Jump to ratings and reviews
Rate this book

Cinta Terkalang

Rate this book
Kebersamaan yang terjalin lama serta kesamaan nasib membuat benih cinta tumbuh antara Adnan dan Syamsiah. Dalam kediaman yang anggun, Syamsiah menitipkan cintanya pada takdir. Dalam perjuangan yang bergemuruh, Adnan memutuskan untuk merantau demi mendapatkan modal agar dapat menikahi Syamsiah - yang menurut adat istiadat Minagkabau sudah saatnya menikah.

Syamsiah menanti Adnan dengan perasaan rindu mendalam dan harap yang penuh kecemasan. Hatinya berdebar hebat saat mendapatkan surat yang berisi kabar bahwa Adnan akan segera pulang. namun, setelah surat terakhir itu, Adnan tidak lagi memberi kabar ke kampung. Di tengah kegelisahan Syamsiah, muncullah seorang pemuda gagah yang kaya raya bernama Sutan Marah Husin. Syamsiah dihadapkan pada situasi yang membuatnya harus memilih. Keluarga yang terus mendesaknya untuk segera menikah, rasa cinta kepada Adnan yang masih bergolak dalam hatinya, dan kehadiran Sutan Marah Husin terus berkecamuk dalam batin Syamsiah. Siapakah yang akan dipilih oleh Syamsiah? Akankah takdir berpihak kepada Adnan?

140 pages, Paperback

First published January 1, 1940

5 people are currently reading
31 people want to read

About the author

Hamka

112 books1,088 followers
Haji Abdul Malik Karim Amrullah, known as Hamka (born in Maninjau, West Sumatra February 17, 1908 - July 24, 1981) was a prominent Indonesian author, ulema and politician. His father, syekh Abdul Karim Amrullah, known as Haji Rasul, led and inspired the reform movement in Sumatra. In 1970's, Hamka was the leader of Majelis Ulama Indonesia, the biggest Muslim organizations in Indonesia beside Nahdlatul Ulama and Muhammadiyah. In the Dutch colonial era, Hamka was the chief editor of Indonesian magazines, such as Pedoman Masyarakat, Panji Masyarakat, and Gema Islam.

(source : wikipedia)

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
17 (34%)
4 stars
20 (40%)
3 stars
12 (24%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 15 of 15 reviews
Profile Image for Liyana.
19 reviews
May 1, 2020
Novel fiksi roman kali ini HAMKA lebih menekankan adat dan budaya Minangkabau yang masih utuh dipegang oleh masyarakat terutamanya dalam hal kekeluargaan.

Judul asal ialah Keadilan Ilahi. Dan bab yang terakhir juga diberi nama keadilan ilahi.
Profile Image for Sue Oshin.
Author 10 books56 followers
July 2, 2022
Seperti biasa, jika karya fiksyen Hamka sudah pasti akan melibatkan kisah percintaan dan juga adat suku Minangkabau. Kritikan Hamka begitu halus terhadap sesuatu adat yang akan menyusahkan kaum muda mudi terutama sekali dalam alam percintaan, ikatan pertunangan, jodoh yang ditentukan keluarga dengan kahwin paksa dan termasuklah hal-hal harta sepencarian.

Kali ini, pembaca disajikan dengan sebuah kisah Cinta Terkalang antara dua insan yang saling mencintai dan telah ditunangkan sejak kecil lagi. Ujian dan dugaan saling berganti sepanjang tempoh pertunangan. Yang lemah akan dipijak dan yang kuat semakin kuat berkuasa. Tapi, yang kuat tidak selamanya kuat jika Tuhan ingin menunjukkan pembalasanNya atas doa orang yang teraniaya.

Perkahwinan antara Adnan dan Syamsiah semakin dekat dan Adnan perlu merantau untuk mencari belanja hari bahagianya. Cukuplah dia membawa pulang sepersalinan pakaian pengantin perempuan, sedikit wang belanja untuk membaiki rumah, sedikit belanja untuk kos perkahwinannya dan sedikit wang untuk menebus sawah untuk dibuatkan rumah selepas berkahwin.

Namun, satu tragedi telah berlaku di mana segala wang perbelanjaan yang telah dikumpulnya telah dilarikan orang sehingga Adnan berputih mata dan malu untuk pulang. Manakala di kampung, saudara mara telah pun bertungkus lumus menyiapkan segala persiapan untuk menyambut kepulangan Adnan bahkan hari perkahwinannya bersama Syamsiah.

Apabila berita duka ini sampai ke pengetahuan Syamsiah dan ibunya, mereka setia menunggu kepulangan Adnan dengan sebuah harapan. Dalam pada masa yang sama, seorang jejaka bernama Sutan Marah Husin pula mula mencucuk jarum ke dalam lubang untuk merampas Syamsiah.

Sutan Marah Husin akhirnya berjaya memperisterikan Syamsiah dengan cara yang kotor yakni merampasnya dari Adnan dengan kekayaan yang diperolehinya. Kehidupan Syamsiah tidaklah indah seperti yang disangka sedangkan Adnan yang berada di perantauan masih tidak tahu bahawa tunangannya telah berkahwin dengan orang lain.

Ingin tahu kisah selanjutnya apa yang terjadi di antara Adnan, Syamsiah dan Sutan Marah Husin boleh baca buku ini. Kisah selanjutnya sudah pasti akan membuatkan jiwa dan emosi pembaca kacau. No spoiler 🫣
Profile Image for Fini  Arkani.
36 reviews
January 18, 2022
Judul: Cinta Terkalang
Penulis: Buya Hamka
Penerbit: Gema Insani
Tebal: 150 Halaman
Tahun Terbit: Cetakan pertama, November 2019
ISBN: 978-602-250-659-1
ISBN: 978-602-250-708-6 (PDF)

Cinta Terkalang atau dalam Judul Aslinya Keadilan Ilahi merupakan buku fiski keenam karya Buya Hamka yang aku baca.

Buku ini menceritakan kisah kehidupan cinta Adnan dan Syamsyiah. Dalam buku ini, Buya Hamka tampil mengkritik budaya Minang yang mengharuskan anak gadis harus sudah menikah pada usia-usia tertentu.

Selain itu, bagaimana isu dan pergolakan dalam masyarakat terhadap suatu perkara, dan bagaimana bahayanya iri hati, dengki melihat orang lain mendapat bahagia.

Mungkin aku mengatakan karma apa yang menimpa Samsyiah dan familinya dan terutama Sutan Mara Husin, karena harta membinarkan mata dan mencubit hati, tak terpikirkan apa yang benar dilakukan.

"Sekarang, kalau bukanlah karena janji dan sekiranya dapatlah Kakanda meminjam sayap kepada burung, maulah Kakanda rasanya terbang ke Negeri Sei Batang menemui Adinda."

Isi daripada surat Adnan yang dikirimnya kepada Samsyiah. Buku ini menggambarkan bagaimana kesulitan, kerumitan, kesusahan dan tantangan yang di alami Adnan di perantauan, setelah ia dapat mengumpulkan apa yang dicita-citakannya, malang nasib karena ada tangan-tangan yang mencuri apa yang telah dia kumpulkan selama berusah payah di perantauan.

Yang lebih manyedihkannya, ketika kali kedua ia sudah mendapat lebih banyak pundi-pundi harta yang akan dia bawa kekampung, memperbaiki susah hidup menjerut hidupnya bersama ibunya, dan digunakan untuk menikah dengan Samsyiah, itulah alasan terbesarnya pergi merantau. Tetapi aduhai, kepulangannya dibalas tawar dalam hatinya yang paling terdalam, dan linangan air mata yang tak mengering, tanpa sepucuk surat yang ia terima diperantauan, tanpa kabar berita yang dikirim angin dari pinggir Danau Maninjau, Samsyiah telah menikah dengan Sutan Marah Husin.

Pada akhirnya, karena kecewa dan cintanya yang tak kunjung padam, membuat Adnan sakit, sampai pada akhir-akhir hidupnya, cita-cita terbesarnya terjawab, Samsyiah yang telah bercerai dengan Sutan Mara Husin pulang ke rumahnya, lalu pergi menjenguk Adnan, disitulah Adnan mencurahkan segala apa yang dirasakannya, hanya Samsyiahlah yang senantiasa mengisi hatinya, namun tidak lama dari kepergian Adnan, Samsyiah pun meninggal dunia karena diracuni orang yang tak berperasaan.

Dalam buku ini, Buya Hamka juga memberi banyak nasihat, bahwa betapa mengerikannya mulut orang-orang, dalam masyarakat akan ada isu, fitnah, dan cerita yang diperbesar-besarkan, kalau kita mendengarkan semua itu, pastilah kita akan merugi.

Membaca buku ini, rasa sedih dan menangis sampai masuk ke dalam hati menusuk tulang. Hihihi. Ternyata adat Minang 'zaman itu keras dan ngeri juga, ya, hehe.

***

Salam hangat dari aku untuk kamu yang membaca tulisan ini. Love you!

Instagram: @finiarkani
Profile Image for Muri Ummu Ainun.
145 reviews1 follower
October 28, 2022
📚 Judul : *Cinta Terkalang*
✒️ Penulis : Hamka
🖨️ Penerbit : Gema Insani
📆 Tahun : 2019
📖 Tebal : 150
🧕🏻Reviewer : Ummu Ainun


♠️♠️♠️♠️♠️♠️♠️♠️♠️


"Sekarang, kalau bukan karena janji dan sekiranya dapatlah kakanda meminjam sayap kapada burung, malah kakanda rasanya terbang ke Negeri Sei Batang menemui adinda".

"Cinta Terkalang" dalam judul lainya "Keadilah Ilahi". Salah satu karya Buya Hamka. Yang penuh dengan adat Minang Kabau. Bagaimana peraturan masyarakat yang berlaku saat itu sangat keras mengikat masyarakatnya.

Kisah cinta antara Syamsiyah dan Adnan yang tak lekang waktu, dimana takdir telah mempermainkan mereka. Mudah sekali mengatas namakan nafsu dengan cinta.

Sama-sama berasal golongan rakyat jelata. Syamsiyah dan Adnan sedari kecil sudah dijodohkan. Demi untuk mencari harta untuk bekal menikah akhirnya Adnan memutiskan merantau ke Jambi.

Satu tahun sudah berlalu, apa daya 2 hari menjelang kepulanganya uang Adnan diruci. Urunglah dia berpulang. Berencana menunda kepulangannya hingga lebaran tahun depan.

Apalah daya, nasib Syamsiyah di kampung. Karna termakan fitnah dan hasutan. Akhirnya menikah dengan seorang saudagar kaya sebagai istri kedua. Dan pergi ikut merantau bersama suaminya.

Setahun berlalu, ketika Adnan pulang bukan main syok dan sedihnya mendengar perihal kabar Syamsiyah.

Satu tahun berlalu, Ternyata kehidupan indah nan mewah yang di hayalkan Syamsiyah hanyalah mimpi belaka. Suminya orang yang kasar jahat dan berperangai buruk, Syamsiyah minta di pulangkan ke kampung halaman.

Akankah Syamsiyah dan Adnan bertemu, bagaimana kisah kasih mereka selanjutnya?

♠️♠️♠️♠️♠️♠️♠️♠️♠️
Profile Image for Hani.
6 reviews
January 4, 2023
Karya Buya Hamka memang tidak pernah mengecewakan sejauh ini. Aku baru baca tiga karya beliau, dan semuanya bikin nangis, hahaha.

Novel ini adalah novel pertama yang aku baca di tahun 2023. Tebalnya hanya 140 halaman. Bisa dibaca sampai selesai dalam sekali duduk.

Ditulis oleh Hamka, diterbitkan oleh Gema Insani pada tahun 2019. Covernya menampilkan tiga tokoh: Syamsiah, Sutan Marah Husin, Adnan.

Dari judulnya, mungkin kita sudah tahu konflik yang dimunculkan dalam cerita ini. Isinya menceritakan tentang Syamsiah dan Adnan yang sudah bertunangan sejak kecil. Untuk mempersiapkan pernikahan, Adnan pergi merantau untuk mencari uang. Rencananya, dia akan pulang pada hari raya. Sayangnya, Adnan yang sedang merantau itu malah ditimpa musibah sehingga dia menunda untuk pulang. Di kampung, muncul pria gagah nan kaya raya. Keluarga Syamsiah mendesak untuk menikah dengannya. Sisanya boleh dibaca sendiri, ya~

Ditulis bertahun-tahun yang lalu pasti masih ada pengaruh bahasa Melayu, dan ini salah satu yang aku sukai dari novel ini. Di dalamnya juga ada ilustrasi dan pantun-pantun. Menurutku, konsepnya mirip dengan novel Tenggelamnya Kapal Van der Wijck, tapi tetap ada perbedaannya. Penyelesaian konflik menurutku sudah bagus. Memang tidak sesuai yang aku harapkan, tapi mungkin itu yang terbaik.

⭐4/5
5 reviews2 followers
October 1, 2020
Novel bertemakan cinta antara dua jiwa, Adnan & Syamsiah ini berlatarbelangkangkan adat istiadat Minangkabau yang sangat kuat dipraktikkan pada zaman dahulu. Pembaca sedikit sebanyak dapat memahami budaya Minangkabau yang sangat unik antaranya adat bermusafir bagi anak-anak lelaki untuk mencari wang buat membantu keluarga dan mencari wang peniba buat bakal isteri, adat tidur di surau buat anak lelaki yang telah dewasa, dan tanggungjawab membuat persiapan kahwin yang lebih besar oleh pihak perempuan berbanding pihak lelaki. Talian pertunangan antara kedua Adnan & Syamsiah dan cinta mereka sejak kecil tergugat dek kesusahan tak terjangka yang menimpa Adnan di permusafirannya, selain wujud orang baru yg mahu menikahi Syamsiah iaitu Sutan Marah Husin. Akhirnya siapa yang menjadi pilihan hati Syamsiah?? Banyak perkataan dalam bahasa Indonesia yg digunakan (dalam novel ini), perlu sedikit sebanyak rujuk kamus untuk memahami makna. Plot cerita yang menarik dan mengandungi sangat banyak pengajaran.
Profile Image for Poppy.
62 reviews3 followers
April 4, 2023
lewat novel ini, Hamka mengkritik adat dan budaya Minangkabau yg mengharuskan anak perempuan untuk menikah di usia tertentu (usia yg sangat muda tentunya), pun juga jodoh melalui kawin paksa dan campur tangan keluarga

pesan moral yg juga disampaikan adalah pergunjingan yg muncul di antara kerabat dekat, maupun lingkungan sekitar, serta rasa iri dengki apabila melihat orang lain lebih sejahtera dan bahagia ternyata sangat berbahaya dan lebih baik dihindari. sesungguhnya fitnah dan cerita yg dibesar-besarkan hanya membuat kita menjadi pihak yg dirugikan

hanya 140 halaman, worth to read,bisa jadi bacaan sekali duduk. mari sedih bersama meratapi kisah cinta yg merana antara Adnan dan Syamsiah
Profile Image for Auni B.
73 reviews4 followers
July 6, 2020
Bahasanya agak sukar untuk difahami. Temanya lebih kurang dengan Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, Terusir, Merantau ke Deli. Konteksnya lebih kurang sama, tapi konfliknya berbeza.

Kurang gemar Cinta Terkalang berbanding 2 novel di atas. Saya baca speed reading je. Mungkin ini antara karya2 HAMKA yang lebih awal (?)
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Izis.
52 reviews
July 9, 2021
seperti biasa penulisan Hamka tak pernah tak sedih... tak pernah tak sadis...norma2 kehidupan orang Minang ditekankan di situ...isu2 kekeluargaan dan hidup berjiran...walaupon putus tunang ibu Adnan masih dtg membantu di majlis pernikahan...rasa cinta Adnan yang mendalam sampai mati rindukan Syamsiah...hurm...malas nk komen sbb sedih...kesian sangat...
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Bunga Mawar.
1,356 reviews43 followers
February 13, 2022
Masih standar kisah Hamka: latar budaya Minang, kampung tepian Maninjau, perjodohan berantakan akibat kurang harta, ditikung pengusaha kaya, istri menderita... dst.

Gak ada hepi ending juga sih di kisah ini, dan bawangnya kurang banyak untuk bisa bikin saya nangis. Tapi saya masih suka baca karya2 beliau, karena bahasanya klasik, manis dan puitis.
78 reviews1 follower
June 16, 2020
Cinta itu membuat manusia menjadi gila, membuat sengsara.
"wahai anak-anak gadis, bersuami itu biarlah dua perkara. Pertama dapat berlepas hati, kedua kena apa yang terasa di hati, tetapi tidak dapat berlepas hati.

Penting ya kawan-kawan mencari orang yang tepat.
Profile Image for Khairina Firzanah.
5 reviews
August 9, 2021
Kali pertama membaca buku sebegini, ending tak pernah expect sebegitu. Selalunya novel cinta akan berakhir dengan Happy Ending. Tapi buku ini seakan-akan kita yang berada di dalam situasi tersebut. Penuh dengan emosi, bahasa sangat tinggi. Usai habis baca pun masih lagi dalam keadaan sedih.
Profile Image for Eliza Ummu  Darda.
9 reviews
February 9, 2022
Cinta terkalang. Kisah Adnan dan Syamsiah, yang ditunangkan sejak kecil lagi kerana persahabatan bonda mereka. Meskipun begitu, cinta juga lahir setelah ditunangkan.

Mengikut adat, lelaki perlu keluar ke kota untuk mencari wang buat membeli hadiah untuk bakal isterinya nanti. Dan akan pulang ke kampung menjelang dekatnya hari pernikahan yang biasa diadakan di bulan Syawal. Bulan yang berkat. Ini juga sunnah berdasarkan hadis 'Aisyah. (Nanti saya bawakan dalil)

Adnan, dari satu daerah ke daerah lain berkerja untuk mencari wang sebagai hadiah yang akan dibawa pulang. Tapi, setelah jerih perih dilalui, sebentar saja hari untuk berangkat pulang, nasib malang menimpa Adnan. Dirompak, hilang semua wang yang sepatutnya dibawa pulang ke kampung.

Di sini bermula kisah sedih, Adnan dan Syamsiah. Adnan dianggap sengaja tidak mahu pulang. Mungkin wang tidak mencukupi atau memang sudah lupa diri. Syamsiah pula semakin menginjak dewasa dan cantik. Digesa untuk terima lamaran Sutan Marah Husin. Lelaki yang telah banyak berkahwin dan bercerai.

Akhirnya, setelah berjaya dikumpulnya duit, Adnan pulang ke kampung dengan harapan untuk menikahi tunangannya Syamsiah, yang tidak diketahuinya telah menjadi isteri orang. Kecewa dan sedih membuatkan Adnan seperti galau. Hilang arah dan tujuan hidup kerana merindui Syamsiah. Sehinggakan orang kampung menyangka Adnan sudah gila.

Syamsiah pulang ke kampung dan diceraikan oleh suaminya yang pemarah dan tidak pernah menganggap isteri ialah orang yang perlu disayangi, tapi malahan dibentak.
Semuanya sudah terlambat, apabila Syamsiah bertemu Adnan, penyakit yang dideritai Adnan sudah sampai ke penghujungnya. Adnan meninggal. Dan Syamsiah juga meninggal tidak lama setelah itu. Diracun!

Karya Hamka sarat dengan konflik jiwa. Lenggok bahasa yang mudah dicerna dan sampai kepada pembaca.
Profile Image for INDRI.
20 reviews
December 29, 2023
tabiat tokoh Sutan Marah Husain itu, adalah gambaran kemunafikan yang paling munafik !. dan gambaran keangkuhan yang paling angkuh !!. begitulah gemerlap harta yang hanya menampakkan keindahan, hingga terhalang semua keburukan di dalamnya, betapapun besarnya betapapun banyaknya. hingga terbodohi manusia paling alim sekalipun !!
Displaying 1 - 15 of 15 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.