Jump to ratings and reviews
Rate this book

Gramedia Writing Project

Voice from the Past

Rate this book
Inka melamar menjadi Liaison Officer cabang olahraga anggar di Pekan Olahraga Nasional. Tanpa tahu sedikit pun mengenai olahraga tersebut. Ia tertarik karena job-nya sebagai influencer dan blogger lifestyle sedang sepi. Sebagai mahasiswi nanggung yang sedang menunggu wisuda, ia merasa tidak pantas jika masih meminta uang kepada orangtuanya.

Di pagelaran tersebut, Inka bertemu Rey, atlet anggar dari kontingen yang ia tangani. Saat pelan-pelan Rey yang tengil membuka diri, Inka merasa hubungan mereka kian dekat. Namun, justru saat itulah Faris muncul. Cowok yang selalu menghantui pikiran dan hati Inka selama dua tahun belakangan itu tiba-tiba saja menyatakan perasaan yang sebenarnya.

Di tengah kehebohan pertandingan anggar, Inka harus memutuskan siapa yang bisa memenangkan hatinya.

280 pages, Paperback

First published September 9, 2019

4 people are currently reading
53 people want to read

About the author

Eva Sri Rahayu

24 books121 followers
Menulis thriller, romansa, dan chicklit. Menyukai kucing, dandelion, dan warna hijau. Margaret Mitchell dan Scarlet O'Hara adalah inspirasinya.

Buku:
1. Voice from the Past (Gramedia Pustaka Utama, 2019)
2. Playing Victim (NouraBooks, 2019)
3. Parade Para Monster (Clover, 2017)
4. TwiRies - The Freaky Twins Diaries (deTeens, 2014)
5. Love Puzzle (Teen@Noura, 2013)
6. Dunia Trisa (Stiletto Book, 2011)
7. I'm Not an Underdog (Bukupop, 2006)

IG: @eva.srirahayu

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
11 (14%)
4 stars
37 (47%)
3 stars
23 (29%)
2 stars
7 (8%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 30 of 33 reviews
Profile Image for Fahri Rasihan.
478 reviews123 followers
October 15, 2019
Membaca karya Teh Eva Sri Rahayu untuk kedua kalinya memantik nostalgia. Bagaimana gaya bertutur Teh Eva yang cenderung ringan, asyik, dan mengalir masih bisa saya rasakan dalam Voice from The Past. Satu ciri khas yang selalu saya kagumi dari tulisan Teh Eva adalah risetnya yang serius dan mendalam. Bagaiman pengalamannya sebagai LO di PON Jawa Barat kemarin berhasil menciptakan sebuah karya tulis yang memikat. Sampul bukunya sendiri terlihat eye-catching dan mencolok. Penggambaran dua sosok tokoh utamanya, Inka dan Rey, pada sampul buku terlihat baik dan pas. Gambar Inka yang sedang membawa kamera dan gaya rambut cepolnya. Ditambah sosok Rey dengan senjata anggarnya menguatkan tema cerita dalam buku ini. Kombinasi warna pastel untuk latar sampulnya semakin menegaskan kisah Inka dan Rey yang semarak dan penuh cerita. Sampul bukunya sudah bisa mencerminkan dua karakter utamanya dengan baik.

Kisah yang disajikan dalam Voice From The Past adalah kisah asmara Inka yang dibalut dengan unsur olahraga anggar. Inka yang mendaftarkan diri menjadi LO di ajang PON menerima tugas sebagai LO kontingen anggar DKI Jakarta. Selama menjalankan tugasnya itu Inka sering berinteraksi dengan Rey, salah satu atlet anggar DKI Jakarta. Hubungan mereka semakin dekat dan menimbulkan getaran asmara. Namun, tiba-tiba sosok Faris, mantan Inka, muncul kembali. Di sinilah perasaan Inka harus diuji karena perasaannya terhadap Faris masih sama seperti dulu. Porsi romance yang diberikan tidak berlebihan dan menghanyutkan. Penulis juga tidak hanya fokus pada kisah asmara belaka, tapi juga atmosfer PON itu sendiri. Bagaimana Inka yang mengerjakan tugasnya sebagai LO dan interaksinya dengan atlet-atlet lainnya. Selain itu pekerjaan Inka sebagai influencer pun diperlihatkan dengan baik, sehingga tidak hanya terkesan sebagai tempelan belaka. Saya salut dengan kelihaian penulis dalam meracik ide cerita lewat riset dan pengalaman yang mumpuni.

Tokoh utama dalam novel ini adalah Inka yang merupakan seorang mahasiswi tingkat akhir dan influencer. Inka memiliki karakter yang tergolong rame, perhatian, dan mungkin sedikit genit. Kenapa saya bilang sedikit genit, karena Inka seringkali "membayangkan" atlet anggar yang bertanding di PON, khususnya Rey. Kemudian ada tokoh Rey yang berprofesi sebagai atlet anggar. Rey memiliki perilaku tengil, jahil dan suka bercanda. Di balik sifatnya yang pecicilan, Rey memiliki masa lalu buruk yang memengaruhi karirnya sebagai atlet. Tokoh-tokoh pendamping yang dihadirkan cukup banyak dan ikut menghidupkan jalan ceritanya. Artyana yang bawel, Friska yang jutek, Bu Ratna yang galak, Prabu yang misterius, hingga Mas Unggul yang bersahabat merupakan tokoh-tokoh pendukung yang ikut menguatkan novel ini. Chemistry yang dibangun antara Inka dan Rey terlihat natural dan berjalan dengan apa adanya. Interaksi seperti bercanda, menggoda, hingga saling curhat menambah kekuatan hubungan antara Inka dan Rey.

Novel ini menggunakan dua sudut pandang, yaitu sudut pandang orang pertama dan sudut pandang orang ketiga. Menurut saya penggunaan dua sudut pandang ini sedikit mengganggu, karena terlihat membingungkan dan tidak konsisten. Saya sendiri merasa lebih nyaman jika menggunakan sudut pandang orang ketiga. Alur ceritanya mengalir dan berjalan dengan santai. Tidak sulit untuk ikut tenggelam dalam jalinan ceritanya. Gaya bahasa yang dipakai juga sangat ringan, sederhana, dan mudah untuk dipahami. Dialog antar tokohnya sangat natural dan tidak maksa. Latar kota Bandung sebagai tempatnya cukup terasa, meskipun kurang begitu dieksplor. Namun, saya masih bisa memahaminya karena memang sebagian besar cerita berlangsung di gedung hotel tempat berlangsungnya pertandingan anggar.

Konflik yang terjadi di sini bisa dibilang cukup kompleks. Pertama ada konflik masa lalu Rey yang memengaruhi hubungannya dengan teman-temannya di anggar. Dan kedua ada konflik perasaan Inka yang di satu sisi masih belum bisa move on dari mantannya, Faris, dan di sisi lain kemunculan Rey dalam hidupnya memunculkan getaran di hatinya, namun Inka selalu menyangkal itu semua. Konflik masa lalu Rey yang paling saya suka. Di mana konflik masa lalu tersebut bisa ikut menyeret beberapa tokoh pendukung yang ada. Sementara untuk konflik perasaan Inka bikin saya geregetan sendiri. Bagaiamana perasaannya terhadap Faris ini terlalu berlebihan. Konflik yang diracik tergolong pas untuk cerita young adult yang tidak terlalu berat, tapi juga tidak terlalu ringan.

Olahraga anggar mungkin masih asing di telinga orang Indonesia. Voice From The Past berhasil membawa dan mengenalkan olahraga anggar lewat cerita yang dikemas dengan baik. Informasi tentang anggar, mulai dari penjelasan, peralatan hingga peraturan disampaikan dengan gaya bercerita layaknya catatan diari. Cara penyampaian seperti ini menurut saya menjadi daya tarik yang kuat dalam Voice From The Past. Selain informasi tentang olahraga anggar, atmosfer kompetitif dari para atlet yang bertanding di ajang PON terbangun dengan kuat. Kekurangan novel ini terletak pada kurangnya latar belakang keluarga Inka dan Rey. Menurut saya latar belakang keluarga seorang tokoh itu penting agar kita tahu sebab akibat dari karakter mereka. Lalu kehadiran tokoh Faris menurut saya tidak terlalu penting dan berpengaruh, sehingga mungkin bisa dihilangkan. Akan lebih menarik jika konfliknya bisa lebih fokus pada permasalahan Rey di masa lalu dan bagaimana Inka membantunya. Secara keseluruhan Voice From The Past membawa ide cerita yang menarik dan unik melalui olahraga anggar lewat pengalaman serta rise penulis yang mendalam.
Profile Image for Daniel.
1,179 reviews852 followers
September 17, 2019
Eva Sri Rahayu
Voice from the Past
Gramedia Pustaka Utama
280 halaman
7.8

Disajikan dalam bahasa ringan dan didukung oleh riset yang memadai, Voice from the Past menampilkan kisah anak muda berlatar Pekan Olahraga Nasional yang jarang dieksplorasi. Walau kisah cinta tipikal masih menjadi fondasi utamanya, beberapa subkonflik yang disajikan sangat menarik dan menyegearkan.
Profile Image for Ossy Firstan.
Author 2 books102 followers
September 22, 2019
3+++
Kusuka detail LO, anggar, selebgram dan hal-hal seputar olahraga dan influencer yang disampaikan dengan luwes, mengalir, jauh dari kesan "memindahkan dari ensiklopedia". Permerahmudaannya sebagai bumbu kukira cukup. Konflik-konflik atletnya pun terasa menarik. Kusuka! Jadi ingat temanku yang senang jadi LO acara Paragames dan semacamnya.
Sukses untuk penulisnya!
📚2019-68
Profile Image for Evi Rezeki.
Author 7 books34 followers
October 28, 2019
Rey-Inka-dan Farish. Cinta segitiga dengan latar olah raga anggar. Konsep yang menarik didukung oleh riset mumpuni. Ini pengalaman Inka kerasa nyataaaa banget buat saya. He he he. Kalau cari novel yang ringan, lucu, sekaligus edukatif, novel ini harus dibaca!
Profile Image for Harumichi Mizuki.
2,430 reviews72 followers
November 14, 2020
It's really great! A must have! Gaya nulisnya begitu mengalir, berpindah-pindah dari emosi kocak yang riang, beratnya perasaan gagal move on, gelenyar karena digombalin, sampai beratnya rasa bersalah.

Voice From The Past bercerita tentang beban kesalahan di masa lalu dan bagaimana semua orang berhak punya kesempatan kedua untuk menebus kesalahannya.

Inka adalah lead female yang unik. Dia digambarkan begitu lucu di awal meski menjalani skenario gagal move on dengan Faris, mantannya yang sesama blogger. Inka adalah representasi jeritan hati mereka yang terus dibayangi hantu kegagalan cinta masa lalu, dan anehnya cara penggambarannya bisa terasa begitu pengertian dan tak menyedihkan. Bagaimana Inka kesulitan berkonsentrasi sampai seluruh aspek hidupnya nyaris berantakan gara-gara patah hati, kebiasaannya baca webtoon demi menjaga kesadaran, aku ingin memeluk Inka sambil mempuk-puknya, "I know dat feeling, Sis."

Beruntung Inka punya Artya, sohib ceweknya yang menyeretnya kembali ke kenyataan sekaligus menawarinya (lebih tepatnya memaksa) peluang kerja unik, menjadi LO acara PON untuk cabang anggar. Inka menyebut dirinya sebagai atlet olahraga lari dari kenyataan. Wakakaka!!! Pingin ngakak rasanya membaca deskripsi para cewek LO yang terang-terangan ikut acara dengan motivasi berburu atlet cakep berbadan bagus. Sungguh kejujuran yang vulgar.

Inka bertugas menemani para kontingen anggar dari DKI Jakarta. Belum-belum dia sudah melakukan kesalahan hingga terlambat menjemput mereka dan membuat banyak orang gusar. Saat itulah ia bertemu Rey, atlet yang langsung menggombalinya dan aku yakin zodiaknya pasti Libra!!! Huh!!! Inka berusaha menanggapi Rey dengan cool meski dalam hati dia deg-degan juga. Gemes banget liat perjuangan Inka mengatur debaran hatinya. Di saat yang sama aku pengin nampol Rey. Cowok kebanyakan nggombal itu keliatan murahan dan nggak punya maksud baik tahu, nggak.

Namun, Inka kemudian merasakan keanehan karena beberapa kontingen bahkan seorang pelatih bernama Pak Yudha tampak sangat antipati pada Rey. Namun, Inka tak bisa memungkiri bahwa sosok Rey memang menarik. Apalagi setelah Rey membantunya mewujudkan konsep pemotretan untuk job endorse baju dengan tema pasangan bermain anggar yang langsung kebanjiran pujian, juga membantu Inka yang sedang terjepit karena harus ikut acara brand campaign di luar kegiatannya sebagai LO.

Menginjak bab keempat, ketegangan plotnya sudah langsung terasa ketika salah satu atlet terancam didiskualifikasi. Rey ditunjuk jadi pengganti, tapi lagi-lagi hal itu malah memicu konflik internal dalam tim. Sedikit demi sedikit, Inka akhirnya mengumpulkan informasi soal rahasia masa lalu kelam Rey ketika ia nyaris menghancurkan karier seorang peanggar gara-gara dibutakan ambisi. Rupanya di balik keceriaannya, Rey menyimpan sesuatu yang gelap.

Inka pun terus dibebani ingatan soal hubungannya dengan Faris. Itu karena Inka melakukan hal yang tak seharusnya ia lakukan ketika masih menjalin relasi dengan traveller blogger itu.

Di sinilah yang unik dari kemampuan Mbak Eva Rahayu dalam membawakan cerita. Dari sudut pandang mana pun, Inka dan Rey sama-sama melakukan kesalahan fatal di masa lalunya. Sangat mudah untuk menyalahkan dan bersikap judgmental pada dua orang ini jika tak sungguh-sungguh mengenal mereka. Namun, anehnya kesalahan fatal dua tokoh utama ini tak membuatku jadi antipati karena dari awal mereka digambarkan begitu simpatik dan benar-benar berjuang dengan kehidupannya di masa kini. Adegan-adegan, dialog, dan narasi kocak mereka juga berpengaruh. Sebagai pembaca aku malah deg-degan menanti bagaimana dua orang ini bisa membereskan efek dari kesalahan mereka di masa lalu.



Bersambung
Profile Image for Amu.
423 reviews8 followers
September 20, 2019
Hai!! Aku mau kasih sedikit review sama buku Voice from the Past ini. Ini buku Kak Eva pertama yang aku baca. Ngga sengaja ngeliat bukunya di Gramedia, pas baca sinopsisnya langsung tertarik, karena angkat konsep tentang atlet anggar, yg disatukan dengan hal yg lagi kekekinian bgt, yaitu selebgram.

Aku suka sama alur ceritanya yang menggambarkan situasi kalo PON itu gmn. Aku sendiri sebagai pembaca yang blm pernah jadi panitia kayak gitu, jadi bisa ngebayangin gmn sibuknya Inka sebagai LO dan drama-dramanya.
Menurutku, hal umum tentang anggar juga dijelaskan dengan baik (apalagi aku ngga tau apa-apa tentang anggar, jadi bisa kebayang deh).

Selain itu, karakter Inka dan Rey juga asik. Interaksi mereka ngga membosankan dan... apa ya, seru aja ngeliat obrolan-obrolan ringan mereka yg bisa nyerempet ke bagian personal. Proses pdkt-nya oke sih, menurutku.

Overall, aku mau kasih 4/5 karena ceritanya menyenangkan untuk dibaca.
Profile Image for Dhamala Shobita.
Author 7 books15 followers
September 13, 2019
Setelah Parade Para Monster yang fantasi banget, aku baca tulisan Teh Eva dengan genre yang sangat berbeda dengan Parade Para Monster. Tapi ternyata, itu tidak mengurangi pesona novel ini sama sekali.

Awal baca, aku membatin, kayaknya pernah baca cerita ini. Ternyata benar, aku pernah baca ini di akun GWP milik Teh Eva sepertinya. Setelah dikembangkan menjadi novel dan diselesaikan, aku senang banget memilih buku ini untuk dibaca. Tema yang diangkat menarik dan menyenangkan. Interaksi antar karakternya juga tidak membosankan. Latar belakang karakter dengan sifatnya masing-masing juga merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.

Selipan berita soal anggar dikemas sedemikian rupa sehingga tidak menjadi deskripsi yang membosankan. Membaca VFTP membuat saya tersenyum sepanjang hari saking gemesnya sama karakter utama laki-laki dan perempuan di dalamnya. Saya bisa bilang, novel ini apik. Menyenangkan dan ringan. Semangat melahirkan karya-karya keren lainnya, Teh Eva! ^^

Profile Image for Khaira.
34 reviews19 followers
December 30, 2019
Entahlah..., ngebayanin scenes dari setiap narasi dan dialog dalam novel ini, berasa kayak cerita ftv.

Aku merasa cerita dan konflik yang diangkat dalam novel ini sebenarnya klise. Yang bikin novel ini beda dan sedikit lebih menarik untuk dibaca adalah latar olah raga anggar yang penulis angkat. Jujur, "anggar" lah yang membuat aku tertarik untuk baca novel ini, kalau latarnya sepak bola atau basket mungkin aku nggak akan tertarik karna udah umum. Penjelasan penulis yang detail tentang PON, anggar, lo dan influencer membuat isinya menjadi cukup informatif. Lumayan, baca novel ini bisa sekalian nambah pengetahuan umum tentang hal-hal tersebut.

Sayangnya, ceritanya nggak meninggalkan kesan apa pun buat aku. Tokoh-tokohnya pun nggak ada yang menarik perhatian aku. Alur dan perkembangan karakter serta hubungan kedua tokoh utamanya juga kurang mengalir dan cenderung terburu-buru. But, that's all my opinion.
Profile Image for Eva.
Author 24 books121 followers
Read
October 5, 2019
September 2016, saya terlibat dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) sebagai LO atau liaison officer tim anggar Sulawesi Utara. Tak pernah terbayangkan sebelumnya saya ikut dalam gelaran ini.
Saya pikir sayang sekali kalau pengalaman luar biasa itu tidak menjadi inspirasi karya. Lagipula tampaknya masih jarang novel yang menceritakan PON dan anggar.
Meskipun demikian, saya sesungguhnya belum yakin pengalaman itu akan sungguhan menjadi buku.
Ketika akhirnya menjadi buku, ternyata novel ini diterbitkan di bulan September juga, bertepatan dengan bulan pengalaman yang jadi inspirasinya terjadi.

Saya menulis novel ini dengan perasaan riang--meskipun ada bagian stres-stresnya juga sih, mana ada proses berkarya saya mulus-mulus aja--maka dari itu, saya harap kalian pun saat membacanya merasa terhibur dan senang. 😄
Profile Image for Sandra Bianca.
128 reviews4 followers
September 20, 2019
Rate: 3.5*
Full review: https://biancatwinbee.blogspot.com/20...

Judulnya memberi aku ekspetasi mengenai seseorang dari masa lalu, awalnya aku berpikir kalau ada kaitannya dengan orang yang sudah meninggal. Tapi meleset, nggak ada yang meninggal kok di sini. Sedangkan waktu baca blurb-nya, iming-iming mengenai atlet anggar seketika mencuri perhatianku. Yep, olahraga yang satu ini rasa-rasanya jarang banget dibicarakan. Jadi aku kepo dong, anggar itu seperti apa sih?
Profile Image for Heru Prasetio.
210 reviews2 followers
June 28, 2020
"Buku kedua Mbak Eva yang selesai dibaca. Novel dengan genre young adult karya Mbak Eva ini mengalir tenang ketika dibaca. Detail mengenai olahraga anggar dan profesi blogger plus influencer sangat informatif, banyak fakta baru yang dikelola sedemikian rupa. Romantisme picisan ala anak muda dikemas manis namun lumrah. Konflik dan penyelesaian masalah juga seimbang. Oh iya, aku terkesan saat di mana tokoh utama wanita yang seorang blogger dihadapkan dalam dua event secara bersamaan. Sungguh relate dengan kehidupan nyata para blogger, hehehe."
Profile Image for Ika.
103 reviews3 followers
October 15, 2019
"Udah dua tahun lebih, Inka. Dua tahun itu lama loh. Dia inget kamu aja nggak, kan?" — Hal. 13.
.
Inka, Inka Naisha, melamar sebagai LO cabang olahraga Anggar di PON demi menyambung hidupnya. Status sedang-menunggu-wisuda membuat Inka merasa tidak pantas jika masih meminta uang pada orang tuanya.
.
"Jadi saranku, kalau besoknya kamu mesti kerja, jangan pernah stalking mantan. Jangan! Kecuali memang jago memulas makeup untuk menutupi mata sembap dan lingkaran hitam." — Hal. 18
.
Inka merupakan sosok yang mandiri, ceria, kerja kerasnya sangat bisa diacungi jempol, jujur, gigih, namun rapuh di bagian hati dan perasaan.
.
Sahabat Artyana ini seorang perempuan gagal move-on dan membiarkan dirinya "tenggelam" dalam pusaran terluka karena hanya dengan cara ini Inka bisa mengingat Faris. Nah, siapa Faris?
.
"Kayaknya... kita pernah ketemu sebelumnya,"
"Oh ya?"
"Kamu familier, kaya pedang sabel."
"Aku kasih tahu ya, cara menggoda kamu itu so last year."
— Hal. 23.
.
Begitulah cuplikan adegan Inka dan Rey. Tingkah laku Rey ini akan membuat kalian nge-bucin-in Rey lho 😂😂😂. Percayalah!!
.
Pelajaran flirting ala Coach Inka, sangat menarik untuk disimak lho, readers, karena mampu mengundang tawa.
.
.
Rey, Rey Saputra, seorang atlet Anggar dari kontingen DKI Jakarta.
.
Memiliki tubuh jangkung, punggung bidang, wajah sangat tampan akan sangat mudah membuat para wanita histeris dan jatuh cinta padanya, terutama para LO wanita untuk cabor Anggar. Jangan tanya soal perutnya... wussss...dijamin bakal elap iler kalau lihat perutnya Rey 😂😂😂.
.
"Pelajaran pertama, kege-eran bikin cowok nggak kelihatan keren sama sekali." — Hal. 37.
.
Rey ini bisa dibilang memiliki rasa percaya diri yang sangat tinggi lho. Dia tau dirinya sangat tampan tapi dia tidak suka flirting kecuali pada Inka.
.
Atlet Anggar berusia 23 tahun ini memiliki hobi baru selain berlatih Anggar di pagi buta lho, apalagi kalau bukan menggoda dan mengusili Inka sampai-sampai LO kita itu merasakan sensasi gelenyar-gelenyar tak terdefinisi 😂😂😂.
.
Aku sangat suka interaksi antara Inka dan Rey. Berbagai rasa akan menghantam jantung ketika kalian menyaksikan interaksi antara Coach Inka dan Rey sang Atlet—flirting—Anggar. SERIUS!!
.
"Jadi, Coach, aku nggak cuma bisa terpesona ngeliat kamu. Liat cowok keren main anggar juga aku bisa terpesona." — Hal. 48.
.
See? Ini masih satu ke-cheesy-an Rey pada Inka dan masih banyak lagi celetukan celetukan Rey yang sukses membuat bibirku tertarik keatas bahkan tak jarang terbahak melihat ketengilan seorang Rey.
.
Namun siapa sangka, trouble-maker tersemat di dirinya, Rey sang troublemaker, begitulah ia disebut. Bahkan, Inka mendapat warning dari salah satu atlet agar menjauhi Rey.
.
Apakah "troublemaker" yang tersemat pada namanya ada hubungannya dengan masa lalu?
.
.
"Jangan biarkan rahasia merusak persahabatan kita." — Hal. 108.
.
Diatas salah satu kutipan yang bisa kita temukan di novel #VFTP ini.
.
Selain menyajikan kisah romansa Rey—Inka—Faris, #VFTP ini juga menyajikan kisah persahabatan antar karakternya.
.
Sebut saja Inka dan Artyana. Chemistry persahabatan mereka berdua sangat kerasa banget. Artyana ini lembut banget tapi bisa tegas dan keras ketika berhadapan dengan tingkah gamon alias gagal move-on nya Inka. Mereka berdua saling mendukung satu sama lain.
.
Kutipan yang aku share diatas, merupakan gambaran persahabatan Rey dan Prabu.
.
Dulu sekali, Rey bisa kepincut sama cabor anggar karena Prabu. Sering latihan bersama, akhirnya mereka bersahabat. Namun sayangnya persahabatan mereka rusak karena sebuah rahasia, kecurangan, dan persaingan.
.
"Kalau kamu benar-benar menyesal dan merasa bersalah, cara membayarnya hanya satu. Bangkit, berikan yang terbaik untuk anggar." — Hal. 180
.
Kenapa bisa? Eittt...aku tidak akan bahas disini ya readers. Penasaran kah? Kalau iya, yuk baca novelnya hihihi.
.
Ouw ya, aku perlu kenalin Prabu nih. Jadi, Prabu ini juga salah satu atlet anggar tapi dari kontingen Jabar. Dia tampan, putih, kulitnya lembut dan bersih, tubuh yang pelukable, punggung yang sandarable dan sangat menghargai orang lain. Ughhh..sangat menggoda bukan?
.
Kalau readers ingin flirting sama Prabu, ijin dulu ya ke Artyana 😂😂😂.
.
Selain Prabu dan Artyana, ada juga Kartika, atlet anggar putri dari kontingen Jabar. Kartika ini ada kisah lho sama Rey 😏😏😏, kisah yang turut mewarnai cerita di novel ini.
.
"Rey, Ibu bertanya sekali lagi. What are you fighting for?" — Hal. 180.
.
.
"Jangan membuang masa depan lo karena kecemburuan yang menggelapkan mata." — Hal. 195.
.
Voice From The Past kalau di bahasa Indonesia kan artinya suara suara dari masa lalu, yang menurutku sesuai banget dengan jalan ceritanya.
.
Inka yang gigih itu ternyata masih tidak percaya diri untuk buka hati dan bertemu dengan cinta yang baru.
.
Rey yang tengil, harus bangkit dan "melawan" untuk melenyapkan kata 'troublemaker' yang tersemat di namanya.
.
"Kebahagiaan itu mesti diperjuangin, kan?" — Hal. 202.
.
#VFTP ini mengambil Kota Bandung sebagai latar tempat. Adegan di novel ini sebagian besar berlangsung di venue PON (penginapan atlet dan tempat latihan).
.
Kak Eva bilang kalau kisah ini beneran terjadi lho, pengalaman pribadinya, Kak Eva pernah jadi LO cabor anggar kontingen Sulawesi Utara pada PON 2016. Makanya aku suka nanya apakah Rey ini ada wujud nyatanya wkwkwkkwkk.
.
Tidak heran, jika hype PON nya kerasa banget dan penjelasan tentang anggarnya detail banget.
.
Aku ikut-ikutan merasa tegang waktu pertandingan finalnya, seolah aku berada di venue pertandingan. Deg deg an banget pemirsah.
.
"Katanya obat terbaik itu positif thinking, Rey." — Hal. 226.
.
POV yang dipakai di novel ini POV 1 dan POV serba tahu. Uniknya, perpindahan POV ini sangat smooth lho, readers, aku sampai ngga ngeh kalau sudah pindah POV, "loh..loh..kok...."
.
Keunikan lainnya ada di ensiklopedINKA, kumpulan catatan suka suka Inka. Kalian akan mendapatkan banyak ilmu soal anggar di ensiklopedINKA.
.
"Luka karena mencintai seseorang, nggak bisa disembuhkan oleh cinta baru." — Hal. 267
.
Terima kasih Kak Eva atas kesempatannya. I declare, "SAYA NGE-BUCIN-IN REY", dan mohon maaf jika masih terdapat kekurangan. Sukses terus Kak Eva.
.
Aku suka banget. Penasaran dengan covernya. Coretan warna merah dan birunya membentuk wajah orang.
Profile Image for nalakana.
18 reviews
January 29, 2024
⭐⭐⭐⭐,5/5

SUKA BANGEEETTTTT!!! jadi pengen coba main anggar HEHEHEHHE :'D
Profile Image for Desita Itsmystyle.
64 reviews5 followers
October 2, 2019
Jadi saranku, kalau besoknya kamu mesti kerja, jangan pernah stalking mantan. Jangan! Kecuali memang jago memulas makeup untuk menutupi mata sembab dan lingkaran hitam. Hlm 18.
.
Ini cerita tentang Inka si gadis gagal move on yang jadi LO PON karena 'terdesak ekonomi', dan si Rey, atlet anggar tengil pembuat onar. Selain dikulik dari sisi romance-nya, konflik yang ada di sini juga berasal dari pekerjaan Inka sebagai influencer sekaligus lifestyle blogger, serta perjuangan Rey sebagai atlet anggar.
.
What are you fighting for? Hlm 180.
.
Salah satu konflik yang paling kusuka adalah hubungan teman dan lawan antara Rey dan Prabu. Kita akan banyak belajar tentang sportivitas, perjuangan, bangkit, serta menerima hasil. Beberapa konflik yang ditimbulkan para anggota kontingen yang lain juga nggak kalah seru loh.
.
Pelajaran kedua, jangan terlalu sering ngerayu. Cowok dingin lebih bikin penasaran tahu. Hlm 55.
.
Adegan-adegan sweet di sini nggak terkesan menye-menye. Justru lebih banyak yang akhirnya mengundang tawa 😂. Duh, suka banget sama interaksi Inka-Rey.
.
Aku bukan tipe manja, jelas dong, tapi tetap saja kakiku shock dan histeris karena mendadak jalan kaki terus menerus bareng atlet. Hlm 265.
.
Inka sosok yang gigih dan terbilang mandiri. Tapi bagiku Inka jauh lebih dari sekadar karakter dua dimensi yang bisa digambarkan dalam beberapa kata sifat. Sesekali Inka akan jadi pemeran utama, second lead, bahkan sekadar comeo dengan segala perpaduan sifat plus-minus-nya. Suka sama cara penulis mengungkapkan kenyataan ini 😂.
.
Hari ini, terjadi banyak keajaiban. Keajaiban dari landasan. Hlm 224.
.
Euforia PON, atau lebih tepatnya euforia pertandingan anggarnya kerasa banget terutama di final. Rasanya seakan bener-bener berada di sana 😍. Aku juga kagum sama cara Kak Eva ngegambarin pertandingan yang berjalan. Sangat mudah dibayangin meski banyak istilah anggar yang intens.
.
Apalagi pas sayonara. Rasanya nggak rela banget pisah sama cerita ini 😭. Tapi sukaaaa! Endingnya bikin speechless!!!
.
Novel ini secara dominan diceritakan dari sudut pandang orang pertama pelaku utama yaitu Inka. Hanya beberapa bagian saja yang diceritakan dengan sudut pandang orang ketiga serba tahu. Pergantiannya cukup halus, aku bahkan hampir nggak sadar karena terlalu hanyut dalam cerita 😂.
.
Perkembangan alur cerita juga disusun dengan baik. Semua terasa mengalir dan bertabur percikan-percikan pemantik yang membuat pembaca ingin tahu kelanjutannya.
.
So buat kalian yang suka olahraga/sweet romance, kalian yang ingin tahu serunya PON or dunia anggar tanpa ingin pusing membaca buku-buku pedoman teknisnya, aku sangat merekomendasikan novel ini buat kalian baca!
.
Seandainya aku bisa menjalin hubungan lagi, aku tidak mau membagi hati setengah-setengah. Akan kupastikan dulu, perasaanku bisa bermigrasi total. Hlm 118.
.
Review lengkap bisa kalian baca di https://x4bidden.blogspot.com/2019/10... atau IG x4bidden.books.
Profile Image for Rizky.
1,067 reviews89 followers
October 16, 2019
Voice From The Past merupakan novel young adult terbaru karya Eva Sri Rahayu yang kubaca. Novel ini memang agak berbeda dengan Playing Victim, urban thriller karya Eva yang kubaca sebelumnya.⁣

Genre yang berbeda, ide dan konflik yang lebih ringan, tapi masih sama menyenangkan saat membacanya. Yang aku salut, perkembangan tulisan Eva benar-benar semakin matang, sejak aku membaca Dunia Trisa beberapa tahun yang lalu.⁣

Novel ini mengisahkan kehidupan Inka, seorang mahasiswi tingkat akhir yang sedang menunggu wisuda. Selain mahasiswi, Inka pun merangkap menjadi influencer dan lifestyle blogger untuk menambah pemasukan.

Karena alasan keuangan, akhirnya Inka pun mendaftarkan diri menjadi Liaison Officer (LO) cabang olahraga anggar di PON. Padahal Inka ini buta banget soal anggar sama sekali.

Disinilah aku diajak menemani Inka menjadi LO anggar, mulai dari bertemu para atlet anggar hingga mengetahui seluk beluk cabang olahraga ini. Selain anggar, aku juga bisa melihat sisi lain Inka sebagai influencer dan lifestyle blogger.

Novel ini terinspirasi dari kisah nyata Eva sendiri saat menjadi LO cabang olahraga anggar di PON Jabar 2016. Makanya, kamu akan merasakan detail anggar dan atmosfer yang kental sekali dalam novel ini. Novel ini menggabungkan unsur romansa, olahraga, dunia blogger dan konflik masa lalu para tokoh. ⁣ Ide yang kurasa masih jarang sekali diambil oleh penulis lainnya.

Olahraga yang dipilih pun benar-benar antimainstream, bukan olahraga favorit, yaitu anggar. Karena novel ini aku jadi tahu lebih banyak soal anggar. Apalagi Eva menyelipkan insiklopedINKA atau semacam catatan suka-suka ala Inka, si tokoh utama soal dunia anggar yang bikin lebih melek soal anggar.

Dengan menggunakan alur maju dan beberapa flashback, aku diajak menyelami kisah Inka dan Rey. Diceritakan sebagian besar dari sudut pandang Inka membuatku jadi bisa memahami apa yang dia pikirkan dan rasakan. ⁣

Sebenarnya aku cukup puas saat membaca novel ini. Aku pernah membaca naskah awal novel ini dan aku merasakan sendiri perbedaan tulisannya yang jauh lebih menarik, lincah dan mengalir.

Sayangnya, aku merasa alur menuju ending terlalu cepat. Terasa sekali ingin cepat-cepat diselesaikan. Apalagi intensitas pertemuan Rey-Inka terbilang cepat 10 hari dan cerita benar-benar bergulir selama itu.

Chemistry Rey dan Inka memang terbangun dengan baik, aku suka dengan interaksi keduanya, apalagi ketika Rey yang suka iseng menggoda Inka dan tanggapan Inka yang suka malu malu mau

Tapi, bagian "masa lalu" Inka dan Rey aku rasa terlalu mudah diselesaikan, aku butuh sesuatu yang lebih. Namun, sepertinya memang difokuskan ke masa sekarang, bagaimana Rey dan Inka menghadapi dan berdamai dengan masa lalunya.

Secara keseluruhan, kamu yang suka baca young adult, ingin tahu lebih banyak soal anggar, kamu bisa mencoba membaca novel ini. Dijamin bakal jatuh cinta⁣
Profile Image for Diah N.
19 reviews7 followers
October 8, 2019
Aku tipe org yg random kalau lagi baca buku. Kebetulan sebelum baca ini aku baca yg bertema sama 'youg adult'. Ku cari di pencarian Gramedia Digital dan tertarik dengan buku ini karena covernya. Dan ternyata ceritanya bagus, gk lepas dari kehidupan sehari-hari. Bahasa penulisannya juga mudah di pahami, ensikloprdINKA nya detail. Dan setelah aku liat akun instragram si penulis ternyata penulis juga pernah jadi LO di PON, nama-nama tokoh yang ada di cerita ternyata nama teman-teman si penulis yg pada saat itu juga terlibat dalam kegiatan PON. Endingnya ngena di hati banget, ketika Inka mewek karena berpisah dengab tim Jakarta aku juga ikutan mewek. Pesan dari cerita ini nyampe banget. Intinya di setiap pertemuan ada perpisahan. Seperti Inka yg bertemu faris lalu berpisah, Inka bertemu tim Jakarta lalu berpisah juga, tapi Inka bertemu Rey tidak terpisahkan 😂😂
5 reviews
October 22, 2019
Buku ini tentang olahraga Anggar yang di dalamnya terdapat sosok Inka yang sebagai LO dan Rey sebagai Atlet Anggar.
.
.
Membaca buku ini hanya menghabiskan waktu 2 hari, karena ceritanya seru, mudah diikuti dan mudah cepat masuk kedalam ceritanya.
.
.
Sudut pandang Inka--lah. Yang bakal kalian rasakan mengikuti serunya menjadi seorang LO dan juga selebgram secara bersamaan.
.
.
Banyak sekali quotes-quotesnya yang bertebaran ketika membaca buku ini. Yang bakal kalian temukan..😌
.
.
Juga, banyak sekali pesan-pesan yang bisa diambil. Tentang balas dendam, persahabatan dan tentunya hobi.
.
.
Oiya alurnya dan gaya bahasa atau tulisannya juga enak dipahami. Uwuw.
Profile Image for Readingwithnee.
107 reviews2 followers
August 22, 2021
2.5

I was initially attracted by the pretty cover, and was then quite surprised to know that this story brings up the 'fencing' sport competition as the main setting. However, this story is just not for me, the storyline reminds me of the teenlit weekend FTV I used to watch in my high school times.

Alur ceritanya terkesan agak tergesa-gesa, jujur aku agak ilfeel dengan Rey dari awal cerita, SKSD gitu. Lalu tanpa kusangka, di bagian belakang cerita aku malah jadi ilfeel juga sama Inka dan Faris. Tapi overall, unsur utama yang kurang saya suka sih pacing nya.
84 reviews1 follower
September 15, 2019
Ceritanya menarik karena cukup detil menceritakan derita jadi LO PON, bagian ini kerasa real banget, walo gue sendiri mana tau sih benernya gimana :D

Profile Image for Amaya.
745 reviews57 followers
October 17, 2021
Ini hanya opiniku, please baca dengan kesadaran penuh dan jangan sampai terpengaruh. Buku ini bagus, aku jadi kurang lebih tahu ternyata anggar itu ada 3 jenis saat kukira hanya ada satu jenis saja. Lalu apa yang penulis rasakan selama menjadi LO tertuang sekali dalam karakter Inka.

Awalnya kepengin kasih bintang 3, tapi makin ke belakang sifat Inka makin nggak bisa ditoleransi. Jelas banget dia bukan jenis cewek yang sok polos, malah terkesan agak (maaf) tolol aja. Aku beneran muak waktu dia dengan entengnya mengiyakan ajakan kencan dengan Faris padahal posisi masih pacaran sama Ezra. Sama sekali nggak masuk akal waktu minta putus ke Ezra dan si cowok kayak seolah jadi bastard yang nggak sadar hubungan mereka aslinya sudah hambar. Like huh? Lalu pas awal-awal buku dia seakan menggambarkan dia sayang banget sama Inka itu artinya... hambar?

Bagian paling mengesalkan adalah ketidaktegasan Inka sewaktu Faris ingin menemuinya lagi. Like, heh, bukannya kamu sudah dikecewakan sewaktu insiden di rumah sakit itu, ya? Terus kalau udah tahu bakal bikin sakit hati kenapa masih diteruskan? Kenapa Inka ini nggak bisa banget belajar dari yang dulu-dulu dan malah terasa berdebar? HUH? /auto ngelus dada/

Faris juga jadi cowok kok berengsek abis! Bisa-bisanya confess padahal udah tahu dia cuma pengin punya hubungan. Se-gak-laku itukah lo? Astaga, emosi berat sebenarnya sepanjang cerita. Oh, enggak semua, sih, waktu awal-awal Rey flirting ke Inka itu malah menghibur.

Beberapa kalimat seakan kurang nyambung dan nggak sinkron (atau mungkin memang aku yang terlanjur nggak bisa enjoy seratus persen?). So, aku hanya bisa kasih bintang 2 aja karena lebih banyak bikin kesal ketimbang bikin momen antara Rey dan Inka itu jadi semacam "momentum" gitu. Well, buku ini cuma bukan cup-ku saja. Mungkin aku akan mencoba membaca karya penulis yang lain.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Fadhillahnp.
46 reviews1 follower
July 10, 2024
Masih dengan buku yang ringan dan manis. Bacanya juga masih sekali duduk atau emang sengaja dihabisin karena takut ga bisa tidur? Hahaha!

Sebenarnya ini cerita fresh dan suka banget sama temanya yang ngambil tentang anggar, olahraga yang kurang dilirik di Indonesia. Ku juga suka banget sama hal-hal berbau olahraga soalnya, jadi baca ini nikmatin banget apalagi pernah tertarik sama dunia anggar. Riset dan pengalaman penulis di sini juga ga main-main, kerasa banget kalo semuanya dilakukan totalitas. Banyak banget informasi baru yang kudapat di sini. Selain itu, temanya juga tentang dunia media sosial yang relate dan realiatis banget hahaha.

Tapi yaa entah kenapa ku kurang sreg sama alur ceritanya sih, awal-awal baca ngerasa kaya drama banget, mungkin karena kaget juga ya sama kisahnya Inka-Faris. Kaya... ternyata itu bisa terjadi ya hahaha. Di awal kurang suka juga sama karakter Rey, tapi seiring habisnya lembaran buku, ya bisa menerima sih kalo karakternya Rey emang begitu.

Sempet pengen berhenti baca tapi malah penasaran banget sama anggarnya hehehe apalagi latar waktunya diambil pas lagi PON. Jadinya lanjut deh, yang ternyata fine-fine aja sih selama baca dan nikmatin alurnya juga. Konfliknya lumayan bikin penasaran juga sih hehehe. Tapi lagi-lagi, endingnya kenapa bikin gregetan aaargh.

Satu lagi, suka banget banget banget sama covernya! Haha.
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book265 followers
February 1, 2022
Inka sedang galau memikirkan nasibnya. Keuangannya menipis dan urusan hatinya tidak jelas. Sahabatnya lantas mengajaknya untuk menjadi LO cabang olahraga anggar pada PON yang digelar di Bandung, Jawa Barat. Inka kebagian mengurus kontingen dari DKI Jakarta, dimana Rey menjadi salah satu atletnya.

Perkenalan pertama Rey dengan Inka cukup berkesan. Sejak awal Rey selalu mengusili Inka, dan sepertinya flirting ke Inka. Inka yang masih punya permasalahan hati tidak begitu saja menanggapi Rey, meski akhirnya kedekatan mereka membuat debar-debar di hati Inka. Tapi Inka tidak ingin menyakiti hati Rey dan menjadikannya pelarian.

Novel YA ini unik karena mengangkat tentang olahraga anggar. Bagi orang awam, novel ini menyajikan informasi singkat tentang olahraga klasik tersebut lewat ensikopedia yang disusun Inka dan juga alur ceritanya. Interaksi Inka dan Rey juga menarik untuk diikuti, apalagi diceritakan dari POV Inka sebagai orang pertama. Tapi, di tengah-tengah cerita ada perpindahan POV menjadi orang ketiga, yang menurut saya terkesan dipaksakan. Mungkin supaya bisa menggambarkan beberapa tokoh sekaligus secara fair, hanya rasanya jadi mengganggu. Dan ohya, saya baru tahu kalau dalam PON itu ada acara pembukaan di masing-masing cabor. Kirain pembukaannya secara umum saja.
Profile Image for Arutala.
506 reviews1 follower
March 7, 2025
Ini sih keruwetan dan kegalauan yang memang sengaja ditimbulkan oleh si empunya sendiri, Inka Naisha, sang LO tim anggar pada PON di Bandung. Kalau saja lebih tegas memilih antara Faris si blogger yang tak bisa move on atau Rey, atlet anggar andalan tim DKI Jakarta, tentu ia takkan pusing dengan segala perasaan yang berkecamuk itu.

Dan untuk lebih mengacaukan situasi yang sudah semakin ruwet, masalah menjadi influencer yang dikejar-kejar deadline cukup membuat gadis ini sukses terlihat melamun, gak fokus, lelah dan kinerja kurang.

Ceritanya lumayan menarik karena menonjolkan seluk beluk salah satu cabang olahraga yang jarang kita dengar gaungnya lengkap dengan segala problemanya.

Anggar dan masalah cinta yang muncul silih berganti berkejaran memenuhi alur cerita sehingga kita lupa bahwa yang dibutuhkan Inka hanya sosok yang memahami dirinya.
Profile Image for Dinur A..
258 reviews98 followers
February 10, 2021
Sebetulnya 4 bintang untuk konflik tim anggarnya (suka!). Tapi sayangnya saya kurang suka dgn Inka, pun dgn dinamika dia dan Faris. Idk... I just don't vibe with her character, apalagi setelah apa yg dia lakukan ke Erza dgn landasan yg ga jelas pula. Masih shallow aja gitu buat saya, mungkin karena kurang digali jg kali ya latar belakangnya kecuali pekerjaannya sebagai influencer. Hidupnya pun serba instalove tiap ketemu cowok ganteng dikit, dan kadang dialog-dialognya terkesan spt cewek thirsty bgt.

Tapi keseluruhan buku ini oke kok walaupun ada perpindahan POV yg rada canggung, cukup seru buat saya yg emg lagi mood baca YA tema olahraga. Risetnya keren, build up konflik anggarnya seru. Habis ini pengen nyobain Match Point-nya Saufina ah.
Profile Image for k.
40 reviews2 followers
October 24, 2023
Novel yg cukup menarik karena ngebahas tentang anggar walaupun benang merahnya tetap di romance ya. Ilmu tentang anggarnya juga gak cuma selewat doang, dikemas lewat percakapan antar tokoh dan notes dari sudut pandang pertama FL.

Agak sebel sama Inka karena bisa²nya kepikiran selingkuh terlepas dr hubungannya sama Erza lagi bosen. Tetep aja ngeselin!
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for lan.
40 reviews
October 1, 2021
actual rating: 3,5 stars

buku ini sedikit ngingetin aku sama “apapun selain hujan” light banget, tapi karna dialognya pake gaya bahasa non formal yang emang ngga pernah bisa masuk ke aku jadinya rada cheesy, twist nya juga rada gimana gitu, tapi overall seru buat dibaca sekali duduk
Displaying 1 - 30 of 33 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.