Bumi Manusia adalah karya monumental yang penuh drama. Bukan hanya isi novelnya. Mulai dari penulisan, penyelamatan naska, hingga proses penerbitannya juga tak kalah dramatisnya. Berdarah - darah dan sangat melelahkan, menguras tangis berlumuran dendam. Hampir tak ada novel yang memiliki perjalanan berliku dan penuh luka seperti Bumi Manusia. Buku ini membongkar perjalanan panjang novel Bumi Manusia. Mulai dari kisah Pramoedya Ananta Toer sebagai ibu kandung novel tersebut, yang harus bertaruh nyawa demi melahirkannya. Juga siasat gila untuk membawa naskah ini keluar dari Buru ke Jakarta, dari pulau neraka menuju ibukota. Buku ini mendedah perjuangan Pram sebagai pribumiyang inferior untuk menjadi pribadi yang mandiri dan kuat. Yang berjuang atas nama kemanusiaan dan keadilan hingga malah menjadi korban kepentingan sesama anak bangsa, berujung tragis di pengasingan. Dikemas dengan gaya milenial dan kekinian, memang buku ini ditujukan untuk pembaca muda namun tetap nyaman menjadi konsumsi segala usia yang ingin mengetahui "Bumi Pramoedya" yakni bumi kemanusiaan di mana asas kebenaran, keadilan, dan kebangsaan harus ditegakkan.
Untuk membaca buku ini, sewajibnya pembaca membaca dan memahami dahulu novel Bumi Manusia yang akan dibicarakan dalam buku ini.
Ini kerana, melalui buku ini, penulis membawa pembaca untuk melihat kisah di sebalik terhasilnya sebuah karya yang tersohor ini.
Penulis membawa pembaca meninjau sejarah kehidupan Pram sehingga terhasilnya karya ini yang ditulis ketika berada dalam penjara. Bermula daripada pengkisahan secara oral buat mengisi kekosongan masa dan memberikan semangat mereka yang dipenjarakan. Hiburan dalam penjara. Kemudian dipindahkan dalam penulisan.
Penulis juga membawa pembaca jauh ke hadapan, selepas terhasilnya Bumi Manusia.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Dengan bahasa yang ringan, penulis menceritakan kepada kita tentang proses penulisan novel Bumi Manusia. Bagaimana Pram menulis roman tersebut saat di kamp Buru, sampai berhasil diterbitkan.
Selain itu, diulas pula isi dari buku Bumi Manusia itu sendiri. Cerita singkat serta tokoh beserta wataknya pun ikut diceritakan.
Di buku ini pula, kita diperkenalkan kepada si Penulis Bumi Manusia itu sendiri, Pramoedya Ananta Toer. Siapa Beliau, bagaimana kehidupannya, saat ia kecil sampai harus dilempar ke Buru.