Jump to ratings and reviews
Rate this book

Happy Birth-Die

Rate this book
Pijar sering kali dipanggil zombi oleh teman-temannya. Cewek itu dikenal misterius karena penampilannya yang seram, wajah datar, dan nggak pernah senyum. Banyak yang nggak mau berurusan dengannya, ngeri!

Sayangnya, Heksa mau nggak mau harus berdekatan dengan Pijar karena harus tampil bareng di acara sekolah. Heksa sebenarnya malas, takut popularitasnya turun. Lagian, zombi mau ngapain sih di panggung nanti? Bisa-bisa semua penonton kabur ketakutan.

Karena acara itu, Pijar dan Heksa jadi dekat. Pijar tahu kelemahan Heksa yang memalukan. Heksa juga tahu kemampuan mistis Pijar. Ternyata cewek itu bisa melihat tanggal kematian seseorang saat berulang tahun. Fakta ini membuat hari-hari keduanya dipenuhi ketegangan.

344 pages

Published July 1, 2019

12 people are currently reading
84 people want to read

About the author

Risma Ridha Anissa

6 books1 follower

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
24 (17%)
4 stars
48 (34%)
3 stars
54 (38%)
2 stars
14 (9%)
1 star
1 (<1%)
Displaying 1 - 21 of 21 reviews
Profile Image for Qomichi.
91 reviews2 followers
November 3, 2023
So Sorry, I don't get the vibe:"
Bukan salah novelnya kok, mungkin akunya aja yang udah gak lagi In sama teenfic ginian. Atau mungkin ini bukan selera teenficku"-"

So, ceritanya sama sekali nggak ngebawa unsur teenfic mistis yang kita kira bakal nyeritain tentang kematian-kematian dan sosok MC yang bisa menerawang hal suspensenya. Memang, si tokoh utama bisa punya kelebihan ngeliaht orang mati, but sepanjang cerita lebih fokus sama romance teenlitnya doang. Ekspektasi awalnya sihh ini bakal ngomongin hal serius tentang ambang dunia manusia dan arwah, atau at least semacem struggling si tokoh utama ngelawan kutukan dan kematian ornag-orang yang bisa dia identifikasi.

But, penglihatan ini justru jadi semacam jembatan kedekatan Heksa sama si Pijar doang. Jadi, karena Pijar bisa ngelihat dan Heksa kebetulan sempet berurusan sama doi, mereka jadinya deket. Kurang lebih fokusnya ke situ. Dan memang di beberapa kesempatan Pijar coba menghalau kematian, cuma dengan porsi yang kayak 30:70 antara suspense sama romance jadinya serba nanggung.

Belum lagi fokus utama yang awalnya mau bikin Heksa bisa jadi MC Pensi supaya Pijar bisa dapet duit, malah melebar kesana-kemari. Juga, kemampuan supranatural Pijar yang bisa bikin suasana aneh--kinda pintu tertutup, lampu kelap-kelip--bikin dia ini nggak cuma bisa punya penglihatan doang, tapi udah kekuatan super. Dan dari hal-hal tanggung ini, selama baca aku berpikir: goals ceritanya apa? Tujuan awalnya bikin Heksa mau jadi MC, Di tengah dibuat seakan punya misi nyelametin org-org, ke akhir malah nyari siapa orang yang bisa nahan penglihatan Pijar. Melihat bakalan ada buku kedua sih, jadinya nggak terlalu heran novel yang pertama ini serba banyak tanda tanya.

Semoga di buku kedua pisa lebih jelas dan baik lagi mengenai jalan ceritanya^^
Profile Image for Bila.
315 reviews21 followers
November 30, 2021
2.75, bisa berubah.

Ekspektasiku agak ketinggian, duh. Kukira bakal banyak mengusut kemampuan Pijar tapi malah ketutupan sama romansa remajanya. Aku hampir mau protes juga kenapa cewe macem Pijar bisa "diperebutkan" tapi setelah mengikuti kisahnya baru aku bisa berkata "emm, oke..."

Apakah ada plot hole? Aku ga tau apakah kejadian yang tidak diceritakan bisa disebut sebagai hole, tapi ya yang kaya gitu ada. Lumayan menganga walau secara garis besar kisah ga begitu ngaruh si.

Oh iya, aku baru inget kalau BWM3 ambil tema "love yourself" tapi kayanya persepsi penulis dan aku agak beda deh sehingga aku ngerasa kurang muncul walau iya sih ada..

Satu bintang untuk ide cerita yang unik, satu bintang untuk cover dan Heksa yang jitak-able songongnya (WKWK), sisanya untuk konflik non-romance yang setidaknya sukses bikin aku penasaran.
Profile Image for tisu.
47 reviews
July 30, 2022
Ide untuk sebuah cerita ini cukup menarik bagi saya. Sangat mengundang orang-orang untuk membaca. Namun sayangnya banyak adegan yang bertele-tele dan dibungkus kurang rapi ceritanya. Padahal, idenya benar-benar bagus, lho.

Tapi, narasi yang menggambarkan isi hati benar-benar menyentuh hari dan penulisannya pun rapi. Enak dibaca. Seperti narasi di akhir bab, milik Andre.

Aku tahu cinta tidak bisa dipaksakan. Aku juga tahu pada akhirnya semua akan ditentukan kehendak takdir.
Jadi, biarkan untuk sementara aku tenang di sini. Berdiam
diri, tetapi tetap mengawasi. Walau kini ia bersikeras menolak, jika takdir rupanya berpihak kepadaku, apa ia masih bisa menjaga jarak?

Tentu tidak Kebanyakan orang berkata, menunggu adalah pekerjaan yang sungguh membosankan. Namun, aku percaya, pengorbanan dan penantian yang tulus tak akan pernah berakhir begitu saja.

Jadi, jangan salahkan jika aku mash bertahan. Karena selain
ucapan, keyakinan juga merupakan doa.
Bulan lalu, setelah ulang tahunku terlewati, hubungan kami
masih belum juga berubah. Padahal, jelas ia membuktikan sendiri bahwa mata ajaibnya tak bisa berfungsi seperti biasanya. Kata gadis itu, tahun dan bulan kematianku tidak muncul.

Jelas terlihat ia sangat penasaran dan berusaha mencari
jawaban. Tak puas jika aku hanya menanggapi dengan berkata "Karena kita berjodoh."

Jujur saja setiap kali melihatnya terluka, aku ingin menjadi
orang pertama yang mengulurkan tangan, yang mengobatinya atau menjadi pelipur lara untuknya. Bahkan, aku juga menawarkan diri menjadi tameng, menjadi tempat bersembunyi agar aku tak melihatnya terluka berkali-kali.

Akan tetapi, semua hanya harapan semu. Berkali-kali ia
bersedia terluka lagi, sakit lagi, lalu bangkit lagi. Semua itu
karena satu hal. Ada sook yang selalu ia percaya, ia andalkan.
Seolah karena keberadaan sosok lelaki itu, semua bisa diatasi dengan mudah.

Apa aku sakit hati? Pasti. Dan, apa kau bilang, aku terluka?
Jelas. Namun, aku sadar tak banyak yang bisa kuperbuat karena memang saat ini pilihanna jatuh kepada lelaki itu.
Baiklah, akhirnya sekarang aku hanya bisa merapal janji
di dalam hati. Selarut apa pun harus menanti, harapan itu tak pernah padam. Khusus untuknya, sumbu kesabaranku akan terus memanjang.

Karena aku percaya, takdir akan mempersatukan kita pada
garis yang sama. Mungkin sekarang ia mengambil arah yang salah. Namun, percayalah, suatu saat ia akan berbelok untuk bertemu dengan tujuan yang sebenarnya, yaitu….
Aku, sosok yang juga memiliki mata ajaib seperti dirinya.

Ini jujur bagus sih narasinya, alurnya bagus tapi cara penyampaian cerita agak ngebosenin.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Lovina Wijaya.
80 reviews
May 2, 2021
Sebenarnya saya sudah baca buku ini sejak lama, namun baru kepikiran untuk review sekarang.



Sebelum masuk ke review, saya ada cerita. Jadi, dulu saya baca novel ini di Wattpad (meski gak sampai selesai), kemudian saat berbelanja di Gramedia bersama Yangti (nenek saya), saya menemukan buku ini. Tanpa pikir panjang, saya langsung minta dibelikan🤣 (saat itu usia saya masih 13 tahun, tolong maklumi wkwkwk). And it turns out, it's not as good as I expected.


Waktu saya baca di WP, saya cuma baca awal-awalnya saja. Tak bisa dipungkiri, bab-bab awal di sini memang menarik. Maka dari itu saya tergoda untuk membeli versi cetaknya. Tetapi, lambat laun fokus dari bukunya lebih mengarah ke romansa renyah cinta segitiga dan konflik-konflik flashback. Tipe romansa di sini juga gak bikin hati adem atau senyum-senyum sendiri. Jatuhnya mengesalkan. Konflik flashbackpun juga kurang bagus penyampaiannya.

Dan, hei, horornya kurang tegas. Meskipun horor di dalam novel ini bukan fokus utama, namun horor memegang peranan penting di dalam plotnya. Dan menurut saya narasi horornya tidak menimbulkan rasa merinding, kasarannya ya "kurang nendang".

Yah, itu kembali lagi kepada selera masing-masing. Menurut kebanyakan teman-teman saya, Happy Birth-Die adalah "novel teenfict yang bikin gemes sekaligus baper". Sangat bertentangan dengan pendapat saya, bukan? Tapi saya tidak masalah, karena selera baca orang tidak bisa dipaksakan.

Oh iya, ada satu hal lagi yang ingin saya sampaikan. Cerita-cerita teenfiction (fiksi remaja) masa kini sungguh tidak bervariasi. Ughh pasti si tokoh utama mengaku "tidak atraktif" namun pasti saja yang menyukainya banyak sekali. Terus terang saja, masih banyak keluhan tentang genre ini tapi ya kalau saya tulis di ulasan saya walau dengan berapi-api, tentu saja tidak akan ngaruh. Memang, tidak semua teenfiction seperti ini, tetapi mayoritasnya begitu.

Sudahlah, saya takut diserang.


//woosh
Profile Image for Nursari Halim.
51 reviews3 followers
April 8, 2024
Heksa! Kamu nyebelin banget! Tapi aku suka. Gimana, dong?

🎂Pijar seorang gadis SMA yang dianggap mistis oleh teman-temannya. Lebih tepatnya, dia hampir tidak punya teman di sekolah. Aura mistis yang ada pada dirinya membuatnya sulit untuk memiliki teman. Pijar benci dengan yang namanya ulang tahun, sebisa mungkin dia akan menghindari hal-hal yang berhubungan dengan ulang tahun. Sebenarnya Pijar bisa melihat kapan seseorang akan meninggal dunia di hari ulang tahun orang tersebut. Itu sebuah anugerah atau kutukan? Entahlah. Kalau aku jadi Pijar, aku nggak bakalan hidup tenang!

🎂Akhirnya, Pijar bertemu dengan Heksa, cowok yang sangat dikagumi para gadis di sekolahnya. Heksa memang ganteng, tapi nyebelin parah! Ketika berada di dekat Heksa, penglihatan Pijar mengenai kematian seketika menghilang. Pijar pun berpikir bahwa Heksa adalah penyelamatnya. Padahal ada Andre juga loh di sana, dia adalah sahabat Heksa. Andre ini gombal banget! Haha. Ternyata, Andre dan Heksa ini sama-sama naksir Pijar. Cinta segitiga, dong. Jadi yang ngebantu Pijar siapa, ya? Heksa atau Andre?

🎂Novel ini 𝘱𝘢𝘨𝘦 𝘵𝘶𝘳𝘯𝘦𝘳 banget! Aku suka sama ide ceritanya. Mengingatkan aku juga bahwa kematian itu selalu dekat dengan kita. Pijar ini sosok gadis yang kuat banget, loh. Sayangnya, apa pun yang dilakukannya untuk mencegah kematian seseorang, gak akan ada hasilnya. Orang tersebut akan tetap mati. Karena memang gak ada yang bisa melawan kehendak Sang Pencipta. Namun, pada akhirnya dia menyalahan dirinya atas kematian tersebut. Padahal kamu nggak salah loh, Pijar :(

🎂Setelah baca novel ini, aku coba nonton seriesnya, daannnnnnnnnnnnnnnnn Heksanya nggak senyebelin yang ada di novel. Wkwk. Heksa kalem banget loh di series ini, malah Andre yang nyebelin. 🤣
Profile Image for Day Nella.
255 reviews5 followers
April 10, 2025
Happy Birth-die
Risma Ridha Anissa
Penerbit Bentang Belia
40 Bab
Baca di Rakata
-
Ketika kalian mampu melihat waktu kematian seseorang pada waktu dan saat-saat tertentu, maka apa yang akan kalian lakukan?
-
Buku ini kerap membuatku penasaran, baik dari ilustrasi cover hingga blurbnya yang jujur saja buatku kepo 😆. Jadi ketika bisa baca di Rakata, aku manfaatkan momentum ini.
-
Percayalah aku berekspektasi tinggi akan cerita fantasi remaja ini. Pasti seru karena akan mengulik kisah Pijar yang dapat berinteraksi dengan waktu kematian seseorang.
Pijar dapat melihat waktu kematian orang lain ketika tengah merayakan ulang tahun. Hal itu jelas membuat Pijar ketakutan, apalagi bila tidak sengaja menyentuhnya, maka ia akan menyaksikan sendiri bagaimana cara orang tersebut meninggal. Maka sebisa mungkin Pijar tidak menyentuhnya atau tidak melihatnya.
Pijar menganggap apa yang dia miliki sebagai kutukan dan hal itu terus menghantuinya. Bahkan sebisa mungkin dia ingin menyelamatkan mereka dari kematian.
-
Sebenarnya ide ceritanya itu bagus, tapi sayang bagian tentang kemampuan Pijar ini nggak terlalu dieksplorasi lebih dalam dan tentang waktu kematian seseorang pun tidak mungkin bisa dicurangi atau diakali karena sudah kehendak Tuhan Yang Maha Esa. Lebih banyak menceritakan konflik remaja dan perasaan mereka yang menurutku jujur nggak sesuai sama ceritanya. Bahkan aku nggak menemukan part-part yang bikin aku ketawa, bikin kesel sih iya.

Karakter tokohnya sendiri aku nggak menemukan chemistry antara tokoh satu dan yang lainnya. Alurnya terlalu lambat. Meski aku kurang suka dan bukan seleraku.
Tetap aku rekomendasikan buku ini buat kalian yang suka kisah remaja dan konflik-konfliknya.
Personal rate 3/5
Profile Image for Kern Amalia.
355 reviews1 follower
February 28, 2024
1. Aduh sumpah ini lucu banget bukunya 😂 Heksa si tokoh utama pria kita tuh ga ada harkat martabatnya bgt. Udah mah penakut, suka nge-jokes receh, trus tsundere lagi , HAHA
Berbanding terbalik sama Pijar yg lebih pendiam dan ga banyak tingkah 😂😂
Awalnya aku ga suka sama si tokoh Heksa ini, ya karna pecicilan bgt anaknya. Tapi lama2 aku kayak Pijar, suka meleleh sama perlakuannya 🥴

Ini anak slalu berbuat baik tanpa dia sendiri sadarin. Kehadiran dia slalu bikin ceria hari org lain, pdhl dia jg punya luka masa lalu :')

2. Untuk plot ceritanya sendiri, ringan banget. Kirain krn ada unsur supranaturalnya bkal berat gitu konfliknya tp trnyata enggak.

3. Jokesnya tua 😂 aku dulu suka banget bilang isdet isdet(re: meninggal) trus di sini si Heksa suka bnget bilang 'is dead' jd berasa sejaman👀

4. Paling aku cuma ngeluh ada beberapa scene yg sinetron abisss 😂 kyk scene berantem depan UGD, atau adegan be like: 'aku lepasin kamu biar kamu bahagia sama dia'

eeaaaaaa wkwkwk 😆😆

Tapi selebihnya aman. Aku suka banget tokoh Heksa di buku ini lah pokoknya♥️♥️☝️😌

5. DAN KALIAN TAUU?? INI ADA SISIPAN GAMBARNYA!! Lucu sekalihh. Aku bisa liat Heksa, Pijar, Andre, dan Willy💛💛

Kykny aku butuh lebih bnyk cerita menyenangkan, ringan kyk gini deh. Suka bgt🤸✨
Profile Image for SAINT.
2 reviews
December 7, 2021
Happy Birth-Die.

Saya waktu itu membelinya karena judulnya yang unik. Dan sinopsis yang menarik perhatian saya. Melihat tanggal kematian seseorang ketika mereka berulang tahun? Cukup bagus. Namun saya sempat bingung, apakah saya harus membelinya? Karena, saya jarang membaca novel romantis. Atau bahkan tidak sama sekali. Lalu, saya mencoba untuk membeli kemudian membacanya ( mungkin saja saya akan mematahkan persepsi bahwa novel remaja romantis tidak cocok untuk saya. ) Dan akhirnya saya benar-benar membacanya hingga akhir.

Saya cukup menyukainya. Alurnya tidak lambat maupun cepat. Kisahnya ringan, dan seperti novel remaja kebanyakan. Akhirnya Pijar disukai oleh Heksa dan Andre.

Tapi, saya agak kecewa. Karena lebih benyak membahas romansa anak muda dibandingkan kemampuan Pijar. Ekspetasi saya terlalu tinggi untuk hal ini. Hingga saya agak bosan membacanya. Dan juga untuk ending: tidak terlalu teringat oleh saya. Endingnya "blas," begitu saja dan ngga meninggalkan sesuatu yang mengesankan. Tapi, untuk pembaca yang menyukai novel romansa-fantasi ( lebih ke romansa ) boleh untuk mencoba membaca ini.
Profile Image for Alvina Djoened.
27 reviews16 followers
March 17, 2021
(1.5 stars)

I am really sorry to say, but I have yet been failed again by my own expectation.

This book has so much potential to be good. The premise, for me, plays a big role on that potential. However, the execution was done too rough and ordinary for my liking. This book has so much elements that could make it to be SO interesting. I think the topic of fantasy and family matters could be written with more exploration, so this story could live up to the potential.

As I read the story, I came to like one of the side characters, which I believe could turn out to be charming. Unfortunately, this character turned out to be pretty much the same with the other males in the story. I read the blurb that's written on the book that said about this book would make a good movie because s/he wanted to see the characters in flesh. I honestly could see that happen, because I think these characters have so much distinctive and written pretty 'bold', too? But I guess this is just not the one for me.

I think my junior or high school self would appreciate this book more.
Profile Image for Nowela.
117 reviews2 followers
November 11, 2021
Dari judulnya aja, udah buat gue tertarik dan penasaran. Awalnya gue pikir ini kek hantu-hantu yang merayakan ulang tahun mereka. Oh, tapi itu salah besar, ketika gue baca.

Ini tentang Pijar, cewek yang bisa melihat tanggal kematian seseorang pas orang tersebut ulang tahun. Kesan gue terhadapa cerita ini. Gaya bahasanya ngalir banget, konfliknya khas remaja dan ringan.

Selalu penasaran di tiap bab, cukup menghibur. Cuma, mang adegan komedi dalam hati, rasanya agak garing gituu gak sih, beberapa lelucon rasanya tepat sasaran, sisanya kayak ngambang.

Overall, aku suka ceritanya. Akhirnya, agak gantung ya. Gue penasaran, nih Pijar jodohnya ma Heksa atau Andre sih?
Profile Image for ayens ♡.
48 reviews7 followers
October 31, 2022
3/5 stars for this book!🌟 ide ceritanya unik, agak mirip sama drama korea blue birthday tapi versi lebih sederhana. kenapa sederhana? karena ada beberapa hal yang gak dijelaskan secara rinci dalam buku ini. kekuatan Pijar disini cuman kayak selingan, malah cerita romansa remaja-nya disini yang lebih dijelaskan secara rinci. awal-awal halaman buku aku merasa penasaran, tapi makin lama makin gak terkontrol alurnya, in my opinion yaa~ sebenernya gaya penulisannya bagus dan aku suka, tapi cara penyampaiannya kurang cocok buatku. terlalu bertele-tele(?) dan gak tepat pada poin yang dituju gitu. overall oke laahh untuk ukuran buku adaptasi cerita wattpad🥳🥳
62 reviews2 followers
April 13, 2024
gegara nonton seriesnya gue jadi penasaran cus baca nopelnya. dari segi karakter gue suka nopelnya. lebih hidup dan konsisten karakter pijar yang penampilan serem, dingin kek zombie. gue memahami kenapa nopel ini bisa juara bentang, mungkin paling sesuai tema "love your self" *klo nggak salah. nah, sesuai pijar yang akhirnya mencintai dirinya sendiri dengan kemampuan yang dianggap kutukan. tapi, sayangnya plotnya sama nganunya kayak series. versi nopel dominan romance kebucinan pijar-heksa-andre, sehingga kemampuan pijar kek tempelan doang. apalagi, asal usul kemampuan pijar andre nggak banget. ya asal jadi aja. feeling gue mengatakan penulisnya juga nggak gitu paham dunia mistis.
Profile Image for Felis Linanda.
15 reviews
January 7, 2021
Aku bukan tipe yang suka baca fantasi. Tapi buku Risma yang ini sanggup buatku balik lembar demi lembar dan akhirnya bisa membentuk dipikiranku yang lebih milih NONTON Fantasi daripada baca.

Tokohnya kuat semua dan alurnya asli ngalir. Bingung mau ngomen minus di mana karena super enjoy bacanya. Macam nano-nano baca ini 😍

Good job, Risma ❤️🙏
Profile Image for An_lika Koi.
29 reviews2 followers
October 13, 2021
Aku suka banget ama buku ini, tapi ga bisa review lebih jauh karena udh lama bacanya wkwkwk
Profile Image for soft calming sun.
70 reviews
December 9, 2022
Beli impulsif karena covernya lucu. Setelah dibaca ternyata ringan banget juga alurnya. Cocok buat selingan kalau lagi baca buku berat
6 reviews
January 11, 2024
SALAH SATU BUKU PALING BAGUS DALAM HIDUPKU. seriusss, beneran menurutku sebagus itu. ceritanya emang ringan, tapi tuh maknanya deep bangeeeet. suka sama semua tokohnyam alurnya baguss, ceritanya seruu. salah satu buku yang udah aku baca berkali-kali
Profile Image for readwithsyll.
267 reviews
April 15, 2021
Jujur ide dari buku ini udah cukup menarik untuk dibaca, alur dan plotnya juga makin lama makin menarik yang membuatku terus ingin menyelesaikan buku ini. Recommended terutama buat anak remaja
Btw, aku ada nulis review ini di blog aku!
https://petitelibrary.blogspot.com/20...
Profile Image for Chacha.
90 reviews6 followers
October 3, 2021
Cerita yang kocak, membawa kenangan ke masa remaja ketika waktu SMA, karakter Heksa yang sombong tapi ngegemesin sama tingkahnya saat ketemu Pijar. Cerita yang mengajarkan bahwa tiap manusia memiliki waktunya masing masing. Dan apa yang sudah menjadi takdir, nggak bisa diubah
This entire review has been hidden because of spoilers.
11 reviews
March 21, 2023
LUCU BGT KARAKTERNYA AHAHHAHA, kombinasinya pas antar masing-masing peran, saling melengkapi. Covernya jg bagus, alur ceritanya seru, recommended!
Displaying 1 - 21 of 21 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.