Jump to ratings and reviews
Rate this book

ACC, Pak!!

Rate this book
Memasuki masa skripsi, Olivia Charil Annisa ketar-ketir karena Danial Adiwiryawan mendadak ditunjuk sebagai dosen pengganti sekaligus penguji skripsinya. Meskipun ganteng dan bergelar PhD dari University of Cambridge, Pak Danial terkenal judes dan cuek terhadap mahasiswi. Berbeda 180 derajat dengan Aria Adiwiryawan, sang kakak, yang merupakan dosen pembimbing Olivia.

Tadinya, Olivia—yang biasa dipanggil Yaya—hanya ingin fokus pada urusan bimbingan dengan Pak Aria, tapi mau tak mau Danial kerap terlibat, hingga intensitas pertemuan mereka pun meningkat.

Perlahan Yaya mulai melihat sisi Danial yang selama ini tersembunyi. Dia bimbang harus merasa bagaimana atas perlakuan Danial padanya. Menyenangkan tapi rasanya… tidak tepat.

Bukan hanya isu etika profesional di antara mereka, status pria itu sebagai duda yang sepaket dengan putri kecilnya benar-benar menjadi ujian kuadrat bagi Yaya.

For some people, wrong things can be right in the name of love.

Namun bagi Yaya, ia tidak ingin cintanya pada dosen muda itu berada di jalur yang salah....

292 pages, Paperback

Published September 30, 2019

18 people are currently reading
240 people want to read

About the author

Rara Rachel

2 books14 followers
Rara Rachel mulai menulis cerbung fiksi sejak tahun 2017 yang kemudian ia posting di beberapa platform online. Sisi introvertnya membuat Rara memutuskan untuk menjadi penulis anonim dengan nama pena Rara Rachel.

Sampai saat ini, di tengah kesibukan, Rara masih menulis cerita fiksi.

Rara Rachel bisa ditemui di :
Instagram : @raraarchel

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
51 (13%)
4 stars
119 (31%)
3 stars
173 (45%)
2 stars
31 (8%)
1 star
7 (1%)
Displaying 1 - 30 of 112 reviews
Profile Image for Utha.
825 reviews403 followers
May 4, 2022
Ada novel yang pengin buru-buru diselesaikan karena (a) bosen sama isi ceritanya, (b) seru banget dengan plot yang uwo-amazing-ulala, (c) gaya nulisnya enak bats tao-tao dah tamat aje woy elah padahal plot biasa aja, (d) gabungan b & c, atau (e) dan sebagainya

Dan menurutku novel ini tipe c. Yang enak aja diikutin. Klise, tapi seru dibaca. Ringan, tapi enak gaya nulisnya.

"ACC, Pak!!" nyeritain tentang Olivia yang lagi sibuk skripsi. Olivia ini diceritain sebagai cewek cerdas deh. Terus ada dosen superkiller bernama Danial (gue bacanya kenapa denial mulu aduh). Danial ini superganteng, atletis, pintar (iyelah dosen ya coy), tapi galak. Si Danial ini udah incer Olivia sejak lama. Pokoknya dia penasaran sama cewek ini. Yah, tapi masalahnya juga Danial ini udah punya buntut yang dihasilkan sama mendiang istrinya gitu. Kalaupun nantinya mereka berdua akhirnya sama-sama suka, umur mereka terpaut juga deh.

Kalo pengin ada cerita dengan konflik yang bikin napas megap-megap, jangan baca ini ya karena nggak ada yang kayak gitu di sini. Karena novel ini memang ringan, tapi bukan berarti "kosong". Gaya menulisnya enak diikutin (males bahas copy editing tapi emang banyak yang nggak konsisten sih di novel ini). Tapi pas nutup halaman kayaknya aku kurang setuju labelnya YA. Bayanganku lebih cocok ke Metropop.

Dan novel ini ngingetin aku sama novel Alnira dari segi plot. Apa kebanyakan novel Wattpad begitu, ya? Kayak ngabuburit keliling naik sepeda sebelum buka puasa aka muter dan nikmatin perjalanan cari angin. Perjalanan cari anginnya ya nggak ada isinya.

Sedikit catatan, di awal jumpy banget euy. Tau-tau begini tau-tau begitu. Pertengahan ke belakang sih udah runut. Eh ada yang bikin aku ketawa di awal-awal sama copy-nya. Ada kurang lebih yang narasiin begini di awal-awal: "kata X sambil menghela napas". Gue ngebayangin orang ngomong sambil tarik napas tuh gimana ya, jadi engap. Begonya gue praktikin coba! Hela lho ya, bukan embus~.

3 bintang!
Penasaran sama novel Rara Rachel yang lain. Rekomendeet buat yang pengin bacaan ringan.
Profile Image for Reina Tan.
292 reviews143 followers
December 30, 2019
pendapat pribadi || kalem ya
. . .

Tidak seperti buku yang kuberikan bintang dua lainnya, buku ini akan ku-review dengan sedikit rant. Alasannya karena aku sebenarnya cukup menikmati, tapi enggak segitunya.

Hal yang kusuka dari novel ini adalah cara penulis menulis diksi. Pemilihan katanya sederhana, sehingga membuat pembaca lebih terbayang. Memang tidak semua diksi yang penlis pakai bisa menggambarkan kondisi sih, cuma ya, masih bisa ditangkap. Meskipun, kadag suka bikin loading untuk membayangkannya.

Bahasanya cukup mengalir. Kadang ada bagian kocak juga.

Perihal tokoh, seperti biasa, aku masih agak kurang nyambung sama kedua tokoh utamanya. Danial ataupun Yaya sama-sama kurang masuk di aku. Mungkin karena kebanyakkan dialog daripada deskripsi, jadinya aku kurang dapat ciri khas tokoh.

Yang aku tahu tentang Danial ya sebatas dingin, ngeselin, perfeksionis. Itu pun tahunya dari misuh-misuhnya Yaya.

Kekurangan lainnya adalah terlalu banyak kebetulan. Dikit-dikit mereka berdua dipertemukan. Dikit-dikit mereka bareng. Maksudku, sekalipun mereka udah jadi OTP, ada baiknya jangan sedikit-sedikit dipertemukan gitu. Jadi, kurang greget, menurutku.

Tipikal novel wattpad--yang kebanyakkan aku baca. OTP harus selalu ketemu. Mau ada badai, tsunami, sampai daratan terbelah dua, mereka harus ketemu kebetulan atau jodoh.

Saking keseringan ketemu, ini bukunya lebih kayak "ACC hati saya ya!" daripada "ACC skripsi saya. Tolong saya muak kejebak di sini."

Kenapa?

Karena makin kebelakang, menurutku, lebih fokus ke OTP ini. Tekanan terhadap skripsinya juga gak berasa.

Terus ya... Sebagai mahasiswa skripsi juga, aku merasa kok pembimbing Yaya yang sebenarnya kayak enggak ada andil. Sekalipun itu Danial sama Aria adik-abang, pembimbing harusnya bisa lebih tegas sih. Tapi, ya, beda individu ya beda watak. Beda kampus juga sama aku(?)

Kayaknya segitu dulu aja, catatan review-ku hilang jadi rada lupa mau komentarin apa.

Tapi, aku masih cukup lapang menunggu karya Rachel lainnya.
Profile Image for Ainay.
418 reviews77 followers
November 8, 2019
Tertarik baca karena judulnya eye catching. Yaaa aku berharap menemukan motivasi nge-skripsi dari novel dengan tema ini. Ternyata, isinya jauh dari ekspektasiku.

Dua bintang untuk gaya berceritanya yang ringan dan enak dibaca meski di bagian awal seenaknya saja motong adegan di saat yang seharusnya bisa jadi seru. Kemudian aku dibikin sakit hati dengan karakter Pak Danial yang ... ewh!

Desain karakter pasaran di mana cowoknya sempurna, ganteng luar biasa, keturunan bule, pendidikan tinggi, mapan, dingin, cuek, datar, ngetop di kampus, posesif, okelah bisa diterima. Tapi, di sini Danial memiliki kadar toxic masculinity yang tinggi.

Sebagai perempuan yang ingin berdiri di kaki sendiri, aku ke-trigger dengan sikap Danial yang sok jantan. Ngelarang pake baju ini, ngelarang pakai make up lipstik berwarna, ngelarang pake mobil ... padahal posisi Danial bukan siapa-siapa Yaya, cuma sekadar dosen penguji. Jebolan kampus Barat tapi kok nggak bisa menghargai pilihan dan preferensi pribadi, sih?

Emosiku makin naik saat Danial marah-marah karena Yaya mau kuliah di Singapura, berujung ngasih opsi "pilih aku atau SNU"dan dengan seenaknya ngajak nikah. Malah ngamuk saat Yaya bilang belum siap nikah dan mau fokus kuliah. Di situ padahal status hubungan mereka belum jelas, cuma sekadar main "fair play". Ya ampun, sumpah aku kesal.

Ya, kurang lebih begitulah. Untung saja endingnya cukup memuaskan.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book272 followers
September 30, 2019
Olivia a.k.a Yaya merasa kesal karena pak Danial mengganggu jadwal konsultasinya dengan pak Aria, dosen pembimbing skripsinya. Pak Danial ini meski ganteng, judesnya minta ampun. Meski banyak yang nge-fans pada pak Danial, Yaya tidak termasuk di antara mereka. Masalahnya pak Danial kemudian menjadi dosen penguji skripsinya, yang membuatnya harus sering bertemu dengan duda beranak satu itu.

Danial memang sudah memiliki seorang putri berusia 4 tahun bernama Kayla. Sejak pertama bertemu dengan Yaya, Kayla sudah lengket dengannya. Danial ternyata juga adalah teman Raihan, kakak sepupu Yaya. Instensitas pertemuan antara Danial dan Yaya semakin meningkat, ditambah lagi perhatian yang diberikan Danial kepada Yaya sepertinya menunjukkan Danial ada perasaan khusus pada Yaya. Tapi Danial kan dosennya?

Ceritanya lucu menggemaskan. Pak Danial ini juteknya kelewatan, tapi kalau ngasih perhatian ke Yaya nggak nangung-nanggung. Apalagi selisih umur dan status yang berbeda jauh. Lumayan deh buat bacaan ringan.
Profile Image for Jeon Dani.
132 reviews64 followers
June 11, 2020
Well, entah kenapa gue merasa kalo Novel dengan tema semacam ini cerita dan bawaannya itu, selaluuuuuuu aja sama. Bukan tipe gue aja (not my cup of tea-lah)

Maksud gue. Kayak, apa yah, semacam kenapa posisi si cewek lebih sering di buat galau, malu-maluin, dan dibuat kayak enggak sebanding bangetlah sama cowoknya. Heroine-nya selalu aja dibikin ngenes, dan heronya dibikin se-emejing dan se-sempurna mungkin. Oke lah, itu mah terserah penulisnya. Tapi gue muak aja gitu. Sesekali kek yang cowok di bikin ngenes!

Nah, gue merasa kalo cerita macem gini tuh ngeselinnya akan selalu sama aja, ceritanya pun demikian, endingnya pun gampang banget ditebak, contoh aje nih kek; Dirt on My Boots, Resign, Special Order, atau beberapa novel lain yang mana si cowoknya itu berada ditingkat atas dari si cewek (Atasan, Manager, bos, dsb) yang mana si cowok bisa berlaku seenaknya dan semena-mena yang enggak bisa dibantah dan sialnya si cewek selalu aja tipe yang pasrah, menggerutu tapi mau dan itu annoying banget tau gak?! Dan novel kek begitu tih banyak banget sial.

Well, kembali lagi itu semua tergantung selera orang masing-masing, dan gue pun punya selera. Kalo cerita macem begini itu ngeselin, bikin tensi gue naek, dan sialnya bikin gue jadi pengen mengumpat-umpat walau ceritanya bagus. Bukan selera gue.

Kayak gue merasa, halah, pasti entar si cewek bakal galau geganah gegara si cowoknya sedingin es yang selalu bersikap seenaknya yang selalu bikin tuh cewek kelimpungan dan mendadak gigit jari cuma gegara dimanisin dan dielus dikit. Bla-bla-bla! Duh, that's tottaly stupid and suck!

Entah, kayaknya ini isinya adalah uneg-uneg terpendam gue sebagai pembaca yang membutuhkan sesuatu dobrakan baru yang enggak itu-itu mulu. Bukan malah ngereview cerita. Tapi persetan lah ya! Gue mendadak kesel ini.

Oke gue review walopun gue agak kesel.
Nyeritain tentang Olivia (Yaya), yang adalah mahasiswi tingkat akhir yang lagi berkutat sama skripsi, disini narasinya pakek sudut pandang orang pertama—like always—yang mana dapet dosen idaman macem Pak Aria yang sialnya punya adek yang jadi dosen paling disenangi dan bla-bla-bla yaitu Pak Dan atau Danial whatever.

Nah si Pak Dan itu kek kebanyakan hero di novel yang udah w sebutin tadeee... dingin, perfectionis, datar, sempurna dan bla-bla-bla. Do'i duda udah punya anak cewek yang masih balita.

Dan seperti biasa dan kebanyakan pula, si hero selalu sok dingin, cuek dan sok belagak gak suka tapi posesif yang mana dari awal tuh udah suka. Yailah, emang harus ya di bikin kek gini? Biar apa? Biar gereget kek Mad Dog getoo?

Bagusnya Novel macem gini tuh, mungkin karena bikin gue belajar jadi orang yang sabar, karena sedemikian mungkin menahan diri untuk enggak mengumpat.

Dah itu aja. Intinya gue enggak begitu suka novel kek gini atau novel dengan tema-tema possesif gitu. Karena gue adalah manusia Bebas dan enggak suka hal macem gitu.

Sekian.
Profile Image for Gita.
3 reviews
October 9, 2019
Selesai baca ACC Pak, gw langsung mikir, Rachel tuh jahat banget. Gw kecewa, tau-tau ceritanya udah tamat aja. 

Plusnya cerita ini : plotnya menarik, terutama karena status tokoh utamanya duda bok, tapi gemes bgt. Penulisannya bagus, selama baca novelnya, gw ngrasa jadi Yaya. Sukses bikin gw ketawa sendiri, baper sendiri. 

Minusnya : emang sengaja potongan per babnya segitu aja, chel? Awal-awal agak nanggung, butuh ditambahin penutup bab biar greget. 

Tapi gw gak keganggu sama minusnya, masih bagusan versi novel daripada WP dulu wkwk. 

Danial-Yaya ini pasangan terfavorit gw di antara segelintir cerita age gap. Seru buat diikutin. Gw baca di WP sampe tamat, tapi teteup beli bukunya gegara pengen tau bedanya dimana. 

Alkisah si Danial adalah dosen muda, blasteran dan ganteng, udah gitu, dia duda dan punya anak umur 4 th, namanya Kayla. Dia sobatan sama Reihan, sepupunya Yaya, mau gak mau, Yaya jadi sering ketemu sama Danial dan jadi deket.

Gw pernah baca cerita tentang duda, tapi ya udah. Danial ini beda, berkesan banget. Super gemes deh gw sama dia!!!! apalagi pas bagian dia ngambek, lucuk ih.

Disini Yaya ceritanya gak mau dipacarin sama cowok, tapi ujungnya baper dan mau juga sama Danial. Gimana gak baper sih kalo Danialnya mepet terooos? Modusnya ada aja. Bocoran dikit, bagian yang gemes tuh waktu Danial ngajak Yaya pinky promise. Dijamannya Danial, yang kek begitu romantis kali ya, kalo djamannya Yaya, geli yang ada pak!!!

Konflik di novel ACC Pak ringan. Tapi efeknya gak ringan, habis baca ini, gw baper, pengen request sekuel. Kurang puas. Emang sih ada ekstra part, Rachel juga bilang bagian ekstranya nyelip, tapi masih gak bikin gw kenyang sama ceritanya Danial. 
Btw, seinget gw, versi WPnya sih bukan cerita ringan karena ada konflik soal kahlia sama ibunya Yaya, ternyata gak ada di versi novelnya. Padahal kalo ditambahin plot soal itu, ceritanya bisa lebih kaya lagi.

Dah gitu aja. 
Profile Image for Euis Kurniawati.
30 reviews2 followers
October 2, 2019
Baca nya ngalir aja gtu ini crta konflk yg pelan-pelan tp ngena cocok buat bikin balikin mood abis bc crta sad end😂😂😂
Profile Image for Ossy Firstan.
Author 2 books103 followers
November 4, 2019

Mengalir dan bisa dibaca sekali tidur-tiduran. Di awal-awal, mbak penulisnya suka banget motong adegan pas lagi ulala ulalanya, kayak agak kurang pas, tapi mulai ke belakang udah lancar jaya, sih.
Kumenikmati, meskipun aku tak begitu suka dengan karakter dosennya yang semau sendiri dan sesuka hati, ingin kulempar dengan sepatu bertali. XD
UDah, itu aja. Sukses untuk penulisnya ^^
📚76-2019
Profile Image for Eksa.
292 reviews25 followers
December 6, 2019
Sebenernya waktu liat kovernya yg pink lucu, judulnya anak kuliahan related bgt dan labelnya YA, aku ngarepin isi ceritanya perjuangan skripsian bgt dan diwarnai romance cute. Tapi ternyata..mon maap isinya cintaaaa full. Menurut aku ceritanya terlalu bucin hehe ;((( tiap bab isinya danial-yaya aja terus.

Ditambah lagi saya kurang suka danial karena dia terkesan nggak tau diri mentang2 ganteng kah? Hehehe mana disebutin "ganteng"nya berulang2 gt huhu. Danial ini egois gitu deh dan terlalu alpha-male-annoying gt gak sih? Hahaha. Trus yaya, agak sebel sama dia yg lugu dan masa gt aja ga pekaa yaampun danial keliatan bgt pdhl, trus jadi gak suka yaya juga karena dia nganggap dirinya yg salah waktu mereka berantem itu. Jadi dia yg ngejar2 danial pdhl menurutku dia udh bener kok... :(( Seneng banget yaya mau lanjut s2😍

Terlepas dari itu, ceritanya lumayan menghibur kok, apalagi suka sama gaya bahasanya yang nyante, bikin cepet bacanya, luwes gitu deh!❤️
Mon maap ini hanya pendapat pribadi mon maap juga kalau ada yg tersinggung. Sekain.
Profile Image for Fikriah Azhari.
367 reviews149 followers
February 22, 2020
“Kamu nggak akan revisian hari ini, jadi saya mau ngajak kamu, biar kamu ada kerjaan. Biar waktu kamu sedikit berguna.”

“Saya baru mau ke Monas lho, Pak, bersih-bersih di sana. Biar saya sekalian berguna buat warga Jakarta.” — halaman 78.


Olivia (Yaya) sudah mengucapkan segala syukur karena mendapatkan Pak Aria sebagai dosen pembimbing skripsi—ya meskipun hilal ACC masih tak tampak, setidaknya Yaya tidak harus berurusan dengan Pak Danial yang merupakan adik Pak Aria sekaligus dosen yang terkenal killer.

Namun, nyatanya benang merah muncul di antara mereka. Hingga alih-alih dengan Pak Aria, intensitas pertemuan Yaya justru lebih banyak bersama Danial. Apakah hal ini justru mempercepat Yaya mendapatkan ACC, atau justru memperlambat? .

***

Aku menyelesaikan ini hanya dalam beberapa jam saja, menjadi bacaan sebelum tidur. Sebenarnya aku sudah tidak asing lagi dengan cerita ini, sempat ngikutin di Wattpad soalnya, meski nggak sampai selesai.

Kalau kalian sedang berada dalam kepenatan dan ingin mencari bacaan ringan yang dapat menghibur tapi tidak menambah beban pikiran, buku ini bisa jadi salah satu opsi. Bahasa yang digunakan enak banget dibaca, santai.

Plotnya juga nggak terlalu berat, tapi cukup bikin deg-degan. Penulis juga berhasil membuatku ikut terbawa emosi Yaya dan Danial. Dua orang ini lebih milih mendam dan ngatasin sendiri, mengartikan secara masing-masing, padahal seharusnya komunikasi itu penting.

Yaya kurang peka sedangkan Danial sering nebar kode tanpa rem. Ya gimana akunya tidak gemes cobaaaa. Merekanya jadi saling mengartikan kejadian dengan berbeda. GEMES POKOKNYA GEMES. THEY ARE SO CUTEEEE.

Tapi aku sedikit menyayangkan eksekusi ceritanya sih, I want more! Kayak ngerasa masih ada yang kurang. Meskipun begitu, aku tetap suka sama cerita ini, mungkin bakal seru kalau ada sedikit spin-off gitu. Atau bahkan sekuel. ATAU APA PUN LAH SELAMA ITU MASIH YAYA DANIAL, BAIK ITU WATTPAD ATAU BUKU, I'LL WAIT FOR IT 😆 .
Profile Image for Jess.
609 reviews141 followers
December 31, 2022
Baca buku ini in one sitting, tipikal romance mainstream yg kita udah tahu akhirnya kayak gimana tapi tetep aja seru buat dibaca.
Walaupun plotnya masih gak terlalu rapi tapi suka banget buku yg gak bikin mikir kayak gini dan bikin senyum-senyum aja.
Profile Image for jessie.
345 reviews262 followers
April 2, 2022
*cries in lost dignity*

I don't usually read, much less review YA Indonesian books. There was a specific reason why I fell into this hellhole in the first place. But as a token of appreciation to myself for finishing this, I'm going to try my damnedest to articulate my thoughts in the most comprehensible manner as possible.

Jadi... gimana ya.

Satu hal yang menurut aku menjadi "pemenang utama" dari buku ini adalah diksi dan penggunaan kata yang digunakan Penulis. Penulis menggunakan kata-kata yang mudah dicerna, dan cukup refreshing untuk melepaskan penat, sehingga walaupun menurut saya pribadi plot dari novel ini "muluk-muluk", enjoyment saya sepertinya tidak sampai terkuras habis karena gaya penulisan yang santai. Penulis dapat mengartikulasikan momen, dialog, dan perasaan yang dialami karakter Yaya dengan sangat bagus menurut saya, sehingga membaca novel ini agak mirip dengan mendengarkan teman sendiri berbicara. Relatable, apalagi untuk saya yang hanya beberapa tahun lebih muda dari Yaya. Sebuah effort yang solid menurut saya, apalagi novel ini bermula dari Wattpad.

Jujur, pengalaman saya membaca novel ini ibarat menemukan kembali fosil yang mengingatkan saya pada masa-masa cilik membaca fanfiction Wattpad dibawah selimut dengan handphone Blackberry pukul 12 malam pada hari sekolah. Novel ini merupakan perpaduan dari klise novel remaja yang khas: mulai dari perjumpaan kebetulan antara dua karakter utama yang terjadi lagi dan lagi dan... lagi (sampai tidak masuk akal rasanya) dan love interest yang gantengnya sampai nembus atap dan PERFECTTTT SEKALI.

Novel ini menceritakan kisah Olivia, seorang mahasiswa semester akhir yang sedang berkutat dengan skripsi dan harus berhadapan dengan dosen muda, Danial (yang aku bacanya Daniel mulu), yang ganteng tapi killer. Untuk plotnya sendiri menurut saya tidak "heavy" sekali, pas untuk novel remaja yang memang dibaca untuk senang-senang saja. Konflik yang ada pun sebenarnya bukan fokus utama dari cerita dan bahkan selesai cukup cepat dan relatif mudah. Malahan yang menjadi fokus utama adalah karakter utama yang somehow gak pekanya kelewatan, love interest yang perfect sekali sampai punya fanbase sendiri dan kebetulan-kebetulan yang gak masuk akal.

Karakter Yaya dan Danial sendiri menurut saya tidak memiliki karakteristik tersendiri yang "khas" dan bahkan hanya memenuhi stereotipe "cewek ga peka" dan "cowok ganteng tapi bucin". Beberapa tindakan dari dua tokoh ini juga tak jarang membuat saya mengernyit seperti "gini kok lolos editing sih?". Contohnya, Danial gak suka Olivia pakai gincu, scenes dimana kedua orang ini posesifnya gila bahkan ngomong ke orang lawan jenis aja yang satunya langsung cemburu, dan ada pula bagian dimana Danial ini sampai .

Tapi ah yasudahlahya. Menurut saya, novel ini cukup entertaining. Dan terutama bagi saya yang saat ini juga sedang menangisi skripsi, novel ini merupakan hiburan yang saya rasa saya butuhkan saat ini daripada novel-novel berat yang memaksa saya untuk berpikir. (Kasian banget kan ya udah mikir disuruh mikir lagi).
Profile Image for Wardah.
954 reviews173 followers
November 2, 2019
Skor 2.5 bintang. Digenapin jadi 3 buat kovernya yang cakep.

Baca ini tanpa lihat blurb, murni tertarik sama judul dan kover. Ternyata kisahnya age gap dan dosen-mahasiswa. Aslinya ga begitu suka kisah sama dosen gini karena ... ngerasa ga etis aja gitu 😂

Tapi sebenernya kan nggak ya. Karena si Yaya ini udah mau lulus kuliah baru dideketin dosen. Cuma yang bikin ganjal adalah si Danial itu duda dan punya anak. Aslinya ga mempermasalahkan sih, cuma di buku ini ditulis jauuuuuh lebih mudah dari aslinya mengatasi anak 4 tahun. Padahal kan ya nggak juga. Beban jalin hubungan beda usia 10 tahun aja udah besar, apalagi ini dosen dan duda dan punya anak. Jadi kayak mudaaaah banget.

Yah novel ini emang ringan sih. Bab-bab awal terasa jumpy dan gak nyambung (kayak masih mentah dari wattpad), tapi lama-lama plot makin rapi. Gaya nulisnya asik untungnya. Asik banget meski ceritanya rada flat gitu dan klise.

Secara keseluruhab lumayan menghibur. :)
Profile Image for Seffi Soffi.
490 reviews143 followers
November 13, 2019
3.5🌟

Gemes banget samaaaa Danial ih! Ngomonglah kalau suka, jangan maen larang tapi gak ada kejelasan. Cewek kan gal butuh dikode-kodein begituuuu!

Aku suka sama Yaya, setidaknya sikap dia berani buat nentang Danial. Ya klo gak masuk di nalar Yaya, dia bisa tegas nolak.

Konfliknya emang lebih ke hubungan mereka dan batin juga sih. Apalagi pas ibunya Yaya gak terima kalau Yaya macarin hot Papa 😂. Iyaaa ya orang tua kan kadang emang pengen yang tebaik buat anaknya ya.

"Olivia, jangan mau jalan sama Danial kalau nggak dikasih kejelasan status. Rugi jadi cewek yang diajak ke mana-mana tapi nggak dikasih kepastian." - Hal. 89
Profile Image for Riz.
1,262 reviews140 followers
October 16, 2019
2.5 Bintang

Karakter Danial yang bikin gua nggak begitu menikmati baca ini.

Yah, zonk lagi dah 😕
Profile Image for Amaya.
760 reviews58 followers
March 11, 2024
Actual rating: 3,5

Rasanya lega banget habis baca ini. In a good way karena emang seringan itu alurnya. Mau komentar banyak, tapi rasanya nggak perlu karena pertama, buku ini memang nggak ditujukan buat yang kepengin baca topik serius. Kedua, konfliknya nggak sampe bikin senewen atau panik duluan langsung cek halaman paling akhir buat lihat apakah para karakter utamanya bersatu. Ketiga, apakah tipe romansanya sampe bikin sakit gigi karena kebanyakan gula? Nope. bagiku malah ringan pake banget dan nggak berlebihan.

Buku ini tipe trope yang sering kamu jumpai di Wattpad. Even alur besarnya nggak unik banget, banget, dan yah lagi-lagi common. Keunikannya? Dunno. Duda anak satu, mahasiswi tingkat akhir yang kebelet sidang, anak si duda yang nempel sama si mahasiswi. Nggak ada yang wow. Tapi, tergantung sama cara eksekusinya. Bagiku, penulis punya poin plus yaitu gaya penulisannya yang oke dan nggak bikin para karakter yang lagi keserang virus bucin jadi cringe. Malah sampe kelar masih mikir beneran nggak ya si Yaya suka sama Pak Dosen? Karena awalnya dia emang nggak nunjukin ada indikasi caper dan/atau ge-er.

Pokoknya aku suka sama cerita di buku ini. Kalau lagi cari bacaan romance yang nggak banyak mikir, kepengin nikmatin romance aja, pure tanpa mengomentari ini dan itu, buku ini bisa dimasukkan list tbr.
Profile Image for Juwita.
336 reviews5 followers
October 19, 2021
Ceritanya bagus 😍 sweet 💖 dan gaya penulisan ceritanya asik banget 👍
Profile Image for peachberryss.
58 reviews
November 1, 2021
Novel ini lucu dan manis banget. Bercerita tentang Olivia, mahasiswi semester akhir yang lagi berjuang dengan skripsinya bertemu dengan Pak Danial, dosen duda 1 anak yang judes dan cuek. Tapi kedekatan Pak Danial dan Olivia itu beda, udah bukan kayak dosen-mahasiswi. Sepanjang cerita lumayan bikin senyum-senyum, soalnya Danial lucu dan manis banget. Cuma menjelang akhir cerita justru lebih bosen dan flat (?). Agak kurang suka di akhir karena Olivia ke Danial dialognya masih manggil Bapak, padahal udah deket banget dan bukan mahasiswi-dosen lagi, jadi berasa umur mereka terlalu jauh, jadi kayak anak bapak malah. Padahal di narasi manggilnya langsung Danial tanpa embel-embel Pak. Kurang cocok disitu sih. But overall seru kok, cuma 2 hari bacanya.
Profile Image for Harumichi Mizuki.
2,472 reviews73 followers
May 2, 2022
Haaah... dan berakhirlah perjalanan membaca novel ini. Dulu sempat penasaran lama apa isinya. Nggak nyesal udah penasaran coz alur dan teknik penulisannya enak banget buat dikunyah. Bagian humornya juga ringan tapi ngena. Sukses bikin ngikik di sepanjang jalan.

Tapi jujur aja tokoh Danial ini lumayan triggering, juga. Tipe cowok dominan pemaksa, posesif dan seenaknya. Suka melampiaskan kecemburuannya dengan marah pada Olivia saat dia dekat dengan sahabat cowoknya sendiri, Yoga. Padahal, saat itu dia dan Olivia belum jadi apa-apa. Jenis pasangan yang berpotensi mutus silaturahmi pasangannya dengan para temannya. Singkatnya aku benci tipe kayak Danial. Nggak suka ngomong soal perasaannya sendiri, tapi berharap Olivia peka. Bagaimanapun, meski digambarkan dengan ringan, Danial tetap mencampuradukkan gejolak perasaannya dengan tugasnya sebagai pembimbing, loh. Tiap dia BT kan dia nolak ditemuin Olivia yang mau bimbingan. Masih masuk hubungan relasi-kuasa, kan?

Karena ini tipe cerita ringan, tentunya jodoh ada di tangan author. Dengan sebuah kebetulan, kesalahpahaman parah antara Olivia dengan Danial pun selesai begitu saja. Konflik ibu Olivia yang tadinya tidak setuju karena Danial itu duda pun diselesaikan dengan ringan. Dan penulis dengan smooth merangkai berbagai kejadian manis yang bikin pembaca lupa soal gimana menyebalkannya Danial. Tekniknya layak diapresiasi.

But I believe real world is not that simple. Ujung-ujungnya tipe kaya Danial ini jatuhnya sering abusif. Kenapa laki-laki temperamen dalam fiksi sering digambarkan begitu mudah termaafkan dengan keelokan fisik dan sikap manis setelah ledakan emosi? Nggak semudah itu orang berubah. Nggak semudah itu cowok mau minta maaf dan mengakui kesalahannya bahkan setelah ceweknya minta maaf. Lalu bagaimana dengan kecenderungan Danial buat minum alkohol waktu stres berat? Di Jakarta itu dianggap biasa ternyata? Naudzubillah.

Dan sebenarnya aku berharap bakal ada flashback yang menggambarkan secara spesifik awal Danial kesengsem sama Olivia sampai berjuang segitunya. Sayangnya nggak ada.

Tapi yah as I said, aku nggak nyesal sudah meluangkan waktu buat baca ini. Menghibur, kok. Ya barangkali aja cowok nyebelin tobat kaya Danial beneran ada. Oh, satu yang kuapresiasi, Olivia sebagai perempuan digambarkan cukup kuat, stabil, dan tegar dalam menghadapi naik-turunnya hubungan dia dengan Danial. Dia juga bisa tetap tegas memperjuangkan prinsipnya untuk tidak menikah dulu sebelum S2 meski Danial mendesaknya untuk menikah. Great girl.

Baik Danial dan Olivia juga digambarkan tetap berusaha untuk nggak kebablasan dalam menjalani hubungan meski mereka jelas-jelas tergoda. Aku udah pasrah aja dan pesimis ngira hubungan mereka bakal ditutup dengan lip-kissing seperti yang terjadi di cerita-cerita sejenis buatan lokal. Apparently not. Wow. Meski tetap ada cium dahi, cium pipi, dan pegangan tangan yang buat standarku ya harusnya tetep aja ga boleh, tapi aku salut penulisnya tidak tergoda untuk menulis yang lebih dari itu.
Profile Image for ami.
210 reviews26 followers
January 15, 2020
Sempet ragu mau ngasih 2 atau 3 bintang karena kurang sreg sama eksekusi ceritanya dan beberapa aspek dari karakterisasi kedua tokoh utama. Penokohannya mungkin akan lebih baik lagi kalo menggunakan sudut pandang ketiga sih menurutku, soalnya karakter Danial kerasa detached gitu karena cuma dideskripsikan berdasarkan pandangan Yaya dan gak ada informasi tambahan di luar itu.

Danial dan Olivia ini tetap pasangan yang menghibur sih, makanya ngebaca cerita mereka juga mudah dan ringan-ringan aja. Mereka pasangan yang childish iya, petty juga iya, terus cemburuan lagi wkwk. Lucu aja ngeliatnya apalagi kalo udah berantem-berantem gak jelas karena keliatan posisi keduanya seimbang meskipun hubungan awal mereka yang sebatas mahasiswi dan dosen saja.

Cuman itu aja sih, karakter kedua tokoh utama rasanya kaya gak personal dalam segi penulisan dan penceritaannya, jadi mau simpati juga berasa setengah-setengah. Terus mungkin ini cuma aku aja sih, agak ngerasa cringy juga pas Danial tiba-tiba jadi sweet banget ke Yaya padahal tanda-tanda suka aja gak ada, dan jatuhnya agak creepy di awal-awal yang sedikit dibantu dengan percakapan sewot-menyewot mereka yang menghibur dan page-turner banget. Danial sekilas juga ngingetin aku sama Beno, karakter utama di Divortiare yang ditulis Ika Natassa entah kenapa. Overall, bacaan young adult yang masih oke-lah buat selingan bacaan berat karena minim konflik besar dan punya nada penulisan yang gak perlu mikir panjang.
181 reviews
July 23, 2020
Acc, Pak!!

for the first time baca karya beliau. topik yang seperti ini udah banyak banget diangkat, jadi dari awal sampai akhir sebenernya semuanya udh ketebak. serba mainstream, well kurang greget karena gak ada sesuatu yang nampaknya fresh dari buku ini. eksekusinya sama aja kayak yg lain dengan tema yg serupa. gak ada yg beda.

terus kayak fakta-fakta mengenai buku ini agak gimana ya wkwk.

aku cukup menikmati buku ini, tapi cukup banyak pula yang kurang di eksplor, wajar sih mengingat buku ini juga gak tebal tebal amat. dialog bukunya lumayan renyah, interaksi tokoh juga lumayan. dan menurutku semuanya juga kayak serba nanggung. sayang banget sih wkwk. mungkin ke depannya penulis bisa lebih ekslor hal hal yg layak di eksplor, riset lebih dalam, dan lebih realistis.

yg begini kdg suka bikin yg blm ngerasain dunia kuliah tingkat akhir macem aku jadi halu wkwk.

umm, gaya penceritaannya sebenernya asik sih!

cukup menghibur di kala reading slump wkwk,
Profile Image for theresia cleopatra.
167 reviews3 followers
March 9, 2024
Jujur, setelah reading slump karena banyak kesibukan, akhirnya ku memutuskan baca buku indo di ipusnas yg ga bikin aku stres 🥹❤️ aku suka banget cara penulisannya yg enak banget, ngalir poll sampe ga rela udah selesai bacanya 😮‍💨🫠🫶🏼 ini kisah romantis di masa perkuliahan, yg mungkin klise. tapi karena pembawaannya yang ga bosenin dan menghibur banget, + permasalahannya yang “berbobot” menurutku, ini tuh seru bangett arrgyhh 🥺❤️‍🔥 jadi pengen baca romance indo yang kayak gini, yang ga bikin stres 🫶🏼🥺
Profile Image for arsyiff.
10 reviews2 followers
September 9, 2022
Seru, ceritanya ringan, bukan cerita yang punya segudang konflik gitu.

Hubungannya tarik-ulur, ini agak ngebosenin sih soalnya ngambek-maafan-akur gitu aja terus padahal keduanya gaada kejelasan perasaan masing-masing. Apalagi tokoh Yaya ini super nyebelin krn ngga pekaan dan malah terus-terusan deket Ares.

Tapi okelah, gaya berceritanya runtut dan asik untuk dibaca.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Anna Oey.
61 reviews34 followers
June 21, 2020
2.8⭐

Light read yang cukup menghibur banget, bacanya di Gramedia DIgital, lumayan hitung-hitung bisa ngebuat mood baca balik lagi
Profile Image for nabilahhh.
128 reviews10 followers
July 8, 2023
3,5/5⭐️ buku ini tipe buku yang bisa dibaca sekali duduk. Konfliknya ringan, kisah cinta dua tokoh utamanya lumayan sweet. Cocok dibaca kalo lagi suntuk dan butuh bacaan yang entertaining
94 reviews3 followers
January 4, 2020
Novel pertama di 2020 yang selesai saya baca. Suka ceritanya walaupun mudah ditebak. Young adult ringan, page turner. Salah satu tipe favorit juga sih dengan tokoh beda umur yang lumayan jauh. Typo ada tapi minim, gaya bercerita juga oke, menambah kenyamanan membaca. Review lengkap (mungkin) menyusul di blog :)
Profile Image for Ardina Rahma.
134 reviews14 followers
October 18, 2019
"Kaum adam dikasih ujian berupa harta, tahta, wanita. Sementara buat kaum hawa, ujiannya kecantikan, kesempurnaan, dan Danial Adiwiryawan" - hlm 46

Danial adalah salah satu dosen idola, masih muda, tampan rupawan, pintar tidak ketulungan walaupun killer, cuek dan judesnya terlalu hiper. Tapi kalau ganteng terus judes-judes gitu kan biasanya gemes-gemes gimana gitu loh, ya ngga? 😂 Di balik semua itu, Pak Danial adalah seorang duda dengan satu anak.

"Otomatis, status dan ketampanan Danial melahirkan komunitas pecinta PHD-Papa Hot and Duda" - hlm 6

Yaya adalah mahasiswa tingkat akhir yang sedang sibuk dalam proses menyelesaikan skripsinya. Pembimbingnya adalah Pak Aria, yang kebetulan kakak dari Pak Danial. Singkat cerita, saat ujian proposal, penguji skripsi Yaya tiba-tiba diganti dengan Pak Danial karena penguji yang seharusnya tiba-tiba sakit. Jrenggg. Yaya tidak bisa berbuat apa-apa lagi, toh? Daripada uji proposalnya ditunda, ya mau tidak mau dia harus ikhlas diuji bersama Pak Dan. Proposal Yaya pun tidak lepas dari kritikan dan revisi. Drama pun bertambah saat Yaya mendadak pingsan dan akhirnya dirawat.

Surprisingly, orang yang mengurus Yaya dan menempatkannya di kamar kelas VVIP di RS adalah Pak Dan. Hayooo.. deg-degan atau jadi ngeri kalau sampai diurusin terlalu personal sama dosen sampai seperti ini? 😂

Sebelum ujian proposal, Yaya memang sudah berurusan dengan Pak Dan di luar kampus karena Pak Dan merupakan teman dari Reihan, sepupu Yaya. Yaya pun sudah berkenalan dengan Kayla, anak Pak Dan. Kayla pun sangat friendly dengan Yaya. Setelah ujian proposal dan pasca Yaya sembuh, urusan luar kampus dengan Pak Dan makin banyak. Mulai dari hangout bersama, bantuin pindah rumah, belanja bareng, jagain Kayla, nemenin Pak Dan ke acara playgroup Kayla hingga nemenin kondangan. Saat acara kondangan, Pak Dan dengan semena-mena mendeklarasikan bahwa Yaya adalah calonnya.

"Hah? Eh... tunggu! Calon? Calon babbysitter atau apa nih?! Aku panik dan melirik ke arah Danial, tapi dia terlihat tak acuh" - Hlm 89

Dari semua kedekatan hingga deklarasi refleks yang dilakukan Pak Dan, gimanakah nasib revisi proposal skripsi Yaya? Jawabnya : masih belum ACC, sis. Padahal kan Danial ini statusnya penguji Yaya, bukan pembimbing Yaya. Bukan karena Yaya bodoh atau gimana sih, tapi yaaa karena emang sengaja diulur-ulur aja sih sama Pak Dan biar bisa modus.

Jadi, gimana akhir hubungan Pak Dan dan Yaya? Kapan skripsi Yaya akan di ACC? Kalo Pak Dan tiba-tiba nembak Yaya, apakah Yaya mau menerima? Apakah Yaya mau menerima Pak Dan yang merupakan dosennya, duda dan punya satu anak? Kalau Yaya menerima, apakah orang tuanya rela jika anak gadisnya mendapatkan jodoh seorang duda? Let's see!!
***
Kalo novel ini sudah ada saat saya menjadi mahasiswa di tahun 2012-2016, kayanya saya bakal agak halu setelah membacanya. Ya halu membayangkan ingin seperti Yaya. Ingin punya dosen seganteng Pak Dan dan berharap bisa akrab dengan dosen yang bentuknya macam Pak Dan.
Tapi ya realitanya novel ini hadir di tahun 2019, 3 tahun setelah saya lulus dan saya menyadari bahwa tidak ada jalur hidup saya yang nyerempet2 kaya kisah Yaya-Pak Dan saat masa kuliah 🤣

Sebenarnya ya, novel ini agak halu sih kalo buat saya pribadi. Tapi.... walaupun bisa ditebak alur dan endingnya seperti apa, saya tetap baca sampai habis. Dalam arti kata, saya suka bagaimana penulis bercerita mengeksplor sisi Yaya - Pak Dan dan orang sekitarnya dalam novel ini. Gaya penulisannya cukup suka lah.

Next novel, hubungan romantismenya yang realistis-realistis aja ya, Thor? 😉 *Eh *Sapaludin *Ngaturngaturae

Anyway, saya ngga menutup mata bahwa saya menemukan orang di sekitar saya ada yang berhubungan dengan dosennya lebih dari status dosen-mahasiswa. Alias malah jadi teman hidup.

Ada kakak senior yang tidak lama setelah lulus kuliah, menikah, lalu suaminya ternyata adalah dosennya. Sekadar tahu aja sih ini mah.

Nah kalo yang kasus ini saya sedikit lebih tahu, soalnya benar-benar terjadi di radius saya. Ada seorang AsDos, saya pernah diajar sama beliau sih. Dia mengambil S2, lulus, lalu tidak lama menikah dengan seorang perempuan yang ternyata adalah kakak tingkat saya, persis 2 tahun di atas saya. 😂

Oke mungkin saya harus ralat, novel tentang hubungan Yaya-Pak Dan ini bukan terlalu halu, tapi ya semata karena I Can't Relate. Eheh.
Profile Image for endang cippy.
275 reviews26 followers
December 25, 2019
Buku yang membangkitkan aku dari reading slump berbulan-bulan!
Aku relain baca disela-sela waktu kerja dan maksi selama satu hari. Wkwkwkwk saking penasaran sama ceritanya.

Cerita yang ringan. Standar kayak sinetron. Tapi kalau udah lama bangettt gak nonton sinetron. Buku kayak gini tuh sangat menghibur di waktu yang tepat! Ingat ya buku yang hadir di waktu yang tepat XD

Asli deh aku suka anaknya pak dosen. Baru usia 4 tahun. Tapi digambarin didalamnya tuh menggemaskan dan cantik.

Cinta emang gak bisa datang cepat-cepat kalau mau sukses! (Abis baca HQ yg cintanya dtg dalam sekejap mata).

Di buku ini, cinta itu di pupuk selama 3 tahun, di siram diam-diam tanpa si ceweknya tahu.

Pendekatan dan perjuangannya pas si ceweknya mau skripsi. Diperjuangkan habis-habisan sama pak dosen deh tuhhh. Jungkir balik menahan rindu karena ditinggal sang pacar ke Singapura. Karena pacar tanpa statusnya ini juga galau cui. Mau nikah setelah skripsi atau lanjut sekolah S2 beasiswa.

Btw, katanya..buku ini di ambil dari whatpadd yang udh dilirik jutaan orang.
Dan beruntungnya, pas naik cetak. Editannya jadi bagus dan rapih.
Tq editorrrr!

Ceritanya jadi enak di bacaa huehehehe
Displaying 1 - 30 of 112 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.