Jump to ratings and reviews
Rate this book

Espresso

Rate this book
Hai, kehidupan! Terkadang aku bertanya-tanya mengapa kau keras sekali terhadapku. Sering menempatkanku di posisi sulit. Padahal, kau tahu, kan, bahwa gadis seumurku seharusnya masih menikmati akhir masa remaja?

Hai, cinta! Aku tak banyak punya momen bersamamu. Namun, izinkan aku bertanya satu hal; mengapa kau selalu hadir bersama luka? Ah, bagaimanapun aku harus berterima kasih kepadamu karena sudha memperkenalkanku pada sesuatu yang kunamai impian dan harapan.

Hai, secangkir espresso! Terima kasih sudah pernah membuatku hampir menyerah. Kalau buka karena perjumpaan kita di kedai kopi milik Bisma itu, tak mungkin saat ini aku gigih sekali memperjuangkanmu, menjadi yang terbaik. Terima kasih ketika kehidupan dan cinta tak henti mengecewakanku, kau tetap ada di sepanjang waktu.

Love,
Lulu.

302 pages, Paperback

First published July 20, 2019

10 people are currently reading
59 people want to read

About the author

Bernard Batubara

26 books817 followers
I am a best selling writer of 19 books.

They are "Angsa-Angsa Ketapang" (2010), "Radio Galau FM" (2011), "Kata Hati" (2012), "Milana" (2013), "Cinta." (2013), "Surat untuk Ruth" (2014), "Jatuh Cinta adalah Cara Terbaik untuk Bunuh Diri" (2014), "Jika Aku Milikmu" (2016), "Metafora Padma" (2016), "Elegi Rinaldo" (2017), "Mobil Bekas dan Kisah-kisah dalam Putaran" (2017), "Luka Dalam Bara" (2017), "Untuk Seorang Perempuan yang Memintaku Menjadi Hujan" (2017), "Asal Kau Bahagia" (2017), "Espresso" (2019), "Tentang Menulis" (2019), "Residu" (2019), "Batu Manikam" (2020), and "Banse Firius" (2020).

My short story “Goa Maria” appeared in the bilingual anthology of Indonesian writing Through Darkness to Light (Ubud Writers and Readers Festival 2013 & Hivos).

I provide editorial and copywriting services, for commercial and literary purposes. I accept prose, poetry, and nonfiction story.

Contact me through the information below.

Whatsapp: +6287839894689
Twitter & Instagram: @benzbara_

benzbara89@gmail.com
www.bisikanbusuk.com

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
15 (23%)
4 stars
29 (46%)
3 stars
16 (25%)
2 stars
2 (3%)
1 star
1 (1%)
Displaying 1 - 21 of 21 reviews
Profile Image for yun with books.
717 reviews243 followers
August 20, 2019


Sinopsis
Hai kehidupan! Terkadang aku bertanya-tanya mengapa kau keras sekali terhadapku. Sering menempatkanku di posisi sulit. Padahal, kau tahu, kan, bahwa gadis seumurku seharusnya masih menikmati akhir remaja?

Hai, cinta! Aku tak banyak punya momen bersamamu. Namun, izinkan aku bertanya satu hal; mengapa kau selalu hadir bersama luka? Ah, bagaimanapun aku harus berterima kasih padamu karena sudah memperkenalkanku pada sesuatu yang kunamai impian dan harapan.

Hai, secangkir espresso! Terima kasih sudah pernah membuatku hampir menyerah. Kalau bukan karena perjumpaan kita di kopi kedai milik Bisma itu, tak mungkin saat ini aku gigih sekali memperjuangkanmu, menjadi yang terbaik. Terima kasih ketika kehidupan dan cinta tak henti mengecewakanku, kau tetap ada di sepanjang waktu.

Love,
Lulu

Opini
- Buku ini sangat cocok dibaca oleh kalian penggemar kopi, informasi tentang dunia perkopian detil sekali dijelaskan dalam buku ini. Tentang brewing, roasting dan lain sebagainya.
- Karakter utama, yaitu Lulu sangat easy going dan udah untuk disukai.
- Lumayan page turner dan membuat saya ingin mencoba berbagai jenis kopi
- Membaca buku ini seperti bisa mencium bau kopi, aneh haha pengalaman yang menyenangkan
- Kekurangan pada buku ini adalah perkembangan cerita yang kurang, masih pengen tau kejelasan hubungan Bisma-Salma, saya awalnya mengira Bisma menyukai Lulu, tetapi saya salah. Semoga masih ada lanjutannya.

#espressobybara
@storial.co
@gagasmedia
@benzbara_
Profile Image for Dety  Mutiara.
132 reviews6 followers
August 26, 2019
4,7 ⭐️ untuk Espresso yang super spesial ini.

Kenapa nggak lima bintang aja? Soalnya aku masih merasa ada yang belum diselesaikan (?) atau memang sudah selesai sampai sana aja akhirnya? Wkwk gatau deh, tapi bagi aku pribadi ini udah sangat bagus.

Espresso menceritakan tentang Lulu, barista yang hidupnya jauh dari kopi. Bisa bayangin kan gimana jadinya kalau barista, tapi nggak bisa bikin kopi? Hahaha konyol emang, makanya dia selalu dijuliki Barista Siluman. Semuanya berawal dari Lulu yang terdampar di coffee shop kecil milik Bisma di Yogyakarta. Bukan tanpa alasan, dia bisa terdampar di sana karena dihukum ayahnya. Tapi siapa sangka, karena segelas espresso ternyata mengubah semuanya.

It's okay selain suka covernya yang super ciamik bgt, aku juga suka bagaimana Bang Bara menyampaikan cukup detail setiap informasi mengenai kopi. Jadi, yang awam pun tetap paham karena penyampaiannya mudah dimengerti. Aku suka kopi tapi nggak begitu paham sepenuhnya tentang perkopian 🙈

Semua tokoh di sini aku suka, mereka hidup. Apa lagi Lulu. Sejak awal baca, karakter dia bener-bener menarik perhatian. Aku suka perkembangan karakter Lulu dari awal sampai akhir. Sifat dia yang nggak mudah menyerah bener-bener patut dicontoh sih.

Konflik yang relate dengan kehidupan sehari-hari semakin membuat novel ini terasa dekat. Ditambah feel-nya yang super ngena :') apalagi di bagian-bagian akhir, gatau kenapa rasanya nyesek aja bacanya :') beberapa kali juga sempet netes air mata 🙈

Menyelami kisah Lulu ini aku jadi belajar, dalam hidup emang harus memilih. Karena in this life, you can't have everything you want (hal. 120). Hidup kita, kita yang menentukan, mau bergerak maju atau stay. Dan aku salut dengan setiap keputusan besar yang Lulu ambil.

Satu lagi! Setiap baca buku ini aku rasanya selalu mau ngopi hahaha... Hawa-hawa kopinya tuh super kerasa banget.

Overall aku suka, cuma masih ada satu bagian tentang kejelasan hubungan Salma dan Bisma yang aku rasa masih ngambang. Kayak masih belum "klik" gitu loh waktu tutup buku.

Oke, akhir kata aku cuma mau bilang. Kamu coba baca ini, dijamin nggak nyesel. #EspressobyBara
Profile Image for Rizky.
1,067 reviews89 followers
October 17, 2019
Espresso memang bukanlah tulisan pertama Kak Bara yang kubaca. Tapi, diantara semua novel Kak Bara yang kubaca, novel ini telah mencuri perhatianku sejak awal

Awalnya aku pikir ini hanyalah kisah romansa biasa, nyatanya aku SALAH BESAR. Novel ini tidak memfokuskan ke urusan romansa, walau memang ada, tapi lebih ke perjalanan kehidupan Lulu, si tokoh utama novel Espresso ini. Bagaimana Lulu yang awalnya tidak suka kopi dan tidak tahu apa-apa tentang dunia kopi, bisa jatuh cinta beneran dengan kopi. Aku diajak menemani Lulu menemukan apa passion dia sesungguhnya

Yang kusuka novel ini sangat detail mengulas tentang dunia kopi, mulai dari cara pembuatan kopi, jenis-jenisnya, alat-alat yang digunakan, profesi barista hingga kompetisi di bidang kopi. Kalau semua hal ini dibikinkan tulisan ala non fiksi, mungkin aku sama sekali tak tertarik. Hal yang berbeda ketika segala informasi tentang kopi ini aku dapatkan dalam kisah fiksi .

Aku sangat … sangat menikmati kisah Espresso. Karakter tokohnya kuat, alur maju dan beberapa flashback sama sekali gak bikin bingung dan semua tentang kopi membuatku terus membaca hingga akhir.

Apalagi didukung dengan layout dan cover yang eye-catching, novel ini kurekomendasikan buat kamu yang suka dan ingin tahu tentang kopi. Jenis bacaan yang ringan, dan bisa dibaca sambil menikmati waktu luangmu. Mungkin bisa ditemani juga dengan secangkir kopi atau minuman favoritmu.
Profile Image for The Eod.
135 reviews6 followers
September 24, 2022
Menceritakan tentang Lulu yang mencari jati dirinya sejak dipaksa magang di Kuasa Kopi dengan dinamikanya.

Lagi-lagi aku menemukan novel Indonesia yang bahas self discovery, tanpa ada bumbu romance. Malah novel ini membuktikan bahwa kita bisa kok ga maksain unsur romance di genre lain tapi tetap nyaman dibaca. Pakai POV 3 terbatas dengan kenyamanan baca yang vibenya baca di platform berbayar yg versi rapi. Kita benar-benar dibawa Lulu menikmati proses self discovery-nya sejak mencicipi esspreso punya Bosnya di Kuasa Kopi.

Perkembangan karakter Lulu yang pacenya pas, sungguh diperlihatkan semua kompleksitasnya. Terus proses kopi dari awal dan akhirnya yang rinci banget, hampir berasa kayak baca buku nonfiksi. Karakter pendukungnya pun semua berguna untuk plot. Mereka semua best support systemnya Lulu.

Kekurangannya adalah bagi yang awam bakalan bingung dengan istilah di perkopian, harusnya dikasih footnote dong huhu. Kemudian plot twistnya yang ketebak banget hehe.
Profile Image for Yusda Annie.
221 reviews32 followers
September 30, 2019
3.5 🌟🌟🌟🌠

#reviewEspresso _ "When you make something, or when you want something in your life, never settle for something less than perfection. Good enough is never enough. Aim for perfection. Always aim for perfection." _ #quotes ☕
.
.
Buat teman² yg suka kopi & ingin tahu lebih banyak tentang dunia kopi serta bagaimana secangkir kopi yg enak dibuat, #espressobyBara ini rasanya tepat utk dibaca. Cara Bara menjelaskan cukup detail dg bahasa yg asik. Benaran nambah pengetahuan akan tdk segampang itunya membuat kopi & latte art. Butuh skill & jg proses yg agak panjang serta rumit shg kopi yg kita minum di coffee shop benaran enak. Ah, ya jg butuh peralatan bagus yg nama & prosesnya dijelaskan sangat baik. Thanks to @benzbara_ ☕🙌
.

Novel Espresso ini berkisah ttg Lulu, remaja lulusan SMA yg belum begitu tahu apa yg dia inginkan dlm hidupnya. Semangatnya berangsur memudar sejak kehilangan ibu ditambah ayah yg terlalu sibuk dg urusannya sampai dia harus melakukan hal² kurang positif utk menarik perhatian. Justru, itu malah membuatnya harus dikirim ke Jogja sbg hukuman

Lulu yg terbiasa hidup semau gue terpaksa tinggal di rumah Bude Sur & kerja di kedai kopi. Lalu dr sanalah semua bermula. Lulu & kopi. Lulu yg tadinya sama sekali tdk tahu soal kopi jd tertarik & berubah ambisius utk memenangi kompetisi sbg barista cewek yg jarang² keberadaan kaumnya ditemui di ajang yg kebanyakan diisi para lelaki

Plotnya rapi. Perkembangan usaha Lulu dr barista pemula hingga menjadi level 'diperhitungkan' terasa & disampaikan dg cukup baik

Hanya saja, secara pribadi aku krg mengenali karakter² nya cukup dalam. Semacam hubungan yg terbangun antarkarakternya krg kuat. Kurang emosional. Aku hanya tahu nama mrk & apa yg mrk kerjakan di dunia kopi.
Di luar kopi... Kisah mrk krg gereget 😬✌️
.

Lalu selama kompetisi sendiri, aku paling suka cup 'The Story' yg disampaikan Lulu, meski aku mendapati suasana perhelatannya krg seru & semarak 🎉
.

Rate 3.5 🌟🌟🌟
Meski alur ceritanya terkesan flat, overall novel ini masih cukup asik dinikmati 👌
Profile Image for Mona Darwin.
3 reviews
August 15, 2019
Bagus (menurut aku pribadi, yang juga suka dunia kopi walau ga ngerti detailnya soal kopi). Cocok buat yang lagi suka kopi atau lagi pengen belajar kopi atau emang orang kopi hehehe ceritanya enak dibaca cocok buat teman sambil ngopi hihi. Kira2 bakal ada kelanjutannya ga ya terutama soal Salma dan nasib Olfac?
Profile Image for Najah Mustapa.
91 reviews5 followers
January 28, 2020
Aku suk banget nih. Bikin aku makin bersemangat mau jadi barista. Banyak hal yang aku dapet dari buku ini. Info info tentang dunia hitam. Cuma, aku kurang jelas ending bisma sama Salma. Apa mereka balikin semula?
Profile Image for Dhani.
257 reviews17 followers
August 30, 2019
Buku ini lengkap mengulas tentang dunia kopi, khususnya tentang dunia perbaristaan.Mulai dari jenis alat alat yang digunakan, proses pembuatan dan banyak lagi hal yang menarik seputar kopi.

Jadi, kalau dulunya yang saya tahu hanya berkisar di Cappucinno, espresso dan afogato, kini saya belajar paham tentang roasting, cupping, tamping, kalibrasi dll.Cakep deh pokoknya.

Jangan berharap buku yang ini kental diksi yang romantis.Tapi ada banyak hal lain yang ditawarkan, lebih dari" sekedar" romantis.Dan buku ini layak jadi koleksi.
Profile Image for Ajeng Windi.
11 reviews1 follower
March 5, 2020
Karya bernard batubara yang pertama kali saya baca karena tertarik sama judulnya. Espresso.
.
.
Sesuai judulnya , tema buku ini tidak jauh dari dunia perkopian. Tidak hanya disuguhkan cerita tapi bisa nambah informasi tentang istilah-istilah di dunia perkopian. Cerita berlatar di Yogyakarta dan Jakarta.
.
.
Lulu, perempuan yang baru lulus SMA terpaksa menjalani hukuman dari ayahnya untuk magang di kedai kopi milik Bisma yang terletak di Yogyakarta.
.
.
Ia berpikir bagaimana bisa ayahnya menempatkannya magang di kedai kopi sedang dirinya sama sekali tidak suka kopi. Menurutnya hanya ada satu rasa yang menggambarkan kopi, "pait" .
.
.
Hingga akhirnya meskipun karena keterpaksaan perlahan dia mulai tertarik dengan kopi karena Bisma selalu mengajarinya banyak hal tentang kopi. Ternyata kopi tidak sesederhana yang dia bayangkan. Banyak filosofi yang ia temukan dari kopi.
.
.
Tanpa diduga Lulu mendapat musibah yang membuat hidupnya terpuruk. Yaitu kepergian ayahnya. Ibunya telah meninggal terlebih dahulu. Dia hidup sendirian tanpa tujuan.
.
.
Waktu demi waktu Lulu merasa punya tujuan dan ambisi lagi. Yaitu kopi. Dia ingin mengetahui lebih banyak tentang kopi. Ia berambisi dengan kopi. Menemukan lagi tujuan hidupnya melalui kopi.
.
.
Hal itu tidak lepas dari peran sahabat-sahabat di sekitarnya. Dean, Nugi, Salma, Jeremy, dan Bisma tentunya. Ia tidak benar-benar sendirian. Hingga akhirnya dia menemukan "hidupnya kembali". Menemukan jati dirinya.
Profile Image for Eza.
48 reviews1 follower
March 9, 2020
Espresso, Bernard Batubara - Gagas Media : 305

Haliya Lubna, Lulu anak tunggal yang sedang dihukum oleh ayahnya untuk kerja part time di salah satu coffee shop di Yogyakarta pada saat mendapat kabar ayahnya meninggal dunia.

Berkat segelas espresso dari Bisma, pemilik coffee shop tersebut Lulu yang sama sekali tidak menyukai kopi akhirnya menemukan hal yang disukai dan penyemangat di saat kedua orang tuanya tidak ada.

Rangkaian kalimatnya buat kita pembaca seperti sedang duduk mengamati kopi itu dibuat dan disungguhkan kepada kita. Bahkan tanpa nggak sadar suka "gluk" sendiri.

Silahkan menikmati kopi favorite anda dan espresso 😊

- Review Eza-
Profile Image for An Unforgiven Reader.
47 reviews
January 29, 2024
Buku yang keren banget.

Petualangan Lulu tentang dunia kopi dari yang terpaksa jadi yang suka itu seru banget. Ya walaupun aku ga tau apa apa soal kopi, cuma seru banget bacanya.

Apalagi pas ngeliat dia ikut lomba-lomba. Rasanya kayak mau minum kopi!

Recommended banget buat yang mau baca buku tentang cita-cita dan harapan.
Profile Image for Venerdi Handoyo.
Author 2 books38 followers
Read
January 24, 2021
Ceritanya bagus dan cepat mengalir karena formatnya memang cerbung. Sangat plot-driven sehingga emosinya tipis-tipis saja. Dunia perkopian bukan jadi latar belakang, tapi justru karakter utama, di mana Lulu, Bisma, Salma dan lain-lainnya dipermainkan.
8 reviews
August 22, 2022
Ceritanya khas teenlit bgt, gimana sang toko utama mencari jati diri. Kalau liat komen katanya ini alurnya terlalu cepat, menurutku sih engga. Jalan ceritanya ringan dan bahasanya juga enak, penjelasan detail mengenai kopi juga jadi daya tarik tersendiri
Profile Image for Putra Marenda.
Author 1 book1 follower
November 11, 2020
Bacaan yg ringan. Asik. Kopi banget. Tapi klimaksnya sederhana ya? Overall tetep jadi bacaan menarik di waktu senggang.
Profile Image for Ratna Lestari.
41 reviews
July 20, 2023
Novel ini bikin ngiler minum kopi dan bikin kita penasaran untuk ngerasain kopi yang dimaksud “smooth” sama Lulu
Profile Image for Kim Machry.
4 reviews
December 4, 2023
Secara tidak langsung, yang tadinya tidak faham akan dunia per Kopi an. Jadi sedikit tahu dan faham akan itu. Tapi ada sedikit part yang agak mengganggu di akhir nya.
Profile Image for Ramdan Panigoro.
9 reviews3 followers
October 24, 2024
Sampai halaman 37 Lumayan naik turun kisahnya, perubahan2 karakter mulai keliatan.. Masih progers nih.

241024 Sampai hal 100 makin seru.. mulai ada konflik masa lalu antara Bisma dan manatannya: Salma, sementara Lulu ada ditengah2. Puzzle mulai tersusun.
Profile Image for ilminafiaa.
95 reviews19 followers
October 19, 2025
Reread untuk yg ke 2 kalinya! Buku ini memadukan antara indah nya Jogja dengan seni meracik kopi. Reread buku ini karena baru balik dari liburan ke Jogja. Tokoh-tokoh di dalam cerita yang membuat setiap sudut Jogja semakin hidup. Aku bukan pecinta kopi dan sama sekali tidak mengerti soal kopi tiba-tiba tertarik dengan kopi! haha look how books influence my life! Meskipun agak kurang suka dengan alur cerita yang (menurutku) menye-menye tapi aku sangat menikmati bagaimana kehidupan berjalan di kota yang membuat ku jatuh cinta, Jogja! Next time kalau travelling ke Jogja musti reread lagi novel ini
Profile Image for Naylaa Sarachenita.
22 reviews
May 31, 2023
Aku kira ini bakal jadi salah satu novel teenlit yang boring dan standar-standar aja, tapi ternyata aku salah. Ceritanya dikemas sedemikian rupa hingga jadi menarik bahkan page turner. Karakter developmennya juga jelas dan nggak melenceng dari topik utama yang ditulis.
Displaying 1 - 21 of 21 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.