What do you think?


Ternyata Adam Dilahirkan
Ratings & Reviews
Friends & Following
Create a free account to discover what your friends think of this book!
Community Reviews
Displaying 1 - 12 of 12 reviews
February 7, 2010
RADICAL!! this is what iwant!, sejalan dengan konsepsinya tentang akhirat itu tidak abadi, saya sangat menyukai konsep konsep pemikiran agus mustofa, bahkan sejalan juga dengan teori relatifitas einstein, dan keanehan teori john titor tentang mesin waktu. nyaambungnya dimana bodoh??
yes hidup ini seperti daun diatas luapan sungai yang mengalir, dengan pohon tua yang meranggas di hulu sungai, sehingga kita mengalir bersama daun yang lain!
ada kehidupan seorang "saya" atau "kalian" pada kehidupan lain dengan waktu, keadaan, tokoh, yang mungkin berbeda.
ini bisa dijadiakan pemahaman mendasar dari teori-teori para cenanyang, dan para times traveler yang fakta faktanya tidak bisa dan tidak mungkin berlaku di kehidupan kita sekarang, karena apa? karena mereka melihat atau berasal dari "daun" yang lain, konsep pemindahan interlife ini, bisa dipecahkan dengan teori wormhole, dengan dasar relativitasnya einstein
dengan teori teori dasar diatas, saya sangat yakin, bahwa adam itu bukan manusia pertama yang dibuat tuhan!
yes hidup ini seperti daun diatas luapan sungai yang mengalir, dengan pohon tua yang meranggas di hulu sungai, sehingga kita mengalir bersama daun yang lain!
ada kehidupan seorang "saya" atau "kalian" pada kehidupan lain dengan waktu, keadaan, tokoh, yang mungkin berbeda.
ini bisa dijadiakan pemahaman mendasar dari teori-teori para cenanyang, dan para times traveler yang fakta faktanya tidak bisa dan tidak mungkin berlaku di kehidupan kita sekarang, karena apa? karena mereka melihat atau berasal dari "daun" yang lain, konsep pemindahan interlife ini, bisa dipecahkan dengan teori wormhole, dengan dasar relativitasnya einstein
dengan teori teori dasar diatas, saya sangat yakin, bahwa adam itu bukan manusia pertama yang dibuat tuhan!
January 6, 2009
buku ini membuat kita untuk memahami ayat Al-qur'an dengan lebih detail
memberikan gambaran tentang awal mula adam berdasarkan ayat Al-qur'an
so buku ini wajib di baca untuk menambah pengetahuan dan memperdalam pemahaman kita terhadap Al-Quran
memberikan gambaran tentang awal mula adam berdasarkan ayat Al-qur'an
so buku ini wajib di baca untuk menambah pengetahuan dan memperdalam pemahaman kita terhadap Al-Quran
May 19, 2020
Bagaimana cara bacanya????
This entire review has been hidden because of spoilers.
October 9, 2023
Membaca buku beliau memang sangat asyik. Pembaca disuguhkan pemahaman yg mendalam terkait penjelasan tentang adam namun pemikiran tersebut masih terkait dengan Al-qur'an. Terima kasih.
April 22, 2025
Judul bukunya memang cukup kontroversial. Tapi secara keseluruhan penulis hanya menjelaskan klaim yang menurut saya klaim itu belum tentu benar.
October 7, 2008
alih-alih pengen tau tasawuf modern, agus mustofa ini, yg katanya Ustadz.. malah pening kepala. ga selesai tuh :=(
October 18, 2008
it's amazing...menampilkan sesuatu yang berbeda dengan anggapan selama ini, tapi masuk akal, dan masih perlu banyak di diskusi kan
October 20, 2009
Cool!... makes me want to learn and read Qoran more and more :)
November 25, 2014
Jadi, Adam bukanlah manusia pertama. Adam juga dilahirkan seperti Isa. Buku selanjutnya ngebahas penciptaan Hawa. Oke, lanjut.
May 1, 2015
manusia generasi pertama disuruh tinggal di surga setelah diciptakan di bumi. kemudian di kembalikan lagi ke bumi -_-
January 12, 2017
tidak terlalu bagus. mengambil pendapat sendiri tanpa mengutip pendapat ulama terdahulu.
May 16, 2018
Agus Mustofa mengajak kita untuk tidak membaca Quran sepotong-sepotong. Sebagaimana pemahaman yang sebagian besar menjangkiti umat Islam saat ini: tekstual ketimbang kontekstual. Artinya, jangan sampai kita terlalu memikirkan substansi ayat-ayat Kauliyah tanpa memikirkan ayat-ayat Kauniyahnya.
Lebih lanjut, buku ini secara spesifik menyoroti tentang sejumlah isu terkait penciptaan dari seorang manusia. Dimulai dari yang pertama, Nabi Adam a.s. Tentu dari informasi yang kita terima selama ini, Adam merupakan makhluk tertinggi tingkatannya di dunia muncul melalui penciptaan.
Namun di akhir bukunya Agus menyatakan bahwa hasil interpretasinya terhadap ayat-ayat relevan mengenai penciptaan Adam tidak secara langsung menyebutkan bahwa Adam merupakan manusia pertama di dunia. Hal ini merujuk pada bahasa-bahasa yang Allah Swt. gunakan ketika mendeskripsikan seorang manusia, sangat berbeda. Ambil saja nas, insan, dll.
Ia juga tak menampik bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi lah yang membantu manusia memahami ayat-ayat kauniyah Allah. Tentunya terlepas dari ayat-ayat kauliyah yang menjelaskan bahwa Allah Swt. benar-benar menyita waktu kita untuk menginterpretasikan sesuai dengan realitas yang kita terima di alam semesta. Namun Allah Swt. mewajibkan kita mencarinya di sekitar kita.
Buku ini luar biasa secara gagasan, namun perlu diakui bahwa buku ini termasuk salah satu dari karya-karya awal Agus Mustofa di seri tasawuf modernnya. Sehingga masih ada beberapa hal yang mengganjal di hati, misalkan ketiadaan daftar pustaka atau setidaknya informasi di mana kita bisa menggali lebih jauh terkait sumber-sumber yang bisa kita pelajari di luar konteks buku.
Lebih lanjut, buku ini secara spesifik menyoroti tentang sejumlah isu terkait penciptaan dari seorang manusia. Dimulai dari yang pertama, Nabi Adam a.s. Tentu dari informasi yang kita terima selama ini, Adam merupakan makhluk tertinggi tingkatannya di dunia muncul melalui penciptaan.
Namun di akhir bukunya Agus menyatakan bahwa hasil interpretasinya terhadap ayat-ayat relevan mengenai penciptaan Adam tidak secara langsung menyebutkan bahwa Adam merupakan manusia pertama di dunia. Hal ini merujuk pada bahasa-bahasa yang Allah Swt. gunakan ketika mendeskripsikan seorang manusia, sangat berbeda. Ambil saja nas, insan, dll.
Ia juga tak menampik bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi lah yang membantu manusia memahami ayat-ayat kauniyah Allah. Tentunya terlepas dari ayat-ayat kauliyah yang menjelaskan bahwa Allah Swt. benar-benar menyita waktu kita untuk menginterpretasikan sesuai dengan realitas yang kita terima di alam semesta. Namun Allah Swt. mewajibkan kita mencarinya di sekitar kita.
Buku ini luar biasa secara gagasan, namun perlu diakui bahwa buku ini termasuk salah satu dari karya-karya awal Agus Mustofa di seri tasawuf modernnya. Sehingga masih ada beberapa hal yang mengganjal di hati, misalkan ketiadaan daftar pustaka atau setidaknya informasi di mana kita bisa menggali lebih jauh terkait sumber-sumber yang bisa kita pelajari di luar konteks buku.
Displaying 1 - 12 of 12 reviews










