Siapa yang berprestasi maka harus dipelajari mengapa mereka berprestasi sehingga orang lain dapat melakukan hal serupa.
Dari tidur menggelar tikar di Jakarta hingga berjalan kaki berkilo-kilo meter di Jerman pernah dialaminya. Hidupnya tak selalu serba mudah, tapi B.J Habibie pantang menyerah. Sederet prestasi pun ia rasih berkat kegigihannya.
Melalui buku ini, kita akan mengikuti perjalanan panjang B.J Habibe, tak hanya dari Parepare hingga Aachen, tapi juga perjalanannya dari menteri hingga menjadi presiden.
Buku “Inspirasi Habibie” adalah buku yang memuat kisah-kisah inspiratif tentang Eyang Habibie. Buku yang terdiri dari lima bab ini menceritakan kisah-kisah Eyang Habibie mulai dari masa kecil beliau di pare-pare, masa sekolah di Bandung, masa kuliahnya di Aachen, Jerman, masa ketika menjadi Vice President di Messerschmidt Boelkow Blohm, masa ketika menjadi Menristek RI, masa ketika jadi Wapres, masa ketika jadi Presiden hingga masa beliau kehilangan sosok istri tercinta Ibu Ainun. Kisah – kisah ini dihimpun dari berbagai sumber, baik dari Eyang Habibie sendiri, keluarga, teman-teman beliau, hingga orang-orang yang pernah berinteraksi secara langsung dengan Eyang, termasuk penulis sendiri.
Buku ini mampu menggambarkan bahwa sosok Eyang Habibie adalah sosok yang mempunyai pemikiran-pemikiran logis, terobosan-terobosan jangka panjang yang penuh perhitungan dan sistematis. Kisah-kisah di dalam buku ini juga menggambarkan bahwa selain jenius, sosok Eyang Habibie adalah sosok yang rasional, konsisten, berpendirian teguh, amanah, sederhana, teliti, jujur, rendah hati, disiplin tinggi, terstruktur, percaya diri dan mempunyai daya ingat yang kuat. Sifat-sifat ini patut dijadikan teladan, apalagi bagi generasi penerus Bangsa dewasa ini.
Tidak hanya sekedar membahas tentang karier politik Eyang Habibie, buku ini juga membahas fakta-fakta menarik seputar kehidupan pribadi Eyang Habibie, membuat kita sebagai pembaca dapat mengenal lebih dekat sosok Eyang Habibie. Kita jadi tahu tentang makanan kegemaran beliau, hobi beliau semasa kecil, cara belajar beliau, cara pandang beliau dalam menghapi permasalahan bangsa dan negara, kisah cinta beliau, sifat “fanatisme” beliau terhadap sesuatu, dan tentu masih banyak fakta-fakta menarik yang lain
Kisah - kisah di buku ini disajikan secara ringan tapi tetap kaya wawasan, disajikan dengan gaya bahasa yang santai namun serius, dan beberapa kisah disajikan secara jenaka. Kisah – kisah Eyang Habibie ini tentu bisa menjadi inspirasi bagi kita semua dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara. Sosok jenius yang islami dan bersahaja seperti beliau patut kita jadikan role model dan panutan.
Untuk kalian yang ingin mencari referensi buku tentang Eyang Habibie atau ingin mengenal beliau secara lebih persoanl, saya merekomendasikan buku.
Ada yang kangen Eyang? Yuk ngumpul bahas buku ini.
Buku ini berisi kumpulan cerita pendek tentang kehidupan Eyang Habibie dimulai dari masa kecilnya, bersekolah di Makassar dan Bandung, merantau ke Jerman, menduduki jabatan pemerintahan, menjadi presiden hingga di masa senjanya. Kumpulan cerita tersebut tidak memiliki tema tertentu. Penulis seperti mencoba mengenalkan sosok beliau dari sisi yang berbeda dari biasanya. Cerita-cerita santai dalam buku ini menjauhkan pembaca dari kesan membaca buku biografi.
Sesuai harapan, aku mendapat hal unik dan menarik dari cerita-cerita dalam buku ini salah satunya adalah masa kecil Eyang ternyata sangat sulit diajak bermain. Kakak tertuanya bilang bahwa membujuk Eyang bermain adalah rutinitasnya yang tak pernah selesai. Pernah memang sekali dua kali berhasil, tapi Eyang selalu punya taktik kembali ke rumah guna belajar dan membaca buku.
Selain belajar, Eyang juga ternyata punya beberapa hobi seperti berenang, menyanyi, menikmati puisi, juga memotret. hal ini menjadi bukti bahwa Eyang bukan hanya ilmuwan yang ahli tapi juga seniman yang penuh inspirasi. Saat beliau mengadakan pameran foto, seorang fotografer senior menyebut karya-karya Eyang sebagai hasil dari tangan amatir namun dikerjakan dengan sangat serius.
Jujur saja, pada awalnya, aku merasa sedikit tidak nyaman membaca buku ini. Rasanya seperti melewatkan beberapa bahasan yang seharusnya nya tidak dilewatkan. Karena itu, ada baiknya kita membaca terlebih dulu tulisan-tulisan penulis sebelumnya. Walau begitu, aku masih bisa mengikuti jalan cerita sampai akhir.
Buku Ini aku rekomendasikan untuk kalian yang ingin mengenal Eyang lebih jauh. Format tulisan yang berupa cerita pendek membuat buku ini ringan dibaca dalam setiap keadaan. Ada banyak kalimat inspirasi yang bisa kita petik dari beliau dalam buku ini, seperti:
"Saya lulus S3 pada tahun 1964 modalnya cuma kertas, pensil, dan otak. lalu, apa yang kemudian menentukan karya dan prestasi yang telah dicapai nya? Tidak lain karena cinta. Kita harus mencintai pekerjaan yang kita lakukan." (Hal. 229)
Inspirasi Habibie || A. Makmur Makka || Republika || 236 hal.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Buku ini adalah buku biografi tentang B.J Habibie yang menghadirkan nuansa berbeda ketika membacanya. Pemilihan kata yang mudah dipahami, penuh jenaka, ilustrasi yang menghidupkan kisah, dan banyak hal menarik yang tidak ditemukan di buku biografi lainnya.
Berisi kisah yang tak biasa dari seorang B.J Habibie, Presiden Republik Indonesia ke 3. Tentang lika-liku perjalanan hidup dimulai dari hari kelahirannya hingga ketika menjabat sebagai presiden, disajikan dengan bahasa yang sederhana, kisah santai tapi serius, dan selalu ada pesan moral didalamnya. Pastinya, penggalan kisah cinta Habibie dan Ainun ada di buku ini
Melalui buku ini kita mengetahui kisah penuh inspirasi dari Bapak Demokrasi yang telah mendedikasikan hidupnya untuk kemajuan bangsa Indonesia.
Bagi yang sedang mencari buku biografi atau ingin tahu kisah inspirasi B.J Habibe, maka buku ini layak untuk kamu baca.