Gelap menajam. Cahaya kusut - tersaput kabut merapat Angin sebentar diam. Cuaca mati, tapi hawa menyengat Lalu seperti senyap. Jam memberat - tersendat di dua belas lewat Dan sebelum yang ketiga, tubuh itu meneteskan darah!
dari Gethsemane, Bagian I Agnus Dei, Miserere nobis
akhirnya kita juga yang terlelap dalam penat - setelah beribu waktu hanya menyisakan sejumput kenangan dan lembar-lembar catatan yang tak seluruhnya terselesaikan