What do you think?
Rate this book


288 pages, Paperback
First published December 16, 2014
Bisa dibilang legenda di desa ini adalah salah satu dari tradisi yang nyaris akan menghilang. Kalau dipikir secara rasional, seharusnya kepercayaan seperti itu sudah tidak dapat menyebar luas di zaman sekarang (hal. 8)
Walaupun tidak mengenal istilah "lampu yang dimatikan sebelum pertunjukan teater dimulai", aku tahu bahwa itu adalah cara untuk menghapus kenyataan. (hal. 29)
Bukankah wajahkulah yang terpantul di cermin itu?
Benar, aku memahami kesedihan iblis perempuan itu.
Iblis perempuan itu ... adalah aku. (hal. 53)

