What do you think?


Kepergian Kedua
“Bagaimana kalau kamu pulang, cepat menikah, lalu ambil anak Indah. Dia bisa meneruskansekolah, nanti jadi sarjana. Ibuk juga lega akhirnya punya mantu dan cucu dan statusmu jelas.Bagaimana kalau begitu, Le?”
Di Wetter, sebuah kota kecil di Jerman berjarak sekitar dua puluh jam penerbangan dari Gayut,Jawa Timur, Irul mengira ia bisa melarikan diri dari kuasa Ibuk dan segala benang kusut konflikkeluarga besar trah Jauhari. Ia salah. Kabar kehamilan Indah, sepupunya yang masih belia,mengejarnya tanpa ampun. Ia dituntut memainkan peran utama sebagai satu-satunya cucu laki-laki. Tanpa seorang pun tahu rahasia macam apa yang ia bawa pergi dari Gayut.
Di Wetter, sebuah kota kecil di Jerman berjarak sekitar dua puluh jam penerbangan dari Gayut,Jawa Timur, Irul mengira ia bisa melarikan diri dari kuasa Ibuk dan segala benang kusut konflikkeluarga besar trah Jauhari. Ia salah. Kabar kehamilan Indah, sepupunya yang masih belia,mengejarnya tanpa ampun. Ia dituntut memainkan peran utama sebagai satu-satunya cucu laki-laki. Tanpa seorang pun tahu rahasia macam apa yang ia bawa pergi dari Gayut.
107 pages, Paperback
Published January 1, 2020
Ratings & Reviews
Friends & Following
Create a free account to discover what your friends think of this book!
Community Reviews
Displaying 1 - 5 of 5 reviews
January 9, 2022
Resensi lengkap dapat dibaca di link ini:
https://www.bukuhapudin.com/2022/01/r...
Novel tipis ini menarik, membawa tema keluarga dan sedikit bumbu romansa. Tema keluarga yang diangkat penulis merupakan keluarga besar dengan adat jawa. Maka kita akan menemukan banyak kosakata bahasa jawa yang bertebaran. Selain itu, mengenal keluarga besar Irul membuat saya seperti sedang masuk ke tengah-tengah mereka dan menyaksikan sendiri bagaimana mereka saling berinteraksi dengan kejawaannya itu.
Tema romansa memang sekadar bumbu, yang kemunculannya untuk membuat kaya rasa. Irul yang sudah berusia 30an, sangat polos berhubungan dengan perempuan. Satu momen ketika hubungannya dengan Gadis meningkat lebih intim, dia tidak mempersiapkan kemungkinan arah liar yang akan dituju. Untuk usia Irul segitu rasanya terlalu budiman sekali. Walau pada momen itu Irul tidak menolak melakukannya, namun ketidaksiapan dia membuat momen itu jadi kentang.
Yang menurut saya kurang dari novel ini adalah cerita soal Irul tidak tereksplorasi dengan mendalam karena Amanatia meringkas itu. Setelah membaca sampai selesai, saya tidak mendapatkan kesan berupa simpati atau tertarik dengan karakter yang muncul yang bergulat dengan konflik yang dihadapi. Kemungkinannya karena penulis fokus menghadirkan potongan-potongan kejadian masa lalu. Padahal jika ceritanya merunut panjang, pembaca akan lebih kenal dengan Irul dan akan lebih bersimpati.
https://www.bukuhapudin.com/2022/01/r...
Novel tipis ini menarik, membawa tema keluarga dan sedikit bumbu romansa. Tema keluarga yang diangkat penulis merupakan keluarga besar dengan adat jawa. Maka kita akan menemukan banyak kosakata bahasa jawa yang bertebaran. Selain itu, mengenal keluarga besar Irul membuat saya seperti sedang masuk ke tengah-tengah mereka dan menyaksikan sendiri bagaimana mereka saling berinteraksi dengan kejawaannya itu.
Tema romansa memang sekadar bumbu, yang kemunculannya untuk membuat kaya rasa. Irul yang sudah berusia 30an, sangat polos berhubungan dengan perempuan. Satu momen ketika hubungannya dengan Gadis meningkat lebih intim, dia tidak mempersiapkan kemungkinan arah liar yang akan dituju. Untuk usia Irul segitu rasanya terlalu budiman sekali. Walau pada momen itu Irul tidak menolak melakukannya, namun ketidaksiapan dia membuat momen itu jadi kentang.
Yang menurut saya kurang dari novel ini adalah cerita soal Irul tidak tereksplorasi dengan mendalam karena Amanatia meringkas itu. Setelah membaca sampai selesai, saya tidak mendapatkan kesan berupa simpati atau tertarik dengan karakter yang muncul yang bergulat dengan konflik yang dihadapi. Kemungkinannya karena penulis fokus menghadirkan potongan-potongan kejadian masa lalu. Padahal jika ceritanya merunut panjang, pembaca akan lebih kenal dengan Irul dan akan lebih bersimpati.
January 21, 2020
Kepergian Kedua adalah novela pertama dari seorang Junda yang terbit awal tahun 2020. Diawali dengan suguhan masalah yang sederhana, namun sebenarnya cukup pelik. Adalah Irul atau Birul Wallidain, lelaki anak dari Bu Har yang sedang bekerja di German, tiba-tiba mendapat kabar bahwa sepupunya, Indah hamil dengan seorang lelaki penjual seblak yang ternyata masih berusia 18 tahun.
Tak hanya berkutat pada permasalahan Indah, konflik keluarga dari Trah jauhari juga menjadi suguhan menarik yang dihadirkan oleh Junda, dari buliknya yang ternyata punya main dengan pengacaranya, pak lik nya yang ternyata mencintai 'Noni Belanda' di sebuah rumah tua, hingga sengketa konyol soal hadiah mobil dari sebuah bank BUMN.
Tak hanya berkutat pada permasalahan Indah, konflik keluarga dari Trah jauhari juga menjadi suguhan menarik yang dihadirkan oleh Junda, dari buliknya yang ternyata punya main dengan pengacaranya, pak lik nya yang ternyata mencintai 'Noni Belanda' di sebuah rumah tua, hingga sengketa konyol soal hadiah mobil dari sebuah bank BUMN.
This entire review has been hidden because of spoilers.
November 11, 2020
Babak-babak kehidupan biasa namun menarik dari seorang pemuda yang berupaya membebaskan diri dari masalah keluarga besar yang tiada habisnya.
June 24, 2020
KEPERGIAN KEDUA - AMANATIA JUNDA "Jangan diperumit. Kalau cinta ya katakan. Kalau tidak cocok ya cari yang lain". Buku kedua Mbak @amanatia ini berkisah tentang seorang lelaki yang bernama Irul. Ia berasal dari Jawa Timur lalu merantau ke Jerman. Ada apa dengan "Kepergian Keduanya" ke Jerman?
______________________
Pada suatu pagi, ia ditelpon ibuknya karena sepupunya yang masih berumur 15 tahun dikabarkan hamil padahal belum menikah. Sepupunya dihamili oleh pedagang seblak yang berkata bahwa ingin mengajarinya pelajaran biologi (HAHA)
______________________
Konfliknya bukan hanya itu saja, novel ini juga dipenuhi dengan konflik-konflik antara keluarga besar Irul. Bisa dibilang sering terjadi di kehidupan nyata. Membahas tentang warisan keluarga, harta gono-gini dan permasalahan kakak beradik.
______________________
Menurutku buku ini adalah buku yang PLOT TWIST. Ya, karena akhirnya yang agak mengagetkan. Rahasia besar yang dibawah Irul dan dipendam sendiri olehnya membuatku menebak-nebak akhir dari novel ini 😂.
______________________
Buku ini sangat cocok dibaca ketika santai dan juga merupakan buku yang bisa habis dibaca sekali duduk karena hanya 107 halaman saja.
#bukumojok #reviewbuku #reviewnovel #ulasanbuku #kepergiankedua #amanatiajunda #bookstagram #bookstagramindonesia
______________________
Pada suatu pagi, ia ditelpon ibuknya karena sepupunya yang masih berumur 15 tahun dikabarkan hamil padahal belum menikah. Sepupunya dihamili oleh pedagang seblak yang berkata bahwa ingin mengajarinya pelajaran biologi (HAHA)
______________________
Konfliknya bukan hanya itu saja, novel ini juga dipenuhi dengan konflik-konflik antara keluarga besar Irul. Bisa dibilang sering terjadi di kehidupan nyata. Membahas tentang warisan keluarga, harta gono-gini dan permasalahan kakak beradik.
______________________
Menurutku buku ini adalah buku yang PLOT TWIST. Ya, karena akhirnya yang agak mengagetkan. Rahasia besar yang dibawah Irul dan dipendam sendiri olehnya membuatku menebak-nebak akhir dari novel ini 😂.
______________________
Buku ini sangat cocok dibaca ketika santai dan juga merupakan buku yang bisa habis dibaca sekali duduk karena hanya 107 halaman saja.
#bukumojok #reviewbuku #reviewnovel #ulasanbuku #kepergiankedua #amanatiajunda #bookstagram #bookstagramindonesia
October 26, 2020
"And we knew we had to travel far away, We knew we had to disappear, where no one else could find us" (hlm. 78)
Adalah Irul, yang memutuskan untuk kembali ke Jerman setelah dihadapkan dengan segudang konflik rumit keluarga besarnya. Ia berpikir, dengan kepergiannya yang kedua, dapat sejenak "lari" dari semua permasalahan di kampung halamannya. Kembali membangun dan mencapai tujuan baru.
Nyatanya, Irul dihadapkan pada fakta baru. Sepupunya yang masih belia hamil. Bukan cuma itu, kepalanya semakin dibuat pusing dengan ide-ide "ajaib" dari keluarganya supaya sepupu kecilnya terselamatkan dari situasi tersebut. Seperti usulan ibunda Irul yang menyuruhnya menikah dan mengambil anak sepupunya. Supaya statusnya jelas, katanya.
Menurutku, buku ringkas ini merepresentasikan kegelisahan tiap orang, terutama muda-mudi yang rasanya ingin lari saja sejauh-jauhnya dari masalah. Bayangan memulai hidup baru, di tempat baru, seakan oase yang bisa menumbuhkan identitas baru (bahkan kalau bisa, menghapus semua keruwetan di tempat lama).
Setiap tahap hidup tentu akan ada hal baru. Memilih langkah ke tahap selanjutnya, tak lantas membuat kita benar-benar merdeka dari akar kehidupan sebelumnya.
Buku 105 halaman ini adalah pelajaran berharga. Tak ada kisah atau orang yang bisa dihapus. Mereka mesti dirangkai, dirangkul, supaya langkah apapun terasa bermakna.
Adalah Irul, yang memutuskan untuk kembali ke Jerman setelah dihadapkan dengan segudang konflik rumit keluarga besarnya. Ia berpikir, dengan kepergiannya yang kedua, dapat sejenak "lari" dari semua permasalahan di kampung halamannya. Kembali membangun dan mencapai tujuan baru.
Nyatanya, Irul dihadapkan pada fakta baru. Sepupunya yang masih belia hamil. Bukan cuma itu, kepalanya semakin dibuat pusing dengan ide-ide "ajaib" dari keluarganya supaya sepupu kecilnya terselamatkan dari situasi tersebut. Seperti usulan ibunda Irul yang menyuruhnya menikah dan mengambil anak sepupunya. Supaya statusnya jelas, katanya.
Menurutku, buku ringkas ini merepresentasikan kegelisahan tiap orang, terutama muda-mudi yang rasanya ingin lari saja sejauh-jauhnya dari masalah. Bayangan memulai hidup baru, di tempat baru, seakan oase yang bisa menumbuhkan identitas baru (bahkan kalau bisa, menghapus semua keruwetan di tempat lama).
Setiap tahap hidup tentu akan ada hal baru. Memilih langkah ke tahap selanjutnya, tak lantas membuat kita benar-benar merdeka dari akar kehidupan sebelumnya.
Buku 105 halaman ini adalah pelajaran berharga. Tak ada kisah atau orang yang bisa dihapus. Mereka mesti dirangkai, dirangkul, supaya langkah apapun terasa bermakna.
Displaying 1 - 5 of 5 reviews



