Jump to ratings and reviews
Rate this book

Mimpi Sebesar Gajah

Rate this book
Bagi Bening,
hanya ada dua mimpinya di dunia ini, Teater dan Togi.

Tetapi bagi Togi,
hidup tak ubahnya ranting pohon kering yang terbawa arus.

Sementara bagi Naga,
boleh saja memiliki harapan besar, tetapi juga harus realistis.

Kisah ini hanya satu dari ribuan cerita putih abu-abu. Cerita tentang mereka yang belajar arti cinta, persahabatan, dan kepercayaan diri.

Mereka yang memiliki Mimpi Sebesar Gajah.

279 pages, Paperback

First published January 1, 2020

4 people are currently reading
33 people want to read

About the author

Mooseboo

8 books28 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
3 (6%)
4 stars
20 (45%)
3 stars
19 (43%)
2 stars
2 (4%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 13 of 13 reviews
Profile Image for Fahri Rasihan.
478 reviews124 followers
March 13, 2020
Saya selalu suka dan menikmati cerita remaja yang mengisahkan tentang mimpi dan cita-cita. Biasanya sang tokoh utama memiliki ambisi dan tujuan yang pasti akan masa depan mereka. Ini pula yang coba ditulis oleh Mooseboo dalam Mimpi Sebesar Gajah. Perpaduan kehidupan remaja dengan mimpi besar yang ingin dicapai menjadi nilai tersendiri bagi novel ini. Sedangkan untuk sampul bukunya sendiri terlihat sederhana dan cantik di saat yang sama. Siluet seekor gajah yang dibentuk oleh kumpulan berbagai bunga dan daun sangat terlihat estetik. Apalagi aksen bunga yang ingin ditonjolkan terlihat seperti lukisan cat air yang semakin menambah kecantikan sampul bukunya. Tulisan judul yang diletakan di atas dan di bawah siluet gajah pun dirasa pas dan sesuai. Latar warna ungu muda menambah kesan ceria dan berwarna layaknya kehidupan remaja.

Tema tentang mimpi dan cita-cita dalam cerita remaja bukanlah formula baru. Namun, Mimpi Sebesar Gajah mampu mengeluarkan potensinya dengan maksimal melalui penceritaan yang memikat. Bagaimana tokoh Bening yang memiliki mimpi untuk menjadi pemain teater profesional harus dihadapkan pada kisah asmara dan pertentangan keluarga. Sayangnya penulis lebih mengedepankan kisah asmara sebagai bumbu cerita ketimbang restu keluarga. Padahal jika masalah dukungan yang tak kunjung ada dari keluarga bisa lebih disorot mungkin kisah Bening akan terasa lebih berdinamika. Untungnya penulis tetap tidak lupa akan tema mimpi yang diusung. Sebagai pembaca kita akan tetap melihat bagaimana usaha dan kerja keras Bening diperlihatkan dengan cukup maksimal di sini. Jadi cita-cita Bening sebagai aktris panggung teater tidak hanya sekadar tempelan belaka.

Pemeran utama dalam Mimpi Sebesar Gajah adalah Bening. Tokoh Bening ini memiliki sifat yang rame, blak-blakan dan konyol. Bening malah seringkali "malu-maluin" akibat sifatnya yang teledor. Bening sendiri menyukai warna pink, mulai dari tas sampai motor matic-nya pun berwarna merah muda. Selain itu Bening memiliki mimpi dan cita-cita menjadi seorang aktris teater. Kecintaan Bening pada dunia teater sudah terlihat dengan pilihan ekstrakulikulernya, yaitu masuk ke klub Teater Kata di sekolahnya. Selain itu ada tokoh Togi yang adalah kakak kelas Bening di sekolah. Togi menjadi gebetan Bening yang ia sebut sebagai Kakak Kelas Kesayangan. Togi memiliki karakter yang cuek dan dingin. Meskipun terkesan tidak peduli pada sekitar, tapi Togi memiliki perhatian yang lebih pada kegiatan sekolah. Buktinya ia rela ikut membantu OSIS menyiapkan acara sekolah padahal sebentar lagi Togi akan mengikuti Ujian Nasional. Terakhir ada tokoh Naga yang ambisus dan tegas. Sama seperti Bening, Naga memiliki ketertarikan terhadap dunia teater. Namun, Naga memilih untuk terlibat di belakang panggung daripada menjadi pelakon teater. Tokoh-tokoh pendampingnya terbilang banyak dan cukup berperan, seperti Uta, Hira, Sania, Okan, Bu Nilam, Pak Gumilar, Pak Tantowi dan masih banyak lagi. Akan tetapi menurut saya sayangnya penulis tidak terlalu menggali latar belakang keluarga tokoh-tokohnya secara mendalam. Latar belakang keluarganya hanya diceritakan sedikit mengurangi kekuatan pondasi ceritanya.

Sudut pandang orang ketiga dari tokoh Bening dipakai sebagai narasi ceritanya. Pembaca diajak untuk menyelami isi hati dan pikiran Bening melalui kegiatannya sehari-hari. Mulai dari bersekolah, latihan teatet, kegiatan organisasi, hingga kedekatannya dengan Togi dan Naga. Di sini saya bisa melihat kekonyolan dan kepolosan Bening dengan tingkah lakunya yang blak-blakan dan apa adanya. Alur ceritanya berjalan statis dan mengalir. Pembaca akan ikut terbawa suasana melalui gaya bercerita Mooseboo yang memang selalu menghanyutkan. Latar tempat yang dipergunakan kebanyakan di ibu kota Jakarta, tapi ada beberapa bagian cerita dengan latar Lembang, Bandung. Tempat-tempat yang dipilih seperti sekolah, kafe, gedung kesenian dan rumah merupakan tempat-tempat yang memang dirasa sangat cocok untuk latar cerita remaja.

Mooseboo membuat dua konflik cerita yang saling berkesinambungan, yaitu konflik cinta antara Bening dan Togi serta konflik tentang impiannya di dunia teater. Dari yang saya rasakan penulis lebih mengedepankan konflik cintanya ketimbang konflik cita-citanya. Padahal saya berharap jika penulis lebih menyoroti konflik cita-cita yang menurut saya akan lebih menarik dan berisi. Bagaimana Bening yang menjadi pengagum rahasia Togi secara perlahan-lahan mulai dekat dengannya. Di saat kedekatannya dengan Togi semakin intens, Bening mendapatkan kesempatan untuk lebih dekat dengan impiannya menjadi pemain teater. Di sini Bening dihadapkan antara Togi dan impiannya. Faktor keluarga yang tidak menyetujui impian Bening sebenarnya akan menjadi pemicu konflik yang berpotensi, tapi sayangnya faktor ini kurang tergali dengan baik. Konflik cintanya sendiri terasa sangat kuat khas percintaan anak remaja pada umumnya.

Pesan tentang menggapai mimpi dan cita-cita yang ditunjukkan oleh Mimpi Sebesar Gajah berhasil disampaikan dengan cukup baik. Bagaimana Bening di tengah kehidupannya sebagai remaja selalu menunjukkan semangat dan gairah untuk menjadi seorang pemain teater. Ceritanya dikemas dengan baik dan terstruktur. Saya bisa merasakan atmosfer kehidupan remaja yang diperlihatkan dalam novel ini. Mooseboo bisa mengemas sebuah cerita dengan baik dan terasa hidup bagi pembacanya yang bisa memantik nostalgia bagi pembaca dewasa akan masa-masa SMA. Namun, sayangnya bumbu romansanya bagi saya pribadi terlalu berlebihan. Perjuangan Bening untuk dekat dan memikat di hadapan Togi terlalu kebanyakan. Padahal saya berharap ceritanya hanya berfokus pada mimpi Bening untuk menjadi seorang pemain teater. Latar belakang keluarganya pun masih kurang tergali dengan baik, padahal potensinya sudah bagus. Secara keseluruhan Mimpi Sebesar Gajah merupakan novel yang bisa menginspirasi remaja untuk lebih gigih dan bekerja keras dalam menggapai apa yang mereka percaya dan cintai.
Profile Image for Seffi Soffi.
490 reviews143 followers
January 31, 2020
4.5 🌟

"Gue percaya, nggak semua yang kita mau bakal terkabul dan sejalan sama usaha kita." - Hal. 160⁣

Membaca kisah Bening, Togi dan Naga ini membuat nostalgia pas zaman SMA gitu. Ya ngecengin kakak kelas trus cuman bisa diem-diem aja karena malu dan hal lainnya. Di sini emang bukan hanya romansa cinta tapi juga tentang mimpi mereka, dan yang menarik di kisah ini ada tentang dunia teater.⁣

Bening mencintai dunia teater, bisa dibilang teater adalah setengah jiwanya. Ya selama ini dia bisa bebas menjadi apa pun di teater.⁣

Togi adalah Kakak kelas kesayangan Bening, ya dari pertama dia ketemu Togi. Dia sudah jatuh cinta sama Togi, cuman sampe saat ini dia hanya jadi pengagum rahasia aja.⁣

Dan satu lagi, Naga. Dia adalah pelatih teater, dunia teater membuat dia menjadi dekat dengan Bening. Ya awalnya Naga, agak gimana sama Bening gegara aktingnya kurang oke.⁣

Ketika ada cinta, mimpi dan masa depan. Bagaimana cara mereka menghadapinya? ⁣

Ini pertama kalinya aku baca karya kak Mosebo secara fisik, ya dulu aku selalu ngikutin di dunia orange. Gaya bercerita menarik, meski temanya tentang remaja, kisah di dalamnya ini menurutku berbeda karena dunia teaternya ini yang menonjol.⁣

Aku suka penjelasan tentang teaternya, aku jadi tahu dibalik teater itu ngapain aja.⁣

Untuk karakter, Togi dengan sikapnya yang manis ini bikin senyum. Naga dengan sikap dewasanya ini emang bikin meleleh. Dan Bening si tokoh utama yang doyan ceplas ceplos dan ceroboh ini bikin gregetan. Kusuka sama mereka semua, tokohnya emang loveable. Porsi tokoh lainnya pun aku rasa pas dan karakternya kuat. ⁣

Setting tempatnya digambarkan dengan detail, jadi bisa dibayangkan.⁣

Awalnya aku bingung kenapa judulnya Mimpi Sebesar Gajah. Pas baca bukunya, aku baru paham maksudnya gimana. Ya emang benar sih apa yang dikatakan di sana. Kadang kita emang harus berusaha agar mimpi itu menjadi kenyataan.⁣

Aku suka dengan bahasa yang digunakannya, ringan dan mengalir. Bacanya ini page turner banget, nggak berasa banget tahu-tahu udah mau abis. ⁣

Memakai sudut pandang orang ketiga ini, pikiran tokohnya diceritakan dengan baik membuat aku menebak-nebak mau dibawa kemana cerita mereka ini. Karena udah baper duluan dong akutuh! 😂⁣

Yang aku paling suka di sini juga interaksi mereka, persahabatannya tuh solid banget. Saling support, keren. Chemistrynya pun berasa feelnya, suka 😍.⁣

Dan untuk konfliknya, emang khas remaja banget. Meski emang ada romansa cinta, tapi menurutku konfliknya pas seimbang dan konflik batin para tokohnya ngena juga. Ya terkadang kita harus melepaskan sesuatu demi sebuah mimpi. Aku suka cara penulis mengeksekusi konflik dengam baik dan apik, karena jujur aja menuju ending aku udah deg-degan dan emang realistis. Endingnya sukaaaa 😍.⁣

Overall, aku suka banget ceritanya! Bagi yang cari cerita remaja, jemput mereka ya di toko buku kesayangan karena aku rekomenin novel ini untuk kalian baca.⁣

"Tapi dia selalu percaya, hanya dengan mimpi dan usaha sebesar gajah, keinginannya bakal tercapai." - Hal. 221⁣
Profile Image for Amaya.
749 reviews58 followers
November 11, 2022
Actual rate: 2.8

Aku nggak ingat alasan berhenti baca ini, bahkan waktu mulai baca lagi kemarin lupa sama alur sebelumnya. Tapi kayaknya paham kenapa harus ngendapin ini sampai hampir satu tahun. Ceritanya bagus, kok. Cuma seleraku aja yang nggak cocok. Ada beberapa lubang di sana-sini dan karakter yang terasa flat.

Harusnya nggak bisa judge begitu aja karena yah aku aja lupa awalannya gimana. Jadi, kayaknya ini review biat halaman di atas 146.

Soal impian Bening. Aku suka sama optimisme dan sikap percaya dirinya. Bahkan sampai berani bohong demi bisa ikutan jadi salah satu pemain teater di pagelaran besar. Kepedeannya juga ngaruh ke rasa suka ke salah satu kakak kelas (tambah kata kesayangan kalo Bening yang nulis, mah). Tapi di sini ada yang agak kurang pas, sih. Kalo dia bisa vokal menyuarakan kegemaran (atau bisa dibilang hampir sama kayak tujuan hidup), kenapa harus malu2 deketan sama Togi?

Balik ke bagian nggak cocoknya. Karakternya flat. Bening memang pemberani dan nggak nyerah gitu aja sama mimpinya, tapi cuma itu. Perjuangan dia nggak bisa sampai ke tahap menyentuh hati dan lantas bikin aku ikutan termotivasi. Ada beberapa jalan yang sengaja dipermudah (oleh penulis) untuknya. Bagian yang menurutku agak asimetris tuh di akhir, waktu ngejar Togi balik (ytta). Beneran dalam hati nyeletuk, "Lah, bukannya elu yang minta buat social distancing?"

Lalu, soal masa lalu keluarga Togi. Dari awal udah kerasa bakal ada apa2, sih, dan yep memang dijelaskan kenapa Togi menghindar kalo udah bahas soal keluarga. Hanya saja, lagi-lagi, terasa kurang. Penjelasannya seperti tempelan yang ditunjukkan jika dia memang ada masalah dengan keluarganya.

Soal mimpi sebesar gajahnya sendiri disinggung. Entah, harusnya aku merasa tergugah karena ini kan judul bukunya? Tapi akhirnya hanya manggut-manggut. Oh gitu, oke. That's it.

Jadi, intinya, ini murni seleraku aja. Bahasa penulisnya enak, kok, buat dibaca. Direkomendasikan buat yang suka cerita teenlit soal mengejar cita2 (dan gebetan :p) dan nggak gampang nyerah ketika ada rintangan.

Ps: Cover-nya cakep banget 😣
Profile Image for Fitra Aulianty.
154 reviews4 followers
March 23, 2021
"Karena walaupun gajah terlihat lambat, tetapi dia punya tenaga yang besar, telinga yang sensitif, dan daya ingat yang kuat," terang Awan sambil menyeruput teh hangatnya. "Sama kayak bermimpi, kita harus punya ambisi yang kuat, telinga yang sensitif buat nangkap peluang, dan selalu ingat langkah apa aja yang udah kita lakuin buat mimpi kita." -- hlm 191


Kereenn. Bisa dibaca sekali duduk dan seru abis. Gaya bahasanya remaja banget, tapi gak bosenin. Juga ada info teater diselipin di dalamnya.
Profile Image for Mia An Nur.
106 reviews4 followers
December 9, 2023
"𝑾𝒂𝒍𝒂𝒖𝒑𝒖𝒏 𝒈𝒂𝒋𝒂𝒉 𝒕𝒆𝒓𝒍𝒊𝒉𝒂𝒕 𝒍𝒂𝒎𝒃𝒂𝒕, 𝒕𝒆𝒕𝒂𝒑𝒊 𝒅𝒊𝒂 𝒕𝒆𝒕𝒂𝒑 𝒑𝒖𝒏𝒚𝒂 𝒕𝒆𝒏𝒂𝒈𝒂 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒃𝒆𝒔𝒂𝒓, 𝒕𝒆𝒍𝒊𝒏𝒈𝒂 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒔𝒆𝒏𝒔𝒊𝒕𝒊𝒇, 𝒅𝒂𝒏 𝒅𝒂𝒚𝒂 𝒊𝒏𝒈𝒂𝒕 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒌𝒖𝒂𝒕. 𝑺𝒂𝒎𝒂 𝒌𝒂𝒚𝒂𝒌 𝒃𝒆𝒓𝒎𝒊𝒎𝒑𝒊, 𝒌𝒊𝒕𝒂 𝒉𝒂𝒓𝒖𝒔 𝒑𝒖𝒏𝒚𝒂 𝒂𝒎𝒃𝒊𝒔𝒊 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒌𝒖𝒂𝒕, 𝒕𝒆𝒍𝒊𝒏𝒈𝒂 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒔𝒆𝒏𝒔𝒊𝒕𝒊𝒇 𝒃𝒖𝒂𝒕 𝒏𝒂𝒏𝒈𝒌𝒂𝒑 𝒑𝒆𝒍𝒖𝒂𝒏𝒈, 𝒅𝒂𝒏 𝒔𝒆𝒍𝒂𝒍𝒖 𝒊𝒏𝒈𝒂𝒕 𝒍𝒂𝒏𝒈𝒌𝒂𝒉 𝒂𝒑𝒂 𝒂𝒋𝒂 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒖𝒅𝒂𝒉 𝒌𝒊𝒕𝒂 𝒍𝒂𝒌𝒖𝒊𝒏 𝒃𝒖𝒂𝒕 𝒎𝒊𝒎𝒑𝒊 𝒌𝒊𝒕𝒂."

Ini pertama kalinya aku membaca buku digital via iPusnas. Rupanya bacaan teenlit memang pilihan yang cocok untukku, mengingat aku sebagai slow reader dan peminjaman buku daring punya batas waktu. Pilihan pertamaku jatuh pada Mimpi Sebesar Gajah, sebuah teenlit dengan judul yang memikat. Aku membaca ini tanpa menilik blurb, mencari tahu rekam jejak penulis, atau membaca ulasan pembaca lain ... benar-benar clueless dan tanpa ekspektasi.

Mimpi Sebesar Gajah bercerita tentang Bening, siswi SMA yang punya dua mimpi besar dalam hidupnya; teater dan Togi. Liku-liku masa SMA seorang Bening berkutat pada perjalanan asmara diam-diamnya kepada sang Kakak Kelas Kesayangan (Togi), serta kecintaan dan cita-citanya terhadap dunia teater. Ada pula bumbu-bumbu persahabatan Bening bersama ketiga sahabatnya (Sania, Uta, Hira) yang menamai diri mereka sebagai Geng Ceribel alias Cerita Belakang Kelas.

Daya tarik utama dari buku ini adalah teater. Untuk aku yang juga pernah terlibat dalam proses pementasan teater—walau tidak setotalitas Bening—aku cukup memahami rasa cinta dan cara pandangnya. Menarik sekali "melihat" teater dari mata Bening, terasa bebas dan seru. Selayaknya mimpi kita akan sesuatu, buku ini juga menyajikan sisi-sisi ragu dan pahitnya Bening ketika mimpinya berbentur dengan realitas. Alhasil, penggambaran teater dan persoalan cita-cita terasa cukup komplet.

Sayangnya, alurnya inkonsisten. Sejak awal buku ini memang fast paced, tapi di beberapa bagian terasa jumpy. Apalagi menjelang ending, buru-buru sekali. Hal ini berdampak pada emosi karakternya, membuat empatiku pada mereka lambat laun memudar. Aku juga dibuat mengernyit heran dengan beberapa keputusan tokohnya, seharusnya bisa lebih dieksplorasi. Selain itu, aku cukup terganggu dengan beberapa saltik dan penggunaan tanda baca. Hal ini bahkan bisa langsung aku temui di awal-awal cerita, riskan sekali bagi kenyamanan pembaca.

Akhir kata, buku ini cukup mampu menimbulkan kupu-kupu beterbangan di dalam perut melalui sajian romansa komedinya. Penggambaran dunia teater turut menyegarkan isi cerita. Namun, bagiku ada cukup banyak catatan dari segi alur dan penulisan yang perlu ditilik lebih lanjut.

⭐ 2,75/5
Profile Image for Elisabeth Beatrice.
161 reviews8 followers
March 1, 2020
Final Review~⁣


"Jangan pernah kehilangan harapan, selalu semangat, berani melangkah, dan jangan takut gagal dalam menjalani kehidupan. Karena itu proses buat menjadi dewasa." - Pg. 276⁣

Selesai juga! #MimpiSebesarGajah adalah karya kedua kak Mooseboo yang kubaca. Sebelumnya, aku sudah berkenalan dengan tulisan kak Mooseboo lewat Beta Testing.⁣

Aku cukup suka buku ini. Kenapa?⁣
🐘 karakter-karakter tokoh-tokohnya yang bikin flashback masa merah maroon (aku SMK soalnya hahaha) tuh gemesin banget! Apalagi Bening yang kalo dekat Togi kyk mendadak grogi mau kabur gitu alih-alih ngedeketin 😂⁣

🐘 Interaksi Bening-Togi dan interaksi Bening-Naga. Kedua lelaki ini tanpa sadar tertarik sama Bening, tapi masing-masing punya cara buat ngedeketin Bening. Dua-duanya sama-sama punya kesempatan loh. Penasaran siapa yang akhirnya berhasil memenangkan hati Bening? Sama. 😋⁣

🐘 Kehadiran sabahat-sahabat & keluarga Bening juga manis banget. Saling support dan nggak segan-segan membantu, meskipun bantuannya kadang bikin ngakak juga.⁣

🐘 Konfliknya juga nggak terlalu berat. Khas apa yang dihadapi anak SMA pada umumnya ya, kayak ujian, cinta-cintaan, galau mau masuk jurusan apa pas kuliah. Plus ada sedikit kejutan menjelang akhir. Ada beberapa hal yang mengguncang dunia Bening.⁣



#BookReview #ElReview
Profile Image for Liliyana Halim.
310 reviews242 followers
March 1, 2020
Sukaaa 🤩🤩🤩. Rekomen buat dedek-dedek apalagi yang punya mimpi. Baca ini deh 👍🏼.
Profile Image for Indri Octa Safitry.
Author 1 book18 followers
January 1, 2021
4.3🌟

Ya ampun aku menyesal baru baca novel ini. Bagussss. Nggak menye2 ceritanya. Walau cerita khas anak remaja tapi menurutku cukup berbobot dan yeah klimaks abis. Ringan tapi menyentuh juga 😍
Profile Image for Rizky.
1,067 reviews89 followers
July 3, 2020
3.5/5 star

Mimpi Sebesar Gajah merupakan novel ke-3 Kak Fany yang kubaca. Setelah sebelumnya aku telah berkenalan dengan tulisannya melalui Beta Testing dan Madam Sri.

Dari ketiga novelnya yang kubaca, Mimpi Sebesar Gajah ini lebih remaja dan ringan. Tidak membutuhkan waktu lama untuk membacanya.

Sejak pertama melihat cover dan judul novel terbaru Kak Fany di akun @penerbitclover jujur aku sudah penasaran banget sama kisahnya. Ilustrasi gajahnya eye-catching banget, kalau dilihat dari dekat kayak disusun dari puzzle-puzzle bunga gitu. Warna dan fontnya juga serasi.

Aku penasaran kenapa Mimpi Sebesar Gajah? Kenapa yang digunakan pengandaian mimpi dengan gajah?

Setelah mulai membacanya, aku kembali suka dengan tulisan Kak Fany. Dibanding dengan Beta Testing dan Madam Sri, novel ini cenderung lebih remaja, ringan dan tidak terlalu banyak konflik .

Karakter Bening, Togi, Naga, Awan, Hira, Uta, Sania dan tokoh lainnya saling melengkapi dan membuat kisah ini menjadi lebih mudah dipahami. Walau memang fokus utama tidak jauh-jauh dari Bening-Togi-Naga.

Kalau aku jadi Bening mungkin akan sulit untuk memilih siapa diantara Togi dan Naga 😂 Dua-duanya memiliki kelebihan masing-masing, tapi urusan hati mah tidak bisa dibohongi.

Hal yang paling kusuka disini, unsur teaternya ❤ Rasanya aku belum atau mungkin jarang sekali menemukan fiksi yang mengangkat tentang teater (biasanya lebih banyak film), sayangnya aku merasa kurang terlalu dieksplor. Aku mikir pentas Bening dan Teater Kata di UK akan dijelaskan disini (karena persiapannya cukup banyak mengambil porsi disini), hanya dijelaskan dikit sekali bagaimana hasil penampilan mereka.

Baca novel ini akan mengingatkan kita kalau kegagalan itu hal biasa. Jangan sampai kegagalan itu membuat kita berhenti untuk berusaha. .

Novel ini tidak melulu bicara cinta saja, tapi ada persahabatan, mimpi, kepercayaan diri dan tentunya dunia teater (salah satu hal yang kusuka dalam novel ini)

Jadi, tunggu apalagi. Bermimpilah dan perjuangkan itu, jangan menyerah
Profile Image for Rizka Surfa Ardiana.
49 reviews2 followers
April 25, 2020
Mimpi Sebesar Gajah merupakan karya kedua dari Kak Mooseboo yang aku baca setelah Beta Testing, dan kali ini aku pun sukses dibuat kembali suka dengan karyanya 😍

Ini merupakan fiksi remaja yang sederhana, ringan, namun menginspirasi. Tentang mimpi, persahabatan dan cinta remaja pada umumnya.

Aku suka dengan Bening yang pantang menyerah untuk impiannya, yaitu Dunia Teater!

Btw.. aku suka dengan penggambaran dunia teater dalam novel ini. Kupikir Kak Mooseboo selalu menggambarkan sesuatu dengan detail, sehingga dunia yang ia ciptakan dalam cerita bisa tergambarkan dengan jelas oleh setiapa pembacanya.

Hal lainnya yang aku suka juga interaksi Bening dengan Togi--sang kakak kelas kesayangan. Gemesinnn bangettt! 😆😍
Tingkah laku dia saat ketemu idolanya itu bikin aku inget masa lalu ya ampunnn, karena aku juga suka salting gitu kalo dulu ketemu idola wkwk 😆

Oh ya ada juga sosok Naga--pelatih teater Bening yang pada awalnya aku ngga punya kesan apapun sama dia, tapi makin kesini aku malah dibikin baper juga sama dia huhu
Dia ternyata punya mimpi yang besar juga, ngga nyangkaaa

Untuk konfliknya sendiri menurutku ringan, sangat related dengan anak SMA kebanyakan. Fokusnya tentang mimpi dan juga romansa anak remaja. Aku suka 2 hal tersebut dibahas dengan seimbang dalam novel ini.

Overall, Mimpi Sebesar Gajah ini sangat aku rekomendasikan buat kalian semua, apalagi yang masih duduk di bangku SMA. Banyak banget hal yang bisa kita petik didalamnya 😍

"Jangan pernah kehilangan harapan, selalu semangat, berani melangkah, dan jangan takut gagal dalam menjalani kehidupan. Karena itu proses buat menjadi dewasa." - hlm. 276

Rated 4/5⭐
This entire review has been hidden because of spoilers.
106 reviews
December 31, 2025
Kisah putih abu-abu tentang seorang gadis bernama Benang yang baginya hanya ada dua mimpi, Teater dan Togi. Tetapi bagi Togi, hidup tak ubahnya ranting pohon kering yang terbawa arus.
Sementara bagi Naga, boleh saja memiliki harapan besar, tetapi juga harus realistis.
Tema tentang cinta, mimpi dan masa depan.
Bagaimana cara mereka mengelolanya.

Kelebihan Buku :
-Hal baru bagiku, hal tentang teater yang dijelaskan di buku ini. Jadi tahu di teater ada apa saja dan ngapain aja.
-Tiga karakter yang memang loveable dengan porsi yang pas bagiku.
-Bahasa yang digunakan ringan dan mengalir.
-Konfliknya khas remaja banget.

Pesan yang Dapat Dipetik :
– Bermimpilah dan perjuangkan itu, jangan menyerah.
– Jangan pernah kehilangan harapan, selalu semangat dan berani melangkah.
– Jangan takut gagal dalam menjalani kehidupan, karena itu proses menjadi dewasa.

Aku beri ⭐3,5/5. Buku yang mengingatkan kita bahwa semua orang berhak bermimpi setinggi langit.
181 reviews
February 21, 2020
Tentang Bening, Togi dan Naga. Maybe ini adalah salah satu cerifa teens yang realistis.

Ga cuma fokus sama roman, tapi persahabatan, mimpi, proses hingga cara mereka menggapi mimpi.
Profile Image for Nadiv.
3 reviews
February 23, 2024
Buku ini bagus menurutku, aku dibelikan waktu bazar banting harga, tapi isinya lumayan kok. Tapi kurasa judulnya enggak nyambung sama jalan ceritanya. Ekspektasiku pada buku ini adalah orang-orang yang beusaha mengejar mimpi mereka (meskipun ada) tapi tetap dominan romance, konflik yang disajikan pun bukan konflik menggapai mimpinya tapi konflik hubungan pacaran. Overall bagus sih:]]]
Displaying 1 - 13 of 13 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.