Jump to ratings and reviews
Rate this book

Bad Games with Bad Boss

Rate this book
Ardiaz terbiasa berganti wanita semudah mengganti underware.
Elora tidak suka hubungan jangka panjang, dia alergi mengurusi satu hal itu.

Keduanya berhubungan baik sebagai teman baik atau pun sebagai atasan dan bawahan.

Hingga suatu hari, Ardiaz kelimpungan saat diminta membawa wanita yang memiliki hubungan serius dengannya ke hadapan keluarga besarnya, meminta Elora agar membantunya. Karena bagi Diaz, Elora adalah wanita paling masuk akal untuk berdiri di sampingnya.

Elora menyetujui, demi pertemanan baik yang mereka jalani.

Tapi, Elora menyesali keputusannya saat menyadari dia telah terjebak dalam permainan yang diciptakan oleh Diaz.

320 pages, Paperback

First published January 1, 2018

9 people are currently reading
52 people want to read

About the author

Flara Deviana

8 books33 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
6 (11%)
4 stars
20 (38%)
3 stars
19 (36%)
2 stars
7 (13%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 7 of 7 reviews
Profile Image for nasya.
829 reviews
June 30, 2025
Cerita romansa yang nggak terlalu berat menurutku, hati-hati karena ini cerita dewasa, jadi mengandung beberapa konten yang cukup eksplisit. Ketika di sepertiga halaman, Diaz dan Elora udah saling terbuka sama perasaan masing-masing, aku mulai menerka-nerka, konflik apa yang kiranya akan menghantam dua sejoli ini, siapa sangka ternyata konfliknya cukup mengagetkan untukku, dan bikin baper. Sayangnya, porsi keluarga Elora disini nggak terlalu banyak, padahal ketika Elora pergi ke Jogja dan Elora menikah, itu momen yang tepat untuk keluarganya muncul, tapi justru lebih banyak keluarga Baskara, sewaktu melahirkan pun, narasi yang tertulis adalah "Tante Lucy", bikin aku loading dulu, siapakah Tante Lucy ini, yang ternyata Mamahnya, padahal seharusnya kalau narasi ini ditulis dari sudut pandang Diaz pun, Lucy sudah jadi Mamahnya, dan narasinya harus bukan Tante lagi.
Profile Image for Juwita.
334 reviews5 followers
October 16, 2025
Gaya penulisannya dan alurnya Wattpad abis, untuk mengobati rasa kangen baca Wattpad boleh lah.
Profile Image for Febby  Fitri Np.
7 reviews3 followers
August 21, 2022
Buku ke dua ka Flavia yg aku baca. Second Chance gatau kenapa kurang greget. Di sini aku suka bgt gregetnya dapet. Aku enjoy nikmatin konfliknya. Ga sabar pengen tauu cerita putra bagaskara yg lainn :)
Profile Image for Rizky.
1,067 reviews89 followers
July 7, 2020
Bad Games With Bad Boss merupakan novel ketiga Kak Flara yang kubaca. Setelah sebelumnya, aku diajak kenalan dengan sosok Alfa dan Abe, kali ini aku diajak kenalan dengan klan Bagaskara lainnya, Ardiaz.

Jika kamu sudah pernah membaca kisah Bagaskara Family, kamu pasti tahu dunk tipe seperti apa sosok pria-pria Bagaskara? Tampan, kaya dan tentunya magnet wanita 😍

Disinilah kita diajak kenalan dengan Ardiaz dan Elora. Mereka adalah sepasang sahabat sekaligus atasan-bawahan. Namun, jangan bayangkan ada unsur cinta-cintaan disini. Mereka sama-sama tidak suka terikat. Mereka malah terjebak dalam sebuah permainan yang mereka ciptakan sendiri. Permainan yang membuat mereka menjadi sepasang kekasih.

Diceritakan secara bergantian baik Diaz maupun Elora, kamu bisa mengenal mereka lebih dekat dan jadi tahu apa yang mereka pikirkan dan rasakan.

Jadi penasaran, kira-kira siapa lagi Bagaskara yang akan menjadi tokoh di buku selanjutnya ya?
Profile Image for h.
375 reviews148 followers
May 30, 2024
👀
Profile Image for nshlan.
558 reviews
April 7, 2024
3.2⭐

KIsah dari cucu tertua keluarga Bagaskara.
Menurutku blurbnya sudah terlalu mainstream untuk novel-novel sekarang.

Tentang Ardiaz, seorang CEO kaya, ganteng, dan suka gonta ganti cewek. Dan Elora karyawan dikantornya. Tapi kedekatan mereka gak seperti cerita-cerita lain, tentang atasan galak dan semena-mena dan maksa kehendak ke bawahan. Cerita mereka beda, mereka berteman dan saling memahami satu sama lain. Awalnya mikir kok bisa? Ternyata semua ada alasannya dan itulah pemicu konfliknya dimulai.

Menurutku tipe Diaz disini itu bucin dari awal. Cuma ya dia masih mikir kalo itu semua karena alasan dia bukan karena dia ada perasaan sama Elora. Ya, seperti banyaknya quote-quote "saat dia pergi baru terasa kalo kehadirannya berarti". Ya akhirnya Diaz merasakan itu.

Awalnya aku cukup kaget dengan alasan Diaz dan berpikir wajar saja kalo semisal Elora marah dan memutuskan pergi. Cuma aku jadi kurang suka dengan pikiran-pikirannegatif yang selalu hinggap otak Elora. Tapi ya seperti bisa ditebak, mereka bisa bersatu lagi.

Kupikir udah selesai sampai disitu. Ternyata masih ada konflik baru yang terjadi pada mereka.
Displaying 1 - 7 of 7 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.