"Selena" dan "Nebula" adalah buku ke-8 dan ke-9 yang menceritakan siapa orangtua Raib dalam serial petualangan dunia paralel. Dua buku ini sebaiknya dibaca berurutan. Kedua buku ini juga bercerita tentang Akademi Bayangan Tingkat Tinggi, sekolah terbaik di seluruh Klan Bulan. Tentang persahabatan tiga mahasiswa, yang diam-diam memiliki rencana bertualang ke tempat-tempat jauh. Tapi petualangan itu berakhir buruk, saat persahabatan mereka diuji dengan rasa suka, egoisme, dan pengkhianatan. Ada banyak karakter baru, tempat-tempat baru, juga sejarah dunia paralel yang diungkap. Di dua buku ini kalian akan berkenalan dengan salah satu karakter paling kuat di dunia paralel sejauh ini. Tapi itu jika kalian bisa menebaknya. Dua buku ini bukan akhir. Justru awal terbukanya kembali portal menuju Klan Aldebaran.
"Jangan mau jadi kritikus buku, tapi TIDAK pernah menulis buku."
"1000 komentar yang kita buat di dunia maya, tidak akan membuat kita naik pangkat menjadi penulis buku. Mulailah menulis buku, jangan habiskan waktu jadi komentator, mulailah jadi pelaku."
Tarik napas....fiuhhhhhhh.. Selesai juga baca buku ke-8 series tersayang sekaligus terkampret ini, kampret krn buku pertama terbit dr 2015, 5 tahun umurku aku pake buat nunggu buku ini🤣 Buku serial bumi ini menceritakan tentang biografi Selena (pasti tau dong siapa dia kalau ngikutin).
Di tiap² buku di series ini pasti menarik² sih latar tempatnya, latar di sini berada di klan bulan, dan seringnya ada di Akademi Bayangan Tingkat Tinggi (sekolahnya ILY pacarku😂) di sini berasa banget auranya hogwartsnya, tapi bukan magic² gitu tetapi lebih ke teknologi yang bisa dinalar, asli keren parah sih...
Untuk konfliknya kurang sih di banding buku² sebelumnya, sebelumnya Raib, Seli, dan Ali yg kaya tiap hari berjuang untuk gak mati, kalau ini lebih fokus ke kehidupan klan Bulan khususnya di ABTT itu bagaimana sih... Asli pengen banget kuliah di ABTT, Tempatnya keren, dosenya keren² umur ratusan tahun, sistemnya keren pake robot dan drone, mata kuliahnya super woww😍 mata kuliah favoritku tentu saja Malam dan misterinya✨
Karakter kesukaanku disini adalah Mata, keliatan cantik, anggun, gak banyak tingkah tapi perfect.... BTW yg udah baca buku ini ada yang gak kegoda cepet lanjut Nebula? twist kecil di endingnya bikin cepet² robek plastik buku Nebula😂
Satu, eh, dua buku fantasi yang dibumbui romantika. Diulang: fantasi dibumbui romantika, bukan romantika berbumbu fantasi—seperti kata Tere Liye di salah satu status Facebooknya, "... membaca kisah roman dalam serial fantasi ..." Tapi, tenang. Karena cerita utamanya genre fantasi—bukan roman—nggak ada adegan bergalau ria disini.
Buku ini bercerita tentang kisah Miss Selena—alias Miss Keriting guru matematikanya Raib, Seli, dan Ali—saat dia berkuliah di Akademi Bayangan Tingkat Tinggi (ABTT). Di sekolah tinggi terbaik di Klan Bulan, di akademi terbaik dengan guru-guru terbaik. Saat-saat Miss Selena masih remaja labil yang cerewet, suka bertanya, banyak penasaran, ambisius dengan nilai-nilai sempurna, juga kadang pembangkang. Saat Miss Selena bertemu dengan teman-teman terbaiknya: Mata dan Tazk.
Mata, si gadis spesial dari Distrik Sungai-Sungai Jauh. Distrik tempat asal petarung-petarung terbaik klan Bulan. Distrik yang konon merupakan tempat leluhur Klan Bulan berasal. Distrik tempat pewaris garis keturunan murni dilahirkan. Dan Mata spesial bukan hanya karena asalnya, tapi karena diam-diam, tanpa diketahui dirinya dan siapapun, gadis ini punya kekuatan terpendam yang akan muncul satu per satu saat dia berada di Akademi Bayangan.
Tazk, mantan anggota boyband Echo yang kakeknya adalah mantan Panglima Pasukan Bayangan. Si pemuda yang—ehm—tampan, gagah, disiplin dan teratur, mahasiswa terbaik ABTT angkatan 78, petarung Klan Bulan yang tangguh, dan sahabat terbaik. Tipe laki-laki yang selalu bersedia mengulurkan tangan pada sekitar, sopan, rendah hati. Tipikal laki-laki yang bisa bikin remaja labil teriak-teriak kagum sekaligus tipikal laki-laki yang bisa ditolak atau diputuskan dengan kalimat "Kamu terlalu baik buat aku." Literally. (My favorite chara, actually. Kenapa? Oh, karena dia ganteng, tentu saja :) )
Baca buku Selena di awal-awal, seperti terseret di Harry Potter dan Batu Bertuah, tapi versi Tere Liye, haha. Bagaimana kamu akan dikenalkan dengan sistem di Akademi Bayangan, dari mulai pelajarannya, dosen-dosennya, sistem akademisnya, juga misi-misi Selena dari salah satu musuh bebuyutan di seri sebelumnya—kamu-tahu-siapa. Di dua buku ini kalian juga akan berkenalan dengan Paman Raf, Bibi Leh, Am, Im, Um, Em, Om, Master Ox, Bibi Gill, Flo dan Flau, juga tokoh-tokoh lainnya termasuk Ev dan Boh, dua teman Selena yang lain.
Sisi menariknya, buku ini 'terlepas' dari buku-buku sebelumnya. Cerita baru, yang nggak fokus di Ali, Raib, Seli. Buku Selena menyodorkan kisah persahabatan yang tak kalah seru dari kisah tiga sahabat di seri Bumi: kisah Selena, Mata, Tazk. Bagaimana mereka melewati perkuliahan mereka, obrolan-obrolan di tengah pelajaran, persaingan untuk mendapat nilai terbaik, bahu-membahu dan saling berbagi petualangan layaknya sahabat, termasuk melakukan 'kenakalan-kenakalan' bersama ala trio Selena, Mata, Tazk. Itu salah satu poin penarik dari novel ini.
Sisi lain yang berbeda dari novel ini, jika di buku-buku sebelumnya kita fokus ke petualangan di dunia paralel, disini kita disuguhkan dunia perkuliahan ala Tere Liye. Jika di buku-buku sebelumnya dunia sekolah Ali, Raib, Seli yang seolah menjadi selingan, disini dunia perkuliaan Selena, Mata, dan Tazk jadi sorotan utama. Cukup menyenangkan untuk tahu apa saja yang mereka pelajari, dan seperti biasa, Tere Liye menyelipkan sedikit sindiran-sindiran sarkasnya di bagian-bagian itu.
Di novel ini penggambaran tokohnya juga kuat. Selena yang pembangkang, Mata yang lovable, dan Tazk yang menawan—eh, eng, ya gitu lah pokoknya. Kadang terasa kalau Selena itu Ali versi perempuan dan Tazk itu Raib versi laki-laki. Haha.
Satu saran saya saat kalian membaca buku ini: jangan skip bagian romannya. Rasakan bagaimana Selena diam-diam menyukai sahabatnya, rasakan bagaimana perlahan rasa asing itu muncul dan tumbuh di hatinya. Karena itu adalah kunci penting di buku selanjutnya, Nebula.
spoileralert
This entire review has been hidden because of spoilers.
Bagi yang telah menunggu kelanjutan pertualangan raib, Ali Dan seli pasti udah ga sabar pengen baca cerita nya..
Ets tapi harus bersabar karena buku ke 8 ini banyak menceritakan tokoh baru yang pasti bakal bikin kalian penasaran.
Jelas sekali di judul nya, siapa yang tidak kenal dengan nama itu, yaps miss kriting.
Dibuku ini kalian akan diajak melihat bagimana sekolah ala ala Harry Potter tapi versi Dunia pararel.
Gimana ga seru kalian akan tapi seperti apa pelajaran, teman teman, tenaga pengajar nya, Dan yang pasti mesteri - misteri yang dikemas apik.
Walaupun cerita nya cenderung berjalann lambat ( karena menceritakan sekolah yang notabennya kebgiatannya pasti itu itu aja.) Tapi tetap bisa dinikmati.
Kisah tentang Miss Selena ini seru juga ya. Sejarah akan guru matematikanya Raib dan kawan-kawannya ini ternyata asyik juga diikuti. Dan untuk masalah tentang dua sahabatnya alias Mata dan Tazk mah udah jelas lah ya siapa mereka. Tapi uniknya ya sudut pandang dari Miss Selena-nya ini sih.
"Dunia kita dekat sekali dengan kegelapan. Maka saat gelap menyelimutimu, pastikan kamu tetap berusaha mencari cahaya di sekitarmu. Dirimu sendiri adalah satu-satunya yang bisa kaupercaya. Nurani. Cahaya kecil itu selalu ada di hatimu. Gunakanlah. Terangi jalanmu, temukan pilihan hidupmu. Semoga itu bisa membawamu menuju jalan yang lebih baik." (hal.339) . Buku ke-8 dari seri Bumi ini menceritakan salah satu tokoh yang amat penting bagi Raib, Seli, dan Ali. Dia adalah guru matematika mereka, Miss Keriting, Miss Selena, pengintai dari Klan Bulan. Buku ini menceritakan kehidupan Selena sejak umurnya masih 15 tahun, persis saat ibunya meninggal. Selena sendiri berasal dari Distrik Sabit Enam, distrik kumuh yang letaknya 200 kilometer utara Kota Tishri. Buku ini juga menceritakan kehidupan Selena di kampus ABTT (Akademi Bayangan Tingkat Tinggi) dan menceritakan saat Selena pertama kali bertemu dengan Tamus. . Sejak awal membaca buku pertama seri ini, yaitu "Bumi" aku sudah menduga kalau Miss Selena adalah salah satu tokoh penting di petualangan Raib, Seli, dan Ali. Miss Selena bukanlah tokoh biasa yang sebelumnya hanya menjadi seorang guru matematika. Tapi, aku nggak pernah mengira kalau Miss Keriting ini bakalan menceritakan kehidupan masa lalunya yang penuh rahasia. . Cerita yang disajikan benar-benar terasa hidup. Pembaca diajak untuk berpetualang lagi seperti ketujuh buku lainnya. Klan Bulan beberapa tahun sebelum petualangan tiga sahabat itu dimulai, sudah luar biasa modernnya. Bahkan para pekerja kontruksi, anak buah Paman Raf sudah menggunakan teknologi tangan robot. Dan aku terpesona dengan deskripsi dari ABTT. Kampus yang aku harap, mata pelajarannya ada di dunia nyata. . Buku Selena ini memperkenalkan tokoh-tokoh baru dan rahasia-rahasia yang baru bisa kamu ketahui jika sudah membaca bukunya. Setiap orang punya masa lalu kelam, begitu juga Miss Selena. Aku yakin, saat kamu membaca buku ini, kamu akan merasa dikhianati dengan karakter Selena yang di buku sebelumnya dikenal baik dan sebagai pahlawan. . Masih kental dengan rasa persahabatan dan kekeluargaan. Banyak pelajaran yang bisa pembaca ambil. Salah satunya, kutipan yang aku sebutkan di atas. Diri sendiri adalah kunci agar kau tetap bisa berada di tempat yang baik. Jangan sampai kegelapan atau kejahatan menggerogoti jiwamu. . Sempurna. 5🌟 untuk Selena dan ending ceritanya membuatku ingin cepat-cepat membaca Nebula. Good job!
Membaca buku ini seperti mengintip diary miss Selena. Alur ceritanya mengalir, tidak membosankan. Walaupun sepertinya ending di buku Nebula kurang menyenangkan sih bagiku.
Melalui buku ini kita jadi tahu kalau ternyata Selena orang yang sangat amat pembangkang dan nakal sekaliiii. Tapi juga sangat menarik karena teknik-teknik mengintainya tergambar jelas, bikin kepingin baca terus.
Segera ditunggu lanjutan dari Nebula!
*salah satu kutipan favoritku dari ibunya Selena, intinya dia bilang kalau hidup itu cuma perkara sudut pandang. Geser sedikit sudut pandangnya, maka hal yang menyebalkan bisa jadi berbeda.
kisah tentang Miss Selena kali ini yg diceritakan.. dari kecil sampai Selena kuliah.. :D
fiuuuh.. baca'y tuch kayak naik rollercoaster, apalagi pas di sekolah Akademi Bayangan Tingkat Tinggi.. semua pelajaran'y menarik.. apalagi pelajaran Malam dan Misterinya, ini yg paling menarik bagi q.. :p
dan ternyata Nebula itu nama sebuah klan.. nggak sabar buat baca lanjutan'y Nebula.. yuuuks segera dibaca.. :D
Jika kalian mengikuti buku seri bumi, ini adalah cerita tentang masa muda Selena yg menjadi guru matematika kesayangan Raib dkk. Cerita dimulai ketika Selena berusia 15 tahun dan yatim piatu pergi ke ibukota klan bulan untuk hidup bersama keluarga pamannya. Di sana dia bekerja, berteman dan banyak belajar. Kemudian karna ingin meraih cita2nya menempuh pendidikan di Akademi Bayangan Tingkat Tinggi, Selena berjuang dengan cara apapun, bahkan membuat kesepakatan dengan Tamus yg membawanya ke jalan kegelapan. Di akademi bayangan tsb, Selena bertemu dengan Mata dan Tazk yg menjadi sahabat terbaiknya. Buku Selena ini terbit bersama Nebula yg akan melengkapi cerita masa lalu Selena. Bang Tere tetap khas menuliskan gaya ceritanya yg mendayu2, tp tidak menghilangkan keseruan saat ada pertempuran. Satu hal yg menggelitik pada cerita imi, bang Tere membuat cara belajar di akademi bayangan serupa dengan sekolah sihir Hogwarts di Harry Potter... 😁 But, apapun itu, kisah Selena ini toh tetap ok untuk diikuti. 😊
‘Dunia kita dekat sekali dengan kegelapan. Maka saat gelap menyelimuti, pastikan kamu tetap berusaha mencari cahaya di sekitarmu. Dirimu sendiri adalah satu-satunya yang bisa kaupercaya. Nurani. Cahaya kecil itu selalu ada di hatimu. Gunakanlah. Terangi jalanmu, temukan pilihan hidupmu. Semoga itu bisa membawamu menuju jalan yang lebih baik’ halaman 339.
Menamatkan Selena dalam kejapan waktu kerana seperti selalunya, tulisan Tere Liye selalu seperti candu; sekali membacanya, tidak ingin lepas sehingga dibereskan bacaan semuanya.
Seperti kebiasaan, tulisan Tere Liye kali ini berkisah tentang petualang dalam bentuk penceritaan dunia lainnya yang hanya bisa digambarkan dalam bentuk fikiran. Ia fiksyen. Dan selalu seru untuk membacanya kerana Tere Liye sangat bijak menyulap ayat-ayat membayangkan suasananya, dengan terperinci sehingga aku yang membacanya; seperti turut sama berada bersama-samanya dalam latar yang dicerita.
Juga, aku suka membaca siri ini kerana ia bercerita tentang teknik mengajar dan pengajaran. Ia, meski aku bukan berada dalam Klan Bulan atau seumpamanya, dalam Selena ini, aku bisa belajar cara mengajar terbaiknya melalui guru- guru Salena di Akademi Bayangan. Juga belajar tentang sikap manusia profesional yang bisa menjaga emosi dan rasanya dengan sangat mengesankan.
Dalam Selena, penceritaan tentang kehidupan Miss Selena beralir laju dan lancar sehingga dalam tidak sedar telah tiba ke bahagian akhir pembacaan.
Ia seru seperti selalu. Dan aku jadi tidak sabar untuk memulakan pembacaan Nebula pula; selepasnya.
Serial ke 8 Bumi ya? ya itu deh. Untuk teman-teman yang membaca Selena, ku asumsikan tlah mengikuti sejak awal Bumi. Ya kan ya kan? Kalau belum, silahkan mulai membaca dari Bumi, agar berkesinambungan mengikuti alur cerita hehe. Ya jadi buku ini full bercerita tentang Miss Selena jaman muda dan sekolah di ABTT, persahabatannya dengan Tazk dan Mata yang hmmm somehow kuduga sebagai tokoh-tokoh penting dari serial ini. Mencurigakan tapi belum terbukti. Mungkin nanti di Nebula, tapi hm dengar punya dengar masih akan panjang serial ini :") Setelah ngecek ulang, ternyata Bang Tere sudah sejak serial ini buku keberapa gitu ya pakai co-author. No problemo sih, sampai kok kayanya di Buku Selena ini terasa sangat cepat alurnya, kayak yg aku bilang di komentar sebelum ini, dan akhirnya aku cek halaman depan, oh pakai co-author dan membuat ku ngecek buku lain di serial ini dan memang dgn co-author yg sama. Tapi kusimpulkan bukan karena co-authornya buku ini terasa berbeda, keknya emang alurnya ini dicepetin untuk mempersingkat jalan cerita yg kalao pake gaya lama penulisan bisa jadi bakalan tebel dan banyak jilidnya (sok tau sih) wkwk.. Overall seru lah banget, dengan segala hormat ku sebagai penikmat karya Bang Tere, terima kasih kuucapkan kpd co-author hehe. Please lah jika memang Nebula ada lanjutannya, pleas jangan terlalu lama :")
bang Tere pinteran yaa ngasih penutup yg bikin makin penasaran.
dari judulnya udah ketauan buku ini akan berkisah tentang apa dan siapa. yg ga nyangka adalah, selama separuh kisah sampai habis, saya benerbener pengen Selena cepet kena batunya! udahlah ambis, bawel dan ga punya sopan santun, hatinya penuh dengki lagi, seolah kehidupan masa kecilnya ga cukup buat dia tetap rendah hati. oke memang dibilang kalau dia akan melalui masa "kegelapan" dalam hidupnya but ewwwww you are so annoying, Selena!
This entire review has been hidden because of spoilers.
Aku tidak tahu apakah aku memang baru menyadarinya ataukah gaya penulisan tere Liye di buku ini benar-benar berbeda dengan yang biasa aku baca? Aku merupakan salah seorang penggemar karya-karyanya yang menurutku gaya penulisannya sangat rapi, ide yang anti mainstream, amanat yang tepat sasaran, dan alur yang juga tak kalah rapi.
Namun, semua itu seolah hilang sejak aku membaca Selena.
Ketika membaca paragraf pertama halaman paling awal, aku sudah merasa aneh. Aku bertanya-tanya, apakah ini benar tulisan Tere Liye?
Sebenarnya aku sudah tahu bahwa Tere Liye menggunakan co-author sejak buku kelimanya, tapi aku merasa gaya tulisan di Selena dan Nebula sangat berbeda.
Banyak plot hole yang aku temukan dan banyak karakter yang terasa mengambang. Tidak seperti tulisan Tere Liye biasanya. Show dont tell nya juga terasa lemah, bahkan ada banyak bagian yang terasa hambar.
Jalan ceritanya sangat biasa. Aku lebih kaget lagi karena buku Selena dan Nebula menggunakan sudut pandang pertama Miss Keriting alias Miss Selena setelah tujuh seri sebelumnya menggunakan sudut pandang Raib.
Memang sih itu merupakan cara paling cepat untuk membuat pembaca memahami masa lalu Miss Selena, tapi bagiku tetap terasa aneh. Banyak hal yang menurutku dipaksakan dan banyak adegan yang menurutku mubadzir. Tidak penting, tapi kenapa ditulis?
Aku jadi merasa klan bulan tidak ada bedanya dengan klan bumi selain hanya dari teknologinya saja. Banyak hal yang menurutku seharusnya lebih dieksplor idenya dan bukan malah seperti novel dengan latar bumi pada umumnya dan hanya menambahkan sedikit bumbu teknologi. Misalnya, hukuman yang diterima Selena, Mata, dan Tazk untuk membersihkan beberapa bangunan di ABTT karena mereka melanggar aturan. Nah, aku pikir ketika beda klan pun hukumannya masih sama seperti hukuman yang biasa didapatkan manusia dari klan bumi ketika melanggar aturan.
Selain itu, banyak tokoh yang tidak terlalu berperan dan terlihat seperti "numpang lewat", beberapa malah tidak masuk akal.
Beberapa kejadian membuatku bertanya-tanya, mengapa tidak begini kan seharusnya bisa begini? Bukannya dia hebat tapi kok begini? dan seterusnya.
Jalan cerita Miss Selena terlalu mulus untuk mendapatkan apa-apa yang dibutuhkannya karena diperintahkan oleh Tamus. Masa untuk memasuki sebuah ruangan yang bahkan tidak bisa dimasuki pengintai tingkat tinggi, Selena dengan mudahnya berhasil ke sana dengan alasan ini dan itu? Tidak masuk akal. Terlalu mudah dan tidak ada greget-gregetnya 😭
Intinya aku kecewa dengan Selena dan Nebula. Tidak tahu apakah aku akan lanjut membaca seri ini atau tidak.
“Hidup ini hanya soal sudut pandang. Digeser sedikit saja cara kita memandangnya, kita bisa mengubah sesuatu yang menyebalkan menjadi hal yang berbeda.”
“Kita akan lebih menyesal jika tidak melakukan karena takut, dibanding melakukan meskipun gagal.”
“Dunia kita dekat sekali dengan kegelapan. Maka saat gelap menyelimuti, pastikan kamu tetap berusaha mencari cahaya di sekitarmu. Dirimu sendiri adalah satu-satunya yang bisa kau percaya. Nurani. Cahaya kecil itu selalu ada di hatimu. Gunakanlah. Terangi jalanmu, temukan pilihan hidupmu. Semoga itu bisa membawamu menuju jalan yang lebih baik.”
Berkisah tentang kehidupan Miss Selena semasa kecil hingga remaja saat kuliah di ‘Akademi Bayangan Tingkat Tinggi’. Tidak ada yang begitu menarik dalam novel ini. Kecuali informasi bagaimana pertemuan Miss Selena dengan Tamus.
Harus baca buku seri berikutnya agar tahu teka teki tentang siapa orang tua Raib sebenarnya. Tapi aku sudah punya dugaan sendiri siapa sebenarnya orang tua raib. Tapi bisa jadi salah juga sih. Yang jelas.. harus segera baca ‘Nebula’ agar tahu kebenarannya.
Sejujurnya aku mengoleksi series ini sejak mulai dari Bumi #1 karena aku merasa seri pertualangan Raib, Seli dan Ali ini sangat menjanjikan karena salah satu fantasi lokal yang seru untuk diikuti. Akan tetapi jujur aku mulai lelah membaca series ini sehingga aku memutuskan hanya mengoleksinya sampai Komet Minor (Bumi #7)
Untuk Selena yang merupakan bagian dari Bumi #8 aku memilih meminjamnya saja karena aku belum mendapat kepastian kapan seri ini akan berakhir. Kalau buku-buku sebelumnya bergantian tentang petualangan Raib, Seli dan Ali maka buku ini menyajikan kisah Selena yang merupakan guru dan pendamping dari mereka bertiga. Aku penasaran dengan kisah ibu Selena yang ternyata hidup sebatang kara tinggal dengan paman Raf dan bibi Lehnya sehingga pada akhirnya ia memilih bergabung di Akademi Bayangan Tingkat Tinggi yang entah kenapa pelajarannya dan gurunya mengingatkanku akan Hogwarts tapi cita rasa lokal dengan nilai A, B, C, D dan E seperti layaknya kampus biasa. Disana juga ada sistem ospek kampus yang membuatku teringat akan layaknya kampus di Indonesia
Dan ternyata disini tidak ada diceritakan hanya Selena saja tapi diceritakan juga tentang Tazk dan Mata dua sahabat Selena yang sangat menarik menurutku terutama Mata dengan segala kekuatan yang ia kuasai. Suka duka mereka melewati mata kuliah dan jujur aku paling menyukai mata kuliah "Malam dan Misterinya" membuatku kepengen tahu lebih banyak tugas pengintai seperti Selena dan Batozar..
Dan benar lagi2 buku ini dibuat bersambung oleh Tere Liye.. udah muncul dong Nebula series Bumi #9 wah ampun gak kuat deh kalau aku ngikutin sampai akhir bisa-bisa mengalahi series percy jackson nanti 😅
Terimakasih Gramedia Digital Premium atas peminjaman bukunya!
buku ini berbeda dengan buku-buku lainnya, yang nyeritain bukan raib lagi, tapi langsung ke Miss Selena nya. dan yang membuatnya lain juga adalah, covernya simple, hanya ada 2 bagian bagian belakang atau backround dan bagian depan. yg di backround itu kota tishri beserta ABTT—Akademi bayangan tingkat tinggi. dan yang depan itu buku kehidupan yang ingin ia incar dan perkamen tua yang menjadi petunjuk mereka.
—"Dunia kita dekat sekali dengan kegelapan. Maka saat gelap menyelimutimu, pastikan kamu tetap berusaha mencari cahaya di sekitarmu. Dirimu sendiri adalah satu-satunya yang bisa kaupercaya. Nurani. Cahaya kecil itu selalu ada di hatimu. Gunakanlah. Terangi jalanmu, temukan pilihan hidupmu. Semoga itu bisa membawamu ke jalan yang lebih baik."
Mengikuti kisah Selena (a.k.a Ms. Keriting) saat dia masih muda, saat dia belajar di Akademi Bayangan Tingkat Tinggi. Dengan 2 sahabatnya, Tazk dan Mata, mereka menjadi top students di angkatan 78.
1. Kali ini Tere Liye mengkisahkan tentang "guru" kepada Raib, Seli dan Ali; bagaimana dia bermula menjadi seorang pengintip (pengintai) di Klan Bulan.
2. Permulaannya ada sedikit perbezaan dengan siri Bumi yang terdahulu, maka pembacaan menjadi menyeronokkan.
3. Namun apabila Selena bergabung dengan Tazk dan Mata di akademi, saya terimbas semula kisah tiga sahabat; Raib, Seli dan Ali. Serupa, tapi tak sama.
4. Persahabatan yang baik, kemudian ada sisi-sisi romantis antara Selena dan Tazk. Ditambah dengan perwatakan Selena yang keras kepala (seperti Raib), Mata yang akur (seperti Seli) dan Tazk yang bijaksana (seperti Ali, namun lebih beperwatakan baik). Semuanya seperti imbas kembali.
5. Namun Tere Liye tidak menyajikan cerita yang kosong. Seperti buku-buku yang terdahulu, beliau memasukkan fakta-fakta sains untuk menghuraikan sesuatu perkara/kejadian. Saya tidak pula membuat semakan sama ada itu adalah benar atau rekaan, tetapi dengan penulisan begitu ia nampak lebih meyakinkan.
6. Dari dialog-dialog akhir di penghujung buku, saya menjangkakan Raib akan mengetahui siapa ibu bapanya dan saya berat mengatakan Mata dan Tazk adalah ibu bapa Raib.
7. Oh! Selena lebih memberontak dan seru, saya suka dengan sikapnya yang berani dan tidak terlalu banyak memikirkan halangan atau tentangan. Lawan terus!
Buku ke-8 ini akan bersambung ke Nebula. Harapnya tidak ada lanjutan buku lagi. Ini siri buku yang paling banyak saya baca setakat ini!
This is story about Selena, the Math's teacher of Raib, Seli, and Ali (Bumi series). It will be more about Raib's parents, but they can't be separated to Selena, so this is it. We can say this is prekuel of Bumi's series. Everything starts here.
It start from Selena's childhood, her fight for life among the hardness situation.
I give five for this because I like the story, the writing, even there are some unmatch and silly, but over all this was very good!! I enjoy the adventure, the love, the fight, the conversation, the thought, and also the description.
Tere Liye could describe something so the reader can imagine how are the landscape, the view, even the feeling. This was incredible!
Something stupid is, Selena has photographic memories, but he write "Selena starts to remember the rules and the places of schools" that was insane, lol. She HAS already remember a place since first time she had seen. And something more if you enjoy like a joke, hehe.
I will reread this, and tell this story for my future children, I wish.
Suka banget apalagi kampus ABTT yang canggih bagus banget deskripsinya,Hogwarts tanpa sihir melainkan dengan teknologi. Saya bisa menduga nih siapa ortu Raib dan bagaimana tragisnya hubungan Selena dengan kawan-kawannya di Nebula, memang harus beli dan baca keduanya.
Senang akhirnya Miss Selena punya judul buku tersendiri. Untuk yang ingin tahu kisah hidup salah satu pengintai terbaik Klan Bulan, mesti baca buku ini Full review, silahkan baca reviewnya
Tidak pernah kecewa dengan karya-karya Tere Liye. Termasuk buku yang satu ini.. Buku yg menguak kehidupan Selena selama di Akademi Bayangan Tingkat Tinggi sangat seru untuk diikuti.. Sekali baca, susah berentinya..
Ada 3 kata yang bikin risih dibacanya, yaitu Bulan Sabit Gompal 🤦♀️ begini nih ekspresiku saat membaca 3 kata itu 👉😒😏🤨 iieuuwh!!! Ini cerita tentang Klan Bulan di sana ternyata beredar novel Tere Liye juga wkwkwk 😂🤣😅 dan ada Boy Band juga ya, gak kalah eksis sama penduduk Klan Bumi. Mantan anak Boy Band kuliah juga di ABTT namanya Tazk.
Aku tetap tertarik untuk mau lanjutkan membaca buku ini, meskipun udah kena spoiler dan meskipun aku tersadar sampai pertengahan bab pun aku sama sekali tidak menemukan geng Raib, Ali dan Seli. Hanya muncul di bagian epilog saja setelah 31 episode ini berakhir. Karena aku penasaran sama Tazk yang mampu membuat Miss Selena senyum-senyum sendiri sampai terlihat begitu aneh. Sepertinya aku mencium glagat bau-bau jatuh cinta. Aduh patah hati gak ya Miss Selena? Tapi ternyata oii... tidak ada jawabannya di buku ini, baiklah aku lanjutkan baca Nebula, buku ke-9 serial Bumi.
Kisah perjalanan hidup Selena di ABTT agaknya terinspirasi dengan kisah Harry Potter di Hogwarts diiringi fakta bahwa masih banyaknya detil-detil dan karakter yg dapat dikembangkan atau dieksplor pada buku ini sangatlah disayangkan.
Cerita bergulir dengan banyaknya keseharian hidup Selena yang repetitif dan monoton di pertengahan, lalu terkesan tergesa-gesa ketika Selena secara diam-diam berusaha untuk mengumpulkan 3 item penting . Terlihat dari upaya Selena yang terlalu mudah (dimudahkan?) dalam mendapatkan 3 item tersebut.
This entire review has been hidden because of spoilers.
"Dunia kita dekat sekali dengan kegelapan. Maka saat gelap menyelimutimu, pastikan kamu tetap berusaha mencari cahaya di sekitarmu. Dirimu sendiri adalah satu-satunya yang bisa kaupercaya. Nurani. Cahaya itu selalu ada di hatimu. Gunakanlah. Terangi jalanmu, temukan pilihan hidupmu. Semoga itu bisa membawamu menuju jalan yang lebih baik."
Phew, setelah nunggu dari tahun 2015, sejak buku pertama serial Bumi keluar, tau apa yang aku tungguin? Bukan mereka ngalahin Si Tanpa Mahkota, bukan the trio Raib, Seli, Ali berhasil nyelamatin dunia parerel, bukan. Jujur, satu-satunya hal yang pengen aku tau dari awal baca cuma siapa orangtuanya Ra, gimana ceritanya orangtua dari pemilik garis keturunan murni Klan Bulan bisa nyasar sampe Klan Makhluk Rendah, Klan Bumi. Siapa identitasnya, gitu lah.
Tiny spoiler: Selena sebenernya lebih ceritain tentang Selena, bukan orangtuanya Ra, ya tapi, gak apa-apa lah, kita jadi tahu backstory-nya guru Matematikanya Ra dan kawan-kawan.
Pace-wise, aku sebenernya kurang suka. Dia longkap-longkap gitu. Hari ini ada kejadian, misalnya, eh tiba-tiba buat nyambung kejadian itu, jalan ceritanya dilongkap seminggu, dua minggu, satu semester, tiga tahun bahkan. Kurang nyaman aja bacanya. Awalnya emang beneran ganggu banget, setiap ganti scene atau bab, aku harus baca dulu buat tau ini setting-nya berapa hari, berapa minggu setelah kejadian sebelumnya. Tapi setelah baca epilognya dan reconsider the situation, logis aja ceritanya longkap-longkap.
Yang paling aku suka dari cerita ini sebenernya setting. Klan Bulan, Akademi Bayangan Tingkat Tinggi, kalo diingat-ingat, itu sekolahnya Ily yang dulu pernah diceritain di novel Bumi dan Bulan. Yang penasaran sama gimana bentukannya akademi itu sekarang udah bisa baca di Selena sekarang. Dan emang bener, ini vibe-nya Hogwarts-nya Harry Potter banget, no doubt. Minus wands and magic, tapi ditambahin teknologi supercanggih dan ospek.
Speaking of ospek, aku baru sadar di novel Selena ini, Tere Liye bener-bener beda topik penulisannya. Kalo di Bumi, Bulan, Matahari sampai Komet Minor ceritanya lebih fokus ke petualangannya Raib, Seli, dan Ali di dunia paralel, trying not to die (um, yeah mostly), rasanya Selena lebih fokus ke kehidupan kayak apa sih yang dihadapi penduduk Klan Bulan yang lain. Gimana sih, kehidupan berasrama di Akademi Bayangan Tingkat Tinggi, sebelum trio kita datang, sebelum semua konflik itu mulai. And it's a nice break, honestly. Gak diburu-buru, malah santai ceritanya. Kegiatan cuma berlangsung di komplek ABTT dan Kota Tishri, Klan Bulan.
Aku ingat sekali ekspresi wajahnya. Mahasiswa perempuan, usianya sepantaran denganku. Rambutnya panjang, hitam legam. Matanya indah sekali.
Can I be honest right now, Mata adalah tokoh yang langsung aku suka waktu pertama kali baca. Kayak, love at first sight gitu (astaga, apaan sih). Bukan cuma karena cara Selena mendeskripsikan dia, karena menurut Selena dia cantik banget. Mata punya sejenis "panic mode" yang cuma aktif kalau lagi terdesak, mirip Ali yang bisa berubah jadi beruang. Mata bisa ngelakuin sesuatu yang gak terduga kalo situasinya mepet. Apa itu namanya? Teori ikan buntal? Iya, itu.
Belum jelas keterangannya tentang si Mata, kenapa dia ada di masa lalunya Selena dan korelasinya Mata dengan waktu sekarang, plotnya Raib, Ali dan Seli, kita juga belum tahu siapa identitas orangtuanya Ra, tapi kalau kau harus ngembil tebakan setelah cuma baca Selena aja, tebakanku, Mata adalah mamanya Raib. Ini bukan spoiler, soalnya aku cuma nebak, tapi kelihatannya sih meyakinkan. Fisiknya kurang lebih sama, wataknya beda sih, Mata lebih halus dan periang. Ra kan galak.
Either way, mungkin sampai namatin Nebula nanti Mata bakal tetap jadi tokoh favoritku. Bertarung dengan defensive, tidak offensive kayak Selena dan Tazk. Mata punya tameng yang kokoh, makanya dia sering dapat jatah melindungi dua temannya yang lain. Memang bukan salah satu mahasiswa penerima nilai sempurna, tapi dia kesannya anggun, gak banyak ulah.
Lupakan Selena yang dulu penurut dan patuh pada peraturan. Misi ini membuatku harus melakukan hal itu.
Plotnya novel ini mudah ditebak sebenernya, dan gak ruwet, simpel, karena Selena anaknya lugu. Kalau soal konflik, ini novel benar-benar kekurangan konflik. Yang tadi aku bilang, ini istilahnya biografinya Selena. Setegang-tegangnya pembaca, paling mentok cuma waktu Selena menjalankan "misi-misi"nya. Karena difokuskan ke awal mula, benih konflik yang dihadapi Raib, Seli, dan Ali yang sudah selesai sejak kejadian di Komet Minor, kita juga udah tahu kesudahan konflik ini kayak apa. Karena ini adalah benih dari konflik yang sudah selesai dan kita sudah tahu jalannya, rasanya datar aja bacanya.
Kalau bikin penasaran, absolutely. Selena kerap cerita tentang Mata atau Tazk, dua sahabatnya di Akademi Bayangan Tingkat Tinggi, dan hal-hal yang akan kita ketahui besok-besok tentang keduanya. Mungkin di novel Nebula, atau buku-buku lainnya yang akan diterbitkan Tere Liye kita baru tahu. Satu lagi yang bikin penasaran, yaitu bab epilog yang ada di akhir buku. Kalau udah baca dan gak penasaran, kalian sakti (Yang belum baca, jangan ujug-ujug buka epilog ya, bakal nyesel).
3.7, out of five lah. Not my kind of story, tapi demi tau identitas orangtuanya Raib dan cerita dibalik kesuksesan Selena sebagai pengintai Klan Bulan, bakal aku tamatin sampai Nebula. Besides, kalau gak diterusin, nanti penasaran terus. Hehe.
Di masa nanti, aku bahkan tidak menyangka akan menjadi guru di Klan Bumi, klan makhluk rendah. Di sana mereka menyebut pelajaran berhitung dengan istilah Matematika. Murid-muridku akan memanggilku Miss Selena. Satu-dua dari mereka memanggilku dengan panggilan spesial: "Miss Keriting". Aku tidak keberatan. Dan tiga di antara mereka adalah murid terbsik yang beruntung sekali pernah dimiliki seorang guru di seluruh dunia paralel. Mereka bertiga adalah Raib, Seli, dan si jenius Ali.
Selena atau biasa lebih dikenal dengan Miss Selena/Miss Keriting. Karakternya sudah pembaca kenali sejak buku seri pertama, yaitu Bumi. Dalam buku seri ke-....(berapa ya *liat back cover*) 8, Miss Selena mendapat jatah "naik panggung". Buku ini bercerita tentang masa lalu Selena, tepatnya masa remajanya. Setelah menjadi yatim piatu di umur 15, Selena tinggal bersama Paman Raf dan Bibi Leh. Ia bekerja sebagai pekerja konstruksi atas instruksi Paman Raf. Tiga tahun kemudian, saat umur 18, Selena memutuskan untuk kuliah di ABTT (Akademi Bayangan Tingkat Tinggi). Seleksi akhir memutuskan ia tidak diterima, karena campur tangan Tamus, akhirnya Selena dapat diterima di Akademi tersebut. Tentu Selena sangat senang perihal diterimanya ia di ABTT, tanpa tahu ada harga yang harus dibayar atas campur tangan Tamus. ** Dalam buku ini kita akan menikmati tahun pertama perkuliahan Selena bersama dua sahabatnya, yaitu Mata dan Tazk. Trio Selena-Mata-Tazk sangat amat mengingatkan pada Trio Raib-Seli-Ali. Selena mirip karakter Raib, Mata mirip Seli, hanya karakter Ali dan Tazk yang berbeda. Ali adalah sosok yang pintar tapi menyebalkan, sementara Tazk adalah sosok pintar nan lovely. Eheh.
Membaca Selena buku kedelapan dari seri BUMI dengan 3 tokoh utama Selena–tentu saja–Mata dan Tazk ini seperti melihat another trio badass tercinta; Raib, Seli dan Ali. Penggambaran persahabatan mereka sama-sama keren. Suka sekali dengan perjalanan Selena dengan segala usahanya agar bisa mengenyam pendidikan di tempat yang mana seluruh awal ilmu mengalir di seluruh Klan Bulan. Segala misteri tentang asal usul Raib pun seperti sedikit-sedikit terungkap di SELENA ini.
Dan, oh, aku sangat suka dengan kutipan dari Bibi Gill ini, “Dunia kita dekat sekali dengan kegelapangan. Maka saat gelap menyelimutimu, pastikan kamu tetap berusaha mencari cahaya di sekitarmu. Dirimu sendiri adalah satu-satunya yang bisa kaupercaya. Nurani. Cahaya kecil itu selalu ada di hatimu. Gunakanlah. Terangi jalanmu, temukan pilihan hidupmu. Semoga itu bisa membawamu menuju jalan yang lebih baik.”
Udah lama nggak baca lanjutan setelah Komet Minor dan agak lupa beberapa detail. Well, kisah Miss Selena ternyata kelam juga. Nggak menyangka ternyata keberadaan orang tua Raib sangat dekat dan yah seperti biasa, petualangan antar tiga sahabat di buku ini seru, juga menghibur. Memang jalan Miss Selena selalu dimudahkan, tapi kayaknya wajar saja terkesan begitu karena semakin banyak rintangan semakin besar juga kemungkinan karya ini bakal punya "adik" atau "teman" seperti kisah Raib, Ali, dan Seli xD
Anyway, cakeup banget Miss Selena. Jadi penasaran juga gimana rasanya jadi pengintai haha
Setelah baca buku ini, baru agak mudeng kalau pengintai yang dimaksud sebagai identitasnya Selena itu mirip-mirip spy. Jujur pas sadar aku merasa agak bodoh.. hahaha
Tapi untuk buku ini sendiri, aku agak lebih suka membaca kisah Selena dengan Mata dan Tazk dibanding Raib-Seli-Ali karena memang lebih dewasa. Yang satu anak kuliahan, yang satu lagi anak SMA sehingga atmosfer dan gaya bahasanya berbeda. Ada calon love story sebetulnya di buku ini yang aku agak kurang sukai tapi di akhirnya nggk sampai yang gimana-gimana. Seru deh pokoknya.
Jujur ending buku ini membuatku sangat sangat penasaran dengan buku selanjutnya, Nebula. Overall, 4 dari 5 bintang buat buku ini.