hal-hal yang memang tidak mungkin dihindari. Masalah dan ketidakbahagiaan adalah salah satu bagian dari hidup yang harus dijalani, baik kau menyukainya atau tidak. Dengan belajar untuk menerima, berarti kau menyembuhkan dirimu sendiri.

Biasanya kalau ada buku sajak aku bakalan kasih tau mana yg favorit. Tapi berhubung ini buku self help dengan quote motivasi gitu, aku bisa bilang semuanya favorit huhu. Ini penanda juga ngga kepake karena tiap halaman pengen kutandai wkwk. Bakal jadi buku self help yang sering kubuka. Berasa ada temen curhat gitu kalo baca quotenya. 🙃

Ngomong2 dari kutipan diatas, bener nggak sih? Iya kaan, sama halnya berharap sama orang, berekspektasi kalo nggak sesuai jatuhnya sakit huhu

Recommended? OF COURSE!!
Profile Image for Atika Mayangsari.
87 reviews2 followers
February 24, 2020
Awalnya kaget melihat nama Adi K. dijajaran buku nonfiksi.
Beneran nih?
Nggak salah naruh?
Makin penasaran dong karena Adi K. yang saya tahu itu biasanya menulis buku puisi.

Membaca buku ini tak terasa membosankan karena saya seperti sedang mendengarkan sahabat saya berbicara di hadapan saya secara langsung memberikan nasihat-nasihat dalam hidup ini yang terkadang nasihat itu sudah pernah kita dengar tapi tidak ada salahnya untuk mendengarnya kembali supaya ingat. Buku ini juga menyadarkan saya dan memberikan saya pandangan hidup baru yang memang jarang kita dapatkan secara langsung. Buku ini mengajarkan kita untuk menerima diri kita apa adanya, mengubah cara pandang kita untuk lebih mawas diri, sabar, bersyukur dan mengerti keadaan--baik keadaan orang lain maupun keadaan kita sendiri.

Rasanya setiap halaman ingin saya 'tandai' karena menurut saya semua kalimat itu penting dan mengena dihati. Pemilihan warna biru juga menambah kesan menenangkan hati dan menyejukkan mata, apalagi warna biru memang warna kesukaan saya, hmm... makin jatuh hati saya pada buku ini.

Bakalan dibaca ulang nih.
Profile Image for ~ Dra.
121 reviews3 followers
July 8, 2024
“Self-help poetry” might be the best description for this poetry book. As the title suggests, the poems inside the book talk about how to heal our souls. This can be done by accepting the things that happen in our lives. We need to let go of things we cannot control, try to forgive, and stop thinking about our past mistakes.

As I read this book, I didn’t find any classic poetry characteristics, such as the same rhyme in each of the lines. However, the beauty of these poems lies in the message that the author tries to deliver to us as readers.

The author encouraged us to stop overthinking our mistake and weaknesses. Additionally, the author argued that through acceptance we can make peach with ourselves.

In my opinion, these poems serve as a reminder for us. It is perfect to read this book when we feel down or need to make peace with ourselves. I also think that if we are overthinking things in life, we can read this book.

When reading this book, I read slowly, line by line. I try to contemplate my experiences and find lightness in my heart. I feel much better than before. Overall, this book is a kind reminder for everyone and should be read by anyone seeking peace and healing.

Happy reading,
Cheers,

Dera.
Profile Image for July.
71 reviews2 followers
February 8, 2022
Aku lagi di fase yang kurang baik. Berusaha memperbaiki dan mengobati diri sendiri. Sering dan suka baca buku self healing karena ngerasa ada yang dengerin aku cerita padahal aku nyatanya lagi cerita sama diriku sendiri.

Butuh teman buat cerita tapi yaa mereka cuma memanfaatkan aku sebagai tempat untuk bersandar dan berbagi cerita tapi tak satupun dari mereka yang mendengarkan ataupun bertanya tentangku. Di buku ini memberiku pelajaran untuk lebih menghargai diri sendiri, mendahulukan kebahagiaan diri sendiri. Memang benar karena kita hidup untuk diri kita sendiri tapi hal ini sangat sulit untuk aku lakukan.

Semoga setelah ini aku bisa lebih kuat dan percaya pada diriku sendiri dan tidak berlarut-larut menyalahkan diri sendiri. Terima kasih pada penulis yang sudah membuat buku ini. Buku ini sangat berguna untukku, setidaknya untuk saat ini.
Profile Image for athiathi.
367 reviews
October 5, 2022
Buku yang mengajarkan kepada kita bahwa untuk sembuh adalah dengan menerima. Menerima kekurangan, menerima kenyataan, pun menerima segala apa yang terjadi memang membawa makna.

Ada ilustrasi, kalimat bahasa Inggris yang dijelaskan dengan bahasa Indonesia. Benar-benar ringan.

Bagian yang kusuka:
– "Don't blow things out of proportion."

– "You don't need more. You only need enough."

– "Sometimes you need to stay silent."

– "Everyone is struggling with their own way."

– "Sometimes doing nothing is wiser than doing anything."

– "You're the cause of your own happiness."

– "Alone or not, you're happy."

– "Time will reward you."

– "Everything is not perfect but it's fine anyway."

– "There is ALWAYS a choice."

Sampai jumpa! 💛
Profile Image for Lina Marza.
29 reviews
June 20, 2022
"Di dunia ini ada hal-hal yang memang tak mungkin dihindar. Kau harus belajar menerima keadaan, menerima kenyataan, hingga menerima diri sendiri. Dengan menerima, berarti kau juga menyembuhkan dirimu."

Membaca To Heal is To Accept seperti membaca rangkuman beberapa buku improvement tentang self-love. Rasanya tidak ada yang baru, tapi semuanya penting. Paling suka quotenya yang bilang "You are a collection of your collective thoughts." Dirimu dibentuk dari hal-hal yang mempengaruhimu. So, if you want to be good, surround yourself with good things, positive energy, beautiful dreams. Intinya penulis mengajak kita untuk bahagia dengan memaafkan diri sendiri.
Profile Image for mfi_littleworld.
158 reviews
December 23, 2025
To heal is to accept

Buku yang berisi kalimat-kalimat yang membuat kita tau bagaimana kita berdamai dengan kehidupan yang kita jalani. Dengan segala hal yang terjadi dikehidupan ini.

Kunci dari buku ini adalah kita menerima apa yang terjadi pada kita, itulah yang membuat kita sembuh dari segala hal yang membuat kita sakit baik fisik maupun pikiran dan hati.

Buku ini tidak sesingkat itu tapi juga tidak sebanyak dan setebal hingga memerlukan berjam-jam untuk menyelesaikannya.

Hanya butuh beberapa detik untuk membaca perhalamannya, tapi butuh beberapa menit untuk kita memikirkan kata tiap katanya.
Profile Image for Leonardi Louis.
13 reviews
March 18, 2020
A simple short book with a great impact! As the title states, it helps you accept what you should accept dearly to live in this world, which will help you heal your soul from inside out. Each pages you go through will leave you with a question to contemplate on how you've been going about with your life. It will give you simple clarity which will not show you what is right or what is wrong, but what is true in life to accept. Definitely worth a read!
Profile Image for Annida.
61 reviews7 followers
September 2, 2020
Buku Self-Motivation pertama yg aku baca full in one sit, ringan dan membantu banget untuk hidupku. Seperti judulnya "To Heal is to Accept" menerima semua hal didunia ini nyatanya lebih membantu kita untuk sembuh dari rumitnya kehidupan, menerima kenyataan dengan tidak membuatnya lebih rumit dengan meyakinkan diri sendiri bahwa kesulitan itu pasti akan selalu ada. Tomorrow and the coming days might still be difficult but until the day you become fine, you will be happy just accept everything what you feel in the world it will heal you.
Profile Image for Dhifa ☾.
71 reviews16 followers
June 20, 2021
3.7/5⭐

Your life is too short and too valuable. (Page 146)

Buku ini berisi kumpulan quote dan kata-kata motivasi agar lebih menerima, memaafkan, dan mencintai diri sendiri.

Lebih suka buku yg sebelumnya.
Banyak yg betul sebenarnya. Tapi selama baca buku ini banyak membatin, 'ya elu ngomongnya gampang, nerapinnya susah.'
Profile Image for Maria Ariyani.
4 reviews2 followers
April 1, 2023
Bacaan ringan di sabtu yang mendung, kutipan kutipan sederhana yang sebenarnya sering kita dengar atau baca. Tapi entah kenapa tetap membuat saya ingin menuntaskan buku ini. Membaca buku ini memberikan perasaan hangat dan perasaan semua akan baik baik saja.
Buku non fiksi sekali duduk yang patut untuk dijadikan bacaan.
Profile Image for Zzati Alydrus.
124 reviews
May 14, 2024
"Nobody really cares, accept yourself."
"Accepting doesn't mean you are weak."
" Your lowest point is your highest enlightment."
" You judge yourself more than others."
" Bad feelings are okay, but don't let them stay."

Loveee this book! maybe baca time situation yg sgt sgt -To Heal is to Accept.
Profile Image for Ainay.
418 reviews78 followers
January 27, 2020
Isinya bukan sesuatu yang baru. Sehari-hari tiap scroll linimasa atau tap-tap stories, selalu saja muncul konten yang isinya seperti dalam buku ini. Tapi tetap, terima kasih sudah menuliskan ini, Mas Adi. Rasanya kayak ditampar-dipeluk-ditampar-dipukpuk :")
Profile Image for Muhammad Edwin.
447 reviews16 followers
September 22, 2021
"Kau tidak bisa memaksakan dirimu, memaksakan orang lain, terlebih memaksakan Tuhan agar menurutimu."

"Sometimes what we complain about is what other people want."

Seri inspirational words 'To Heal' pertama. Kata-kata inspirasi sehari-hari ditambah art yang enak dilihat.
Profile Image for Athaya Irfan.
187 reviews72 followers
December 4, 2021
Berisi quote-quote pendek namun sering kita rasakan dan ilustrasi sederhana di setiap halamannya. Buku yang menghangatkan hati, mendorong kita untuk melepaskan dan menyembuhkan luka yang tanpa sadar masih membekas di sisi hati kita.
Profile Image for Lunètte.
10 reviews
December 10, 2022
Sanat ringan dan menyenangkan untuk dibaca dalam sekali duduk. Gaya enulisan sangat singkat, padat, dan penuh makna. Ketika saya membaca buku ini, perasaan yang awalnya tengah kacau dan bersedih bisa berangsur tenang. Buku ini merupakan buku yang menyembuhkan saya di bulan November yang kelabu.
Profile Image for Fita Riyana.
33 reviews3 followers
January 26, 2023
A perfect book about acceptance.

Isinya bener2 hal yang aku butuhkan saat aku lagi belajar menerima keadaan, dan berdamai dengan situasi. Segala hal yg pengen aku denger akhirnya aku baca di buku ini.
Profile Image for Martha Lembayung.
22 reviews5 followers
January 18, 2020
Waw! Aku suka buku ini. Sangat menyentuh dan sesuai dengan kehidupan ku. Memberi penyemangat! Dibaca berulang kali enggak bosen2nya ☺
Profile Image for Mesti Baca.
42 reviews1 follower
June 15, 2020
Hanya sebuah kutipan dan bacaan ringan saja, cocok untuk menemani hari, tetapi sangat buruk bagi yang ingin analisis mendalam
Profile Image for tia.
239 reviews7 followers
July 22, 2021
Di beberapa bagian merasa ditampar. Parahnya lagi, rasanya bukan cuma ketampar sekali, tapi, berkali-kali
Displaying 1 - 30 of 45 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.