"Orang yang santai dan ceplas-ceplos bukan berarti tega nyakitin hati orang lain." - Hal. 34
Awal semester biasanya para siswa-siswa semangat buat menyambutnya, tapi sayangnya itu nggak berlaku buat Chendra. Kejadian liburan semester kemarin masih mengusik pikiran dia. Ya dia nggak habis pikir, kenapa dia diputusin begitu saja. Niat move on pun udah ditekadkan.
Sayangnya, kedatangan murid baru itu mengingatkan dia kepada sang mantan pacar. Sehingga sikap Chendra entah kenapa jadi jutek. Gerak-gerik Amelie si siswa baru, selalu aja merasa salah di mata Chen. Kata sahabatnya, Chen harus melampiaskan energi negatif. Tapi ya itu dia kayaknya Chen salah sasaran.
Tapinya setelah mengenal Amelie lebih dekat, banyak kejutan terjadi. Apalagi Amelie ini adalah ternyata seorang demit. Dan banyak hal lain lain yang harus Chen alami, apakah hubungan mereka akan berakhir dengan bahagia?
Baca buku kedua seri Gandaloka ini membuat aku betah banget, ya gaya cerita penulis menarik. Temanya masih sama urban fantasi. Di sini kita bakalan berkenalan sama Amelie si demit cantik, dan tingkah gregatan anak SMA gitu.
Aku suka sama sikapnya Chen, meski kadang nyebelin kalau jutek tapi dia dewasa kok. Perhatian dan baik, dan juga manis banget dia tuh. Amelie ini tipe yang seru dan asyik, dia kalau ngomong itu apa adanya. Ya tipe teman yang ngomong jujur, ini yang suka bikin Chen agak sebal 😂. Tapi tetap sih, bikin menarik karena Amelie ini anaknya nggak jaim gitu. Tokoh lainnya udah pas porsinya. Katakternya berkembang dengan baik dna konsisten. Sikap khas remajanya berasa banget, yang pasti sih tokohnya loveable 😍.
Untuk setting tempatnya bisa dibayangkan, lumayan detail kok. Dan di novel ini, aku merasakan perbedaan demit dan manusianya jadi seru aja bacanya.
Di sini, memakai sudut pandang orang ketiga. Penulis menceritakan pikiran tokohnya dengan baik, bikin aku menebak apa yang bakalan terjadi dan kejutannya itu emang bikin gregetan dan kasian sih ya.
Bahasa yang digunakannya ringan dan mengalir, enak banget diikuti. Di sini penjelasan tentang dunia demitnya emang dibahas, dan membuat aku sedikit paham tentang dunia mereka.
Interaksi antartokohnya hangat dan seru. Dialog-dialog khas remajanya pun selow gitu, persahabatan mereka ini emang solid gitu. Chemistrynya berasa banget, feelnya dapet. Suka liat Chen yang lagi jatuh cinta 😂.
Dan untuk konfliknya nggak terlalu rumit. Konflik romansa cinta bikin gregetan dong, antara sedih dan kasian tapi lucuk juga. Pas aja menurutku khas remaja konfliknya, dan emang klimaks banget diakhir. Eksekusinya rapi dan baik, kusuka meski degdegan. Endingnya sukaa 😍.
Overall aku suka dan menikmati ceritanya! Yang lagi cerita Urban Fantasi silakan dibaca, rekomen banget buat para remaja! 😍