Terkadang apa yang dilihat di layar kaca, sangat berbeda dengan dibalik layar.
Di layar kaca memesona kemewahan, sementara dibaliknya beribu nestapa.
Buku ini memiliki plot cerita yg menarik. Membahas dunia selebritas dengan segala kekacauan dan gemerlap kehidupannya. Alurnya sendiri rapi dan berjalan lurus tanpa pembelotan. Premis cerita, cukup padat. Seorang gadis yg terobsesi menjadi aktris kemudian mengapainya.
Aku suka dengan cara penyajian penulis. Tanpa menggunakan diksi yg meliuk-liuk. Gaya bahasa yg nyaman untuk dibaca. Tak bertele-tele, langsung masuk ke dalam konflik cerita. Konfliknya sendiri punya bangunan yg menjulang. Terlebih lagi perubahan signifikan tokohnya bisa diandalkan untuk memperkuat cerita.
Trisa, si tokoh utama punya karakter yg menyebalkan. Percaya diri tinggi, keras kepala, ceroboh, 'grusa-grusu' dalam mengambil tindakan menjadikan Trisa sebagai titik sentral. Fokus cerita pun, lebih banyak ke dia. Dan memang sudah tergambar jelas di judul buku. Aku bilang menyebalkan di sini, memang Trisa bisa membuat pembaca gregetan, 'mangkel'. Tapi, seperti tokoh utama lainnya, Trisa mampu membawa pembaca ke dalam dalamnya cerita. Dan lagi, metamorfosis hidupnya patut mendapatkan dua jempol.
Humor segar menyelinap dari balik kekalutan cerita sehingga, pembaca akan selalu dimanjakan oleh jalinan kokoh sebuah kisah. Obsesi, mimpi, cinta, dan komedi.
Dan, aku suka dengan parodi-² seputar kehidupan selebritis. Mulai dari beragam penyelewengan judul sinetron dan film, orang-2 yg terlibat hingga acara gosip yg pastinya akan membawa senyum pembaca.
Keistimewaan dari buku ini terletak pada cara penyajiannya. Adegan demi adegan dibuat dengan tepat. Sedikit cepat, tapi tak terburu-buru. Langsung ke dalam inti cerita, tak perlu menjelaskan detail hal yg tak perlu. Sehingga pembaca akan mudah mencerna informasi yg ada.
Namun, ada sedikit yg membuat pembaca geregetan. Pemeran pembantu, yg diharapkan memberi warna dan menghadirkan kupu-kupu menari dalam perut, kurang mendapatkan porsi cerita. Si Adam, manager Trisa dan juga Desta sahabat Trisa. Kemunculan Desta yg sedikit, ditengah-² cerita menghilang kemudian muncul lagi di babak akhir cerita, menimbulkan banyak tanda tanya.
Tokoh-² lain memang bisa menyokong cerita, semisal Rhein dengan masalahnya. Namun, lagi-² kehadirannya masih kalah kuat dg Trisa. Aku rasa memang seharusnya Trisa memiliki aura yg lebih gemilang. Hal ini wajar, dan tak akan melukai cerita.
Konflik dan instrik banyak dan itu bagus. Sebab, terdapat penyelesaian yg baik. Tak ada yg tak selesai. Cara dan keputusan yg dipilih penulis memang tepat.
Aku berharap Bian dan Rhaisya lebih menekan Trisa. Itu akan lebih greget.
Satu lagi, obsesi berlebihan Trisa untuk menjadi aktris tak memiliki alasan yg kuat. Mengapa dan kenapa itu, belum terjawab.
Gelap terang, kerlap-kerlip dunia selebritas memang menyilaukan mata. Siapapun akan terpesona dengannya. Menjadi aktris pun, tak seperti yg dibayangkan oleh banyak orang. Apapun yg dilakukan akan terus disorot oleh kamera, hingga yg bernama privasi itu samar-². Melakukan pencitraan untuk popularitas acap kali dilakukan. Entah, benar atau salah, agar posisi terus berada di atas hal curang pun dihalalkan. Sementara, kehidupan itu terus berputar seperti roda.
Buku ini memiliki ketangguhan dalam bertutur, bahkan aku merasakan seperti membaca sebuah skenario film/sinetron. Bahkan masuk ke dalamnya. Ceritanya tampak nyata. Apa yg di alami tokoh utama, memang sering kali muncul di acara infotaiment. Penghianatan, perselingkuhan, urusan hukum yg tidak ada habisnya, hingga skandal-2 lain yg entah benar atau tidak telah menjadi makanan sehari-hari seorang aktris.
Settingnya pun, dibuat sedemikian rupa hingga pembaca mendapatkan kesenangan yg bertingkat. Namun, ke relevanan cerita sedikit samar. Memang mengangkat isu yg sedang panas saat ini, tapi dibeberapa bagian agak sedikit terlambat, seperti campuran antara tahun yg telah berlalu dan yg akan datang. Hal itu lumrah saja, sebab buku ini sebelumnya telah terbit dan ini versi yg lebih baru dan segar. Tak akan banyak berpengaruh, ini lebih hebat dan memikat.
Aku sangat suka, dan benar-² mendapatkan apa yg aku mau. Sajian istimewah yg membuat perut kenyang. Rasanya tak mudah hilang, meskipun telah mengalami beberapa kali proses penetralan.
Aku rasa, buku ini sangat cocok untuk kamu. Pembaca yg haus informasi, buku ini menyuguhkan kesegaran.
Seru, menghibur, dan nikmati gejolaknya.