Jump to ratings and reviews
Rate this book

Kafe Ajaib Yang Memasak Impian

Rate this book
Walaupun di masa kecilnya ia adalah anak bermasalah yang membangkang dan melarikan diri dari rumah, ia berhasil mewujudkan lebih dari 70 impian di lebih dari 80 negara selama 12 tahun terakhir. Dan penulis Suyoung Kim ingin berbagi kisahnya dengan semua Na Di-ah yang ada di dunia! “Walaupun kita mengalami banyak kesulitan dalam hidup, selama kita memiliki impian, kita akan menang. Tetapi jika kita tidak memiliki tujuan hidup, kita hanya akan berjalan berputar-putar tanpa tujuan. Impianlah yang membuat kita memiliki tujuan hidup.” Gunakan kekuatan ajaib untuk memasak impianmu dan tekanlah tombol “Start” di dadamu. Tekanlah tombol itu apabila kau menginginkan keberanian! Dan kisah impianmu yang istimewa akan terkuak. “Kau harus menghargai dirimu sendiri sehingga dunia juga akan menghargaimu. Kalau kau yakin pada dirimu sendiri, impianmu pasti akan terwujud....”

190 pages, Paperback

Published June 17, 2019

25 people are currently reading
507 people want to read

About the author

Suyoung Kim

3 books2 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
244 (51%)
4 stars
175 (37%)
3 stars
45 (9%)
2 stars
6 (1%)
1 star
1 (<1%)
Displaying 1 - 30 of 127 reviews
Profile Image for Alyaa.
28 reviews6 followers
August 20, 2020
Tentang Perasaan Setelah Baca Buku Kafe Ajaib yang Memasak Impian (P.s: ini bukan sepenuhnya review)

Baca buku ini bikin aku jadi mikir, jangan-jangan banyak hal yang udah kulewati begitu saja selama 20 tahun aku hidup di dunia? Salah gak sih kalau aku hidup mengikuti arus tanpa punya tujuan yang jelas?

Aku sampai harus berhenti baca buku ini dulu untuk merenung, sebenarnya hidup tanpa impian itu... salah gak sih? Boleh gak sih?

Karena yang kusadari, sepanjang hidup kayaknya aku gak punya satu tujuan yang jelas untuk kukejar. Yaudah, gitu aja. Ngikutin ke mana arah kehidupan membawaku. Tapi baca buku ini, aku jadi mikir mungkin aku orang yang miskin impian, karena gak ada satu pun tujuan yang berusaha aku wujudkan.

Dipikir-pikir, mungkin ini karena aku selalu sulit keluar dari zona nyaman, dan menyalahkan keadaan. Dulu, aku yang punya ketertarikan buat main biola harus memupuskan impian sendiri karena berpikir, uang dari mana buat beli biolanya? Ah, udahlah, cari kesukaan yang lain aja. Pada akhirnya kehidupanku jadi selalu berkutat dengan buku, buku, dan buku, karena mungkin benda ini masih bisa terjangkau untuk kubeli.

Dipikir-pikir, dari dulu aku bukan orang yang saklek ketika punya keinginan/ impian harus dicapai/ dipenuhi. Aku gak suka perasaan kecewa. Siapa pun gak suka perasaan itu. Jadi kuturunkan harapku pada banyak hal, sehingga aku terbiasa melepaskan. Tapi ternyata ketika sudah sebesar ini, aku malah mikir, begitu banyak tahun-tahun terlewati tanpa aku yang berusaha semaksimal mungkin untuk menggapai sesuatu. Waktu baca buku ini, rasanya aku malu sekali karena aku gak punya keinginan kuat seperti Na Di-ah dan Gadis Kaya Impian. Aku yang punya impian untuk bisa pergi ke Paris cuma nyebut keinginanku di mulut aja, tapi gak pernah tau gimana cara mewujudkannya.

Mungkin sebenarnya aku punya banyak sekali impian sedari kecil. Tapi aku, dengan jiwa miskin impianku, malah melepas semuanya satu persatu, karena terlanjur berpikir kalau aku gak mampu, kalau itu semua bukan takdirku. Padahal kalau memang mau dikejar, berujung gagal pun gak masalah karena yang penting kita udh coba memperjuangkannya.

Aku jadi ingat istilah "rezeki dipatok ayam". Ternyata istilah itu bisa diartikan juga, ketika kita gak mau berjuang sedangkan orang lain sibuk mendapatkan rezekinya, rezeki kita sendiri gak akan kita dapat karena kita diam2 aja, gak mau berusaha. Aku selalu punya pikiran semuanya berdasarkan takdir, kalau memang bukan buat kita, bukan punya kita, ya gak akan dapat. Tapi setidaknya, kalau kita mencoba dan berusaha, kita udah jadi versi terbaik dari diri kita untuk mencoba mewujudkannya.

Perasaan itu terbukti ketika aku dapat ranking satu tanpa usaha, dan dapat ranking 4 dengan belajar mati-matian. Mengejutkannya, ternyata aku malah jauh lebih bahagia ketika aku dapat ranking 4 dengan usaha, ketimbang dapat peringkat pertama tanpa usaha apa pun. Ternyata hidup bukan sekadar "tinggal di zona aman" tetapi membobol zona nyaman tersebut untuk mencapai tujuan yang kita cita-citakan. Sehingga ketika kita berhasil, rasanya akan bahagia sekali karena dapat dua pencapaian. Satu, karena berhasil keluar dari zona nyaman, dan dua, karena berhasil dapat apa yang kita impikan.

Ah, buku Kafe Ajaib ini emang beneran ajaib. Padahal ini buku self improvement untuk anak-anak, tapi aku, yang 2 bulan lagi gak remaja lagi, bisa ketrigger baca buku ini. Aku malu. Aku malu karena tahun2 berlalu begitu saja tanpa aku mencoba mewujudkan impian-impianku.

Mau nangis rasanya. Karena aku berakhir mendapatkan semua takdirku tanpa aku berusaha. Waktu SD, ketika teman2 yang lain punya tujuan yang jelas dengan menentukan SMP impian mereka, aku malah baru dapat tujuan ketika sedang survei sekolah. Aku beruntung saat itu karena aku berhasil ke SMP yang aku inginkan, meski rasanya aku gak banyak berjuang karena malah baru menentukan sekolah tujuan ketika selesai ujian.

Waktu SMP, aku pun sama. Aku gak tau mau ke SMA mana, cuma ya, ada pikiran aja "mau deh ke SMA ini" tp aku gak cukup mengejar impianku sehingga ketika aku gagal masuk SMA yang kumau, aku gak sefrustasi teman2ku yang lain. Aku lega saat itu karena aku gak jadi orang yang penuh harapan, karena di pikiranku, banyak harapan = kecewa. Begitu pun ketika mau masuk kuliah. Tujuanku sebatas ingin mendapat kampus negeri supaya ortu gak sulit bayar biayanya, dan cari yang dekat supaya ongkosnya murah. Aku yang tadinya punya tujuan kuliah di UPI Bandung jadi memupuskan kembali impianku, karena alasan kos di sana mahal, dan ortuku blm bisa percaya aku bisa tinggal sendiri jauh dari orang tua.

Lingkungan membentuk pikiranku jadi seperti itu. Sampai skrng aku masih dekat dengan seorang sahabat yang kalau impiannya gak terwujud, ia akan menyalahkan diri sendiri, menyalahkan takdir, bertanya2 kenapa bukan dia yang dapat, kenapa gini, kenapa gitu. Sedih berkepanjangan, kecewa berkali-kali. Mungkin fenomena ini yang akhirnya bikin aku kayak mikir, percuma kita berjuang dan berharap kalau takdir itu memang bukan punya kita dan milik kita.

Padahal, meskipun temanku itu salah karena menjadikan kegagalan sebagai sesuatu yang disesali berkali-kali, mungkin kalau aku jadi dia dan gagal, aku gak akan sampai begitu karena aku bisa melepas yang memang bukan untukku. Intinya temanku itu hebat dan keren karena dia mau memperjuangkan apa yang diimpikannya, apa yang jadi keinginannya, meskipun berujung gagal.

Ah, malu malu malu!

Mungkin aku perlu mengubah tujuan hidupku

Sampai sekarang, tujuanku hanya:
Membuat kedua orang tuaku bahagia

Terdengar mulia, bukan? Tapi ternyata, aku salah, karena malah banyak sekali melewatkan kesempatan dalam hidup dan mencoba banyak sekali hal bukan karena mereka tujuanku, tapi karena aku senang mencoba banyak hal tanpa menentukan tujuan untuk apa aku melakukan itu.

Entah, mungkin setiap orang memang berbeda. Tapi karena prinsip hidupku yang "jalani aja", aku malah jadi orang yang tidak tau arah kemana aku akan pergi. Aku jadi seseorang yang melakukan apa pun semauku, karena aku gak punya tujuan yang jelas untuk apa aku melakukan hal2 tersebut, sehingga setiap pekerjaan yang kumulai jarang sekali ada yang kukerjakan sampai selesai.

Hmm... setelah baca buku ini, aku mungkin harus menentukan impianku satu persatu. Mungkin terlambat, mengingat 2 bulan lagi aku menginjak usia 20. Yang katanya berbunyi "Selamat datang di usia Quarter Life Crisis." Aku takut, tentu. Mengingat masa transisiku sebelumnya terasa mengerikan.

Tapi aku yakin aku bisa melaluinya. Maka sepertinya, kalau aku mulai merancang impian di depan gerbang kedewasaan ini, nanti Quarter Life Crisisku akan berwarna karena aku yang mulai melangkah satu-satu untuk mewujudkan impian-impianku.

Aku nggak tau yang mana yang akan terwujud lebih dulu. Aku juga gatau akan terwujud semuanya atau nggak, tp aku mau coba memperjuangkan hal-hal yang selama ini aku remehkan karena hanya berpikir itu impian sekadar lewat yang gak mungkin aku gapai karena berbagai macam hal. Padahal kalau aku mau mencoba dan berusaha, impian itu mungkin aja bisa terwujud.

Huhuuu kalau aku ketemu Ibu Suyoung Kim, aku mau peluk dia karena sudah jadi Gadis Kaya Impian buatku :")) Aku yang gapernah tau tujuan yang jelas dalam hidupku ini jadi mulai memikirkan impian2 apa saja yang kira2 bisa kucatat dan kucoba wujudkan satu persatu.

Teman2 dan kakak2 yg merasa "kok hidup gw gini2 aja ya" Menurutku cocok banget kalau baca buku ini. Dijamin ketampar karena ternyata, orang yang miskin impianlah yang merasa seperti itu. Karema ketika orang2 sibuk mengejar yang mereka cita-citakan, kita malah diam di tempat, membiarkan arus membawa kita ke mana pun ia ingin menyeret kita pergi.

Mulai sekarang, aku mau jadi seseorang yang bisa mengendalikan kehidupanku. Gak mau jadi yang "yaudahlah, mau diapain lagi", tapi akan kucoba berusaha untuk sesuatu yang aku ingin capai.
Profile Image for Josepha Caroline.
14 reviews
August 24, 2021
Dalam pembawaan ceritanya yang sederhana, dengan seorang anak kecil sebagai tokoh utamanya, Kim Suyoung-ssi berhasil menciptakan sebuah kisah yang begitu menggugah. Buku ini dilengkapi dengan aktivitas refleksi di setiap akhir bab, sebagai tugas bagi pembaca agar benar-benar merasakan manfaat impian yang dapat mengubah hidup.

Melalui buku ini juga, Kim Suyoung-ssi ingin menyampaikan bahwa seorang anak kecil seperti tokoh yang ia ciptakan, tidak terlalu muda atau kecil untuk mengambil langkah pertama dalam mewujudkan semua cita-citanya. Begitu juga dengan orang tua, yang sudah berkeluarga, memiliki pekerjaan tetap, memiliki tanggungan, bukan berarti mereka tidak dapat kembali mengejar impian masa kecil mereka.

Karena sesungguhnya, yang dibutuhkan semua orang hanyalah sedikit kekuatan, sejumput keberanian, sesendok impian, dan tombol "START".
Profile Image for cealiterary☕️.
37 reviews17 followers
June 22, 2025
SUCH A HEARTWARMING BOOK! Rate 5/5📚🌟😻

My type of comfort book, sukaaaa bangett, bukunya lucuuu, cantik, dan eye-catching ilustrasinya, thanks andak sudah merekomendasikan🫶🏻🌷🩷

Buku self-improvement yang dikemas seperti dongeng fantasy anak-anak, selesai ngebacanya dalam sekali duduk karena bukunya tipis ga nyampe 200 halaman, love it!

Nothing is impossible if you brave enough to work hard for your dreams and even when you are an adult, it isn't too late to start chasing your dreams. What a great book for kid and adult!🏅🥹💘💐
Profile Image for Katherine 黄爱芬.
2,430 reviews293 followers
September 12, 2023
Buku ini singkat tapi menginspirasi loh. Kisah seorang anak yg memiliki banyak impian yg terlihat sukar utk dilaksanakan pd saat dia dewasa. Apalagi Na-Di-Ah, nama bocah itu, hanyalah anak dari ortu yg sedang bermasalah. Suatu saat Na Di Ah bertemu dgn Gadis Kaya Impian yg mengajarkan pdnya cara² utk mewujudkan impiannya. Kelak saat Di Ah dewasa, cara² ini sangat berguna sekali.

Utk ukuran buku anak² mnrt saya unik jg sih ceritanya. Tema dan maksud ceritanya gak pasaran. Walau gaya ceritanya agak² semi fantasy tapi isinya realistis sih mnrt aku.

Pssstt... Ilustrasinya juga cakep² di buku ini loh. Mendptkan kesempatan baca buku ini di tengah gempuran ribuan pengantri di IPusnas adalah suatu Anugerah yg Terindah 😻😻😻😻
Profile Image for Laven.
347 reviews14 followers
January 31, 2023
"Keyakinan untuk menghargai diri sendiri. Keyakinan bahwa kita orang berharga dan pantas dicintai, dan keyakinan bahwa kita dapat mewujudkan impian-impian kita."

4⭐ untuk ceritanya
1⭐ untuk ilustrasi yang memukau.

Cerita ringan dilengkapi dengan ilustrasi yang memukai selalu berhasil menarik perhatianku. Saat membaca buku ini aku menempatkan diriku seumuran dengan Di-ah namun rasanya tetap terasa digurui. Perjalanan ditengah hujan menuju Bumi Bermimpi terasa sangat magical, membaca buku ini membuat perutku terasa lapar.

Buku ini lebih berpusat kepada keseharian Di-ah dan usahanya yang berhubungan dengan impian, bersamanya di Bumi Bermimpi menceritakan permasalahan kecil hingga besar terhadap orang yang kita percaya, mencoba mengurangi sedikit beban dipundak. Ilustrasi selalu berhasil membuatku memukau, jalan cerita ringan karena disesuaikan untuk anak-anak. Aku berharap bisa membaca buku ini lebih awal, mungkin akan jauh lebih berkesan saat aku jauh lebih muda.

Ah, aku ingin punya buku fisiknya.
Profile Image for Alexandra.
2,089 reviews123 followers
January 8, 2026
Sebenarnya ini buku untuk anak SD belajar tentang impian dan bagimana mencapainya. Tapi ternyata cocok juga dibaca oleh orang dewasa sepertiku yang tak mendapar buku sebagus ini saat kita tumbuh dewasa, masih tak tahu apa impian kita dalam hidup atau pernah punya tapi tak tercapai sampai saat ini.

Dengan gaya bahasa yg ringan tapi cukup terarah disertai dengan ilustrasi yang indah kita akan mengikuti perjalanan magical realism seorang bocah perempuan yang biasa-biasa saja di sebuah kafe ajaib.

Kusangka bakalan standar cozy fantasy biasa tapi ternyata lebih berisi dan heartwarming. Cocok banget buat bacaan adek-adek kita
supaya mereka tak takut bermimpi besar dan tahu bagaimana mewujudkannya.


Thanks to IPN RI
Profile Image for wulan.
247 reviews7 followers
September 6, 2023
buku ini memang ditujukan buat anak anak sih ya. jadi kalau aku membaca buku ini di saat aku masih anak anak, sepertinya aku bakalan suka banget.

saat masih anak anak atau remaja, pastinya aku berpikir bahwa menjadi dewasa adalah sebuah kenikmatan. ah aku ingin cepat cepat dewasa. tapi kenyataannya nggak seindah itu. aku justru ingin kembali ke masa kecil di mana aku nggak perlu memusingkan masa depan.

buku ini bercerita tentang di-ah, yang suatu hari pergi ke sebuah lorong, dia bertemu kucing dan kucing tersebut membawanya menuju tempat si "gadis kaya impian"

banyak memang hal yang bisa dipelajari dari buku ini, terutama tentang impian/mimpi. rasa rasanya kebanyakan orang dewasa sudah melupakan/merelakan impian masa kecil mereka. membaca buku ini bisa membuat kita teringat tentang impian yang kita miliki.

saat punya impian, tentu aja kita perlu memikirkan hal hal apa yang perlu kita miliki atau kuasai untuk mencapai impian tersebut. di bagian ini aku agak kurang sreg. karena menurutku seberapa keras seseorang berusaha, masih ada kemungkinan gagalnya.

kalau aku pribadi nggak mau berekspektasi tinggi tinggi karena aku tau batasanku. sebetulnya juga, punya mimpi tinggi bukanlah hal yang buruk. ada juga prinsip bahwa kalau kamu begitu menginginkan sesuatu, percayalah bahwa semesta akan memudahkannya untukmu.

mungkin balik lagi ke seberapa besar tekad seseorang untuk mencapai impiannya? mungkin saja tekad dan niatku nggak sebesar itu. mungkin saja aku pernah mengalami kegagalan besar sehingga aku nggak mau bermimpi yang tinggi.

tapi, apa jadinya ya jika seseorang hidup tanpa impian? meski aku rasa aku adalah orang itu. orang yang nggak punya impian. aku sudah merasa cukup dengan gaji bulananku. apakah aku perlu berambisi untuk mendapat gaji lebih? sepertinya aku harus punya tujuan dulu.

dan untuk akhir cerita di-ah di buku ini, menurutku itu too good to be true. yah mungkin memang hal yg mustahil buat kita bisa aja terjadi. toh buktinya itu terjadi pada penulis buku ini. memang aku aja yang belum merasakan "keajaiban" itu.

btw ilustrasinya bukan tipe yang biasa aku lihat. tapi tetep, meskipun beda dari yang lain, ilustrasinya tuh unik dan terlihat seperti "one of a kind"
Profile Image for Chels.
189 reviews3 followers
October 30, 2024
BAGUS BANGET!!! INSPIRING!

Buku ini membahas mimpi disertai panduan untuk mengidentifikasi dan mencapainya. Sangat cocok buat anak-anak/remaja sebagai bacaan yang inspiratif. Barangkali mereka akan terbantu menganalisis tujuan hidupnya.

Buku ini juga bisa membantu kaum dewasa muda yang lagi quarter life crisis btw 👀😂👍🏻

Nggak ketinggalan, ilustrasinya super cantik!
Profile Image for athiathi.
367 reviews
June 10, 2023
— "Setiap orang lahir di dunia ini untuk alasan yang berbeda dan menjalani kehidupan yang berbeda-beda. Yang terpenting adalah bahwa setiap manusia di dunia ini adalah orang-orang yang istimewa."

— "Kau harus menghargai diri sendiri supaya dunia juga menghargaimu. Yakinlah impianmu pasti akan tercapai."

— "Pada akhirnya, kitalah yang bertanggung jawab atas kehidupan kita sendiri, bukan orang lain. Tidak memilih juga adalah pilihan."

— "Semua orang pasti memiliki rintangan, tetapi kitalah yang memilih apakah kita akan menyerah atau tetap berusaha."

— "Terlalu banyak berpikir bisa menghalangi impian. Jika kau ingin mewujudkan impianmu, berhentilah merasa cemas dan lakukan saja."

Satu kata untuk buku ini: IMPIAN. Buku ringan dengan ilustrasi yang memanjakan mata. Narasinya mengalir dan pesan dari penulis pun tersampaikan dengan baik. Bagaimana kita perlu berusaha mewujudkan impian, perihal percaya tidak ada yang tidak mungkin.

Aku baca buku ini lewat Gramedia Digital.

Mungkin cukup, sampai jumpa! 💛
Profile Image for Caca.
201 reviews8 followers
June 1, 2025
"Walaupun kita mengalami banyak kesulitan dalam hidup, selama kita memiliki impian, kita akan menang. Tetapi jika kita tidak memiliki tujuan hidup, kita hanya akan berjalan berputar-putar tanpa tujuan. Impianlah yang membuat kita memiliki tujuan hidup."

"Tetapi kita lahir di dunia ini bukan demi menduduki peringkat pertama. Setiap orang lahir di dunia ini untuk alasan yang berbeda dan menjalani kehidupan yang berbeda-beda. Yang terpenting adalah bahwa setiap manusia di dunia ini adalah orang-orang yang istimewa."

"Keyakinan untuk menghargai diri sendiri. Keyakinan bahwa kita adalah orang yang berharga dan pantas dicintai, dan keyakinan bahwa kita bisa mewujudkan impian-impian kita."

ceritanya seru dan ringan banget, dilengkapi dengan ilustrasi yang ga kalah cantiknya huhu.
Profile Image for Abovetheclouds.
205 reviews
April 10, 2024
"Orang-orang menjalani hidup yang keras. Mereka tidak tahu mengapa mereka hidup seperti itu, mereka hanya hidup."
Profile Image for Luv.
110 reviews
June 15, 2025
Pretty heartwarming book!! So lucky bisa baca buku ini di antara dua ribu antrean iPusnas!!

Na Di Ah, gadis kecil yang sedang sebel karena ibunya terus memaksanya belajar tiba tiba bertemu seekor kucing yang membawanya ke Kafe Bumi Bermimpi. Di sana, Di Ah bertemu pemilik kafe si Gadis Kaya Impian.

Gadis Kaya Impian itu menceritakan banyak kisah tentang perjalanan yang dilalui, tentang mimpi yang dicapai, dan tentang bagaimana itu terjadi.

Setiap hari, Gadis Kaya Impian itu memberikan PR untuk Di Ah, tentang Impian.

2 kata, BUKU CANTIK.

Isinya cantik.
Tema nya cantik.
Penyampaiannya cantik.
Ilustranya super cantik.
Semua cantik.

Aku rasa, ini adalah jenis buku yang aku akan coba cari buku fisiknya karena buku ini deserve dibaca setahun sekali setiap awal tahun. Apalagi, termasuk interaktif book, ada PR PR yang harus dikerjakan, rencana yang harus diisi, dan kartu yang harus dipakai!!

Buku ini cocok untuk segala usia, meski target utamanya usia SD-SMP. Tapi budak korporat pun cocok bacanya, karena ga ada terlambat buat mencapai impian.

Karena sebenarnya, sambil baca, sambil ngisi PR, aku pun sambil mempertanyakan, apa sih mimpi ku?

Dibungkus dengan fantasy, magical realism book emang ga pernah gagal. Hangat dan menyentuh.

Aku ga bisa bicara banyak karena buku ini keren banget. Deserve buat dibaca minimal sekali seumur hidup.
Profile Image for Hal..
83 reviews1 follower
December 8, 2022
suka banget sama ceritanya. rasanya seperti diajak jalan-jalan ke berbagai negara sama si Gadis Kaya Impian, entah melalui cerita-cerita pengalamannya atau makanan-makanan yang disajikannya.

resep-resep dan PR untuk mencari impian juga seru. apalagi romance tipis-tipis antara Na Di-ah dan Moon Jeong Hyeok, lucu dan gemesin. luv banget deh.
Profile Image for gq .
111 reviews
September 12, 2024
BUKUNYA BAGUS BANGET!!! buku ini cocok banget sih buatku yang lagi quarter life crisis—kebingungan sebenarnya apasih mau ku itu. dan setelah sekian lama, yang mana terakhir itu sma kelas 10(?), aku nyusun bucket list lagi. pas nyusun aku jadi keinget salah satu kata Gadis impian, perbedaan dari anak kecil dan orang dewasa, anak kecil bisa membayangkan dunia yang belum pernah mereka lihat—sedangkan orang dewasa hanya bisa membayangkan apa yang sudah mereka lihat. dan aku ngerasain ini banget. kayaknya dulu nyusun 30 bucket list bisa dalam sekali duduk, dan waktu itu aku gak ambil pusing, akankah bakal kecapai suatu saat atau enggak. intinya nulisnya tetap dengan harapan penuh dan mata berseri seri. sekarang? rasanya kayak terlalu banyak realita yang aku tahu. buat nulis 30 bucket list gak bisa cuman dalam sekali duduk, apalagi berkali-kali aku ngebatin sendiri, emangnya bisa ya? dengan pemerintah yang kayak gini (HAHAHA), dengan blablabla alasan lainnya yang sepertinya terlihat terlalu tinggi untuk aku loncati. tapi, dengan sedikit keberanian yang dititipkan buku ini, sepertinya mau nanti gak bakal kecapai pun, setidaknya aku tau apa yang aku ingin di dunia ini kan? dan akupun berhasil nulis 30 bucket list (akhirnya) walaupun sebenarnya targetnya 100 ha...ha...

di umur umur quarter life crisis ini, aku gak masalah kalau aku cuman hidup seperti air. dan memang gak ada salahnya sih kalau mau hidup dengan motto itu. tapi setelah baca buku ini, kayaknya.....kayaknya akan seru deh kalau aku nyoba ambil keputusan untuk lebih inisiatif atas diriku sendiri? yakan? jadi untuk teman2ku-orang dewasa di luar sana, yang merasa masih bisa diselubungi harapan akan impian-impian, baca deh. buku ini life changing (entah juga sih mungkin krn aku efek baru selesai baca hahahah). tapi satu hal yang akan ku inget dari buku ini, "Terlalu banyak berpikir bisa menghalangi impian. Jika kau ingin mewujudkan impianmu, berhentilah merasa cemas dan lakukan saja!"

dan yang aku suka juga dari buku ini adalah, selain mengajarkan kita untuk bermimpi. buku ini juga mengajarkan tentang, bagaimana cara kita mencapai impian itu sendiri. caranya bukan contekan, tapi tetep harus kita pikir masing-masing. mungkin krn kita harus memikirkannya sendiri itulah, kita jadi lebih mantap akan impian kita sendiri. aku tau buku ini fiksi, walaupun memang author nya sendiri—yang mana merupakan manusia real—merasakan perubahan nasib karena mencapi impian-impiannya, sepertinya ide untuk bisa mencoret ke100 bucket list itu gak benar2 mustahil. aku harap kita semua bisa memiliki keyakinan dan kemantapan hati, serta tombol "start" di hati yang bisa memunculkan keajaiban.

Profile Image for Tika Nia.
230 reviews4 followers
September 10, 2025
Na Di-ah masih duduk di bangku kelas 5 SD saat dia merasa bosan dengan kesehariannya. Ibunya selalu membandingkan Di-ah dengan Ji-Na, murid paling pintar dan cantik di kelas! 🙄 Selain itu, ibunya juga selalu mengeluh karena harus bekerja untuk membiayai kursus matematikanya. Di-ah menjadi kehilangan kepercayaan diri 🥺

Di hari hujan saat perasaannya murung, Di-ah bertemu seekor kucing yang mengantarnya menuju Kafe Bumi Bermimpi ✨ Di sana, Gadis Kaya Impian membantu Di-ah memetakan mimpinya 🪄 Gadis itu selalu memberi Di-ah PR setiap mereka bertemu. Meminta Di-ah mencari tahu tentang sejarah bumi dan manusia; menuliskan impian dan kelebihannya; mencari orang yang berhasil mewujudkan impian; menyusun strategi mewujudkan impian, dan masih banyak lagi. Lantas apa saja tantangan yang dihadapi Di-ah dalam mewujudkan impiannya? Apakah Di-ah berhasil mewujudkannya?

🪄🧭✨ baca review buku lainnya di IG ku @tika_nia

Buku Self Improvement paling berwarna yang pernah kubaca! Dihiasi dengan banyak ilustrasi estetis yang memanjakan mata 👩🏻‍🎨 Ditulis dengan gaya bercerita seperti novel sehingga mudah dipahami 💖 Dipadukan dengan unsur fantasi 🪄 Dilengkapi dengan panduan mewujudkan impian yang sistematis (lihat slide). Lalu diakhir dengan resep makanan dari berbagai negara 🍜🍛🍴 Unik sekali 🥳

Beberapa insight dari buku ini:
• Tidak ada impian yang terlalu tinggi atau terlalu mahal, semua impian punya peluang untuk diwujudkan 🚀
• Hargai dirimu sendiri, lihat dirimu dari sudut pandang positif maka orang lain akan melakukan hal yang sama padamu 💖
• Tak ada kata terlambat untuk memulai mewujudkan impian. Mulai saja dulu ✨
• Kebaikan kecil yang kamu lakukan bisa berarti besar untuk orang lain. Teruslah berbuat baik 🌱🌷

Recommend untuk semua yang ingin mulai mewujudkan impian ✨🪄
Profile Image for N..
14 reviews1 follower
August 25, 2023
4.8 stars

Kafe Ajaib yang Memasak Impian by Suyoung Kim, Cho Hea Seung (Ilustrator), Lingliana (Translator).

Buku ini menceritakan tentang kisah keseharian Na Di-ah dalam mencapai impiannya. Selain itu, buku ini juga dilengkapi dengan ilustrasi yang super cantik dan memanjakan mata banget!

“Keyakinan untuk menghargai dir sendiri. Keyakinan bahwa kita adalah orang yang berharga dan pantas dicintai, dan keyakinan bahwa kita bisa mewujudkan impian-impian kita.” [61]

“Kita bukan manusia super, jadi tentu saja kita membutuhkan keberanian setiap kali kita ingin melakukan sesuatu yang baru. Tetapi keberanian itu tidak akan timbul apabila kita diam saja. Pokoknya lakukan saja.” [97]

Di setiap akhir bab buku ini juga terdapat pertanyaan-pertanyaan yang bisa dijadikan untuk tantangan pada diri sendiri dan melatih keterampilan menulis. Oh, iya, ada juga resep-resep makanan dan minuman dari berbagai negara yang diceritakan oleh Si Gadis Kaya Impian. Sangat menarik!
Profile Image for Puzzle Selfish.
18 reviews
August 2, 2024
Dari buku ini kita jadi tahu bahwa tujuan akan membuat kehidupan kita terarah dan jelas. Tidak menjadi daun gugur yang hanya mengikuti ke mana angin menerbangkannya. Kita sebagai manusia, lebih dari itu. Setiap orang punya jalannya masing-masing. Tidak peduli bagaimana lingkunganmu membentuk dirimu, tetap kejarlah impianmu.

Buku ini juga mengajarkan pada kita bahwa kecemasan dalam perjalanan kita meraih impian itu pasti ada, tinggal kita yang jangan tenggelam. Mindset kita dalam meraih impian akan mempengaruhi setiap langkah perjalanan kita. Kita harus yakin bahwa kita bisa meraih impian kita.

Buku ini cocok menjadi inspirasi anak-anak maupun remaja. Mereka akan terinspirasi untuk memulai aksi dari dreambook agar impian bukan sekadar wacana/khayalan semata.

Bagi orang dewasa yang membaca buku ini akan dibawa bernostalgia mengenai cita-cita yang pernah mereka impikan di masa kecil dan menyalakan kembali semangat yang pernah pudar itu.
Profile Image for ⭑.
189 reviews7 followers
February 8, 2023
setelah setengah buku baru sadar kalau ternyata ini adalah buku anak, tetapi isinya benar-benar bagus dan bisa dibaca oleh siapa saja. apalagi tentang membahas impian. berumur hampir seperempat abad, masih sering bermimpi dan bertanya “kira-kira bisa nggak ya?”, rupanya pertanyaan itu terjawab di buku ini. memiliki impian tidak mengenal umur dan dari sini pun semakin yakin salkan percaya kalau “impian + tenggat waktu = target”, “target / detail = rencana”, “rencana x latihan = kenyataan”, dan START maka diumur berapapun, pasti akan meraih mimpi itu.

disamping memberikan semangat dan keyakinan untuk terus bermimpi dan mengejar mimpi, buku ini juga memiliki ilustrasi yang sangat indah. lalu banyak hal mengejutkan di akhir cerita seperti ada resep makanan yang disajikan sepanjang cerita, ada “postcard” ilustrasi, dan kartu reminder untuk diri sendiri.
Profile Image for Sholikhah.
95 reviews
June 2, 2020
Buku ini cocok dibaca oleh anak-anak SD, SMP, SMA bahkan orang dewasa sekalipun! Dilengkapi dengan latihan menulis di akhir tiap chapter, buku ini adalah buku motivasi (self-help) sekaligus buku latihan. Ada beberapa hal sih yang menurut aku perlu dilaji ulang seperti latihan menaikkan self-esteem dengan bilang "aku cantik". Ya menurut aku bukan itu isu utamanya. Isu utamanya adalah penerimaan diri, dan gimana aksi kita mewujudkan impian-impian tanpa peduli apa kata-kata (negatif) orang. Hal yang paling aku sukai selain interaksi antar tokoh nya adalah ilustrasinya, bagus banget gambarnya! Bisa membantu membangkitkan imajinasi. Kudos buat penulis & ilustratornya!

NB : baca juga resep-resep menu, biografi penulis dan kartu-kartu "ajaib" di akhir buku.
Profile Image for Rista.
95 reviews2 followers
January 3, 2024
"Pada akhirnya, kitalah yang bertanggung jawab atas kehidupan kita sendiri, bukan orang lain. Tidak memilih juga adalah sebuah pilihan"

Berasa baca buku motivasi berkedok cerita anak. Trus di akhir buku beneran ada resep masakannya. Ilustrasinya juga cakep banget.

Buku ini mengajarkan kalau gaada impian yang ga mungkin tercapai sesulit apapun itu. Tapi menurut aku ini terlalu too good to be true.
Profile Image for Bila.
315 reviews22 followers
March 3, 2023
Walaupun bukan my cup of tea karena kisahnya terlalu seperti buku motivasi (ini karena aku ga tau kalau buku ini MEMANG self improvement), tapi tetap saja buku ini oke untuk memotivasi supaya terus meraih impian. Tapi apakah buku ini bisa menggerakkan hati orang? Ya tergantung ke orangnya masing2 lagi, eheheh.

BTW makanannya terlihat lezat. Nyem.
Profile Image for Umara' Nur Rahmi.
62 reviews5 followers
November 24, 2023
Aaah....kereeen....
Pesan morilnya dapet
Ilustrasinya cakep.

Tiap baca "PR Hari Ini", serasa dapat tugas beneran yg harus dikerjakan.

Sepertinya akan re-read kembali.
Profile Image for ciobery.
11 reviews
January 5, 2024
aku selalu suka cerita melalui PoV seorang anak kecil. penuh kepolosan serta kejujuran.

buku ini benar-benar membangun semangatku untuk fokus pada impianku, pada diriku sendiri, pada apa yg aku miliki.
Profile Image for Michelle.
10 reviews
July 15, 2025
Such a heartwarming book. Rasanya seperti membaca buku self-improvement yang dibungkus dalam kisah fiksi anak-anak ❤️‍🩹
Profile Image for shira.
122 reviews1 follower
July 11, 2023
"Terlalu banyak berpikir bisa menghalangi impian. Jika kau ingin mewujudkan impianmu, berhentilah merasa cemas dan lakukan saja."

Kutipan yang sangat membekas untukku, I wish one day I will stop thinking too much and actually start my way to achieve my dream. This story really urge me to just go with it. Heartwarming and sooo meaningful.
Profile Image for Nur Reti Jiwani.
110 reviews27 followers
March 22, 2024
Buku ke-16 di tahun 2020...
Aku yang bodoh ini mirip siapa? Kenapa aku harus belajar padahal belajar itu sama sekali tidak menyenangkan? Apakah Ayah tidak punya uang karena tidak belajar? Apakah dengan rajin belajar kita akan hidup senang ketika kita sudah dewasa nanti? Berapa tahun lagi yang harus kuhabiskan untuk belajar? Apakah dengan terus belajar nilai-nilaiku akan membaik?
Kapan terakhir kamu membaca buku cerita anak-anak?

Kalau aku, baru saja. Baru saja kuselesaikan. Buku indah ini. Indah dari segi cerita, pesan yang ingin disampaikan juga indah ilustrasinya. Sebuah buku anak yang rasanya terlalu sayang jika hanya dibaca anak-anak. Kamu, aku, atau siapapun semestinya juga membaca buku terjemahan ini.

Membawa pesan tentang impian. Untuk menjadi manusia yang kaya hati dan mimpi...
"Miskin hati, tidak punya impian dan harapan. Itu lebih parah daripada miskin karena tidak punya uang."

Aku mungkin bukan lagi gadis manis berusia 12 tahun seperti tokoh cerita ini, tapi aku masih suka menonton semua cerita Disney Princess yang mestinya untuk anak. Aku suka membaca buku anak-anak dan aku sungguh sangat bersyukur menemukan dan membaca buku ini. Kenapa? karena semakin bertambahnya usia, kita semakin jadi penakut. Takut akan banyak sekali hal dan kemungkinan. Menjadi dewasa berarti makin terkikisnya banyak impian... Entahlah, aku merasa begitu.

Karena itulah membaca buku-buku anak sebagus ini seperti jadi nutrisi untuk jiwaku. Bahwa jika kau ingin mewujudkan impianmu, berhentilah merasa cemas dan lakukan saja.

Seharusnya, setiap impian tak punya batas waktu. Seharusnya, siapapun berhak mengejar mimpinya sejauh yang dia mau dan mampu. Untuk itulah buku seperti ini rasanya jadi pengingat dan pemacu yang membuat hati ini mengharu biru. Sungguh, aku sangat bersyukur membaca buku ini. Indah sekali... sungguh benar-benar indah...

"Kita diberi satu kehidupan, dan satu kehidupan itu adalah kumpulan dari saat-saat ini. Dan kita bisa membuat banyak pilihan setiap saatnya. Kau bisa mengeluh tentang apa yang tidak kaumiliki, kau bisa tenggelam dalam depresi, atau kau bisa berusaha mencapai apa yang kauinginkan. Pilihan-pilihan itu akan membuatmu berbeda setelah sepuluh, dua puluh, dan tiga puluh tahun lagi. Kehidupan seperti apa yang kaupilih?"
Profile Image for runin.
126 reviews1 follower
March 15, 2024
Buku ini kubaca setelah nganggur setengah tahun di rak. Dulu pertama kali ambil rasanya belum ada mood baca buku magis, tapi sekarang udah ada moodnya.

Mengejutkannya, ternyata aku menikmati ceritanya. Cerita khas anak-anak dan segala imajinasinya. Beberapa nasihat tentang mimpi itu juga cukup relate buat orang dewasa.

Tapi ada satu hal yang menurutku 'mengganggu' yang bikin aku jadi males lanjutin (tapi tetep ditamatin sih bukunya).

Yaitu di saat Jeong-hyeok nembak Di-ah buat pacaran dan Di-ah pun nerima. Oke, oke. Itu mungkin cuma selingan aja dan tidak begitu berpengaruh ke keseluruhan cerita. Narasinya juga hanya 1 halaman.

Tapi, dalam pendapatku, ini buku anak-anak, tentang anak-anak, dan mereka digambarkan masih SD. Kenapa tidak dibiarkan "full" keseruan dunia anak-anak saja. Mimpi-mimpi dan keunikan mereka, rasa iri dalam pertemanan misalnya, itu lebih cocok buat anak-anak. Tanpa harus memberi mereka penggalan kisah yang sebaiknya tidak diberikan untuk anak.

Meski cuma sekilas, tapi ada hal lain yang lebih cocok buat ditampilkan di buku anak. Ya, begitulah.
Profile Image for Labela.
74 reviews9 followers
October 31, 2023
Buku self improvement terbagus yang pernah aku baca. Tentang seorang anak kecil yang sedang mencari mimpinya 🌿

Dari alur ceritanya yang super ringan dan page turner banget ✨
Profile Image for Meta Morfillah.
678 reviews23 followers
June 10, 2024
Judul: Kafe ajaib yang memasak impian
Penulis: Suyoung Kim
Penerbit: GPU
Dimensi: 189 hlm, cetakan pertama 2019 (edisi gramedia digital)
ISBN: 9786020629964

Pernahkah kamu bermimpi? Banyakkah impianmu? Adakah yang terwujud? Apakah memiliki impian adalah sebuah kemewahan bagimu?

Na Di Ah yang berusia 12 tahun tidak menyangka, hari di mana ia menemukan kafe bernama Bumi Bermimpi adalah hari yang akan mengubah hidupnya kelak. Ia yang tak pernah berpikir untuk bermimpi, menjalani hidup yang sering tak adil dengannya begitu-begitu saja, tiba-tiba berani menentukan impian. Tidak sekadar wacana, ia menuntaskan semua PR yang diberikan si Gadis Kaya Impian!

Proses meracik impian di kafe ajaib itu membuatnya lebih peduli dengan sekeliling. Ia menemukan bahwa banyak orang dewasa yang melepaskan mimpinya dan kini menyesal, seperti ayah (musikus) dan ibunya (penulis). Ia pun berani memulai hal baru seperti menawarkan pertemanan pada Min Jeong yang tidak memiliki teman, menanyakan impiannya yang ternyata berdampak besar pada hidup Min Jeong kelak. Juga mendekati anak-anak yang mengucilkannya akibat Jeong Hyuk suka padanya. Semua itu sebab gagasan besar pada film apa yang ingin ia buat dalam hidupnya.

Buku yang diperuntukkan anak-anak ini sungguh membuat hati hangat dan mengajarkan makna lebih banyak bagi saya yang dewasa. Justru kisah sederhana serta ragam PR yang diberikan pada Na Di Ah, rasanya perlu kita terapkan pada diri kita juga. Satu hal yang saya simpulkan bahwa dalam bermimpi jangan hanya sendirian, tapi ajaklah sekitarmu, agar saling mendukung!

Latar belakang penulis pun cukup menggugah, terefleksikan dalam tokohnya. Alasan broken home, dibully, nyaris suicide tidak mematahkan impian yang dimiliki. Dan ternyata buku adalah penyelamatnya. Ilustrasi yang digambarkan juga sangat menarik, nyata, dan membuat kesan ajaibnya dapat. Resep² makanan dari berbagai negara serta kartu permainannya juga indah. Ah, pokoknya kalian harus baca dan lihat sendiri!

Saya apresiasi 5 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#1hari1tulisan #resensibuku #reviewbuku #bacabuku #kafeajaibyangmemasakimpian #suyoungkim #fiksi #metamorfillah
Displaying 1 - 30 of 127 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.