Kumcer kedua dari Ucu Agustin yang saya baca. Dan "wow"! Semua cerpennya menarik untuk disimak. Puitis tapi tidak murahan. Diksi nya bagus. Jalan ceritanya apalagi. Banyak dongeng-dongeng yang punya kemampuan untuk membebaskan kita dari keterbatasan akal. Semacam perayaan untuk imajinasi yang sudah kehabisan tempat di dalam himpitan rutinitas sehari-hari!
Tapi, yang membuat saya tersenyum pahit adalah kebanyakan dari cerpen-cerpen ini bermain dalam ranah kenangan T_T . 4 Bintang untuk Kanakarnya Mbak Ucu ^_^