Jump to ratings and reviews
Rate this book

Pesan Cinta Mbah Moen

Rate this book
Buku ini disusun untuk mengingatkan kita pada sosok alim penuh karisma itu. Seorang ayah bagi jutaan umat manusia, bukan hanya umat Islam Indonesia, tetapi juga masyarakat dunia. Seorang kiai, guru, yang dengan penuh rasa sabar mengajari, menjadi teladan, serta menyejukkan melalui tutur dan tindakan yang lembut penuh kasih sayang.

Mengenang Mbah Moen adalah mengenang hari-hari indah penuh hikmah. Beliaulah sosok ulama yang kmil (sempurna), baik secara ilmu pengetahuan, spiritualitas, maupun pengalaman. Dalam tubuhnya mengalir deras DNA kesalihan dari seorang ayah dan ibu pendidik, keduanya berasal dari trah pesantren yang akrab dengan hikmah dan ilmu pengetahuan.

Mbah Moen adalah manusia kesayangan langit yang juga disayang bumi. Memandang beliau rasanya adem dan menentramkan. Pancaran cahaya wajahnya memendar dari jiwanya yang suci. Bukan suatu kebetulan jika pesantren yang diasuhnya bernama 'al-Anwar'yang berarti Pancaran cahaya-cahayasesuai dengan diri beliau yang selalu menyinari penuh cinta dan kasih sayang.

Banyak orang ingin menjadi manusia beruntung, sukses dan bahagia dunia-akhirat, tidak merugi, dan bermanfaat untuk orang banyak. Tapi bagaimana caranya? Buku ini mungkin bisa dijadikan salah satu alternatif kumpulan nasihat bijak yang layak kita baca dan renungkan, baik untuk diri sendiri, keluarga maupun untuk kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia.

Buku ini hadir untuk mengenalkan sekaligus mengabadikan nasihat-nasihat Mbah Moen. Tapi lebih dari itu, buku ini diharapkan bisa membuat kita meresapi dan mengikuti keberuntungan hidup ala Mbah Moen dengan segala hikmah dan kebenaran yang sudah dialaminya. Salam cinta kami, wahai gurunya guru, Al-arif Billah, Syaikhan KH. Maimoen Zubair. Alfatihah.

244 pages, Paperback

First published October 1, 2019

11 people want to read

About the author

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
9 (42%)
4 stars
9 (42%)
3 stars
2 (9%)
2 stars
1 (4%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 2 of 2 reviews
Profile Image for Nur Azkiyati Faizah.
96 reviews1 follower
August 26, 2022
Pesan Cinta Mbah Moen

Tim Rene Islam
242 hlm
Rene Islam

Benar apa kata Guru ku beberapa waktu lalu, Ulama (Ahli Ilmu) yang sebenarnya tidak hanya menghafal ilmunya (ilmu agamanya), melainkan juga mengamalkan dalam kehidupan sehingga nampak jelas dalam perilaku, sikap, cara pandang dan akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari.
Selengkap definisi itu tergambar jelas pada buku ini, betapa Mbah Moen merupakan sosok yang ‘alim, bijaksana, penuh kharisma dan setiap kata yang keluar darinya adalah nasehat dan ilmu.

Ini adalah buku fullcolor pertama yang aku baca. Sebelumnya (bahkan hingga saat ini) aku tidak menyukai buku berwarna, dengan banyak macam font dan tulisan yang besar-besar. Aku cenderung suka buku yang penuh dengan tulisan tertata rapi, tidak warna-warni dengan fontsize 10-12.
Maka ketidaksukaanku pada buku warna-warni telah terkecualikan oleh buku ini.

Buku ini penuh nasehat, sederhana saat dibaca pertama kali, namun semakin penuh akan makna saat dibaca berulang kali.
Semoga Allah tempatkan Mbah Moen bersama salafus sholeh serta Allah guyurkan keberkahan pada setiap pembaca buku ini.

Marhaban Yaa Ramadhan
Mari pasang kuda-kuda untuk melaju kencang di Bulan Penuh Cinta.
Profile Image for Bima Surya.
23 reviews
July 13, 2024
Mbah Moen, Sang Putra Zaman, adalah tokoh Islam Nusantara yang patut dijadikan rujukan dalam hal keteladanan. Kiai nasionalis-religius ini tidak hanya memberikan teladan dalam ucapan, melainkan juga dalam tindakan. Berkat Mbah Moen, sikap skeptisku terhadap ulama yang masuk ke ranah politik kini terpatahkan. Argumennya mengenai amar makruf nahi munkar, yaitu melakukan hal yang baik dan menjauhi yang buruk, sangat mengena. Kalimatnya masih menggema dalam pikiranku: "Kalau bisa kita kerjakan dengan tenaga, kalau tidak bisa maka dengan ucapan. Kalau tidak bisa dengan ucapan, maka dengan diam. Jadi diam menjadi contoh, menjadi suri teladan." Hal ini yang menjadi landasan agar seorang yang paham betul dengan agama ada juga yang terjun di dunia politik, agar produk politik yang dihasilkan juga mampu sesuai dengan ajaran agama Islam yang nantinya bermanfaat untuk umat.

Selain itu, yang saya teladani dari Mbah Moen adalah prinsip gemah ripah loh jinawi. Gemah ripah berarti negara yang luas dan kaya beserta rakyatnya, sedangkan loh jinawi berarti subur makmur. Prinsip ini kiranya adalah bentuk ideal dari Negara Indonesia yang sedang diusahakan hingga saat ini. Banyak lagi pelajaran yang dapat diambil dari seorang Mbah Moen, seorang waliyullah dan Kiai Perekat Bangsa. Sungguh merupakan sebuah kesempatan emas untuk dapat membaca kisah dan pesan keteladanan dari beliau.
Displaying 1 - 2 of 2 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.