What do you think?


Alone
Ada luka yang tidak bisa diceritakan pada orang lain. Aku benci ketika menyadari bahwa setelah apa yang kalian lakukan padaku, aku masih menyayangi kalian.
272 pages
Published January 1, 2019
Ratings & Reviews
Friends & Following
Create a free account to discover what your friends think of this book!
Community Reviews
Displaying 1 - 11 of 11 reviews
October 30, 2022
Sukses membuat saia menangis sekaligus emosi melihat orang-orang itu bersikap kurang ajar :') Rasanya mau peluk Della erat-erat.
Walaupun ada beberapa typo dan beberapa hal yang agak mengganjal, buku ini tetap bisa dinikmati. Tema yang diangkat pun aku sukak. Sedikit banyak buku ini tuh bikin pembacanya lebih peduli dengan kesehatan mental.
Well, gak sabar baca buku keduanya :D
Walaupun ada beberapa typo dan beberapa hal yang agak mengganjal, buku ini tetap bisa dinikmati. Tema yang diangkat pun aku sukak. Sedikit banyak buku ini tuh bikin pembacanya lebih peduli dengan kesehatan mental.
Well, gak sabar baca buku keduanya :D
October 24, 2023
Hanya butuh waktu beberapa jam untuk membaca novel ini sampai tuntas, dan berhasil membuatku menangis berkali kali, rasanya seperti hidup di karakter yang dibangunnya, terbawa suasana banget. Membayangkan perasaan si tokoh utama, Della.
Alur ceritanya menurutku enak, tidak berbelit belit meski di akhir ada beberapa hal yang menurutku loncat2 untuk jalan ceritanya tapi menyenangkan membaca kisahnya.
Bacaan yang ringan tapi yang isi nya bermakna. Menyadarkan kita pentingnya memupuk rasa kasih sayang dan percaya terhadap keluarga, orangtua, saudara kandung, sahabat sejati. Dimana mereka yang jelas sejak lama berada didekat kita, mengenal kita, bahkan sebelum kita mengenal dan percaya orang lain diluar sana..
Pentingnya juga menjaga kesehatan mental dalam kondisi apapun.
Terkadang kita hanya perlu didengar, dipeluk, dan dianggap ada.
Recommended buat dibaca.
Alur ceritanya menurutku enak, tidak berbelit belit meski di akhir ada beberapa hal yang menurutku loncat2 untuk jalan ceritanya tapi menyenangkan membaca kisahnya.
Bacaan yang ringan tapi yang isi nya bermakna. Menyadarkan kita pentingnya memupuk rasa kasih sayang dan percaya terhadap keluarga, orangtua, saudara kandung, sahabat sejati. Dimana mereka yang jelas sejak lama berada didekat kita, mengenal kita, bahkan sebelum kita mengenal dan percaya orang lain diluar sana..
Pentingnya juga menjaga kesehatan mental dalam kondisi apapun.
Terkadang kita hanya perlu didengar, dipeluk, dan dianggap ada.
Recommended buat dibaca.
April 1, 2026
Jujur bagus kalau suka Yang sadis
jadi ada karakter yang namanya Della. sejak memberikan kevan ( kakaknya) minuman yang beracun dan kevan mati Della yang selalu disalahkan dan kembarannya Dilla selalu haus kasih sayang. diakhir akhir Della dibawa ke rumah sakit jiwa dan dia pergi ke luar negeri untuk penyembuhan dan hilang selama 2 tahun. lanjutannya dibuku never be alone
jadi ada karakter yang namanya Della. sejak memberikan kevan ( kakaknya) minuman yang beracun dan kevan mati Della yang selalu disalahkan dan kembarannya Dilla selalu haus kasih sayang. diakhir akhir Della dibawa ke rumah sakit jiwa dan dia pergi ke luar negeri untuk penyembuhan dan hilang selama 2 tahun. lanjutannya dibuku never be alone
This entire review has been hidden because of spoilers.
January 30, 2021
jalan ceritanya bisa ditebak sih tapi gatau kenapa terlalu kebawa suasana emosional pemeran utama sampai nangis
March 24, 2021
I cried
Read
June 6, 2021nangis bgt baca iniii
February 10, 2022
this book is awfully painful
April 23, 2022
Nangis baca ini 😭
Read
October 21, 2022the book is so good
September 10, 2022
it’s awfully painful 👍
Displaying 1 - 11 of 11 reviews





