Jump to ratings and reviews
Rate this book

Bahaya-Bahaya yang Indah

Rate this book
“Kita masih sangat muda
dan luka adalah biasa.”

112 pages, Paperback

Published June 24, 2019

21 people are currently reading
133 people want to read

About the author

Weslly Johannes

6 books11 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
37 (31%)
4 stars
47 (39%)
3 stars
29 (24%)
2 stars
4 (3%)
1 star
1 (<1%)
Displaying 1 - 27 of 27 reviews
Profile Image for Nike Andaru.
1,643 reviews112 followers
July 2, 2019
135 - 2019

Saya sudah baca dua buku duet Weslly bersama Theoresia Rumthe dan suka sama puisi-puisi yang mereka buat. Pas tau mereka berdua bikin buku puisi secara terpisah, gak perlu mikir buat langsung baca. Baca punya Weslly dulu nih.

Puisinya bagus, khas puisi Weslly, puitis, 'dewasa' dan menarik. Saya suka sih tapi entah kenapa lebih suka kedua buku duetnya daripada yang ini.

Favorit saya :
- Latihan Pergi
- Perihal Pulang
- Bagi yang Merindu
- Membuat Istana Pasir


Kita masih sangat muda, dan luka adalah biasa.
Profile Image for Nila Pratiwi.
120 reviews6 followers
July 22, 2019
sesaat saya menemukan kembali perasaan-perasaan lama yang pernah hadir; kehilangan dan perasaan ingin memiliki, tetapi keikhlasan adalah segalanya ketika semuanya tak berjalan sesuai dengan apa yang pernah diinginkan hati. begitulah, setiap kali saya membaca puisi kak weslly saya seperti bisa merasakan kembali apa-apa yang telah hilang dan saya ikhlaskan.

(untuk membaca lebih banyak bisa dibaca di blog saya >> https://ohsvgar.blogspot.com/2019/07/...)
Profile Image for Jihan Suweleh.
37 reviews
December 26, 2020
Aku suka buku puisi ini. Sesuai dengan judulnya, bahaya tapi indah. Bunyi yang dihadirkan ditiap puisi bikin bahayanya tertutup dengan keindahan. Dan seperti biasa, puisi-puisinya selalu menghadirkan banyak ciuman. Lalu rasa sakit juga kehilangan jadi biasa-biasa saja. Semua bisa dilalui, semua tenang-tenang saja.

"Kita masih sangat muda dan luka adalah biasa." Begitu katanya.

Uuuuuuhhh 💙
Profile Image for Shendi C.
Author 1 book
February 7, 2020
Tertarik membeli buku ini selain review yang bagus dan teman saya selalu memposting puisi dia di IG, akhirnya saya membeli buku ini dan saya tidak menyesal. buku ini bagus !!!
bahasa yang di gunakan tidak terlalu rumit, tapi pesan puisi yang di sampaikan tersirat jelas.
Profile Image for Eben Haezar.
30 reviews323 followers
February 27, 2021
Bahasanya ringan dan luas namun tidak mengurangi esensi dari puisi itu sendiri.
Luas dan magis. Memadukan keindahan alam, kekayaan bahasa, dan kedalaman makna.

Terima kasih, WJ!
Profile Image for Dion Yulianto.
Author 24 books196 followers
June 6, 2020
Bukan puisi yang bercerita, tetapi puisi yang berdendang tentang tema-tema yang didominasi oleh vokal /a/, apalagi kalau bukan cinta. Merdu sekaligus dapat banget suasananya.

"Kita masih sangat muda, dan luka adalah biasa."

"Kita berdua adalah kesendirian yang tidak dapat dinalar"

"... kata-kata kerja, yang cinta dibuktikan dengannya (atau seperti itu, larik aslinya saya lupa, maaf)

"Dan aku kembali menjadi dirimu lagi."

"Yang tidak boleh disia-sia oleh manusia adalah usia."


Liriknya lugas dan terlihat sekali penuh cinta untuk menggambarkan semesta kita yang sangat cinta.
Profile Image for Satvika.
582 reviews43 followers
April 11, 2022
"Manusia terlahir untuk saling meninggalkan" Uwoww deep

Puisi puisi disini mengisahkan tentang mencintai , kepergian , kerelaan melepaskan , hubungan jarak jauh yang bikin nyesss dan kerinduan yang mendalam sedalam samudra dan sangat menyesakkan dada.. aaah mencintai memang hal yang sangat berbahaya..

Tapi buku ini juga punya sisi menarik selain puisi, penulis banyak sekali menggunakan istilah dan nama nama tempat di daerah Maluku dan pas saya searching saya jadi ingin traveling ke Maluku , Maluku indah banget..membaca karya dari penulis yang kampung halamannya berbeda beda benar benar membuka wawasan dan cakrawala..sekarang saya mau menabung untuk mampir ke Manusela hehehe..
Profile Image for Yuni Yustikasari.
5 reviews
January 18, 2023
Puisinya lebih mudah kupahami dari puisi-puisi penyair lain yang pernah kubaca. Ini kumpulan puisi segala tentang cinta, dari kerinduan, kasmaran, bahkan pengkhianatan. Penyair banyak mengambil unsur laut sebagai metafora, dan menggunakan nama-nama tempat di Timur, tempat kelahirannya, sebagai judul maupun bagian dari isi puisinya. Sebagai orang yang masih kesulitan memahami puisi, bagiku kumpulan puisi Weslly Johannes ini sangat menyenangkan untuk dibaca. :)
Profile Image for Boyke Rahardian.
347 reviews22 followers
January 22, 2021
Menarik, karena mencerminkan rindu penulis pada tanah Maluku. Juga masa lalu yang pilu, di tengah tenda - tenda pengungsian dan tembok yang penuh bekas peluru. Namun tak semuanya tentang lara, sebagian besar puisinya malah mengenai cinta. Banyak larik yang greget mewarnakan cinta dan kehilangan. Tapi juga penggunaan kata ‘kasih’ dan ‘sayang’ terlalu banyak bertebaran.
Profile Image for Alifa Imama.
133 reviews10 followers
December 28, 2021
2.5

Mengikuti sepak terjang WJ, saya bisa mengatakan kumpulan puisi ini bukanlah salah satu favorit saya. Walau benar, kumpulan syair ini amat romantis dan merupakan puja puji akan cinta. Ada sebuah kedalaman yang hilang dalam kata-katanya. Menjadikan syair ini hanya sebuah kumpulan gombalan dengan bahasa yang lebih jumawa.
Profile Image for May.
65 reviews16 followers
January 21, 2022
Kau hanya pantas untuk cinta
yang tak merampas samudra
dari sirip-siripmu yang anggun
dan merdeka

-Weslly Johannes

Puisi-puisi Weslly selalu memukau. Kadang harus mengulang beberapa kali larik yang sama hanya untuk diresapi maknanya.
Mau Weslly menulis sendiri atau dengan Rumthe, saya tetap mengidolakannya, sendiri dan berdua.
Profile Image for Dyan Eka.
290 reviews12 followers
March 24, 2022
Salah satu puisi favorit saya adalah Baik-baik Saja.

"Hidup adalah gunung dan lembah."
Aku tahu jantungmu tak pernah bergurau
"Hidup tak selalu sedih," katanya lagi,
"tak selamanya riang, semuanya merdu."
Aku tahu, tetapi kali ini, jangan memintaku
untuk bersenandung atau bertenang diri,
aku ingin menangis sepuasnya dan percaya,


"Bahwasanya semua akan baik-baik saja."
Profile Image for Nura.
1,056 reviews30 followers
November 9, 2025
Terima Kasih

Pada waktu dua orang disatukan oleh cinta,
seluruh masa lalu mereka terangkum
dalam kata: terima

Dan semua yang dapat mereka bayangkan
sebagai masa mendatang tersampaikan
dalam bahasa: kasih.
Profile Image for Fatima.
162 reviews
March 5, 2021
kita masih sangat muda dan luka adalah biasa.

sukaaaa
Profile Image for linath.
83 reviews20 followers
May 2, 2024
Kita masih sangat muda dan luka adalah biasa.

Mengutip sebuah kalimat dalam buku ini.
Profile Image for Aqiva Karenina.
51 reviews4 followers
January 20, 2021
Manis dan magis. Punya tema dan cerita yang kuat tentang laut dan kehidupan di sekitarnya; seperti melihat sendiri orang-orang bermain di pantai dan saling mencintai. Diberkatilah Weslly Johannes.
Profile Image for Eva Novia Fitri.
163 reviews1 follower
March 23, 2023
Membandingkan Weslly Johannes dengan Theoresia Rumthe, dalam hal ini "Bahaya Bahaya yang Indah" dengan "Selamat Datang, Bulan" justru terasa Weslly itu lebih feminin, lembut, dan halus menyajikan tema yang juga lebih banyak dan beragam dibanding puisi duet mereka berdua.
Dalam puisi yang panjang - panjang, Weslly lebih mengalun jarang menembak seperti Theoresia. Perasaan, kesan, makna, dan rasa saat membacanya terus terbangun sepanjang kalimat demi kalimat. Intens. Indah.

Banyak kata-kata yang harus saya google dalam buku ini, dan setelah menemukan kalau artinya ternyata "seterkenal" itu tahulah saya bahwa pengetahuan umum hayati ini minim sekali. Bagaimana mungkin saya tak tahu bahwa sopi itu nama minuman khas Maluku? Atau Sapalewa ternyata adalah nama gunung?

Terlalu indah buku ini. Jarang-jarang baca buku kumpulan puisi tanpa tandem dengan buku lain. Ini termasuk yang bisa dikunyah terus menerus saking lezatnya. Setelah mengenal mereka berdua dari 1 buku duet dan masing2 satu buku solonya, saya merasa mulai menemukan kenapa jatuh cinta. Kepenyairan mereka sangat natural.  Truly a gift. Bakat seluruhnya. Banyak puisi yang sangat terasa sekali kesan 'disusun'nya, indah diksinya, rapi sajaknya, tapi kesan dan pukulannya tidak lebih jauh dari itu. Weslly? Romantisnya sungguh effortless.
Profile Image for farratiq.
47 reviews7 followers
January 30, 2020
Bahaya-bahaya yang Indah (Weslly Johannes)
Oleh: nurfarrahatiqah

Saya mengetahui sosok Weslly Johannes menerusi Instagram. Beliau bersama isterinya sering menulis puisi di sana dan kata-kata mereka bagi saya sangat indah. Antara yang pernah ditulis oleh isterinya yang saya masih ingat sehingga kini ialah,

“Menulislah, dan jangan bunuh diri,”

Bahaya-bahaya yang Indah ialah buku pertama yang ditulis sendiri oleh Weslly Johannes. Sebelum ini beliau ada dua buah buku yang ditulis bersama isterinya, Theoresia L. Rumthe.

Saya tidak mahir berpuisi tetapi gemar membacanya. Puisi-puisi dalam buku ini kebanyakannya menggambarkan perasaan saya sendiri, malah mungkin juga perasaan anda.

Apa yang saya perasan, Weslly Johannes banyak menggunakan perkataan laut, peluk, luka dan cium. Ada di beberapa puisi, dia melakarkan wanita sebagai laut dan lelaki sebagai rapuh.

Buku ini tidak dijual di Malaysia. Saya membelinya di Gramedia Matraman, Jakarta ketika berpeluang ke sana hujung tahun 2019.

Sedikit petikan daripada Puisi Luka, antara puisi yang saya suka.

"Dengan rapuh manusia menjadi lelaki
Dengan rahim manusia menjadi perempuan
Dengan luka kau jadi aku, aku jadi kau"
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Sandys Ramadhan.
114 reviews
July 5, 2020
Berhubung ini buku puisi pertama yang saya baca, jadi saya kira gaya penulisan beliau bisa dibilang ringkas, sederhana, tapi memiliki bunyinya sendiri. Ada banyak kumpulan kata yang bisa dijadikan quotes atau mungkin bisa diberikan kepada orang yang terkasih hehe. Awal kepikiran ingin membeli buku ini karena covernya bagus lalu judulnya juga menarik dan saya cari tahu kalau penulisnya dari wilayah Indonesia timur jadi ya saya langsung beli karena penasaran dengan tulisannya.
Profile Image for Esti Ipaenim.
46 reviews2 followers
November 28, 2019
Puisi-puisi Weslly di sini tetap manis dan dewasa, tetapi menurut saya tidak seberbahaya judulnya, mungkin karena terlalu indah bahayanya..
Menurut saya masih lebih berbahaya puisi-puisi di buku-buku sebelumnya.
Tetapi saya tetap terpesona pada keindahan Timur yang selalu konsisten dimunculkannya. Selalu menunggu karya-karyanya.
Profile Image for Sintia Astarina.
Author 5 books359 followers
February 18, 2020
Bahaya-Bahaya yang Indah karya Weslly Johannes membuatku sadar... nggak ada yang lebih menakjubkan dibanding puisi-puisi cinta. Nggak ada yang lebih menyakitkan kecuali puisi-puisi cinta. Nggak ada yang lebih melegakan selain puisi-puisi cinta. Dan... nggak ada yang lebih indah dari bahaya-bahaya dalam mencintai.

REVIEW LENGKAP: https://www.instagram.com/p/B6xw5udgEbq/
Displaying 1 - 27 of 27 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.