Memori Janji Es Krim merupakan novel terbaru Mba Nimas yang kubaca, setelah beberapa tahun lalu aku membaca Janji Es Krim. Secara garis besar cerita, novel ini masih mengisahkan kesialan demi kesialan dalam hidup Mia yang "diperkirakan" didapatnya karena dia belum memenuhi nazar atau janjinya terhadap Dudi dan Karin, kedua sahabatnya saat SMA. .
Nazar yang sederhana, kalau dia akan mentraktir makan es krim mereka di Kedai Es Krim Yoyo, tempat nongkrong mereka saat itu. Sebuah janji yang konon membuat hidupnya berantakan dan tak pernah beruntung. Untuk menata kembali hidupnya, Mia bersama Dudi pun mencari Karin untuk memenuhi janjinya. Bagaimana akhir kisah mereka? .
Dari segi tampilan, Memori Janji Es Krim memiliki cover yang cukup menarik dan ukuran yang pas, walau jujur "kurang kelihatan es krimnya". .
Dari segi isi, novel ini tidak ada perubahan yang terlalu signifikan, tetapi ada penyesuaian mengenai pekerjaan, setting tempat, latar belakang Nia hingga penyelesaian di ending.
Tokohnya pun masih sama, jalan cerita juga masih sama, tetapi lebih mengalir, dan tetap selincah tulisan Mba Nimas. .
Secara keseluruhan, aku suka dengan novel ini. Novel yang dulu membuatku jatuh cinta dengan tulisan Mba Nimas, hingga akhirnya membaca karya lainnya. Membaca versi terbarunya ini pun, aku semakin jatuh cinta dengan tulisan Mba Nimas.
Novel ini mengajarkanmu untuk tidak mudah menjanjikan sesuatu dan tidak ada manusia yang sempurna