Seluruh pendekar terkuat berkumpul di Arena Laga Jawara untuk bertarung. Dia yang bertahan sampai akhir adalah yang berhak memiliki "Golok Setan", senjata legendaris dengan kesaktian paripurna.
Mandala, seorang bocah yang kelak akan memiliki ilmu silat hebat, diculik sekelompok orang untuk memancing gurunya, Ki Suta, keluar dan bertarung di Arena Laga Jawara.
Bagaimanakah nasib Mandala? Mampukah mereka bertahan hingga akhir?
Buku ini menceritakan awal mula Mandala dan darimana ia mendapatkan ilmu bela diri nya. Agak tanggung sih karena bersambung ke jilid 2. Namun dari segi cerita dan perkelahian disini digambarkan lebih detil ketimbang komik Si buta dari Gua Hantu, seperti menonton film kolosal jaman dahulu yang mengasyikkan, tanpa sadar kita sudah sampai pada akhir komik.
Sedikit berbeda dengan beberapa komik Bumilangit yang digambar oleh komikus selain yang penciptanya dikarenakan beberapa sudah ada yg wafat. Komik ini masih di gambar oleh pencipta aslinya Mansyur Daman (MAN).
Honestly, I want to give more star(s) to this comic book but calling it "Mandala" without actually giving the titular character real character development or meaningful role throughout the plot is confusing.
We have seen Mandala making cameos in some other comics, namely Aquanus, Maza, and Si Buta dari Goa Hantu, yet, it's sad to know that he doesn't get lots of action in his solo outing.