Kepada Dimas dan Naya selaku ketua Himpunan dan wakil ketua Himpunan Kabinet Irregular, diharapkan segera ke ruang jurusan begitu menerima memo ini untuk membahas mengenai kepengurusan Himpunan selama setahun ke depan.
Tertanda,
Ketua Prodi
P.S. Saya tahu selain hebat dalam mengurus Himpunan, kalian juga hebat dalam beradu pendapat. Tolong sebelum ke ruang jurusan jangan bertengkar dan coba untuk mengerti satu sama lain.
oke saatnya mereview. pertama-tama, aku tau novel ini dari... lupa, sosmed kayaknya. pokoknya novel ini sempat ramai diomongin dan aku enggak tau kalau ternyata ini adalah fanfiction yang sebelumnya terbit di wattpad, which i don't mind, not really. so we will not be talking about that!
cerita seperti teenlit kebanyakan, semua yang ada di sini sebetulnya klise. love triangle? check. grumpy x sunshine? check. tapi menurutku semua elemen itu cukup enjoyable. ceritanya juga dipadu dengan urusan perhima-an, yang sayangnya enggak banyak dieksplor sebelum masa mubes. padahal alasan kenapa aku akhirnya memutuskan baca ini ya karena penasaran gimana bisa orang-orang pada saling naksir pas ngurus organisasi. kayaknya emang nyaman-karena-terbiasa-bareng ini bisa kejadian di beberapa orang ya.
karakter nah ini dia salah satu faktor kenapa akhirnya buku ini cuma kukasih 2 bintang. aku gak suka sama si cowok utama, dimas. ngatur, judes, gak jelas. dari awal udah kelihatan gimana dia ngatur-ngatur naya, gak boleh ini lah, itu lah. dih lu siapa ege. walaupun ya ujungnya emang dimas melunak, dan (klise lain) seperti cowok dingin kebanyakan dia jadi i'm-only-mean-because-i-like-you. duh. kejutekan dimas ke naya ini gak dijelasin juga sampai bukunya selesai, karena mereka berawal dari strangers dan entah kenapa dimas bisa tau banyak soal naya (apa emang dia se-observant itu? that's kinda weird :/) terus tau-tau dia naksir aja tuh. aneh ah.
sudut pandang pembagian sudut pandang antar karakter (dari dimas ke naya, ke jeffri) menurutku masih berantakan.
penulisan penulisan authornya sebetulnya cukup rapi sih, dalam artian enggak kaku dan enak aja dibacanya. sayangnya ada banyak, banyak banget typo dan grammatical error (ada banyak dialog yang menggunakan bahasa inggris). dan daripada ke penulis, aku lebih mempertanyakan editor sama proofreadernya sih hehehe ini emang gak dibaca lagi atau gimana ya? kalau satu dua mah oke, masalahnya dari awal sampai akhir, dalam 600-an halaman dan sekian bab, itu banyak banget typonya dan lumayan mengganggu.
catatan lain hmm kalau yang ini udah masuk ke personal preference. aku lumayan keganggu dengan beberapa candaan yang dilontarkan tokohnya, which i'd say borderline homophobic. ada scene di mana dimas dan rendi marah karena diledek gak suka cewek dan dibalas "gue masih normal ya!". sure, sure, we shouldn't assume anyone's sexuality or making fun of it and they have the rights to be pissed but when are we gonna walk from the whole being queer isn't normal? yah mungkin itu sepele, tapi buatku pribadi lumayan mengganggu. like ok you're very macho very masculine very normal no-homo! i get it! selain itu menurutku beberapa dialog yang pakai bahasa inggris lumayan cringe likeeee who talks to their irls like that... :|
tldr; it was a kinda fun book with lots of typos. some of you might eat it up but not for me i guess.
Udah pernah baca di wattpad karna dulunya ini fanfict NCT dan novelnya pun nggak beda jauh. Anyway, saya beli sama hidden stories-nya juga alias semacam gambaran mereka waktu lulus gimana. Buku ini cocok banget buat anak kuliahan kayak saya atau yang udah lulus karna saya rasa bakalan kangen kuliah lagi pas kalian baca ini. Penggambaran organisasinya juga bagus dan chemistry antar tokohnya dapat.
Tapi menurut saya, buat pembaca yang nggak terlalu suka NCT, ini lumayan capek buat dibaca karna tebalnya sampai 600-an halaman (670-an kalo ditambah sama jumlah halaman hidden stories). Tapi karna saya suka mereka jadi di saya nggak berasa bacanya. Not bad lah ya.
"Akhir selalu ada, namun dengan adanya akhir bukan berarti semua telah selesai."
Novel ini luar biasa!! Banyak sekali pelajaran yang bisa kudapatkan. Apalagi pengalaman tentang bagaimana jalannya organisasi di perkuliahan bernama himpunan. Menyenangkan dapat menyelami kisah Dimas dan Naya.
Ini menjadi buku paling tebal yang kubaca, tetapi tak kusangka aku dapat menyelesaikannya dalam tiga hari. Buku ini benar-benar mengalir untuk dibaca. Aku membaca sambil meminum kopi, memakan permen, bahkan menonton drama.
Aku suka bagaimana penulis menyeimbangkan antara narasi dan dialog. Aku suka bagaimana penulis dengan rinci menggambarkan karakter tiap tokoh di buku ini. Aku suka ketika ada sebuah lagu yang disebut.
Ya, intinya aku suka! Cocok sekali dibaca untuk meringankan pikiran. Oh ya, kupu-kupu pun akan beterbangan! 😳🦋
COOL! asli ini bukunya kereen bgt, sesuai judulnya, hampir 70% buku ini bahas soal himpunan. kek kita bener bener diajak masuk kedalam kepanitiaan di dalamnya, senyata itu rasanyaa. terus juga friendship, romansa, semuaaa nya patut di acungi jempol sih. terus dedikasinya mereka ke himpunan, asliii keren bgt. penulis berhasil bikin suasana himpunan yg sangat kental, dan membuat pembaca bisa turut hadir di setiap part di himpunan itu. good job!
cindy lupa kalo pernah baca ini dan cuma sampe 400an halaman aja wkwk. yup, bukunya tebal banget dengan tema yang begini.
tapi ide ceritanya menarik dan banyak part part yang relate buat anak kuliahan, eksekusinya juga apik. yang begini bikin buku 600an halaman gak kerasa karna cukup seru.
Gemes, aku suka banget progres sama dua tokoh utama nggak terlalu terburu-buru dan nggak terlalu lambat juga. Selain itu, buku ini ngenalin banyak istilah-istilah perkuliahan.
Sebuah bacaan ringan yang meskipun bukunya cukup tebal tapi tetep enak dibaca, memungkinkan banget buat selesai dalam sekali duduk.
Luvluv
P.s sebenarnya aku kepincut karena penulis pake visualisasi Doyoung nct hihi
Otw dnf novel ini. Kalau ternyata aku bisa baca lagi sampai beres, reviewnya bakal diganti.
Aku tertarik baca karena katanya relate sama kehidupan organisasi kampus, tapi ternyata ekspektasiku ketinggian wkwkwk. Aku baru baca sampai pengurus ring 1 ring 2-nya mau rapat, tapi lama-lama memutuskan buat berhenti ngelanjutin dulu karena....aku mikir, "buat apa sih?"
Aku berharap banyak intrik dan plot point yang berkaitan dengan organisasinya yang disorot. Padahal pas pencalonan kahim, bisa aja dikasih konflik tertentu; entah kurang KTM lah, kedua timses saling sikut, hearing gone wrong, atau apa gitu pas penghitungan suara (i've been in student election committee before so i am sort of knowing how chaotic it would went). Sayangnya ternyata pemilihannya berjalan lancar-lancar aja. Jadi bikin mikir juga, "ini 600 halaman sisanya habis buat nyeritain apa?"
Kedua, aku kurang suka penokohan female leadnya (Kanaya/Naraya?). Selama ngonsep grand design aja, kapan dia ikut mengkritisi apa yang udah digagas Dimas? Iya sih, di bukunya juga dibilang kalau Naya itu direkrut karena Dimas butuh orang yang kemampuan sosialnya bagus, tapi dari yang kubaca, skill sosial ini gak ditonjolkan sama sekali. Bahkan untuk urusan plotting anggota, dari timses sampai ring 2 semuanya udah dihandle Dimas. Di satu sisi Dimas gak memanfaatkan skill Naya sepenuhnya, di sisi lain Naya juga gak proaktif membuktikan kalau dia emang punya kapabilitas itu. Jadi mikir banget ini si female lead gunanya apa selain jadi trophy woman? :') (tapi anyway cara dia ngebales pertanyaan senior itu bagus sih, 1 point for you, Nay).
Ketiga dan kayaknya alasan yang bikin aku ingin berhenti dulu untuk lanjutin novel ini: fakta kalau ini diangkat dari AU :( Aku bukan k-pop hater, tapi aku juga bukan penikmat genre musik ini. Akupun tahu kalau zaman sekarang banyak novel yang diangkat dari socmed AU yang tersebar di Twitter atau Wattpad. Kukira aku bakal OK-OK aja membaca karya fanfic yang dibukukan, ternyata tidak demikian 😅 Mungkin aku nggak bakal mikir seperti ini kalau nama-nama tokohnya lebih disamarkan, tapi ayolah saking miripnya, aku sampai tahu tokoh-tokoh novel ini diambil dari grup mana 🫠 dan jujur nih bagiku itu ganggu banget pengalaman membacaku karena setiap nama-nama yang mirip itu disebut, aku mikir "i didn't come for this". Maaf ya para penikmat K-pop dan penggemar grup ini, aku bukan bermaksud menjelek-jelekkan apa yang kalian senangi🙏
Sekali lagi, aku baca buku ini karena awalnya tertarik dengan cerita organisasi mahasiswanya, bukan sengaja baca untuk ngasih hate speech untuk penulis maupun penggemar buku ini. Tema awalnya menarik dan beda dari yang biasanya kutemukan, cara penulis menuliskan judul babnya juga unik banget. Aku yakin novel ini memang menarik, meskipun mungkin aku bukan salah satu target pembacanya. Rating yang kuberikan ini nggak final, gak menutup kemungkinan aku bisa berhasil baca sampai akhir dan merevisi penilaian maupun ulasanku. Untuk itu, buat yang udah/sedang baca dan sangat menikmati buku ini, yuk racuni aku supaya aku jadi semangat ngelanjutin ceritanya!😆
“but what if things goes wrong?” “i’ll be there to make it right.”
himpunan ceritain tentang dinamika naya (wakahim) waktu dia tiba-tiba diseret buat jadi wakil ketua himpunan. ada kisah cinta, ada cerita sohib-sohib yang nyes bikin pembaca jadi merenung, “duh… nyari yang solid begini kemana, ya…”
ini pokoknya light-reading banget & ga pernah buku 500+ halaman lebih bikin gue anteng buat nyelesainnya.
karakter naya tuh karakter yang membekas dan berasa banget riilnya. lu baca himpunan terus ngadepin tingkah naya tuh berasa beneran ngadepin temen kampus lu. dia down-to-earth banget.
dimas, sama aja. sama aja tengilnya, nyebelinnya. bedanya dia nyablak banget. tapi, tetep aja??? ini kahim kayak riil ada manusianya. i even can imagine one of my pals out there yang bentukannya mirip-mirip. kak citra bikin karakter hebat banget karena ga pernah gue merasa sesohib ini sama karakter buku 😂
dinamika dimas-naya juga gokil HAHAH with those “kamu mau jadi ayah bagi anak-anakku”, or sometimes when dimas called her “naya sayang” just to shut her off.
honorable mentioned to johnny (karena aslinya karakternya banyak mengingat ini tentang satu organisasi). soalnya johnny tuh reminds me of brother i never had??? dan mengingat naya punya abang gap-nya jauh banget, i do think he remains as a brother she “never” had to.
alur kayak yang udah gue mentioned sebelumnya, ini bukunya light, ya! jadi, ga perlu lu sumpek mikir banyak, antepin aja. ini bacaan ringan yang enak buat healing kalau lu nggak sanggup nyari jefri for your own nemenin ke makassar (ehm, internal jokes, baca dulu biar bisa ikutan ngejokes yah !!!)
tapi, yang bikin himpunan belum bisa 5/5 for me itu satu: typo-nya. emang sih typo tuh manusia karena ya… manusia kan gudangnya salah, tapi i do think that it can use as reminder for kak citra’s other book (dan buku-buku di luar sana).
OVERALL……. I LOVE HIMPUNAN <333 it reminds me of kpop life dan dunia di tahun 2019-2020-2021 waktu masih aktif. nuansanya berasa banget pas baca ini dan aku juga makin bisa kebayang karena setting himpunan ngambil di bandung dan sekitarannya. omg, how i love ranca upas scene dan waktu mereka jadi couple alay yang sampe bikin aku ??? bro, kahim & wakahim dibikin jadian di deket akhir kayaknya biar anak himpunan gak stress ngadepinnya HAHAHA
will i recommend you this? ABSOLUTELY! this is my magic time turner. 2019, here we come!!!
Novel yang memiliki tebal 620 halaman ini menceritakan tentang para mahasiswa yang saling bahu-membahu dalam menjalankan amanah sebagai anggota himpunan jurusan. Dibangun dengan dialog yang nggak monoton dan ala-ala anak muda, berhasil bikin karakter para tokohnya terasa lebih hidup dan nyata. Konfliknya menurutku relatable, bikin aku sebagai pembaca seolah ikut masuk ke dalam cerita dan merasakan emosi yang sama dengan para tokohnya. Pokoknya, novel ini tuh sangat menggambarkan: "Kalau lo mau kehidupan universitas lo lebih berwarna, nggak ada salahnya lo join dan terlibat di sebuah kepanitiaan."
Fyi, novel ini juga punya bonus chapter bertajuk Hidden Story (bentuknya kayak buku saku gitu, kecil dan tipis) yang menceritakan tentang masa lalu dan masa depan dari si protagonist dkk. Singkatnya, tentang masa di mana mereka belum menjadi pengurus inti di organisasi dan masa setelah mereka demisioner.
Setelah baca novel ini, aku banyak mendapatkan insight mengenai organisasi kampus. Gimana rasanya rapat sampai larut malam, bolak-balik revisian surat, ngumpulin dana dengan cara danusan, semua itu digambarkan dengan cukup detail di sini.
Aku sangat merekomendasikan novel ini untuk kalian baca. Untuk kalian yang baru ingin bergabung dengan "himpunan", kalian yang sedang menjalani hari-hari kalian di himpunan, dan kalian yang sudah alumni juga nggak ada salahnya untuk baca novel ini, karena aku rasa dengan ini rasa rindu kalian terhadap hiruk-pikuk organisasi yang pernah kalian ikuti semasa kuliah akan terobati.
sesuai judulnya, buku ini bercerita seputar organisasi himpunan didunia perkuliahan, dan anggota2nya. menurut aku buku ini cocok dibaca sama maba, atau siapapun yg pengen tau tentang dunia himpunan, atau yg mau flashback tentang masa2 kuliah juga bisa baca ini.
ceritanya tu full tentang pertemanan, percintaan cinlok antar anggota himpunan, dan dunia perkuliahan dengan segala rapat dan proker nya. ga ada pembahasan yg dalam tentang family, jadi menurut aku ini bisa jadi bacaan yang ringan untuk dibaca. karakter development nya juga bagus dan macem2 jenis, tapi kek relate aja gitu di kehidupan.. like ‘yaaa emang banyak orang2 kayak gini di dunia nyata..’ bahkan mungkin aja kita nemuin sifat kita di salah satu karakter novel ini✌🏻dan banyak pesan moral nya juga.
narasi nya enak bgt, cuman aku ngerasa lebih banyak detail nya daripada dialog nya.. tp gapapa si, emang bukunya fokus bahas tentang himpunan kan, jadi yg dijelasin banyak. aku suka aja kalo dialog nya banyak tuh apalagi dibuku ini dialog nya seruuu, gaya ngomong nya juga ga terlalu kaku atau terlalu menye2. yaaa seru aja kaya anak2 kuliah pada umumnya.. tapi nih tapi, banyak dialog yg pake english dan kesannya jadi too much(yg aku rasa). dan typo nya ya ampun ini lumayan bgt berkali2 typo nya aku temuin, ga ke ganggu si, tp ya kurang aja.
favorit aku dari buku ini adalah karakter nya Naya, pola pikir dia, cara dia ngomong, cara dia berusaha mengerti dan menerima diri dia, aku suka!✨
I don’t like it at all. Beli ini karena sebelum”nya aku selalu baca buku self-improvement, and I was like maybe I need to chill out a lil bit, dan beli buku ini karena genrenya romance di campus life. Pas aku lihat cover maupun sinopsis di belakang, looks normal. Di gramedia kotaku, buku ini ditaruh di jejeran novel” best seller yang famous seperti karya Tere Liye, Reiko Hiroshima, dll, yang bikin aku berpikir kalau buku ini plotnya bakal rich as hell.
Tapi aku kecewa banget banget banget banget banget banget pas baca ternyata ini tuh fanfiction, diangkat dari AU. Don’t try to kill me, I’m a KPOPERS as well. Tapi terbitin buku fanfic/AU gini? Nope, I’m outta here. Ditambah, dari desain cover, ini gak kelihatan fanfic sama sekali. So yeah, cukup kecewa.
Kalau memang mau terbitin sebagai buku, it will be sooooooooo much better kalau nama” yang digunakan itu bukan nama” member” dari boyband Korea. Bener" bikin turn off untuk aku. Karakter Naya pun menurutku gak begitu guna. Tipikal female character yang tugasnya cuma berdiri disamping male characternya. Ikut memeriahkan aja biar genre romancenya dapet. Plotnya ringan banget. Meskipun tebal, for me ini bisa dibaca sekitar 3 hari.
Untuk penulis, I’m not hating you or giving you hate-speech. As a reader of your masterpiece, this is my honest review. I’m sure you can do better than this.
Penasaran karena banyak yang bilang kalau Himpunan bagus. Yup! Sesuai seleraku. Apalagi tentang mahasiswa dan seluk beluk event. Awalnya skeptis novel dengan tebel yang lumayan ini bakal cerita tentang apa dan bagaimana penulis membuat alurnya. Surprisingly, bacanya nggak kerasa banyak, aku ikut hanyut baca novel ini. Nggak kerasa berat, dan sangat menyenangkan waktu baca. Senyum-senyum pula aku pas baca haha.
Layoutnya rapi, fontnya juga bagus nggak bikin mata sakit. Alur dari awal sampai akhir runtut walaupun ada beberapa bagian yang kerasa cepet (diakhir-akhir). Tapi endingnya nggak terasa dipaksain.
Karena aku udah tau penulis pakai face claim idol kpop, aku jadi agak lambat dalam membayangkan adegannya karena aku kurang familiar sama wajah2 idol kpopnya. Udah usaha untuk membayangkan sesuai yang aku inginkan, tp tetep yang muncul idol kpop lagi. Apalagi tokohnya yang lumayan banyak dan namanya cukup susah jadi waktu awal2 baca agak membutuhkan lebih banyak energi. Tapi begitu udah pertengahan sampai akhir, udah mulai familiar dengan nama-namanya dan enjoy aja gitu bacanya.
Bacanya lama banget soalnya kehalang pandemi dan vibe himpunannya jadi berkurang. Jujur sedih karena gue ikut himpunan dikampus juga karena terinspirasi dari buku ini. Dan jujur gue juga tim Jefri-Naya😭 karena makin akhir tensi mereka berdua malah lebih tinggi dibanding Dimas-Naya yang berantem diawal-awal karena masih jadi kahim wakahim. Jefri nih benar-benar juara banget bikin penonton patah hati. Mana Jef sama Naya satu dosen pembimbing ya ampun pengen tiba-tiba ada alternate ending kalau mereka yang end game (maaf banget Dimas nggak tau kenapa feelnya jadi kurang banget pas udah jadian sama Naya, lebih seru pas PDKT yang bukan PDKT).
Yang kurang dari buku ini kayaknya cuma terlalu panjang dan gak to the point aja. Yaiya karena banyak acara hima yang harus dicover dll. tapi kayaknya kalau dibuat lebih singkat jadi lebih bagus. Gue kangen banget deh pengen ngurusin hima secara offline karena waktu gue hima tiba-tiba pandemi padahal gue bagian medfo jadi bisa isi mading huhuhu😭 apalagi endingnya pas Ten nitip poster, jadi keinget dulu juga anak medfo sering cariin kunci mading. Tapi nggak berasa soalnya proker mading belum mulai, korona udah dateng hiks.
Luar biasa, baca cerita ini bener2 membangkitkan kenangan aku sama masa kuliah dulu.. kesibukan organisasi, suka dukanya, keakrabannya serta hal2 yang bener2 real terjadi di dunia anak organisasi kampus. Mungkin buat pembaca yg belum pernah terjun kedunia organisasi akan sedikit bingung dengan penjelasannya karena banyak istilah dan juga kegiatan organisasi yg nggak begitu terkenal dikalangan mahasiswa biasa. Tapi percayalah cerita ini begitu dekat dengan kehidupan asli para mahasiswa kura2 (kulah rapat kuliah rapat) Semua yg dialami mereka mulai dari rapat sampe malem, ngurus acara sampe subuh, tiduran disekret kayak mayat berhamburan, evaluasi, haru birunya demisioner sampe sedihnya ketika mengenang kembali kenangan masa lalu :’) Terimakasih penulis karena berhasil mengobati sedikit kerinduanku. Kisah Dimas dan Naya juga apik, kemistri mereka jg dapet dan pas ditambah dengan karakter pendukung yg kuat. Cerita ini sangat oke dan nggak ngebosenin walau berisi lebih dari 600 halaman..
Buku ini nyeritain tentang Dimas dan Naya, Kahim dan Wakahim di Kampus. Bercerita gimana awalnya mereka nyalon sampe jadi demisioner dengan bumbu-bumbu percintaan ala anak kuliah. Buat aku, ceritanya relate banget. Gimana pusingnya di internal, masalah cinta di organisasi, ditambah tugas utama sebagai mahasiswa. Semuanya terasa mengalir sampe gak kerasa udah di halaman 614 sebagai ending dari buku ini.
Buat aku sosok Naya dan Dimas itu nyata banget, gimana Naya meskipun sebagai Wakahim digambarkan sebagai sosok yang memiliki kepemimpinan yang kuat, tapi sering juga digambarkan sebagai sosok rapuh, yang hidupnya pusing juga urusan cinta persis anak-anak cewek jaman kuliah. Dimas juga bukan sosok Kahim yang kayak superhero, yang pasti butuh bantuan temen-temennya. Rasanya balance aja antara romansa sama konflik di Himpunan. Namanya budak internal, pasti otaknya diperes tiap hari buat ngurus ini dan itu. Tapi tetep ada cerita-cerita mahasiswa-wi (kayak manusiawi gitu), yang bikin ceritanya makin menarik dan lebih berwarna.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Fyuuh. Akhirnya selesai juga ngebaca buku 620 halaman ini.
Buku ini menceritakan soal kehidupan mahasiswa-mahasiswa (lebih tepatnya kahim sama wakahimnya) yang menjabat sebagai pengurus himpunan dari awal dilantik sampai demisioner.
Sorry banget ratingnya rendah. Ekspektasi saya kayaknya ketinggian sama buku ini. Harusnya bacanya di wattpad aja. Hehehe. Sempat ditinggalin juga sebentar soalnya kehidupan himpunan saya beda banget sama himpunan ini yang menurut saya masih indah bunga-bunga. Jadi lanjut bacanya setelah demis di himpunan. Itu pun dari halaman 500-an di-skimming aja bacanya. Soalnya menurut saya udah bisa di-cut di sana novelnya.
Menurut saya konflik antar anggotanya masih kurang dan penulisan lebih fokus ke kedua tokoh utama. Mungkin akan bagus kalau dimasukkan 'sisi gelap' dan kondisi real di lapangan. Jadi judulnya bisa menggambarkan isi novelnya.
Untuk penulisan udah rapi dan ngalir. Tapi masih ada typo, hehehe.
Buat aku yang pernah ngerasain kayak Dimas Naya, buku ini bagus banget sih. Dari segi cerita, tokoh, alur, semuanya bener-bener ngalir aja. Semua tokohnya juga hidup, karena mungkin ini based on true authornya kali yaa, jadi tau lah silsilah anak organisasi itu gimana repotnya dan capeknya, apalagi buat ketua sama wakil ketuanya.
Dan menurutku beneran nyata banget sih, latarnya juga kerasa banget. Serasa ikutan masuk ke bukunya. Dan yang paling penting, sangat relate dengan kehidupan organisasi pada umumnya, harus bikin laporan, proker, proposal dana, rapat, rapat evaluasi, dll.
Bahasanya juga ringan banget. Walaupun kadang pembahasannya agak berat, tapi bahasa yang dipilih nyaman bangett, bahasa sehari-hari aja. Buku ini juga gak cuma organisasi, ada cinta-cintaannya juga. Jadi udah paket lengkap lah. Masih jadi buku fav sampe saat ini sih.
Buku ini menceritakan tentang kegiatan Himpunan yang dipegang oleh kabinet irregular dan menceritakan hubungan Dimas si kahim dan Naya Wakahim, cerita ini jarang banget aku temuin apalagi sampai sedetail ini bahas kegiatan organisasinya, pas awal awal aku baca sampai sekitar 600 halaman aku ga nyangka kalau itu udah setahun masa jabatan mereka, baca buku ini dari halaman pertama sampai sekitar 600 halaman ternyata nyeritain kerjaan mereka di himpunan dan kisah cinta Naya yang awalnya suka sama kadep humas berakhir pacaran sama si kahim. Sejujurnya buku ini worth it untuk dibaca, cuma ada beberapa bagian yang bikin aku bosen sampai harus break sebentar baca buku ini karena alur yang sepertinya sedikit mudah ditebak(?), dan aku harap ada buku lanjutan yang ngebahas masa kepemimpinan Ecan and Nana.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Baca Himpunan bukan seperti membaca novel pada umumnya. Tapi lebih kayak kita di arahkan untuk melihat gambaran organisasi yang di sebut HIMPUNAN.
Naya dan Dimas ibaratkan perangko dan surat yang saling membutuhkan dan melengkapi tapi tetap harus ada air/lem yg membuat mereka menyatu 😊 Agak lain emang kisah partner yang satu ini. Tapi satu hal yang pasti dari kisah Himpunan. Kalian bukan cuman belajar tentang Himpunan,tapi kalian juga di berikan gambaran bagaimana seharusnya menjadi seorang pemimpin dan makasih untuk Dimas yah biar lo galak Doy tapi lu memberikan pelajaran dan ilmu yg berkesan buat gue. Dan terima kasih untuk Ibu Naya yang sudah membuat gue sadar akan ke Friendlyan gue. Makasih Naya sudah selalu sabar terhadap Dimas. Lah perasaan ini makasih mulu 😑 Udah sekian. Kalo mau tau gmna isi lengkapnya, yah beli bukunya saudaraku 😇
Gemes!! buat aku yang suka novel cinta-cintaan, novel ini sangat recc dengan alur yang ringan. Mungkin karna aku belum kuliah dan semoga tahun ini aku jadi kuliah hehe. Aku jadi tertarik dengan himpunan haha, walaupun ya aku tau pasti gaakan seseru dan se asik di cerita ini. Dari novel ini yang aku suka adalah kekeluargaan dalam himanya. Bener-bener semua anggotanya sangat amat mensupport satu sama lain. Karakter Dimas yang beneran bikin aku jatuu cinta💐💐💐. Dimas yang gengsian lucu deh. Buku dengan 600+ halaman dan juga ada hidden story ±100 hal, aku beneran ga bosen bacanya, bahkan bukunya bisa aku selesain dalam waktu 3hari hehe. Thanks to ka Citra bukunya keren bangett!! aku tunggu karya selanjutnya. OH IYA BTW TULISANYA JUGA RAPIH DAN CANTIK, BANYAK PELAJARAN YANG BISA DI AMBIL👍👍👍👍
Buat maba-maba yang kepo sistem himpunan di kampus itu bagaimana, silakan coba baca ini.
Saya saat SMA baca ini dari on going di Wattpad sampai dibukukan masih teringat beberapa ceritanya. Imo, dari Wattpad ke bentuk fisik (novel) seperti tidak ada perubahan.
Novel ini yang membuat saya saat SMA yakin banget ingin menjadi anggota himpunan (tapi gak jadi wkwk).
Menurut saya, novel ini mengajarkan pembaca untuk management waktu, ngontrol emosi, dan profesional dengan jabatan.
Tetapi, ini novel romansa, yaa yang di dalamnya gak jauh-jauh cerita romansa yang sering terjadi atau klise. Namun, walaupun klise, penyajian atau penulisan ceritanya dibuat unik dan gemes.
4/5!!! Sesuai sama judulnya novel ini isinya menceritakan gimana himpunan berjalan mulai dari masa jabatan Dimas dan Naya sampai akhir periode. Banyak cerita-cerita kecil tentang karakter pendukung yang bikin nggak bosen. Jujur aku lebih fokus gimana mereka jalanin himpunan daripada cerita tentang Dimas dan Naya tapi aku suka mereka saling melengkapi secara kepribadian di cerita ini. Selain itu yang aku sayangkan cerita love triangle yang biasa kaya cerita lainnya Dimas naksir Naya, Naya naksir Jefri, Jefri punya pacar yang akhirnya sama-sama tahu kalau Jefri pernah naksir Naya juga. Tapi secara keseluruhan aku suka ceritanya, menghibur aja.
Sampai ditanyain tumben baca buku tebel, seru banget ceritanya. Aku telat ya baca ini? Tapi sudah pernah baca versi WP-nya.
Sewaktu aku baca WP namanya masih nama idol, tapi dalam buku sudah diganti ya.
Aku masih ingat betul gimana Dimas approach Naya jadi wakil-nya, semua! Serunya cerita ini adalah kisahnya gak boring sama sekali, seluruh karakter punya latar belakang dan kisahnya sendiri-sendiri. Jadi gak fokus ke Dimas dan Naya aja. Juga gimana Jeffrey yang awkodkwojfoe, maaf.
Aku sampai ngobrol dengan sesama temanku yang suka baca di WP, dia sampai mau nulis di WP karena cerita Himpunan. Keren!
Menurut aku ini yang membuatku membekas di kepala aku tentang visual yang dipakai untuk Dimas, dia cocok banget jadi Kahim. At least si visual ini cocok deh jadi ketua.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Mau tmi dulu, terakhir aktif organisasi beberapa tahun lalu waktu smp sma, pas ngampus bener² jd mahasiswa kupu² karna sambil kerja jg wkwk. Emg gapernah jadi pengurus inti sih selama organisasi, tapi itu aja udh kerasa capeknya, apalagi kl udh bentrok kegiatan asrama sama proker/rapat. Baca buku ini selain berasa nostalgia juga berasa dikasih sedikit gambaran gimana capeknya ketua sm wakil organisasi ku dulu🤣. Seruuuu, umm menurutku jg romance nya bener² ga too much apalagi sampe ngeganggu topik utama novel ini meskipun ada beberapa part yang terkesan rumpang dan tidak ada penjelasan. But i enjoy till last part 👌🏻
hi jujur aku udh reading slump bertahun" dan buku ini yg ngebuat aku semangat baca lagi :P #makasih
RINGAN BANGET CERITANYA. bener" cuma ngisahin keseharian sbg organisator dan bumbu cinlok. gada drama yang lebay kesana kemari.. bener" fluff :(
dan malah aku gatau klo ini dari fanfiction boygroup?? beli ini karena denger" emg rating tinggi dan bagus.. tapi emang bagus sih. buku setebel itu aku selsaiin cuma dengan waktu 2 harian doang. aku suka pembawaannya, karakter"nya yang rame dan heboh, dan apa ya.. smth about this book yg bikin nagih gt loh. ga berasa
personal rating sih 3.9/5. aku suka 😍💋
btw NAYA IS SO RELATABLE. tbh i can see myself in her (hehe)
(+) Penulisannya sangat rapi dan sesuai dengan EYD, (+) Dialog antar tokoh dicampur menggunakan bahasa Inggris, sehingga dapat mempelajari atau menambah vocabulary secara tidak langsung, (+) Narasi dan dialog sangat rapi, antara bahasa baku dan tidak baku, tidak dicampur dalam satu kalimat, (+) Sub-bab memiliki desain yang menarik (kop surat, sangat sesuai dengan judul buku), (+) Penggambaran cerita yang bagus, sehingga pembaca seolah-olah dapat merasakan situasi-situasi yang terjadi (+) Penggambaran mengenai organisasi-organisasi dan aktivitas yang dilakukan sangat jelas, (+) balance, tidak hanya fokus dalam satu tema, tetapi seimbang antara romance, humor, slice of life, dan kekeluargaan.
BAGUS BANGET! Buat anak kuliahan, bacaan ini ngena banget dan berbobot. Gak cuma cerita percintaan aja, buku ini lebih fokus ke masalah organisasinya. Penokohannya bagus, Naya yang frontal dan ramah disandingkan dengan Dimas yang kurang bisa bersosialisasi tapi bisa memimpin. Semua karakter juga diberi porsi yang pas dan mendukung karakter utama dengan baik. Konflik-konfliknya relatable banget, baik dari segi organisasi maupun percintaannya. Pokoknya, buku ini cocok banget buat dibaca sama anak kuliahan. Yang alumni pun bisa baca biar keinget kenangan pas kuliah dulu.
Ya allaaaaah gw bisa nemu dimanaa lakik bentukan doy😭 awal baca ini dari au di twt and yessss JATUH CINTA BNGT SAMA PENGGAMBARAN KARAKTERNYA. Aku suka banget gimana tiap karakter yang ada tu sesuai banget sama anak anak member nct. Aku sukagimana author ngangkat latar yang cukup dekat sama aku, struggle yg ada di kehidupan organisasi perkuliahan. Dan tiap banyolan yang ada selalu bisa bikin ketawa. Sukak banget karna ceritanya juga ringan! Having a really good time with ank ank kabinet irregular!💗💗💗
Serasa lagi mengenang masa lalu, kebetulan aku juga anak himpunan jadi ngerti banget gimana rasanya jadi mahasiswa yang ga bisa lepas dari bayang-bayang kegiatan kampus. Punya cerita yang mirip Dimas-Naya, bedanya dulu aku Sekretaris sm Ketua dan beneran ceritanya mirip banget sama kisah DImas-Naya selesai jabat jadian beda endingnya doang karena sekarang udah bahagia sama jalan hidupnya masing-masing hehe. Tapi, sekali lagi makasih yaa kak ceritanya bener-bener bikin aku nostalgia sama kehidupan kampus dulu dan beneran bikin happy 😀
ini buku tuh buat aku 100/10, udh gabisa ngitung deh berapa kali aku reread ini cerita. karena emg BAGUS bgt recommended 🙌🏻 alur cerita nya juga ringan, bener2 pas buat aku. dimas nyah gengsian bahahahha LUCU BET. according to the title buku ini beneran bikin kita jd ngerti org masuk himpunan tuh ngapain aza sih, buat maba2 nih yg penasaran about himpunan bisa baca buku ini kyknya sih. mungkin gk 100% sama persis cm ya seenggaknya jd tau sih kehidupan himpunan tuh kyk gimana. pokokna mah the best bgt kak citra dapet bintang 10 dri akuh ⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️