Daily Dose of Light ini penuh dengan ilustrasi yang asyik dan kutipan-kutipan ayat al-quran yang bisa jadi mood booster kamu sehari-hari. Semoga, setiap halaman buku ini benar-benar jadi dosis harian yang jleb, mengena di hati, yang membuat hidup kita lebih terang, tenang, senang, lapan. #dailydoseoflight
Fuadi lahir di nagari Bayur, sebuah kampung kecil di pinggir Danau Maninjau , tidak jauh dari kampung Buya Hamka. Ibunya guru SD, ayahnya guru madrasah.
Lalu Fuadi merantau ke Jawa, mematuhi permintaan ibunya untuk masuk sekolah agama. Di Pondok Modern Gontor dia bertemu dengan kiai dan ustad yang diberkahi keikhlasan mengajarkan ilmu hidup dan ilmu akhirat.
Gontor pula yang membukakan hatinya kepada rumus sederhana tapi kuat, ”man jadda wajada”, siapa yang bersungguh sungguh akan sukses.
Juga sebuah hukum baru: ilmu dan bahasa asing adalah anak kunci jendela-jendela dunia. Bermodalkan doa dan manjadda wajada, dia mengadu untung di UMPTN. Jendela baru langsung terbuka. Dia diterima di jurusan Hubungan Internasional, UNPAD.
Semasa kuliah, Fuadi pernah mewakili Indonesia ketika mengikuti program Youth Exchange Program di Quebec, Kanada. Di ujung masa kuliah di Bandung, Fuadi mendapat kesempatan kuliah satu semester di National University of Singapore dalam program SIF Fellowship. Lulus kuliah, dia mendengar majalah favoritnya Tempo kembali terbit setelah Soeharto jatuh. Sebuah jendela baru tersibak lagi, Tempo menerimanya sebagai wartawan. Kelas jurnalistik pertamanya dijalani dalam tugas-tugas reportasenya di bawah para wartawan kawakan Indonesia.
Selanjutnya, jendela-jendela dunia lain bagai berlomba-lomba terbuka. Setahun kemudian, dia mendapat beasiswa Fulbright untuk program S-2 di School of Media and Public Affairs, George Washington University. Merantau ke Washington DC bersama Yayi, istrinya—yang juga wartawan Tempo—adalah mimpi masa kecilnya yang menjadi kenyataan. Sambil kuliah, mereka menjadi koresponden TEMPO dan wartawan VOA. Berita bersejarah seperti peristiwa 11 September dilaporkan mereka berdua langsung dari Pentagon, White House dan Capitol Hill.
Tahun 2004, jendela dunia lain terbuka lagi ketika dia mendapatkan beasiswa Chevening untuk belajar di Royal Holloway, University of London untuk bidang film dokumenter. Kini, penyuka fotografi ini menjadi Direktur Komunikasi di sebuah NGO konservasi: The Nature Conservancy.
Fuadi dan istrinya tinggal di Bintaro, Jakarta. Mereka berdua menyukai membaca dan traveling.
”Negeri 5 Menara” adalah buku pertama dari rencana trilogi. Buku-buku ini berniat merayakan sebuah pengalaman menikmati atmosfir pendidikan yang sangat inspiratif. Semoga buku ini bisa membukakan mata dan hati. Dan menebarkan inspirasi ke segala arah. Setengah royalti diniatkan untuk merintis Komunitas Menara, sebuah organisasi sosial berbasis relawan (volunteer) yang menyediakan sekolah, perpustakaan, rumah sakit, dan dapur umum secara gratis buat kalangan yang tidak mampu.
Actual rating: 3.5 stars ★★★★☆ for the art ★★★☆☆ for the content
Buku ini mungil dan imut banget. Aku emang sudah jadi fans karya-karya Uda Ahmad Fuadi, karena karya beliau selalu menjadi “kompas” aku jika ingin membaca cerita yang mengandung pesan moral nan menghangatkan hati. Pun, buku ini berisi kutipan-kutipan Al-Quran dan beberapa kutipan dari buku-buku seri Negeri 5 Menara, ditambah dengan ilustrasi yang bagus dan lucu banget! Sangat layak dibaca, cocok juga dijadikan hadiah dan/atau bacaan anak, sepupu kecil dan/atau keponakan kalian.
Sukaaa! Berisi ayat-ayat Al-Qur'an yang ngena dan menenangkan, yang bisa jadi terlewatkan saat tilawah. Ditambah kutipan-kutipan yang berkaitan, tentu saja dari buku A.Fuadi yang lain, kayak Negeri 5 Menara.
Buku pertama selesai baca di GD premium. hahha... bagus, kutipan ayat-ayat pengingat buat yg males baca Quran kek gw. Ilustrasinya juga cerah ceria. Mungkin bisa dibandingkan dengan the Secret kali ya. Ada sekitar 57 ayat kalo ga salah hitung, dan merupakan ayat-ayat populer juga kok.
Baguuuuss bgttt bnyk rujukannya dr Al Quran yang bikin aku download wallpaper ayat yg paling ngena trs aku jadiin homescreen. Quotes2 dr novel penulisnya jg bikin tambah ngena dan jd penasaran pengen baca. Gambarnya jg lbh bagus & relatable di anding buku sblmnya dailydose of shine. Kukasih bintang 5 deh
Konsepnya bagus. Ilustrasinya bagus. Cuma sayang koq harus disisipin dengan kutipan-kutipan buku penulis. Rasanya aneh aja kutipannya disandingkan dengan ayat suci.
Buku ini merupakan lanjutan dari "Daily Dose of Shine", tepatnya seri kedua dari trilogi "Daily Dose".
Buku gini tuh menurutku cocok untuk balikin mood baca yang mungkin lagi anjlok. Karena isinya singkat dan padat. Total sekitar 119 halaman, bisa dihabiskan sekali duduk. Yakin deh, tata letaknya bikin kamu nggak bosan membuka halaman demi halamannya.
"Daily Dose of Shine" berupa kumpulan kutipan. Berisi potongan ayat-ayat Al Qur'an dan beberapa kutipan dari novel-novel karya A. Fuadi, seperti "Negeri 5 Menara", "Rantau 1 Muara", dan lainnya. Membacanya seolah menemukan cahaya di tengah gulita, isinya bisa jadi pengingat diri.
Seperti seri buku sebelumnya, aku sulit menentukan mana yang jadi kutipan favorit. Karena hampir semuanya berhasil membuat pikiranku lebih terbuka. Kok bisa 'jleb' banget gitu rasanya, dan relate dengan kehidupan sehari-hari. Mungkin karena sebagian besar isinya ayat Al Qur'an─pedoman hidup kita sebagai muslim.
Kadang kalau baca terjemahan Al Qur'an, aku kesulitan memahaminya. Namun dengan hadirny buku ini, membuatku bisa lebih mudah mencerna setiap firman-Nya. Penulis pun di awal menekankan bahwa kutipannya rata-rata potongan pendek. Jadi kita bisa menelusuri setiap ayat untuk lebih lengkapnya. Kapan lagi baca buku sekaligus meresapi ayat-ayat Ilahi?
"Jangan pernah remehkan impian, walau setinggi apa pun. Sungguh Tuhan Maha Mendengar." (Negeri 5 Menara) ─Hal. 117
"Tugas kita hanya sampai usaha dan doa, serahkan kepada Tuhan selebihnya, ikhlaskan keputusan kepada-Nya, sehingga kita tidak akan pernah stres dalam hidup ini. Stres hanya bagi orang yang belum berusaha dan tidak tawakal." (Kiai Rais, Negeri 5 Menara) ─Hal. 30
Judul: Daily dose of light Penulis: A. Fuadi Penerbit: GPU Dimensi: 120 hlm, cetakan pertama Juni 2019 (edisi digital ipusnas) ISBN: 9786020631721
Buku ini adalah seri kedua dari trilogi Daily dose. Berisi kutipan dari ayat Al Quran yang "ngena" di hati, sebab kemilau sinarnya. Beberapa bahkan merupakan ayat² favorit saya.
Terasa sekali ada banyak perbaikan dibanding buku pertama. Dari tipografi, layout, hingga full colour yang bikin mata enak banget saat membaca. Gak pengin cepat-cepat, sebab menikmati ilustrasi dan keterkaitan ayatnya. Beberapa bahkan diperkuat dengan potongan kalimat yang terdapat di 3 buku best seller penulis: Negeri 5 menara, Ranah 3 warna, dan Rantau 1 muara. Jadi penasaran pengin baca nextnya: Daily dose of glow.
Bagi kamu yang membaca digital di ipusnas, enaknya mode landscape (gak full screen), jadi bisa lihat keindahan antara halaman yang tersambung. Kebanyakan 1 ayat dijelaskan dalam 2 halaman (kanan-kiri). Bikin termotivasi untuk refleksi dan menyemangati diri!
Aku membaca ini dalam keadaan down dan putus asa, ketika merasa semua yang kuusahakan sia-sia dan diri ini tak berguna. Dan aku merasa menemukan buku ini di saat yang tepat.
Ahmad Fuadi merangkum ayat-ayat al-Quranul karim yang berisi penghiburan dan jaminan dari Sang Pencipta langsung. Memang sejatinya ayat dan terjemahannya bisa didapat dari Quran langsung, namun lewat buku ini aku seakan diingatkan betapa Allah pada hambanya dengan menyatakan kita tak berjuang sendirian namun didampingi langsung oleh yang Maha Kuasa. Sebanyak ini ayat yang menunjukkan sifat Allah Maha Pemurah, Maha Pengasih, dan Maha Penyayang. Betapa beruntung kita sebagai hambanya disayangi sampai sedemikian.
Setiap ilustrasinya cantik, menggambarkan situasi dan keadaan rill di dunia nyata yang mungkin kita pernah atau sedang alami beserta ayat tertentu sebagai penghiburannya.
Bacaan ringan dan sangat menghangatkan hati. Aku akan rekomendasikan ini untuk teman-teman yang sedang merasa hidup tak baik-baik saja dan ingin mendekatkan diri dengan Sang Pencipta.
Buat yang jarang baca buku karena alasan terlalu tebal atau terlalu malas atau gak ada gambarnya kayak komik, baca buku ini sepertinya masih bisa. Isinya tentang kutipan-kutipan ayat Al-Quran yang disertai ilustrasi gambar.
Selesai sekali duduk, karena bukunya emang tipis tapi bagus banget dan indah banget apalagi hardcover. Tapi, kadang setelah baca 1 kutipan aku enggak langsung buka halaman berikutnya tapi malah kepikiran sama kutipannya dan tentunya juga mengagumi ilustrasinya.
Yang aku rasain setelah baca setiap 1 kutipan itu adalah penasaran sama kelanjutan kutipannya. Lalu di beberapa halaman penulisnya menambahkan quote dari buku-novel ciptaannya. Seperti Novel Negeri 5 Menara.
Daily Dose of Light merupakan bagian dari Trilogi Daily Dose, 2 buku lainnya yaitu Daily Dose of Shine & Daily Dose of Glow. Walaupun trilogi tapi bisa dibaca terpisah atau enggak berurutan, menurutku.
Ha, minggu ini aku menyadari sesuatu betapa aku engga fast response sama Allah. Kalau manusia ngechat via WA, aku berusaha balas secepat mungkin.
Tapi kalau ada adzan atau YouTube dari penceramah kok aku skip ya? Ga cepet2 ku lihat. Haha. Parah sih.
Buku Daily Dose of Light memuat kutipan pendek dari ayat Al Quran disertai ilustrasi cantik. Kenapa ayatnya dipotong? Penulis sengaja. Agar teman-teman penasaran dengan keindahan ayat Allah dan terpanggil untuk menelusuri sendiri sesuai nomor ayat dan nama surat.
Beberapa ayat Al Quran yang cantik banget: "Perbuatan-perbuatan baik itu menghapus kesalahan-kesalahan" (QS. Hud 11:114 "Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu ingar kepada-Ku" (QS Al Baqarah 2:152)
Buku cantik dan sederhana. Aku rekomenin ini buat kamu yg suka penulis A.Fuadi (trilogi Negeri 5 Menara) dan suka buku ilustrasi ringan. Buku ini menjadi pelengkap koleksimu!
Daily Dose of Light dipenuhi dengan ilustrasi yang menarik. Walaupun belum pernah baca buku sebelumnya, Daily Dose of Shine, tapi agaknya tidak masalah. Setiap ilusrasi diberikan kutipan ayat dan kutipan dari novel A Fuadi.
Sayangnya, ada beberapa warna tulisan yang kurang kontras dengan ilustrasi sehingga tulisan terlihat samar dengan warna latar backgroundnya. Berharap juga bakal lebih banyak kutipan atau tulisan A Fuadi disamping kutipan-kutipan ayat Al Quran.
Tapi dibalik itu semua, buku ini tetap menarik untuk dibaca dan dimiliki sebagai pengingat. Seperti judulnya, Daily Dose of Light, yang membawa kita ke jalan yang lebih terang.
Jadi, ini buku ilustrasi (cantik bukan main!) yang disertai dengan kutipan-kutipan dari Al-Qur'an. Sejauh membaca, benar-benar menenangkan dan memberi semangat untuk diri sendiri. Hati ini seolah terketuk dan ingin terus menerus membacanya.
Berikut adalah beberapa bagian yang paling berkesan bagiku: – "Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur. Q.S. Ali Imran 3:144"
– "Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat. Q.S. Al-Baqarah 2:214"
– "Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap. Q.S. Asy Syarh 94:8"
– "Maka nikmat Tuhan kamu manakah yang kamu dustakan? Q.S. Ar-Rahman 55:13"
📚 Daily Dose of Light ✒️ Ahmad Fuadi 🎡 iPusnas 🥨 Gramedia Pustaka Utama 🎖️ 4,5/5
Review: Aku lebih suka biki ini daripada buku sebelumnya. Masih seperti buku sebelumnya yang merupakan buku motivasi dengan kumpulan kalimat-kalimat mutiara nan bijak, namun di buku ini kalimat motivasi yang dimaksud bersumber dari ayat-ayat Al-Quran. Sebaik-baiknya kalimat motivasi memang ayat Al-Quran sih😂 Baca ini berasa disemangati sama Allah. Berasa ditemani oleh Allah dan gak ngerasa sendiri. Selain itu, buku ini juga diselipi oleh quotes dari buku 5 Menara series. I love it💖
"Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang-orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku" QS Al Baqarah 6:12
Buku yang berisi tentang kutipan yang ada didalam Al-Qur'an. Buku yang menggetarkan hati bagi pembacanya dan bisa menjadi pengingat pembaca untuk membaca Al-Qur'an dan pengingat kepada Sang Pencipta. Tambahan : ilustrasi yang ada didalam buku sangat menarik sehingga pembaca tidak bosan saat membaca buku ini. Salah satu buku yang bisa menjadi buku bacaan apalagi bulan Ramadhan ini.
"Siapa yang memberi lebih akan diberi lebih", "going extra mile". Buku ini berisi potongan terjemahan ayat-ayat yang bikin semangat untuk berbuat baik dan kata-kata motivasi dari buku-buku Ahmad Fuadi sebelumnya. Cocok banget dibaca sekali duduk pas bulan puasa begini, pas lagi gerah-gerahnya karena bikin adem. Ilustrasi-ilusrtasinya juga bikin adem mata. Aku lebih suka seri yang ini daripada yang sebelumnya kubaca. Recommended!
4.5/5 this book reminded me that even when things seem bleak, there's always something to be thankful for. it made me think about how kind and generous Allah is to me. there's this one verse from al-Qur'an that really stuck with me: "Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?" it hit me hard because it made me realize that maybe i'm not appreciating all the blessings in my life as much as i should... i think gratitude is something i need to work on, for sure :-(
Heartwarming book. Menampilkan ayat-ayat Al-Quran yang mana mungkin sebagian banyak dari kita lupa/gak tau dengan arti ayat tersebut. Disajikan dalam bentuk ilustrasi jadi semakin menambah minat baca. Ditambah lagi ada beberapa quotes dari buku-buku karya A. Fuadi yang berhubungan dengan ayat-ayat Al-Quran yang disajikan. Sayangnya, buku ini kurang banyak halamannya. Jadi terasa "gantung" ketika lagi bersemangat membaca, tiba-tiba harus berpisah.
Buku ini berisi kutipan ayat-ayat Al-Quran disertai dengan kutipan dari novel Trilogi Negeri 5 Menara, ditambah dengan ilustrasi yang baguus.
Kendati hanya berisi cuplikan ayat dan kalimat novel, isi buku ini cukup memberi kesejukan dan suntikan energi untuk men-'charge' iman. Lebih mantap lagi kalau baca buku ini setelah membaca Trilogi Negeri 5 Menara.
Saya suka quotes-nya terutama kutipan dari Al-Quran. Selebihnya hanya kutipan biasa yang sudah berseliweran dimana-mana. Gambarnya bagus, colorfull, dan cantik.
Tapi ya gitu aja. Belum jadi "daily dose" yang manjur di saya, dosisnya masih kurang.
Mungkin dosisnya harus dinaikkan, biar ada efek terapeutik.
Buku yang ini arabnya lebih sedikit ya daripada yang Daily Dose of Shine. Kalo setangkepku sih isinya lebih ke harus menjadi pribadi tawakal dan menghindari berkata/berbuat buruk. Bagus isinya. Cuma kalo di aku masih lebih ngena yang Daily Dose of Shine sih. Disini juga bayak kutipan dari Negeri 5 Menara. Buat ilustrasinya selalu sih top banget.
Bukunya hanya berisi ilustrasi yang menggambarkan kutipan dari ayat-ayat Al-Quran dan Trilogi Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi. Kutipan-kutipan dapat dipakai untuk menenangkan batin, menguatkan pilihan, dan petunjuk untuk melangkah. Tidak sesuai ekspektasi akan narasi panjang, namun ilustrasinya cukup mewakili kutipan-kutipan yang ada.
Buku yang kedua ini lebih banyak kutipan terjemahan ayat-ayat al-Qur'an, beberapa ada kutipan novel dari Ahmad Fuadi yang lain. Masih dilengkapi dengan ilustrasi warna-warni yang memanjakan mata sekaligus sebagai renungan untuk diri sendiri. Sebenarnya buku ini baiknya gak cuma dibaca sekali sih ya, bisa berulang-ulang sebagai pengingat diri.
Suka banget sama quote yang disajikan di buku ini. Quote yang diambil pun hampir semuanya diambil dari ayat-ayat Al-Qur'an dan beberapa sentuhan quote dari buku Ahmda Fuadi sebelumnya yaitu negeri 5 menara.