Sebelum datangnya Islam, yang dibawa oleh kesatria Islam pada abad ke-8 Masehi, Andalusia adalah wilayah yang terbelakang. Penduduknya terpecah-belah dan selalu berseteru, penguasanya zalim dan tiran, sewenang-wenang.
Kisah-kisah di dalam buku ini akan membawa kita bertualang bersama para kesatria Islam dalam membebaskan Andalusia dari segala kejahatan. Kita akan melihat bahwa Islam telah membawa perubahan besar, yang telah membuat Andalusia menjadi mercusuar dunia selama lebih dari 800 tahun.
Ternyata buku ini ditujukan untuk anak dan remaja :D. Tapi bagus sih, memberi gambaran pada anak/remaja tentang sebuah kawasan yang pernah begitu bercahaya, saat negeri-negeri lain (yang saat ini maju) masih dalam kegelapan. Setahu saya belum ada buku dengan penulisan yang ringan dan lumayan colourful.
Penulis—sekaligus ilustrator bukunya—merujuk buku-buku tentang Andalusia yang cukup otoritatif seperti Bangkit dan Runtuhnya Andalusia (Raghib As Sirjani), Surga di Andalusia (Maria rosa Menocal), The Greatness of Andalus (David L. Lewis), dan Dari Puncak Andalusia (Tariq Suwaidan). Yang kurang menurut saya gambaran tentang kenapa peradaban Andalusia akhirnya runtuh. Tapi, mungkin karena buku ini untuk pembaca anak/remaja kali ya, jadi lebih fokus tentang kejayaannya :)
Buku ini memang ditujukan untuk kalangan remaja, tak selengkap buku lainnya, namun memberikan garis besar yang cukup bagus. Buku ini mengisahkan dari letak andalusia, kemudian permulaan penaklukan andalusia yg dilakukan oleh Thariq bin Ziyad, dan beberapa para pelopor atau ilmuwan yang hidup dizamannya.
Dari membaca buku ini kita tau bahwa Andalusia sebagai negri pelopor sains dan teknologi mempunyai beberapa kota di dalamnya yg memiliki keistimewaan lebih hebat daripada apa yg dijelaskan oleh orang orang yg menjelaskannya.
Untuk orang yg demen visual, ini cocok dibaca karena darisini kita bisa lebih termotivasi untuk tertarik dengan sejarah Andalusia selanjutnya. Hanya saja jangan terlalu berekspektasi lebih jika anda ingin mengetahui lebih dalam mengenai Andalusia, karena menurut saya buku ini masih berupa kulitnya saja. Dan cukup disayangkan, buku ini tidak mengisahkan bagaimana runtuhnya negri Andalusia yang berhasil dihancurkan oleh orang orang barat, buku ini hanya mengisahkan sampai mana Andalusia berjaya.
Buku ini menjadi awalan saya untuk mengenal Andalusia, masa-masa keemasan kekuasan Islam yang begitu melegenda, namun kini seolah tak bersisa :"(
Sebenarnya masih banyak hal yang ingin saya ketahui, namun mungkin karena memang segmen utamanya adalah anak-anak atau pemuda di awal usia sehingga pembahasannya tidak terlalu dalam. Saya merasa 'gantung' ketika tak terasa tiba-tiba sudah sampai halaman terakhir saja.
Dihiasi dengan ilustrasi menarik yang membuat kita dapat mendapat gambaran tentang apa yang dibahas, buku ini layak dibaca oleh para keluarga muslim terutama anak-anak dan para pemuda. Agar dapat mempelajari sejarah dan mengambil hikmah darinya :)