Bagi Rendra, semua orang menyembunyikan sisi gelap mereka di internet. Tapi ketika temannya terancam oleh kebohongan ini, dia memutuskan untuk bertindak lebih jauh. Sebagai Helix, hacker yang mampu meretas apapun, dia membongkar keburukan teman-teman sekolah yang ia anggap munafik, tapi harga apa yang harus ia bayar?
Komiknya sudah dimuat di webtoons sampai tamat! \(^ヮ^)/ Dan karena sangat suka, ingin mendukung komikusnya dengan membeli versi cetaknya (๑˃ᴗ˂)ﻭ Ini ulasan untuk volume 1!
Gambar: 4.5☆ .... Untuk pembaca manga, mungkin akan terkejut melihat tipe gambarnya yang lebih beraura 'barat' (✧ω✧) Tampil full-color, dengan garis tepi yang agak tebal. Sudut pandang gambar dan pengaturan balon dialog pun enak dibacanya. Salah satu kelemahan webtoon yang diangkat ke cetak adalah pembagian panel yang terlalu banyak menyisakan ruang kosong. Seneng banget pas di Code Helix ini kekhawatiran itu ngga terjadi (≧▽≦)
Sedikit contoh:
Cerita: 4.5☆ .... Jujur, mau diakui atau ngga, ghibah kadang menjadi kegiatan yang otomatis dilakukan bila kumpul-kumpul bareng teman, apalagi kalo ada skandal yang lagi rame-ramenya. Dengan MC hacker anti-hero dan kekuatan ghibah masyarakat, kebenaran ditegakkan dan 'pembalasan dendam' dilaksanakan! (ノ´ヮ`)ノ*: ・゚ Wkwkk, seru banget dah~
Ini baru awal-awalnya, baru mulai seru-serunya~ Mudah-mudahan lanjutannya bisa diterbitkan juga versi cetaknya sampai tamat (b ᵔ▽ᵔ)b
Sebenarnya, sudah setahunan buku ini beredar (terbit perdana pada April 2020) dan beberapa kali pun kerap aku lihat di beberapa toko buku online atau di rak toko buku offline. Desakan untuk membacanya muncul setelah beberapa waktu lalu rilis "Code Helix" volume 2 dengan sampul bernuansa oranye. Mantaplah aku untuk membeli yang volume 1 ini.
Ceritanya berkisar di sebuah SMA dan murid-muridnya. Pemeran utama bernama Rendra yang jago nge-hack dan menguak fakta-fakta mengejutkan dari murid-murid yang di depan terlihat baik tapi ternyata ada hal-hal yang disembunyikan. (Well, ini terdengar klise karena kita semua punya rahasia masing-masing kan?) Volume 1 ini menceritakan khusus pada sebuah kasus yang membuat gempar seisi sekolah.
Sepertinya, cerita akan lebih menjanjikan lagi karena terdapat diskursus yang patut disimak pembaca. Ada dua pendapat perihal peretasan yang disajikan dalam cerita ini: (1) meretas merupakan tindakan tepat untuk membeberkan fakta sebenarnya, dan (2) meretas merupakan tindakan bodoh yang mengganggu privasi.
Menarik, bukan? Ditambah lagi grafisnya yang khas dan memanjakan mata. Terus, sisi anak-muda-kekiniannya juga kental banget; ada seorang murid yang nge-fan sama boyband Korea, ada yang punya akun YouTube dengan konten gosip-gosip panas di sekolah.
Overall, worth-to-buy sih komik fisiknya!
Nah, setelah aku cek, ternyata "Code Helix" ada di LINE Webtoon. Silakan cicip ceritanya dulu biar nggak ragu sebelum miliki versi fisiknya!
DUDE i love this comic so much. even if rendra >:( !!!! literally just stop while you're ahead!!! also i did not expect a goodreads for this bc it doesn't seem that big but i am real glad bc i gotta tell someone abt this comic. (can't believe you can get this somewhere on real paper! that's pretty cool)
Aku memang suka cerita dengan POV protagonis yang berbuat salah tapi merasa yakin sedang membela kebenaran. Lantas si protagonis ini kucing-kucingan sama pihak yang bertekad mengusut dan menangkapnya, dengan berlagak membantu pengusutan pula.
Dapatlah vibe ala-ala serial Death Note atau Dexter versi tone down-nya, dengan setting kehidupan sekolah biasa.
What makes a good villain? - He’s convinced he’s the good guy - He has many likeable qualities - You (the reader) like when he’s on stage - He’s clever and accomplished enough that people must lend him begrudging respect - He can’t be a fool - He has many of the same characteristics of the hero, but they’re misdirected - He should occasionally be kind, and not just for show - He can be merciless, even to the innocent - He’s persuasive - He’ll stop at nothing to get what he wants - He’s proud
Ceritanya segar dengan setting anak muda usia SMA, dibalut identitas misterius sang Helix yang konon jago hacking. Belum terlihat skillnya seperti apa, karena di buku pertama ini masih memakai metode phising yang cukup simpel. Yang membuat menarik adalah kisah ini terasa relevan di era penggunaan media sosial yang semakin meningkat di kalangan anak muda, serta serba-serbi dunia gelap di belakangnya.
Secara pribadi, saya merasa agak terganggu dengan penggunaan kata-kata kasar, meskipun sebagian disensor. Semoga tidak dicontoh oleh anak-anak yang membaca.
So, sebagai pembaca gw salut nih sama si Nikki yang bisa bikin cerita bagus lagi setelah Komik Flick Royale,
Buat Ilustrator, Bryan.. okee mantap gaya gambarnya agak beda sama komik indo umumnya yang kita temuin yang lebih ke jepang2 an, nih nuansanya kartun ke barat2 an.
Orang yang belom tahu pasti agak meredup ketika nonton harga, padahal nih komik warna lho. Beli yuk
■ Video Review Komik ini bisa sobat lihat di Channel Books Boyz
Demi apa ceritanya bagus banget! Padahal dikemas dengan santai dan sangat dekat dengan kondisi murid2 SMA pada umumnya, tapi tema yang diangkat cukuplah berat. Salut untuk penulisnya. Untuk gambar juga sangat unik, gak terlalu banyak detail tapi suka penggambaran tiap karakter yg punya ciri khas masing2, jadi gampang ngapalinnya. Sangat recommended!