Agile, salah satu overused words dalam 5 tahun terakhir, setidaknya di kalangan profesional.
Tim Drake menjelaskan agile sebagai sebuah mindset agar lebih "lunak" dan terbuka terhadap perubahan dan dinamika lingkungan. Keterbukaan dan neoteny (think young, jiwa muda, you name it) adalah dua nilai yg membentuk mindset ini.
Bukan Do Books namanya kalo ga ada practical advice. Jadi, di buku ini kita juga menemukan beberapa to-do-list yg bisa dilakukan untuk mengimplementasikan agility di berbagai lingkungan, seperti kerja, gaya hidup, belajar, memberi dan berkontribusi, dan bersikap.
Tim Drake jg ngingetin kalo agility tuh ga bawaan lahir, tapi harus diusahain sebab kalo ga diusahain nanti kita bakal ngalamin yg namanya The Law of Entropy (without effort, life tends to lose order). Hal ini bisa menimbulkan masalah karena alamiahnya, manusia memiliki kebutuhan akan keteraturan (needs of order), makanya kita kadang lebih suka sama hal-hal yg predictable dan mudah insecure menghadapi ketidakpastian (uncertainty).
Salah satu kutipan dalam buku ini yg cukup awakening adalah:
"We always overestimate the change that will occur over the next two years and underestimate the change that will occur in the next ten. Don't let yourself be lulled into inaction." -Bill Gates