Buku ini menjabarkan cerita-cerita sukses Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) yang telah dilaksanakan di Indonesia. Ditulis oleh Dirjen PSKL sendiri, narasi sangat ringan untuk dibaca orang awam dan menjelaskan proses-proses percepatan yang dilakukan oleh pemerintah. Ketika acara bedah buku, salah satu kritik yang dilayangkan mengenai buku ini adalah bahwa buku ini hanyalah menceritakan yang sukses-sukses saja. Menurut saya justru buku dengan cerita-cerita positif seperti ini harusnya lebih banyak ditulis sehingga cerita yang beredar tentang lingkungan tidak melulu cerita sedih seolah tidak ada jalan kembali dan mengobati. Setuju dengan saran ketika bedah buku bahwa sebaiknya cerita-cerita seperti ini akan jauh lebih baik jika ditulis oleh pelaku Perhutanan Sosial itu sendiri, dari sudut pandang orang-orang di tingkat tapak. Buku ini sudah menjadi awal mula yang baik. Penulisan yang ringan dan naratif layaknya cerpen membuat buku ini sangat ringan dibaca semua orang dan semua kalangan dan memberikan angin segar bahwa hutan dan lingkungan Indonesia masih bisa diselamatkan dengan pendekatan ambil jalan tengah dan mengintegrasikan adat dan budaya lokal.