Jump to ratings and reviews
Rate this book

Mr. Lee Clean Center

Rate this book
"Aku tidak tahu karena aku masih hidup sekarang. Mereka selalu ada di sekitar kita."

Lee Seondong memiliki kemampuan melihat hantu. Baginya itu adalah hukuman, tapi bagi para hantu dia adalah harapan terakhir untuk mewujudkan keinginan mereka setelah meninggal.

Kemampuannya yang selama ini diabaikannya, perlahan membuatnya menemukan rahasia dibalik kematian keluarganya, sahabatnya, dan juga paman Deongchol yang selama ini membesarkannya.

Melalui para hantu, Seondong berusaha mengingat ketakutan pada masa kecilnya dan mengungkap rahasia yang selama ini tersembunyi.

487 pages, Paperback

First published February 10, 2019

1 person is currently reading
16 people want to read

About the author

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
4 (13%)
4 stars
13 (44%)
3 stars
10 (34%)
2 stars
2 (6%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 13 of 13 reviews
Profile Image for Fahri Rasihan.
478 reviews125 followers
July 28, 2019
Menjadi pengalaman yang menyenangkan ketika saya untuk pertama kalinya membaca novel Korea dengan cerita yang menarik. Di mana cerita misteri dan kriminal bisa diramu dengan matang dan mengesankan lewat novel Mr. Lee Clean Center. Kisah Seondong yang sebenarnya cukup rumit dan berbelit-belit bisa disampaikan secara ringan dan sederhana oleh Hee Kwon. Sampul buku versi terjemahannya terlihat sederhana dan simpel. Bagaimana judul buku yang menjadi sentral dalam sampulnya berhasil diperlihatkan lewat aksen tangan yang sedang membersihkan kotoran. Perbandingan sampul yang terlihat kotor dengan langit biru yang indah menunjukan pekerjaan Seondong sebagai pekerja clean center. Mungkin sampulnya sudah cukup mewakili isi cerita dari Mr. Lee Clean Center, tapi entah kenapa menurut saya sampulnya bisa lebih dibuat menarik lagi.

Misteri, horor dan kriminal yang dimasukkan penulis memberikan tema cerita yang dijamin membuat ketagihan para pembacanya. Bagi yang sudah tidak asing dengan cerita Yakumo mungkin akan familiar dengan cerita Mr. Lee Clean Center. Di mana tokoh utamanya sama-sama bisa melihat hantu dan kasus kriminal yang dipecahkan pun tergolong mirip. Namun, bagi saya sendiri Mr. Lee Clean Center lebih menarik karena ceritanya terbilang lebih padat dan unik. Bagaimana pekerjaan clean center yang menjadi mata pencarian Seondong merupakan magnet yang menarik minat saya. Di Korea pekerjaan seperti ini mungkin sudah menjamur mengingat gaya hidup dan tingkat individualitas yang tinggi di sana. Akan tetapi bagi saya sendiri pekerjaan yang dilakoni oleh Seondong ini sesuatu yang segar dan baru. Mengingat pekerjaan seperti ini mungkin belum ada di Indonesia. Selain cerita misteri yang bikin nagih, pekerjaan Seondong sebagai pekerja clean center juga berhasil diperlihatkan dan dideskripsikan dengan sangat baik. Beberapa klien yang ditangani oleh Seondong pun bukan hanya sekadar intermezo belaka, tapi juga ada maksud dan kaitannya tersendiri.

Tokoh Lee Seondong yang merupakan seorang pengangguran yang mencoba bekerja di clean center digambarkan sebagai orang yang cuek, dingin, dan sinis. Masa lalu Seondong yang buruk dan berat membuat pandangan hidupnya menjadi lebih sempit. Di mana hidup hanya sekadar untuk makan secukupnya. Kemampuan Seondong untuk melihat arwah pun membuat hidupnya terasa sulit. Apalagi jika harus membantu para arwah tersebut. Tokoh Kim Jeonggyu atau Senior Kim adalah senior Seondong di clean center. Senior Kim merupakan sosok yang tidak peka, terkadang egois, dan pengecut. Di balik sosoknya yang 'menyebalkan' Senior Kim sebenarnya memiliki mimpi dan tujuan hidup yang lebih luas dari Seondong. Terakhir ada tokoh Kang Bora, sosok perempuan yang tiba-tiba muncul dalam hidup Seondong. Bora memiliki sifat yang tangguh dan pemberani dengan rasa keadilan yang tinggi. Selain mereka bertiga terdapat tokoh-tokoh pendamping lainnya yang bisa menguatkan jalan ceritanya. Latar belakang yang diberikan kepada para tokohnya sangat membantu saya untuk bisa bersimpati kepada mereka semua. Meskipun karakter mereka sekilas terlihat mirip dengan tokoh yang ada di Yakumo, tapi untuk saya sendiri karakter mereka cukup terkesan beda dan memiliki ciri khas tersendiri.

Saya suka saat sudut pandang yang digunakan adalah sudut pandang orang pertama melalui tokoh Lee Seondong. Di sini saya bisa melihat bagaimana Seondong menanggapi hidupnya yang berat dengan kemampuannya yang tidak biasa. Bagaimana dia mencoba menutupi kemampuannya, perjuangannya untuk melupakan masa lalu, dan rasa simpatinya yang mulai muncul terhadap orang-orang di sekitarnya terlihat dengan jelas. Bagi saya alur ceritanya berjalan cukup lambat dan berbelit-belit dengan berbagai klien yang diterima oleh Seondong. Walaupun berbelit-belit, tapi penulis bisa menciptakan daya tarik bagi pembaca untuk tetap terus ikut dalam arus ceritanya. Cara penyampaian ceritanya tergolong ringan dan menyenangkan. Gaya bahasanya ringan, sederhana, dan enak untuk dibaca dengan hasil terjemahan yang mumpuni. Latar tempat yang dipakai pun cukup variatif sehingga tidak monoton.

Membangun konflik yang klimaks di akhir cerita merupakan cara penulis untuk menarik pembaca agar tetap setia menyimak cerita. Di awal hingga pertengahan kita hanya akan diberikan petunjuk lewat berbagi pekerjaan yang diterima oleh Lee Seondong Clean Center. Di sini kita bisa melihat kemampuan Seondong untuk melihat arwah orang yang sudah meninggal. Setiap pekerjaan yang Seondong terima adalah petunjuk-petunjuk yang membangun konflik di akhir cerita. Pada awalnya mungkin akan terasa rumit dan berbelit-belit, tapi sesungguhnya ada benang merah yang menyatukan semua itu. Konflik yang dirajut oleh penulis sangat halus dan lembut untuk dimunculkan secara perlahan-lahan. Menikmati konfliknya perlu kejelian agar bisa ikut terserap masuk dalam permasalahan yang ada. Bagi saya penulis tergolong cerdik dalam membangun konflik yang mungkin cukup sulit untuk diterka.

Hal yang saya suka dari novel misteri dari Asia Timur adalah aura dan nuansa yang suram serta gelap bisa dipadukan dengan isu sosial yang ada. Seperti Mr. Lee Clean Center yang seperti ingin memberitahu para pembaca jika pekerjaan membersihkan barang dan tempat orang yang meninggal adalah hal yang lumrah di Korea. Di mana banyak masyarakat yang memilih hidup sendiri hingga akhir hayatnya. Individualisme dan tidak peduli terhadap sekitar menjadi gaya hidup yang terus meningkat di Asia Timur. Selain itu cerita misteri yang disajikan pun tak sekadar soal kasus kriminal biasa, tapi juga ada unsur spiritual di dalamnya. Mungkin ini bukan sesuatu yang baru, tapi masih jarang juga diangkat. Penulis memberikan satu pernyataan yang jelas lewat pekerjaan Seondong di clean center. Saya menikmati setiap detail pekerjaan yang dilakukan oleh Seondong, mulai dari menyemprotkan cairan disinfektan, mengumpulkan barang, hingga membakarnya. Detail-detail ini semakin menghidupkan pekerjaan Seondong. Kekurangan dari novel ini mungkin ada di beberapa bagian cerita yang menurut saya masih terkesan ambigu dan dipaksakan sehingga terkesan tidak cocok saat melihat akhir ceritanya. Secara keseluruhan Mr. Lee Clean Center menunjukkan isu sosial tentang individualisme dan sikap acuh tak acuh terhadap sekitar yang disampaikan melalui sebuah pekerjaan yang unik, menarik, dan berbeda.
Profile Image for Nur Reti Jiwani.
111 reviews27 followers
May 31, 2020
Dalam menjalani hidup, aku memiliki prioritas utama yaitu untuk menghindari hal-hal yang merepotkan. Dan aku juga membuat aturan pada diriku sendiri, untuk tidak berurusan dengan sesuatu, kecuali yang berhubungan langsung dengan masalah makanan dan kehidupan pribadiku. Itu adalah caraku menjalani dan memahami kehidupan sampai sekarang ini.

Lee Seondong ini bisa melihat hantu! kalau di blurb-nya ditulis kalau itu adalah hukuman bagi Seondong, tapi buat para hantu, itu adalah harapan terakhir mereka untuk mewujudkan sesuatu yang 'tertinggal.'

Ah, tapi aku merasa tertipu deh dengan 'blurb'nya itu :" Duh, bagaimana ini ~ alih-alih cerita Seondong membantu para hantu (harapanku), isi bukunya sama sekali jauh dari hal itu! Seondong bukan tipe heroik yang membantu sesama, melakukan kebajikan dan menegakkan keadilan. Seondong, cuma peduli tentang kenyamanan diri dan sebisa mungkin tidak terlibat dengan orang lain. Baginya itu merepotkan sekaligus melelahkan. Seondong ini cuek dan yah... begitulah... bukan tipikal 'pahlawan'.

Buatku pribadi ceritanya juga bergulir sangaaaaaaaaattttttttt laaaammmmbaaaaaaattttttttttt.... Meski novel ini berhasil aku selesaikan, tapi bukan bacaan yang sepertinya akan aku nikmati.
Profile Image for Stella_bee.
496 reviews18 followers
August 24, 2023
Menarik sebenarnya, unik juga dan lumayan bikin nagih tapi entah kenapa rasanya ada yang nanggung pas baca, kayak ada faktor X yang belum terpenuhi gitu😂😂
Padahal secara tema dan premisnya sudah oke, lain lah dengan tema tema yang biasa diangkat.. Main characternya juga manusiawi banget, bukan yang tipe tipe hero gitu
Jadi ini rating 5* tapi tidak full.. If you understand what I talk about🤭
Profile Image for Sunny.
172 reviews3 followers
December 30, 2020
Aku suka banget sama buku ini. Aku merasa kayak lagi nonton Drama Korea. Ceritanya ngalir aja, nggak membosankan. Alurnya maju-mundur tapi sangat seru.

Tokoh Seundong sebenarnya agak menyebalkan. Ia agak lamban dalam bertindak. Terlalu banyak mikir dan selalu galau. Tapi akhirnya dia bisa melakukan sesuatu walaupun kadang terlambat. Kalau tokoh Senior Kim juga nyebelin, karena dia suka sekali mengambil makanannya Seundong. Tapi dia sebenarnya baik.

Oh ya, ending ceritanya nggak tertebak. Makanya pas baca pengen lanjutin terus sampai selesai. Aku baca buku ini hanya butuh waktu 3 hari saja. Padahal bukunya lumayan tebal. 487 halaman, lho! Ah pokoknya saking serunya buku ini! Semoga saja nanti buku ini difilmkan. Keren banget pasti!

Quotes Favorit:
Ketika memiliki rasa penasaran, pikiran menjadi rumit dan dunia pun menjadi ikut rumit. Tidak ada yang lebih baik dari bersikap tidak acuh. ~hlm.46

Kematian itu bukan apa-apa. Sama saja seperti menyeberang dari satu ruangan ke ruangan lainnya. ~Henry Scott Holland, hlm. 69

Ketika bertambah tua, pasti semuanya melambat dan butuh waktu yang lama. ~hlm.84

Tidak ada satu pun di dunia ini yang lebih mudah daripada menyerah. ~hlm.97

Kamu tahu apa kiat-kiat orang dapat hidup lebih lama? Kamu harus selalu mengungkapkan perasaanmu. Kalau suka, ya katakan suka, kalau tidak suka, ya katakan tidak suka. ~hlm.155

Bagian terpenting itu adalah sapa! ~hlm.177

Kalau kata orang-orang, jika masih dapat bertahan hidup berarti kita adalah orang yang beruntung. ~hlm.256

Ada pepatah yang mengatakan kalau rasa penasaran itu dapat membunuh kucing. ~hlm.268

Generasi sampo, yakni generasi yang menyerah untuk pasaran, menikah dan melahirkan. ~hlm.272

Terkadang, tidak tahu adalah obat terbaik. ~hlm. 284

Menahan diri dan berpura-pura itu ada batasnya Dan, pada akhirnya, amarah yang sudah lama ditahan-tahan ini akan meledak juga. ~hlm.299

Baik manusia atau hantu, kalau diperlukan pasti tidak kelihatan. ~hlm.349

Ada perkataan seperti ini, bukan melakukan pekerjaan yang disukai, tetapi menyukai pekerjaan yang dilakukan adalah kunci dari keberhasilan dan kebahagiaan. ~hlm.368

Kalau ada yang mengkhawatirkanmu, hatimu akan menjadi lebih hangat. ~hlm.374

Seperti hidup yang selalu berjalan, begitu pula kematian yang akan selalu datang. ~hlm.482
Profile Image for Rizkana.
252 reviews29 followers
June 18, 2023
“Hidup itu adalah serangkaian defisit dengan konsumsi berkelanjutan.”


Yakin, begitu membaca cerita ini, kamu juga akan berkata, “Mirip Move to Heaven, ya.” Saya pun demikian. Pekerjaan Lee Seondong yang ternyata bisa melihat arwah adalah menjalankan perusahaan pembersih TKP, baik rumah maupun kendaraan, orang-orang yang meninggal dan baru diketahui beberapa waktu setelahnya.

Saya tertarik karena ia bisa melihat hantu. Ternyata, kisahnya lebih dari itu karena orang-orang terdekatnya mati satu per satu sejak ia kecil sampai dewasa.

Sebenarnya ada apa? Sebenarnya, kalau cermat mengingat kembali cerita di bagian awal, pembaca sudah bisa menyimpulkan akar masalahnya. Masalahnya, Seondong tidak tertarik dengan hidup. Hidupnya selalu berkilah dan cari aman saja.

Pembaca, atau tepatnya saya, jadi geregetan. Coba kalau dari awal ia mendengarkan kata-kata para hantu, kelar sudah perkaranya. Karena ia tidak mau dengar, saya jadi merasa karakter para hantu di cerita ini sia-sia, buang-buang halaman.

Sialnya, ada banyak bagian yang membuat saya terpaksa mengakui, ada potongan diri saya di dalam karakter Soendong.

Jadi, perlu baca atau tidak? Bacalah kalau kamu ingin memikirkan “godoksa” atau “kodokushi”. Kalau tidak ingin, mungkin jangan.

“Kita mungkin dapat dengan cepat kecanduan sesuatu. Bukan… mungkin saja sulit untuk bertahan hidup tanpa kecanduan sesuatu. Apa pun itu, kecanduan adalah lingkaran setan. Hal yang sama berlaku pada bahayanya meminjam uang. Setelah jatuh ke situ, mau tidak mau harus merelakan tubuh sendiri juga.”
Profile Image for Afifah.
92 reviews4 followers
January 24, 2020
menarik banget. Aku berharap dijadiin drama. bakal bagus kayaknya.
.
Gak pernah kan bayangin orang membersihkan mayat yang busuk sekaligus barang peninggalannya. Ini terasa baru bagiku.
Rata-rata mereka yang meninggal adalah orang yang tak punya keluarga, kelaurga yang ditinggal sendiri, anak kos dan lain-lain yang memang sendirian.
Meskipun begitu, Aku merasa masih ada yang mengganjal setelah membanca novel ini. Entah apa itu. Membaca novel ini banyak pembelajaran yang didapat. Ketika seseorang meninggal, yang tersisa hanyalah kenangan. Mr. Lee di sini berusaha menjaga dan menyelesaikan apa yang belum terselesaikan.
.
Munkin agak bingung karena penyelesaian teka-teki dari bab satu ke yang lain saling berhubungan. Jadi, meloncat-loncat gitu alurnya.
Namun, aku menyayangkan karena mereka yang berhubungan dengan kasus ini harus meninggal semua T_T.
Masih terasa kengerian orang yang memiliki tato laba-laba sampai akhir cerita layaknya BO di Detective Conan. Lee Seondong mungkin memang harus terikat dengan orang itu.

Profile Image for Hujan Buku.
134 reviews2 followers
September 1, 2024
Finish!

Aku tertarik baca buku ini karena blurb nya terlihat menjanjikan. Tapi setelah baca sampai akhir, aku hanya menghela napas lelah.

Selain karena ini slow pace, dan apa ya.. Di ending pun juga gantung banget. Rahasia ayahnya kenapa meninggal tidak terjawab. Lalu masih banyak misteri yg belum terungkap. Seandainya ini ada buku keduanya....
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Firdahayu.
15 reviews
January 28, 2026
Aku rasa buku ini gambaran tepat, bagaimana jika orang biasa ikut terombang-ambing dalam ombak besar. Mereka tidak bisa apa-apa. Kemungkinan terbaik yang bisa mereka lakukan hanya mencegah lebih banyak kematian, tidak bisa menyelamatkan siapapun.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Namida Puti.
156 reviews10 followers
April 21, 2020
Kirain gak rame, tp sampe begadang baca buku ini. Lumayanlah
33 reviews
June 12, 2021
Ceritanya lebih berfokus pada kasus-kasus yang dialami, seperti bermain detektif
Sayangnya masih banyak teka teki yang belum terpecahkan termasuk siapa otak pelaku utamanya
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Lucía.
1,396 reviews2 followers
April 8, 2024
Interesante pero la verdad esperaba más de la historia de los personajes
Profile Image for Si Kadek.
22 reviews
July 30, 2019
Mr Lee Clean Center ini memiliki plot cerita yang menurut aku sederhana tidak rumit ,
Menceritakan kehidupan seorang laki-laki yang bernama Lee Seondong , dia bekerja sebagai pegawai minimart dan dimana akhirnya dia bekerja di sebuah jasa pembersihan mayat "Clean Center" .
Seondong ini bisa melihat arwah-arwah yang kehadiran arwah tersebut memiliki hubungan dengan kematian anggota keluarganya.
_


Menurut aku cerita nya unik , dan ada beberapa bagian dalam cerita yang membuat aku bosan saat membacanya karena terlalu banyak penjelasan yang seharusnya lebih bisa di persingkat .
Terlalu banyak menceritakan kehidupan sehari-hari si Seongdong dari pada mencari tahu kematian anggota keluarganya sehingga menurut saya seharusnya akhirnya lebih dituntaskan masalahnya dengan mendetail dan tidak ada teka-teki lagi .
But overall novel ini sangat menghibur
Displaying 1 - 13 of 13 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.