Tahukah Anda? Jika suhu tubuh turun 10 Celsius, daya tahan tubuh turun 30%. Sebaliknya, jika suhu tubuh naik 10 Celsius, daya tahan tubuh naik 500–600%.
Tahukah Anda berapa derajat Celsius suhu normal tubuh Anda? Mengetahui suhu tubuh normal diri sendiri sangat penting artinya dalam mengelola kesehatan.
Belakangan ini semakin banyak orang yang suhu tubuh normalnya di bawah 360 Celsius (hipotermia), padahal hipotermia merupakan kondisi sangat berbahaya yang jika dibiarkan akan mengundang berbagai macam penyakit seperti diabetes, osteoporosis, kanker, Parkinson, demensia (kepikunan), dan berbagai penyakit lainnya.
Lalu bagaimana caranya agar kita tetap sehat? Kuncinya adalah menaikkan suhu tubuh! Ternyata, hanya dengan menaikkan suhu tubuh sebanyak 10 Celsius, daya tahan tubuh akan meningkat 5–6 kali lipat!
Hal-hal penting yang perlu Anda ketahui dalam buku ini: 1. Makanlah banyak sayuran berwarna. 2. Setiap orang memproduksi 5.000 sel kanker setiap harinya. 3. Bau badan pada orang tua memburuk dengan rendahnya suhu tubuh. 4. Tomat, labu, dan kentang sangat baik untuk kestabilan kejiwaan. 5. Sakit punggung banyak terjadi pada wanita karena kebiasaan memakai high-heels. 6. Seseorang yang memiliki lebih dari 80 tahi lalat memiliki risiko terkena kanker lebih tinggi. 7. Pernapasan abdominal yang terbaik adalah pernapasan melalui hidung. 8. Ubah gaya hidup Anda menjadi lebih sehat sebelum usia 65. 9. Kebiasaan lama orang Jepang menggosok kulit dengan handuk kering sangatlah bermanfaat.
Saat keadaan seperti ini berbicara soal suhu tubuh menjadi pembahasan yang menarik. Bagaimana demam atau suhu tubuh yang tinggi kerap kali menjadi indikasi bahwa kita sedang sakit. Suhu tubuh 37°C saja sudah dianggap demam oleh kebanyakan orang. Namun, faktanya ternyata suhu tubuh normal manusia yang sehat adalah berkisar di antara 36,5-37,1°C. Salah persepsi yang kerap terjadi membuat kebanyakan dari kita menganggap suhu tubuh yang normal sebagai demam. Padahal suhu tubuh yang tinggi ternyata baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Sebaliknya jika suhu tubuh rendah daya tahan tubuh akan turun. Saat kita demam pun sebenarnya metabolisme tubuh kita sedang berusaha melawan virus atau bakteri yang ada dalam tubuh. Maka tak heran jika demam naik merupakan pertanda sel darah putih sedang berusaha menormalkan suhu tubuh agar kembali sehat. Pentingnya informasi soal suhu tubuh ini akan diuraikan dengan jelas dan sederhana lewat buku ini. Masashi Saito merangkum soal suhu tubuh dengan sangat baik, ringkas, dan mudah untuk dicerna.
Buku kesehatan yang ditulis oleh dokter dari Jepang ini terbagi menjadi empat bab; Meningkatkan Suhu Tubuh, Menyembuhkan Penyakit (Bab 1), Inilah "Metode Sehat dengan Meningkatkan Suhu Tubuh" (Bab 2), Stres Menyebabkan Suhu Tubuh Rendah (Bab 3), dan Kebiasaan Sehari-hari yang Ideal untuk Mencegah Suhu Tubuh Rendah (Bab 4). Setiap bab memiliki penjelasan dan uraian yang lengkap, jelas, ringkas, dan padat. Saito memiliki kemampuan menulis yang pandai dalam mengajak pembaca untuk terus duduk menyimak penuturannya tentang suhu tubuh. Sebagai pembaca saya mendapatkan ilmu baru yang sangat berguna dalam buku ini. Apalagi di tengah masalah pandemi virus seperti saat ini rasanya sangat menguntungkan jika bisa menambah ilmu baru tentang kesehatan yang akan sangat amat berguna. Apalagi mungkin masih jarang ada yang berminat untuk mencari tahu tentang suhu tubuh. Melalui buku ini saya jamin semua orang dapat menikmati dan memahami setiap penjelasannya.
Saat tubuh mengalami demam kita seringkali keliru untuk menurunkan suhu tubuh yang tinggi tersebut menggunakan obat penurun demam. Faktanya jika suhu tubuh kita turun 1°C saja, maka metabolisme tubuh turun 30%. Namun yang mengejutkan adalah jika suhu tubuh kita naik 1°C saja, maka metabolisme tubuh naik 500-600%. Suhu tubuh yang tinggi menandakan tubuh sedang berusaha melawan virus atau bakteri. Kondisi ini terbilang normal bagi mekanisme tubuh itu sendiri. Hanya saja seringnya kebanyakan orang merasa jika suhu tubuh naik akibat demam harus segera diturunkan. Padahal jika suhu tubuh turun, penyakit yang ada dalam tubuh kita akan sulit untuk disembuhkan. Penggunaan obat penurun demam pun menurut ilmu kedokteran dianggap keliru dan tidak perlu jika suhu tubuh masih dibatas normal. Penggunaan obat penurun demam hanya memperparah kondisi daya tahan tubuh dalam melawan virus dan bakteri. Bagi saya sendiri ini merupakan ilmu yang baru, karena selama ini jika tubuh saya demam pasti langsung mengonsumsi obat penurun demam.
Banyak cara agar dapat meningkatkan suhu tubuh. Menjaga dan meningkatkan suhu tubuh tetap tinggi akan menyehatkan tubuh kita. Berolahraga merupakan salah satu cara yang penulis sarankan untuk menjaga dan meningkatkan suhu tubuh. Perpaduan antara olahraga aerobik dan anaerobik adalah kunci dalam menjaga dan meningkatkan suhu tubuh agar tetap tinggi. Intinya dengan meningkatkan kuantitas otot maka suhu tubuh akan meningkat. Selain itu meningkatkan suhu tubuh dengan cara berendam dalam air panas sebelum tidur juga merupakan cara yang efektif. Suhu tubuh yang tinggi membuat metabolisme tubuh naik sehingga tubuh tidak mudah terkena penyakit. Orang yang banyak tidur dan malas bergerak biasanya memiliki suhu tubuh yang rendah. Suhu tubuh yang rendah menyebabkan metabolisme tubuh turun dan penyakit mudah masuk ke dalam tubuh. Maka dari itu sangat penting sekali bagi kita untuk tetap menjaga dan meningkatkan suhu tubuh.
Secara keseluruhan Mukjizat Suhu Tubuh memberikan informasi yang presisi tentang peran suhu tubuh yang kerap kali luput dari perhatian kita. Banyak sekali ilmu yang meluruskan pandangan saya yang keliru soal suhu tubuh. Contohnya seperti mengonsumsi obat penurun demam saat suhu tubuh naik merupakan langkah yang kurang tepat. Saat kita demam sesungguhnya tubuh sedang berusaha melawan virus dan bakteri sumber penyakit. Kondisi tersebut terbilang normal agar tubuh bisa kembali sehat. Selain itu ternyata suhu tubuh yang rendah merupakan indikasi dari tubuh yang kurang sehat. Gaya bertutur penulis sangat ringan dan terasa dekat. Penjelasan tentang suhu tubuh lewat bahasa medis pun bisa disampaikan dengan sederhana. Siapa pun akan dapat menikmati dan memahami isi buku ini. Semua penjelasan yang diberikan terbilang lengkap. Mulai dari penjelasan tentang pentingnya menjaga suhu tubuh tetap tinggi hingga berbagai kesalahan yang selama ini sering kali kita lakukan mengenai suhu tubuh. Hanya dengan menjaga suhu tubuh tetap tinggi metabolisme akan meningkat dan tubuh pun menjadi sehat. Buku kesehatan yang tak membosankan, namun mengesankan.
“Tahukah Anda? Jika suhu tubuh turun 1˚C, daya tahan tubuh turun 30%, dan sebaliknya , jika suhu tubuh naik 1˚C, daya tahan tubuh naik 500-600%.”
Hal sepele seperti suhu tubuh mungkin masih luput dari perhatian dewasa ini. Pada buku yang ditulis langsung oleh seorang dokter dari Jepang Masashi Saitō ini dijelaskan ternyata suhu tubuh punya pengaruh yang besar terhadap sistem ketahanan tubuh terhadap suatu penyakit atau virus. Terdapat dampak positif dan negatif saat suhu tubuh naik dan saat suhu tubuh turun. Serta dijelaskan pula cara untuk menjaga suhu tubuh tetap naik yaitu dengan mandi air hangat, olahraga jogging, minum air hangat sebelum tidur, bangun jam 5 pagi dan lain sebagainya. Baca buku ini seperti mengulik kembali pelajaran biologi sel yang aku pelajari saat di kampus dulu, namun dengan bahasa yang mudah untuk dipahami dan mengaitkan segalanya dengan kehidupan sehari-hari.
Semoga kedepannya aku bisa nerapin tips-tips menaikkan suhu tubuh ini agar supaya tubuh jadi lebih sehat dan ngga cepat mengalami penuaan dini. 😁
Buku ini terdiri dari 4 bab dan membahas tentang peranan suhu tubuh dengan kualitas kesehatan. Bagaimana metode & kebiasaan sehari-hari bisa didapat untuk menjaga suhu tubuh termasuk apa yang menyebabkan suhu tubuh kita menurun.
Yang membuat buku ini menarik dibaca adalah bagaimana suhu tubuh mempengaruhi kualitas kesehatan kita secara menyeluruh. Penulis memakai bahasa lugas dengan penjelasan yang mudah dimengerti.
Buat yang awam tentang buku kesehatan, buku ini ringan untuk dibaca dan memberikan pengetahuan baru seputar kesehatan, dimana kita bisa mempraktekkan saran yang disampaikan di buku dalam kehidupan kita sehari-hari.
"Manusia asalnya menjalani kehidupan sehari-hari yang teratur sesuai irama pergerakan matahari, menggerakkan badan saat matahari naik, dan berbaring guna mengistirahatkan tubuh saat matahari tenggelam."
"Dibanding masa lampau, jumlah aktivitas fisik manusia jelas sangat berkurang. Semakin banyaknya orang bersuhu tubuh rendah, selain karena manusia jadi tidak mampu menanggulangi stres, juga akibat turunnya jumlah dan kualitas otot-otot tubuh."
"Menaikkan suhu tubuh itu menyehatkan. Yang pada gilirannya membawa kebahagiaan."
This good book of health practical science from medical expert perspective. The information valuable to daily life, longevity life style, anti aging and youthfulness knowledge.
Dahulu manusia beraktivitas mengikuti irama alam, bekerja saat matahari mulai naik dan beristirahat saat matahari tenggelam. Namun gaya hidup orang modern tidak lagi seperti ini. Manusia modern kurang berolah raga dan melatih otot-ototnya sehingga suhu tubuhnya tidak normal padahal dengan menaikkan suhu tubuh maka daya tahan tubuh juga naik sehingga tubuh tidak mudah terserang penyakit.