Jump to ratings and reviews
Rate this book

Angin Dari Tebing #2

Angin dari Tebing 2

Rate this book
Tiga belas anak berkumpul setiap pagi
di gedung sekolah yang kecil
yang juga digunakan seekor sapi
untuk berlindung saat matahari terbenam.

Saat itulah kisah-kisah yang dibawa
angin dari tebing dimulai...

136 pages, Paperback

Published March 2, 2020

3 people are currently reading
39 people want to read

About the author

Clara Ng

74 books299 followers
Clara Ng adalah pengarang sejumlah novel dewasa dan juga buku anak-anak. Ibu muda berbintang Leo ini lahir di Jakarta tahun 1973. Lulusan di Ohio State University jurusan Interpersonal Comunication ini tidak pernah bercita-cita jadi penulis, namun kini karya-karyanya mengalir tanpa henti.
Novel-novel dewasa yang sudah diterbitkan adalah Indiana Chronicle: Blues, Indiana Chronicle: Lipstick, Indiana Chronicle: Bridesmaid, The (Un)Reality Show, dan Utukki: Sayap Para Dewa.
Buku anak-anaknya yang sudah terbit adalah Seri Berbagi Cerita Berbagi Cinta.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
20 (31%)
4 stars
33 (52%)
3 stars
10 (15%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 12 of 12 reviews
Profile Image for Hal..
83 reviews1 follower
April 27, 2025
Cinta banget sama buku ini. Udah baca dari buku pertama, lanjut buku yang kedua ini. Keduanya sama-sama sukaaaaa banget. Berasa ikutan belajar di sekolah tebing dan ketemu tiga belas anak-anak, ibu Sheila dan si sapi, hehe.
Profile Image for Laven.
347 reviews15 followers
August 22, 2022
Sama seperti buku sebelumnya buku ini berisi kisah 13 anak sekolah tebing, kehidupan desa mereka, dan juga kisah-kisah makhluk hidup yang tinggal diantara mereka. Dengan bahasa yang ringan dan ilustrasi yang menarik, cocok untuk bacaan anak-anak.
Profile Image for Yuan Astika Millafanti.
314 reviews7 followers
February 20, 2022
Angin dari Tebing 2 • Clara Ng • Yustina Antonio (Ilustrasi) • GPU • 2020 • 136 hlm.

"Dia membayangkan rumahnya yang hangat, tempatnya kembali pulang, tempatnya menemukan cinta." - Hlm. 67

Dua puluh empat kisah, plus epilog, tertuang dalam jilid kedua "Angin dari Tebing". Buku ini melanjutkan potongan-potongan kisah pada jilid sebelumnya. Tidak jauh berbeda dengan buku pertamanya, aku menemukan kehangatan dalam tiap kisahnya.

Kita akan diajak bermain dan bertualang bersama tiga belas anak, seekor sapi, anjing yang pincang, beberapa ekor kucing, aneka serangga, serta beberapa hewan lain. Aku menemukan hal baru dari buku ini. Aku pun yakin, bukan cuma aku yang akan mendapatkan "sesuatu" yang memperkaya pengetahuan selepas menamatkan buku ini.

Kamu tahu apa itu rama-rama? Apakah itu nama lain bagi kupu-kupu? Melalui buku ini, aku menemukan pembeda antara keduanya.

Buku ini berhasil membuat emosiku berganti seiring dengan bergantinya judul cerita yang kubaca. Aku dibuatnya ikut khawatir saat perut Bu Sheila kontraksi. Beberapa detik kemudian, aku dibuatnya gemas lantaran di tengah usahanya menahan rasa sakit kontrasi, Bu Sheila tidak lupa meminta muridnya mengumpulkan hasil ujian ke dalam tasnya. Aku cemas ketika dua anak lelaki merasakan gempa saat memancing. Pada cerita lainnya, aku merasakan kehangatan berada di tengah teman atau keluarga.

Salah satu alasanku menyukai karya Clara Ng adalah pesan baik yang disampaikan dalam tiap ceritanya. Dalam buku ini pun begitu. Kita akan menemukan banyak pesan tanpa terkesan menggurui. Kedua buku ini layak untuk dibaca dan dikoleksi.

"Bersekolah memang penting, tapi lebih penting lagi memiliki cita-cita. Kalau Hantu Polkadot saja bisa mendapatkan beasiswa dan belajar Prancis, bagaimana yang bukan?" - Hlm. 39

"Mimpi membuat kita memiliki cita-cita dan keinginan." - Hlm. 129


--
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Nur Reti Jiwani.
109 reviews27 followers
March 29, 2020
Number: 31 #Month: March #Year: 2020

Angin Dari Tebing 2, kenapa ya buku angin dari tebing ini harus dibagi menjadi dua buku? hmm.. aku malah merasa justru akan lebih bagus jika kedua buku ini dijadikan satu buku dengan sampul hardcover saja. Yah, meskipun dengan konsekuensi harganya akan lebih mahal sih.. hahaha.

Masih sama seperti buku pertamanya, buku anak ini juga masih menampilkan cerita-cerita imajinatif lucu untuk para pembacanya. Bikin gemaaassss deh. Pokoknya, aku rekomendasikan kamu kedua buku seri ini kalau kamu penyuka cerita anak! juga kalau kamu senang dengan ilustrasi atau gambar-gambar di yang menyertai sebuah cerita. Aku pribadi merasa ilustrasi gambar di buku ini eye catching sekali dan merepresentasikan ceritanya dengan sangat indah.

Jadi kepingin kenalan dengan ilustratornya! Psst, sudah follow akun instagramnya sih..
Profile Image for Laras Audina.
28 reviews
November 21, 2021
Sama seperti buku sebelumnya, it's heartwarming dari sekolah tebing mulai dengan penghuni disana hingga hewan-hewan. Bacaan ringan yang mudah dicerna untuk anak-anak. Semoga semakin banyak bacaan seperti ini.
Profile Image for Khurin W. F..
192 reviews7 followers
May 30, 2025
Buku kedua ini adalah lanjutan penggalan-penggalan kisah keseharian para penghuni sekitar Sekolah Tebing.

Aku sangat suka dengan kisah Jangkrik yang rajin karena dia benar-benar bisa menjadi pengingat buat kita, khususnya buatku, bahwa cara setiap orang berusaha itu berbeda-beda. Selama masih tidak merugikan orang lain, who are we to judge?

Dan masih ada lanjutan kisah dengan tema Hanya Ada Satu Aku. Di buku ini, tokohnya adalah rama-rama. Aku baru tahu juga rama-rama itu ternyata hewan yang mirip kupu-kupu, tetapi sayapnya berbeda bentuk dan corak.

Terakhir, there's this powerful quote from Kucing Manis,
"Menjadi ratu bukan berarti sok memerintah."

YAS, TELL 'EM, MANIS!!
Displaying 1 - 12 of 12 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.