Kalau aku harus menggambarkan buku ini dengan satu kata, kata yang tepat adalah : KESAL!
Sumpah ya, buku ini berhasil bikin aku kesal sampai rasanya pengen banting ke tanah 🤣
Tapi nggak kok, aku ngga banting bukunya, karena bukunya nggak salah, yang salah penulisnya, karena berhasil bikin emosi 😅
Yang bikin aku kesal tentunya adalah sosok baru Salim yang berubah menjadi orang yang selalu bingung akan segala sesuatu setelah dia mengalami kecelakaan itu. Bingung kenapa dokter kasih dia obat padahal dia nggak sakit, bingung kenapa polisi minta uang tebusan untuk motornya padahal dia ngga salah, bingung kenapa masakan istrinya sekarang tidak ada rasanya, bingung kenapa istri dan atasannya percaya sama dukun, bingung kenapa penghasilan dia dan istrinya tidak pernah mencukupi kebutuhan mereka, bingung kenapa para koruptor mencuri uang rakyat padahal penghasilan mereka jauh lebih besar daripada penghasilan Salim dan istrinya. Dan masih baaaaanyak lagi hal lain yang membuat Salim bingung.
Tapi, sebetulnya dibalik kebingungan-kebingungan Salim itu, penulis menyelipkan makna tersirat tentang segala sesuatu yang terjadi di sekitar kita, mulai dari hal sepele yang sering kita temui sehari-hari, sampai isu-isu sosial dan juga politik. Dan jujur aja, hal-hal tersirat itu akan bikin kita jadi mikir.
Ada beberapa bagian yang menurut aku lucu dan menghibur, tapi nggak bisa mengalahkan rasa kesal aku sama sosok si Salim ini. Aku kira buku ini akan bikin aku bingung, but no! I'm not confused! I'm angry! 😠😁
Aku kasih rating buku ini 3,5/5 ⭐