Jump to ratings and reviews
Rate this book

Misteri Terakhir #3

Misteri Terakhir: Buku Ketiga

Rate this book
Tiga tahun yang lalu, Adwin Saran masuk dalam hidup Viliandra, dan semua mimpi indahnya tentang rumah tangga yang romantis hancur berantakan. Lebih celaka lagi ayahnya lebih memihak suaminya ketimbang dirinya. Lalu Adwin Saran mati terbunuh di kamar 408 Hotel Mirah Delima dengan bekas lipstik di pipi.

Siapa yang membunuhnya?

Apakah sang istri, orang terakhir yang diketahui masuk ke kamar 408? Suami perempuan yang dikencaninya? Sahabatnya yang menikah dengan bekas pacarnya? Bos kelab malam Velvet yang dipermalukannya? Atau… rekan-rekan kerja yang tidak menyukainya? Dan di manakah perempuan yang dikencaninya ketika pembunuhan itu terjadi?

Kasus ini belum terungkap, tiba-tiba Citra Suhendar ditemukan terkapar dengan luka tusuk di punggungnya.

Apakah ada hubungannya antara kedua peristiwa itu?

Ini adalah catatan terakhir prestasi pasangan dwi-penegak hukum yang telah mendedikasikan hidup mereka bagi keadilan dan kebenaran. Misteri Terakhir adalah buku terbaru S. Mara Gd, penulis novel detektif krimi dan drama sejak 1984. Kisah ini merupakan penutup rangkaian misteri yang diusut Kapten Polisi Kosasih & Gozali

424 pages, Paperback

First published April 6, 2020

2 people are currently reading
99 people want to read

About the author

S. Mara Gd

73 books141 followers
Berawal dari menerjemahkan novel-novel Agatha Christie, S. Mara Gd mulai menulis novel pertamanya, Misteri Dian yang Padam pada tahun 1984 (diterbitkan tahun 1985). Tokoh yang diciptakannya adalah seorang kapten polisi bernama Kosasih dan sahabatnya yang punya latar belakang hitam, Gozali. Sejak itu novel-novel tentang petualangan dua serangkai, Kosasih dan Gozali, dalam melacak para kriminal mengalir terus. S. Mara Gd memadukan logika dan humor dalam bahasa sehari-hari yang menarik, di sana-sini diwarnai oleh dialog Suroboyo-an. Lokasi ceritanya umumnya mengambil tempat di Surabaya dan sekitarnya.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
41 (32%)
4 stars
64 (51%)
3 stars
15 (12%)
2 stars
5 (4%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 30 of 41 reviews
Profile Image for Vanda Kemala.
233 reviews68 followers
April 25, 2020
Pengen standing applause dulu, buat buku dan penulisnya.

Entah cerita ini sudah ada draftnya sejak lama atau memang sengaja karena memang mempertahankan karakter Kosasih-Gozali yang ada di tahun 90-an, penulis seakan mempertahankan kalau dia adalah penulis misteri tahun itu. Setting waktu yang dipilih tahun 1997, yang kalau misal bukan orang yang sempat merasakan hidup di tahun segitu, cerita ini akan dianggap ribet. Bahkan mungkin gemas.

Janjian sama orang lewat telepon. Batalin janji nggak bisa langsung kirim SMS atau aplikasi daring. Semua serba manual, tapi ini dipertahankan, jadi bikin imajinasi tetap hidup.

Tetap dengan setting tempat di kota Surabaya, yang bagiku, itu amat sangat bikin imajinasi lebih lancar karena nggak asing sama daerahnya. Masih juga dengan ciri khas yang menjabarkan semua nama tokoh di halaman depan, sebelum cerita dimulai. Segi penyelidikan sampai dengan penuntasan cukup menegangkan. Cukup banyak kejadian yang bikin deg-degan.

Cukup menghargai dan menghormati cara penulis yang juga memasukkan nilai-nilai ajaran agama yang dianut, yang rasanya belum semua orang kenal. Bagiku itu win-win solution buat penggemar yang pengen tahu cerita akhir Kosasih-Gozali dan impiannya yang lebih ingin mendalami ilmu agama.

Terima kasih sudah menuliskan banyak cerita Kosasih-Gozali dan membuat akhir kisah yang menakjubkan untuk berpamitan, Ibu S. Mara Gd.

Oh, sudah pasti...
Selamat pensiun juga, Kapten Kosasih. 💙
Profile Image for Primadonna.
Author 50 books374 followers
April 25, 2020
I KNEW IT!!! Aku bisa menebak siapa pelakunya! Walau ada banyak red herring, dari semula aku sudah curiga.

Di buku pertama sudah curiga. Trik kejahatan bisa ditebak, tapi aku bingung, motifnya apa ya.

Di buku kedua... ooh! Ya, ya, ya, aku paham motifnya.

Di buku ketiga... nah! Si XYZ makin mencurigakan. Dan ternyata dugaanku benar.

Aku senang dengan akhirnya, walau setelah baca, rasanya sedikit nelangsa. Seperti kata almh. ibuku dulu, tiap kelar baca buku bagus, rasanya kayak berpisah dengan kawan lama. Aku ingin tahu berapa anak yang Goz dan Des miliki? Seperti apakah mereka? Aku yakin mereka cerdas, baik hati, dan berbudi luhur (ortunya saja begitu). Ah, jadi berkhayal macam-macam. Sejak baca kisah Des-Goz puluhan tahun lalu, aku senang akhirnya mereka menikah juga. Aku senang hidup keluarga Kosasih tenteram meski selalu ada kesulitan. Aku senang Citra juga mendapatkan akhir yang baik. Terima kasih Mbak Joyce/Mara telah menciptakan duet Kos-Goz yang mengisi masa remajaku sampai sekarang aku punya anak-anak yang sudah remaja.
Profile Image for Meta Morfillah.
666 reviews23 followers
June 11, 2025
Judul: Misteri terakhir - buku ketiga
Penulis: S. Mara Gd
Penerbit: GPU
Dimensi: 424 hal, cetakan pertama April 2020, edisi digital ipusnas
ISBN: 97860200637136

Sidik jari yang ditemukan pada kotak roti beracun dalam upaya pembunuhan Citra Suhendar makin memperkuat pada 1 tersangka pembunuhan Adwin. Hanya saja, motif asli masih belum terungkap. Setelah mempelajari keluarga Wirawan, barulah motif itu terlihat dan hasil penyelidikan bisa dibeberkan dengan memanggil semua pihak terkait. Pembunuhnya berhasil ditemukan dengan mencocokkan sidik jari yang konsisten ada dalam kedua kasus. Sementara itu pencarian religi Bambang berakhir pada Kristen Advent yang mengagungkan Hari Sabat. Tak disangka, jalan hidupnya kelak mengubah takdir Teti juga. Begitu pula jalan hidup Citra. Bagaimanakah ini semua akan berakhir, bertepatan dengan perubahan besar di Indonesia tahun 1998?

WAH KECELE! Kukasih bintang 5 sebab aku terpedaya seperti Kosasih-Gozali juga. Sedari awal menebak pelaku yang sama dengan motif dendam dan keanehan kematian yang banyak terjadi di sekitarnya. Meski sempat berpikir suspectnya Rusmana, tapi cerdasnya dia berkelit dan sidik jari di kartu namanya itu memang bikin goyah. Novel ini khas dan real banget Indonesia. Tidak semudah itu menganalisis kasus, butuh waktu dan kejelian. Nilai-nilai luhur yang dianut keluarga Kosasih juga menjadi bumbu penting di buku ini. Cukup sedih dengan epilog yang menerangkan bahwa ini adalah karya terakhir penulis setelah memulai debut Kosasih-Gozali tahun 1984.

Cocok untuk penggemar misteri, detektif, pembunuhan dan duet polisi Kosasih-Gozali.

Saya apresiasi 5 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#1hari1tulisan #bookstagram #resensibuku #reviewbuku #bacabuku #misteriterakhir #bukuketiga #smaragd #metamorfillah #fiksi #detektif #kosasih #gozali
Profile Image for Rossy Sintya Marthasari.
1 review
Read
October 28, 2020
Saya sangat menyukai buku-buku S. Mara Gd, sejak lebih dari 20 tahun lalu, saya adalah pembaca setianya. Saya menyukai alur, tutur kata serta pelajaran yang disisipkan oleh penulis. Tentunya ada satu dua buku yang lebih saya favoritkan tapi pada dasarnya, saya yakin saya telah membaca seluruh serinya mulai dari yang pertama sampai Misteri terakhir ini.
Saya pun termasuk orang yang penasaran tentang kisah cinta Gozali dan Dessy, saya membaca kisah jatuh cinta Dessy pada Gozali di Misteri Pembunuhan di kakek bodo kemudian Deasy hilang ingatan dan kemudian mendapat kembali ingatannya setelah melewati jalan berliku termasuk berpacaran dengan dr Sam Syaiful. Semakin baru, semakin jelas titik terang hubungan Dessy dan Gozali dan memang saya menduga mereka akan menikah juga nantinya.
Namun di misteri terakhir ini, saya melihat ada sedikit kejanggalan terkait kronologi waktu, di buku Misteri kunci yang hilang, Dessy mulai menyadari ia tidak mencintai Sam dan bermaksud mendekatkan Sam dengan Teti, di Misteri Perkawinan maut, Dessy dan Gozali mulai menemukan lagi satu sama lain, mereka tampak semakin dekat juga di buku-buku selanjutnya Misteri matinya seorang model, misteri matinya perempuan simpanan dan misteri Melody yang terinterupsi.
Perlu diperhatikan di sini, asumsi saya bahwa ketiga buku di atas adalah buku dengan setting tahun 2000 an, di Misteri perkawinan maut misalnya ada HP di sana, disebutkan salah satu tokohnya membawa HP.
Kemudian di Misteri terakhir ini setting tahun jadi 1997, dimana disebutkan ada peristiwa wafatnya Lady Diana Spencer kemudian Presiden Soeharto dan Wapres Try Sutrisno. Ini menimbulkan pertanyaan di hati saya, bagaimana mungkin Dessy dan Gozali yang masih saling menemukan jati diri mereka di buku misteri perkawinan maut, misteri matinya seorang model, misteri Melody yg terinterupsi yang jelas settingnya di tahun 2000an, lalu kemudian menikah di novel yg setting tahunnya 1997.
Atau barangkali asumsi saya yang tidak tepat?
Tapi apapun itu S. Mara Gd telah menulis kisah ini selama 35 tahun, kisah ini senantiasa menginspirasi saya dan mengisi masa remaja saya dengan petuah-petuah dan pemikiran positif.
Sampai hari ini koleksi buku saya masih ada di lemari dan saya percaya kisah ini tidak akan lekang oleh waktu, pelajaran baiknya akan saya ceritakan pada anak-anak saya syukur-syukur jika mereka mau membacanya juga.
Terimakasih S. Mara Gd
Profile Image for Amaya.
745 reviews57 followers
November 28, 2022
Actual rating 3.5

Legaaa banget bisa namatin series ini. Aku pribadi bakal kasih 3 bintang karena di beberapa hal terasa aneh aja, entahlah, mungkin memang prosedur penyelidikan dulu begitu atau gimana. Yang pasti nggak klik di aku. Secara objektif, buku ini patut diberi bintang 4. Plot twist-nya rada maksa, tapi eksekusinya bagus. Aku suka penjelasan latar belakang atau kepribadian secara singkat beberapa side character-nya. Jadi nggak asal bilang karakter A ini suka banget marah2 nggak jelas, ada sebab kenapa dia jadi pemarah. Walaupun ini yang bikin alurnya lambat, ya.

Karena latarnya tahun 1997, nggak banyak hal familier. Terus misterinya sendiri memang sederhana. Motif pelaku juga sebetulnya gampang ditebak. Dari awal tebakanku bener, tapi sempet belok karena Gozali nyebut satu nama yang bikin aku mikir, "oh iya juga, ya" dan akhirnya dugaan awalku benar.

Buku ini tuh isinya bukan cuma misteri. Sebenarnya ketiga buku di seri Misteri Terakhir selalu membahas soal keluarga. Entah keluarga utuh, single parent, dll. Banyak insight juga mengenai agama, terutama Advent (yang tentu banyak aku skip :D), dan banyak hal lagi. Singkatnya, ini semacam drama keluarga plus kasus kriminal yang kompleks.

Yang aku kurang suka, budaya patriarki di sini masih kental banget. Ugh, harusnya nggak boleh benci sama orang yang udah meninggal, tapi aku emang nggak suka sama Adwin Saran. Manipulatif, plus licik. Kasihan Viliandra :( terus emaknya juga sama aja, ngeyel. Idk, kenapa orang2 tua di sini tuh ngeyelan banget. Ada lagi bagian pas Kosasih nggak bisa membedakan antara penyelidikan dengan perasaan pribadinya. Kenapa harus judge orang yang diinterogasi, sih. Hadehhh. Terus daftar yang pengin aku hih itu Nyonya Kosasih. Iya paham, orang tua pasti pengin punya menantu yang mapan, kerjaannya bagus, plus ganteng, tapi masa iya tega banget euy ngorbanin anaknya biar bisa bantu saudara katanya? Ngangkat sosio-ekonomi katanya? Dahlah, ketawain aja.

Kayaknya banyak yang mau aku omongin, tapi kayaknya cukup itu aja, sebelum ulasan ini jadi semacam ocehan pribadi yang makin ke sana dan ke sini. Yang suka buku kriminal-drama dengan latar tahun 1997, boleh dicoba baca ini.
Profile Image for Bunga ✿.
185 reviews10 followers
January 5, 2022
Sebuah cerita yang tepat untuk menutup kisah duo Kosasih-Gozali. Di sini, bukan hanya ada kasus pembunuhan yang harus mereka kuak, juga ada side story menarik tentang keluarga Kosasih yang selama ini sempat disinggung sedikit detailnya di tiap judul buku serial ini.

Mengetahui bagaimana akhir bahagia dari tokoh-tokoh yang selama hampir 10 tahun belakangan sering saya baca kisahnya ini terasa seperti berjumpa kembali dengan kawan lama, dan mengetahui bahwa keadaan mereka baik-baik saja dan telah mendapatkan kebahagiaan yang selama ini mereka cari. Terutama Dessy dan Gozali yang akhirnya bersatu dalam ikatan pernikahan dan Bu Citra yang juga mendapatkan hasil dari bibit kebaikan yang selama ini ia tabur dengan ikhlas.

Kasus pembunuhan di sini cukup pelik dan terkait satu sama lain. Pembunuhnya sangat cerdik sehingga saya seringkali terkecoh dan salah menebak siapa pelakunya. Penulis lihai menggambarkan latar tempat membuat saya mudah untuk membayangkannya meskipun belum pernah mendatangi Surabaya hingga detik ini.

Saya harus mengakui bahwa saya cukup terharu ketika membaca kata pengantar dan epilog yang dituliskan oleh pengarang. Terima kasih kepada pengarang yang menulis serial Kosasih-Gozali dan selama ini telah membuat kisah-kisah mereka menjadi hidup. Untuk Kapten Polisi Kosasih, selamat menikmati masa pensiun! :)
Profile Image for Anhie Greenish.
393 reviews4 followers
December 16, 2021
Takut sama Tuhan kalau nggak takut sama polisi juga bahaya, karena Tuhan kan di surga. Buktinya, banyak orang yang ngaku beragama, takut sama Tuhan, tapi tetap berbuat jahat juga


Akhirnya selesai juga kasus pembunuhan Adwin Saran dan perampokan Citra yang memang ternyata memiliki keterkaitan. Saya cukup puas dengan penyelesaian kasus ini, dan applause buat kegigihan duo Kosasih dan terutama buat Gozali atas insting yang sangat tajam yang selayaknya dimiliki polisi sejati. Jut wished we have many policeman like that in real life, though :(

Penulis cukup lihai memberikan red herring sehingga setiap karakter terkesan mencurigakan, dan hingga akhirnya ketika pelaku terungkap, saya pun cukup kaget walau sebenarnya keanehan sikap pelaku sudah terlihat jelas. Cara Kosasih Gozali mengumpulkan semua pihak yang terlibat pun sebenarnya cukup unik dan menarik. Dan akhirnya, kasus ini pun ditutup dengan ending yang hangat dan cukup mengharukan, terutama buat istri Adwin Saran dan Citra.

Selain pengungkapan kasus pembunuhan tersebut, buku ketiga inipun mengangkat drama pernikahan Teti dan bagaimana pentingnya peran Bambang yang di buku pertama dan kedua hanya sekali-sekali dibahas. Di buku ini, kembali penulis mengangkat soal kepercayaan Advent yang membuatku sedikit bingung walau tetap saja menarik. Walaupun saya masih tetap tidak nyaman dengan perbedaan usia karakter-karakter yang dipasangkan dalam pernikahan di cerita ini, saya harus mengakui, kisah romansa mereka sangat sweet.

Dan karena ini adalah buku terakhir sang penulis, saya sangat tergugah dengan kata-kata perpisahan yang diberikan di akhir buku ini. Terima kasih buat penulis yang sudah membuat kisah misteri ini. Sebagai pertama kali membaca Kosasih-Gozali, setelah ini saya akan membaca kisah mereka dari awal.
Profile Image for Repeatasari.
65 reviews3 followers
August 9, 2025
Baca buku ketiga ngebut banget dibanding buku kedua. Saking penasaran dengan siapa pelaku pembunuhan Adwin Saran. Di sini Kosasih & Gozali sudah menemukan banyak bukti-bukti. Mereka sudah siap mengungkap pelaku.

Bukti-bukti yang ada pun mengarah pada nama tertentu. Bukan cuma Kosasih & Gozali yang tergocek, aku pun kena juga. Setelah tahu siapa dalang sebenarnya dan kembali meruntut sikapnya, memang sudah mencurigakan sih.

Setelah menamatkan buku kedua & ketiga secara bersamaan, aku ngerasa cara penceritaan penulis agak mirip dengan Keigo Higashino & Agatha Christie. Yang bikin aku ngerasa nggak asing dengan penceritaan S. Mara Gd adalah narasi yang detail. Bedanya, di sini mengandalkan percakapan yang intens. Nah, jadi dari percakapan Kosasih & Gozali dengan semua tokoh, kita diajak mencari tahu gimana karakternya.

Fakta-fakta disebar seperti puzzle dan kemudian diungkap di akhirnya. Ada kisah di luar penyelidikan yang terselip; perjalanan spiritual Bambang, hubungan percintaan Teti & Sam, dll.

Ada kalimat Citra Suhendar yang relate dengan kehidupan;

"Kita selalu dibayangi rasa takut kehilangan sesuatu. Padahal menghadapi kehilangan itu adalah proses hidup yang tidak bisa kkta elakkan."

"Kepemilikan kita kepada apa pun itu tidak pernah mutlak. Kepemilikan itu ada tanggal kadaluwarsanya. Kalau sudah tiba expiry datenya, ya berakhirlan kepemilikan kita pada barang itu, atau orang itu, atau kondisi itu. Mau tidak mau kita harus kehilangan, nggak bisa ditawar, harus move on."

Oh, ya! Sikap Kapten Kosasih yang memberikan kebebasan anaknya untuk mengambil keputusan sendiri dalam hidupnya, tanpa memaksakan keinginan beliau, itu patut diacungi jempol! Beliau termasuk orangtua yang demokratis. Dan juga betapa baik hati & penuh cinta kasih, Citra Suhendar.
Profile Image for sharkieread.
35 reviews1 follower
July 19, 2024
"Mereka yang bisa mengikuti perubahan akan survive. Hidup itu dinamis. Yang mau tetap bertahan hidup harus dinamis, harus berubah mengikuti keadaan"

Menghabiskan cuti dengan kelarin buku ketiga alias buku terakhir dari Misteri Terakhir. Sebenernya udah mulai ketebak dari pertengahan buku kedua. Semua asumsi ku hampir benar. Meski begitu, ceritanya masih sangat bisa dinikmati dan agak bikin deg-degan dan penasaran penyelesaiannya gimana. Sakit hati seseorang bisa melahirkan seorang penjahat. Tetep keren sih! Ini jadi jalan pembuka untuk aku kepoin buku-buku Ibu S. Mara Gd, dan ternyata seri Kosasih dan Gozali ini cukup banyak untuk ku kuliti. Gak sabar!

!!!!Spoiler Alert!!!!!
Pak Wirawan, you deserve all the best thing in the world. Baca epilog hati ku hangat sekali. Akhirnya Pak Wirawan gak harus merasa kesepian lagi setelah sekian lama jadi "void" di keluarga sendiri. Tokoh paling membekas di hatiku adalah Pak Wirawan ini. Bener-bener akhir yang bagus untuk semua tokohnya ya kecuali untuk si penjahat.

Sepertinya ini akan jadi salah satu kandidat bacaan terbaik ku tahun ini.
Profile Image for Cep Subhan KM.
343 reviews26 followers
May 31, 2020
The story and the plot is very interesting related to its position as the closing book of the series. Well, i have assume that the culprit is "he" but it is an assumption which will be said by everyone after reading a detective story. I feel a little melancholy with "the last speech" from the author in the first page of the book: she is one of my favorite author. The book also contains an epilogue for closing the story of Kosasih-Gozali series, fortunately it is a happy ending (well, i always like Dessy). The only reason why i do not give four stars like the first and the second book is too much description about Advent's tenets. Well, i do not know the reason but for me its too great portion distracts the unity of the story, it is actually possible to reduce its description into a more friendly portion.
Profile Image for Sylvia Prastika.
55 reviews1 follower
July 11, 2024
Actually rating 3,9

Buku ketiga ini membahas penyelesaian kasus yang ditangani oleh Kapten Kosasih dan Gozali, standing applause for the plot twist in the end. Terjawab sudah semua misteri dalam kisah novel ini. Walaupun udah nebak siapa pelakunya karena cukup mencurigakan dari buku kesatu tapi tetap kaget begitu tau plot twist nya.

Meskipun aku pembaca baru dari serial Kosasih dan Gozali tapi aku bisa merasakan kalau kisah ini memang penutup kisah serial Kosasih dan Gozali yang manis. Selamat pensiun, Kapten!

Overall, the story and plot are interesting and I really enjoyed reading this serial. Jadi tertarik buat baca semua novel serial Kosasih dan Gozali, penasaran sama awal mereka ketemu dan bekerja sama.

–Tidak ada yang tahu apa pengaruh perbuatan kita hari ini di masa depan, tetapi apa yang kita tanam itulah yang kita tuai.
Profile Image for Alvania Kartika.
44 reviews6 followers
November 6, 2021
Ahhhh.. bagus tapi kurang puas. Menurut saya ada bagian yang bisa dipoles lagi menjadi lebih menarik. Tapi so far so good! Bagi yang suka baca Agatha Christie, mungkin suka, atau sebaliknya, akan mencium aroma Poirot disini.

(Spoiler)
Sungguh, saya tidak tertarik membaca tentang Bambang, Teti, Yohanes Wijaya dan anaknya. Jadi saya selalu skip ketika saya sampai di halaman tertentu dan melihat nama mereka. Menurut saya akan lebih menarik jika mereka ada keterkaitannya dengan cerita pembunuhan Adwin Saran.
Si Rusmana juga digambarkan "tiba-tiba tubuhnya lunglai jatuh tak sadarkan diri" setelah dikonfrontasi Kosasih. Hal ini lucu mengingat dia sudah melakukan kejahatan. Respon itu tidak selaras dengan tindakannya.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Merz87.
144 reviews
April 13, 2022
Saya mengenal novel S. Mara Gd sejak tahun 2005..Ketika saya melakukan perjalanan liburan sekolah ke kota kelahiran saya, Surabaya..Di sana saya menemukan novel sewaan misteri lokal..Penasaran donk ada karya anak bangsa yang cukup menegangkan..Akhirnya menjadi fans berat S. Mara Gd..

Baru x ini membaca buku S. Mara Gd sampe 3 seri..
Awalnya di buku pertama, semuanya masi abu2..Semua background para tokoh disinggung 1 per 1..Masi tahap pengenalan
Di buku kedua, lebih fokus tentang tokoh Bambang..
Di buku ketiga, kita masi dibuat bertanya2, siapa pelaku yang begitu pintar menyembunyikan sosoknya..Semua prasangka dibelokkan dengan mudah oleh alibi..Pelakunya sungguh tidak terduga 🤗

Buku ini sekaligus ending dari semua petualangan Kapten Kosasih dan rekannya Gozali..
Profile Image for Truly.
2,763 reviews12 followers
July 2, 2020
Saya merasa lega karena akhirnya Gozali dan Dessy menemukan kebahagiaannya. Sempat ada rasa khawatir juga mengingat beberapa tokoh mengalami kegagalan dalam urusan cinta. Belum lagi komentar miring yang dilontarkan mengenai perilaku tokoh yang bercinta dalam kisah ini.

Bagian Epilog diawali dengan paragraf yang menyentuh. Sungguh penutup kisah yang manis dan dipersiapkan dengan maksimal. Saya jadi melo membaca salam perpisahannya.

Semoga, dengan selesainya kisah ini tidak membuat penulis berhenti berkarya. Siapa tahu muncul tokoh baru dalam bentuk cerpen.

https://trulyrudiono.blogspot.com/202...
Profile Image for Desiyanti.
15 reviews2 followers
August 4, 2020
Ending yang keren buat sebuah serial yang panjang. Suka plot ceritanya, juga standing applause buat plot twist di akhir kasus.

Sebetulnya ingin kasih bintang 5, tapi jujur kurang paham kenapa harus ada bagian-bagian dakwahnya karena nggak esensial membangun cerita. Nggak ada efek sama plot juga, jadi nggak ngerti kenapa harus ada. Nggak bilang itu buruk sih, cuma nggak paham aja kenapa harus ada bagian-bagian itu. Panjang-panjang, pula.

Jadi diskon satu bintang. Tapi tetap suka dengan kisah ini. Bitter-sweet sebenernya, karena mengikuti dari zaman dahulu kala. It is not only an end to a book series, but also the end to an era.
Profile Image for a e l.
5 reviews
December 29, 2024
Ngga nyangka bisa nyelesaikan series ini.. sebenernya aku udah curiga dari awal sampe aku curhat ke temenku berhari-hari ehh beneran donggg dia pelakunya. Seneng banget Frank Wirawan akhirnya bahagia.. Teti juga dapet kebahagiannya sendiri.. Terimakasih penulis, karena dari tokoh Teti aku sadar meskipun titel udah oke, namun ketika hati belum 'klik' ya nda usah diteruskan. Tidak usah dipaksakan. Terimakasih banyak sudah memberi saya pelajaran juga bahwa jodoh tidak akan kemana-mana.. mungkin alur kehidupan saya mirip Teti(?) ahahaha tapi masih di fase yang bagian mencari tau isi hati mau nolak apa ndaa😂 Bu Citra juga berhak bahagia juga.. Bukunya bagusss bgtt😔🫶
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Putu Winda.
300 reviews2 followers
August 18, 2020
Sebagai buku penutup perjalanan hidup duo Kosasih dan Gozali, buku ini tak hanya bercerita tentang bagaimana mereka memecahkan sebuah kasus pembunuhan tetapi juga menjadi penutup kisah masing-masing anggota keluarga Kosasih.

Berlatar tahun 1997-1998 ketika krisis moneter melanda, ketika Bambang sudah bekerja di Bali dan Desi sudah mantap menikah dengan Gozali.

Tak melulu tentang kriminal, trilogy terakhir ini juga banyak bercerita tentang pencarian jati diri dan perenungan komitmen terhadap pasangan maupun calon pasangan.

Profile Image for Nancy.
127 reviews6 followers
September 20, 2020
Tidak disangka bakal secepat itu selesai
Pada saat baca buku 1 dan 2, saya mempunya sindrom males baca karena alur nya yg terlalu panjang...
Tapi tak tau knp pada saat baca buku ke 3 saya tiba2 bisa baca kebut semalam
Memang saya org nya terlalu simple ternyata😂😂
Untuk keseluruhan buku patut diacungi jempol sebagai buku terakhir❤❤
Moga2 buku ini bukan menjadi buku terakhir dr pengaranh S.Mara Gd tapi permulaan untuk kelanjutan kisah dari Pam Kosasih dan Pak Gozali sebagai Sherlock dan Watson 😆😆😆
Profile Image for Mela.
26 reviews2 followers
December 16, 2020
Wah saya baru tahu ada seri detektif versi lokal yang bagus juga. Sayang waktu seri detektif ini tenar, saya belum lahir. Semoga seri-seri awalnya bisa dicetak ulang. Saya penasaran gimana pertemuan pertama si Kosasih dan Gozali dulu.

Ceritanya bagus. Bikin inget dulu kalau mau apa-apa kudu janjian dulu lewat telepon rumah/wartel/telepon umum. Cuma terlalu banyak insight ttg Advent yang sebenernya agak gak relevan sih sama kasusnya. Maklum saya kurang suka kalau sebuah buku kebanyakan filler. Tapi overall bagus kok ceritanya.
Profile Image for Velutha.
15 reviews3 followers
April 30, 2020
All three books for this final book episode finished in 3 days reading. It’s worthed to wait 10 years waiting this last episode released in three books as final book.
The ending is sweet and gonna be missed. This last Kosasih and Gozali Saga is epic and the twist is very entertaining. I will miss Bu Mara’s writing again. Thank you Bu S Mara GD for all of these books who has accompanied me for the last 20 years... RESPECT..
Profile Image for Zaidan Farhan.
9 reviews
January 1, 2021
Di buku terakhir nya ini mulai teranglah kasus yang dikerjakan Kosasih dan Gozali
Pelaku ditangkap, tanpa disangka sangka karena penulisan yang apik dari S. Mara Gd, membuat pembaca menuduh banyak tokoh.
Sebenarnya pelaku sudah terlihat sejak awal karena sangat mencurigakan, tetapi karena bukti yang ditemukan sedikit sekali yang mengarah ke pelaku

Thank you S. Mara Gd untuk karya perpisahan yang sangat bagus ini 🙏
1 review
August 24, 2020
Cerita pamungkas buat kap. Kosasih dan Gozali yang ttp mempertahankan setting di thn 1990an membuat kt sbg pembaca bernostalgia sebentar dgn wartel dll .. seneng jg dgn akhirnya yg happy ending walaupun dengan tetap mempertahankan kesederhaan dr tokoh2 utama .. terimakasih s mara gd yg memberikan akhir kisah dr kosasih dan gozali
84 reviews1 follower
September 13, 2020
Akhirnya selesai juga membaca tiga buku ini.
Jadi di buku kedua pembaca mungkin sudh menduga pelakunya dan memulai membaca buku ketiga untuk memastikan hipotesanya. Kupikir hebat juga Bu S. Mara Gd sampai membuat 1 jilid buku lagi untuk mengungkap misteri yg sudah tertebak, tp ternyata sampai halaman terakhir kisah ini masih menarik untuk disimak.
Profile Image for Imandha Risdiansyah.
111 reviews
May 31, 2020
Buku ketiga yang bercerita tentang penyelesaian dua kasus yang dihadapi Kosasih dan Gozali secara bersamaan. Agak kecewa dengan akhir cerita. Sangat disayangkan serial ini telah berakhir. Terima kasih S.Mara Gd atas karya-karyanya yang menghibur.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Henny Lim.
6 reviews1 follower
March 18, 2021
The last book..

Twisted ending as usual. It's really a good book! Sedih sekali waktu tahu bahwa ini adalah buku terakhir untuk serial Kosasih - Gozali. Setelah belasan tahun menemani akhirnya harus berakhir. I literally cried when I found out.

Good job S. Mara Gd!
Profile Image for ???.
34 reviews
October 26, 2021
Agak seneng pas baca Buku Ketiga, karena ternyata lebih sedikit halamannya wkwkwkwk. Di sini ya terbongkar semua alasan, caranya, dan apa yang terjadi sama pelaku dan korban. Okelah. Jujur jadi ketagihan pengen baca novel karya beliau lagi sih.
Profile Image for Meriska Mutiara.
50 reviews1 follower
May 14, 2020
Clearly my least favorite of the series. Mungkin karena kebanyakan dakwah dan nasehat-nasehat yang bikin buku ini bisa dibilang bergenre semi self-development? Padahal plot twist nya oke.
Profile Image for nur'aini  tri wahyuni.
895 reviews30 followers
June 22, 2020
wow, i need GPU cetak ulang series Kapten Kosasih, please. it's fun. terutama karakter Gozali yg cerdas dan bijaksana. pengen tau latar belakang kehidupan dia sebelumnya.
Profile Image for Blackransel.
177 reviews1 follower
August 25, 2020
Aku ketipu lg dong, uda yakin bat kalo dia pelakunya, bukti" uda mengarah ke org itu, ternyata bukan. Wkwk.
Sedih sekali ini buku terakhir dari duet kosasih-gozali *nangis*
Displaying 1 - 30 of 41 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.