Jump to ratings and reviews
Rate this book

Pencakar Langit

Rate this book

165 pages, Paperback

First published January 1, 2003

Loading...
Loading...

About the author

Nh. Dini

51 books239 followers
Nh. Dini (Nurhayati Sri Hardini Siti Nukatin) started writing since 1951. In 1953, her short stories can be found in most of national magazines like Kisah, Mimbar Indonesia, and Siasat. She also writes poems, radio play, and novel.

Bibliography:
* Padang Ilalang di Belakang Rumah
* Dari Parangakik ke Kampuchea
* Sebuah Lorong di Kotaku
* Jepun Negerinya Hiroko
* Langit dan Bumi Sahabat Kami
* Namaku Hiroko
* Tirai Menurun
* Pertemuan Dua Hati
* Sekayu
* Pada Sebuah Kapal
* Kemayoran
* Keberangkatan
* Kuncup Berseri
* Dari Fontenay Ke Magallianes
* La Grande Borne

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
10 (27%)
4 stars
13 (36%)
3 stars
13 (36%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 10 of 10 reviews
Profile Image for Lani M.
349 reviews42 followers
August 26, 2014
Tidak ada tokoh hebat di dalam kumpulan cerpen "Pencakar Langit", semuanya hanyalah manusia-manusia yang dipandang biasa oleh masyarakat, oleh kita. Kalaupun ada, mereka bukan manusia melainkan anjing yang diangkat sebagai warga kota dan kucing pembawa rezeki.

NH Dhini mengajak kita untuk mengulik keseharian yang dijalani oleh para tokoh yang ada,kebanyakan dari tokohnya adalah petani yang mulai tergusur oleh modernisasi dan keserakahan orang kota yang berimbas ke desa. NH Dhini menuliskan dengan cukup detail cara-cara yang mereka tempuh untuk bertahan hidup, pertentangan dalam hidupnya, dan perasaan yang terkadang luput dari perhatian manusia lain.

Benar memang bahwa kita sebagai manusia seringkali lupa mengamati kondisi sekitar dan hanya terfokus pada masalah-masalah diri sendiri, padahal masih banyak manusia lain yang mungkin masalahnya jauh lebih besar. Buku ini menyadarkan saya untuk kembali mengamati dan mendengarkan manusia lain, terutama mereka yang sering kita pandang orang 'kecil'.

NH Dhini mengingatkan bahwa mereka juga manusia, dan kita harus tetap memanusiakan manusia.
Profile Image for Lina Maharani.
276 reviews15 followers
January 7, 2021
Sebagai pembaca Nh. Dini yang setia, ku rasa kalo di bagian kumcer beliau kurang mengena. Entah kenapa. Tapi kalo cerita novela utuh bisa dijamin sangat menyenangkan, bagiku pribadi. Mungkin krn beliau cukup detail soal kejadian hingga penokohan jd kurang terasa kalo cm jd cerpen.
Sekiranya begitu.
Profile Image for Galih Surya.
80 reviews
July 8, 2025
“Saya suka karya-karya NH Dini, tetapi dalam kumpulan cerpen ini saya belum bisa menemukan sentuhan “khas” beliau yang elegan nan cerdik ketika mengulas isi kegaduhan hati serta kelugasan beliau dalam menarasikan hal-hal yang tabu. Tawar dan terburu-buru.”
Profile Image for Ribka.
20 reviews1 follower
May 9, 2020
Isu sosial yang diangkat dan kelugasan gaya bertutur NH Dini dalam buku ini mengingatkan saya kembali mengapa saya sangat menyukai tulisan beliau.
Profile Image for Icha.
78 reviews15 followers
June 3, 2024
My first book from Nh. Dini!
Tulisannya kalau berlatarkan negara lain rasanya seperti terjemahan :D atau aku aja nih yg merasa begitu? hahaha
Profile Image for Suryati.
104 reviews9 followers
February 11, 2009
Ketika tahu bahwa bulan Februari ini GRI memutuskan untuk baca bareng karya-karya Nh. Dini saya berusaha mencari buku-buku yang masuk dalam daftar vote, sayang sekali ternyata sulit menemukan buku-buku tersebut. Yang saya temukan di sebuah toko buku di Jl. Pagongan Cirebon justru buku ini "Pencakar Langit". Karena saya memang berniat mencari buku karya Nh. Dini akhirnya saya beli saja.

Ternyata Pencakar Langit adalah salah satu kumpulan cerita yang memuat 12 cerpen dan ditulis tahun 70-an dan 80-an.Cerpen-cerpen ini berkisah mengenai kehidupan manusia dengan latar Amerika, Eropa dan Indonesia.

Beberapa cerpen dalam buku ini sangat menyentuh sanubari saya, inginnya sih menuliskan semua kesan dari setiap cerpen tersebut tapi nantilah akan saya perbaiki lagi reviewnya.

Buku ini menceritakan kesulitan yang dialami manusia baik yang hidup di desa maupun di kota besar. Bagaimana seseorang yang hidup di kota besar dengan seabrek kecanggihan harus mengalami krisis mental karena ketidak-siapan menghadapi persaingan yang mengaburkan nilai-nilai persahabatan dan rasa saling menolong.Dua cerita yang berlatar belakang di Indonesia yaitu PABRIK dan JENAZAH justru menceritakan hal yang sama padahal kisah ini terjadi di pedesaan yang semestinya masih memiliki nilai-nilai tersebut. Dua cerita inilah yang paling berkesan untuk saya karena hal tersebut kayaknya masih banyak terjadi sekarang ini, di jaman reformasi yang kenyataannya makin menjauhkan kita dari nilai-nilai tradisional masyarakat pada umumnya.
Profile Image for Rei.
366 reviews42 followers
January 30, 2021


Di sebuah desa kecil di Purwodadi, Kasmuri kebingungan menebus jenazah bapaknya yang baru meninggal, karena pihak rumah sakit menuntut biaya perawatan dilunasi terlebih dahulu. Padahal jumlah uangnya bisa mencukupi kehidupan keluarga Kasmuri selama berbulan-bulan. Namun saat ia sedang mengurus keperluan tersebut di bagian administrasi, kakak dan anak Kasmuri mengunjungi kamar mati dan begitu saja, mereka menyelundupkan jenazah sang bapak pulang sehingga si bapak berhasil dikebumikan sesuai jadwal. Tiga bulan kemudian, Kasmuri didakwa di pengadilan dengan tuduhan mencuri mayat dari rumah sakit.⁣

Sementara nun jauh di seberang lautan, di Pulau Manhattan New York, seorang pria imigran memutuskan untuk terjun dari Gedung First National karena telah sekian lama menganggur dan putus harapan. Terbang lagi ke seberang samudera, seorang wanita renta di Prancis terbaring tak berdaya di tempat tidur, hanya bisa mendengarkan sanak keluarganya memperbincangkan tentang barang-barang apa yang kelak akan mereka warisi dari sang wanita renta. ⁣

Kumpulan cerpen ini memang berlatar budaya dan tempat yang beragam, kurasa salah satu kelebihan Bu Dini yang pernah merantau ke berbagai belahan dunia. Kendati sarat dengan kritik sosial, namun khas gaya Nh. Dini yang selalu halus dalam bercerita dan dituturkan dengan bahasa yang elok dan memikat.⁣
⁣⁣
Profile Image for Bivisyani Questibrilia.
Author 1 book24 followers
August 1, 2015
Kebetulan saya sekarang sedang mengalami demam Nh. Dini sehingga ingin membaca semua karya Beliau. Ini adalah salah satu bukunya yang menjadi buku wajib baca saya ketika kelas 1 SMP karena ditugaskan oleh guru. Semasa itu, saya tidak suka membaca sastra Indonesia oleh karena berbagai alasan. Namun untunglah saya menyimpan buku ini setelah bertahun-tahun, karena buku ini sungguh sangat menarik, menyinggung masalah kapitalisme dengan menggunakan setting lokasi baik di Indonesia maupun di luar negeri, terutama Paris, karena Beliau kebetulan pernah menetap di sana. Cerita yang menjadi favorit saya adalah cerita "Borjuis" yang menurut saya menggambarkan karakter wanita yang kuat dan berpendirian. Sebagai anak kelahiran dasawarsa 1990, buku ini juga mengajak saya mengenal negeri saya sendiri pada tahun 1980, di mana mata uang dan keadaan sangat jauh berbeda, namun anehnya masih banyak hal yang tidak berubah - dalam hal ini konotasi negatif. Sekali lagi, saya terpukau dengan penuturan kata-kata yang dipakai Ibu Dini, sungguh sangat jauh berbeda dengan "penulis-penulis" zaman sekarang yang hanya menceritakan sesuatu saja, tidak terlalu bermakna dan menggugah. Setelah ini, saya siap "menyantap" bukunya yang lain.
Profile Image for Dhini.
96 reviews15 followers
October 24, 2008
kumpulan cerpen nh dini.. settingnya kebanyakan di luar negeri.. dimana ia pernah tinggal saat masih menjadi istri salah satu diplomat perancis..
Profile Image for Agust Andy.
15 reviews8 followers
June 12, 2016
Gaya bahasanya agak berbeda dengan saat ini, perlu dibaca pelan-pelan.
Displaying 1 - 10 of 10 reviews